Setiap orang punya kepribadian masing-masing, punya cirikhas yang tentunya tidak dimiliki oleh orang lain. Begitu juga dengan bangsa, tuhan menciptakan bangsa, alam dengan seisinya bukanlah satu bentuk kesamaan, tapi punya spesifikasi yang berbeda-beda.

Hijaunya bumiku senantiasa memesrahi manusia Indonesia, tapi sayang, anak mudanya justru mencampakkanya
Perbedaan atau differensiasi itu diciptakan tak lain hanya untuk saling melengkapi antara satu dengan lainnya, agar perjalanan kehidupan di dunia ini menjadi harmonis. Bukan saling menjajah atau menghegononi.
Tidak dipungkiri, Indonesia sebagai negara dan bangsa punya ciri khas sendiri yang berbeda dari negara lain baik dalam hal potensi alam, budaya, kesenian, bahasa maupun karakter kepribadian masing-masing penduduknya.
Dalam konteks kebudayaan dan ilmu pengetahuan, kita sebagai pewaris bangsa harus menjaga tradisi dan melestarikan potensi-potensi itu untuk tetap ada dan mengada.
Indonesia adalah negara agraris, dengan kesuburan tanahnya, dengan kekayaan alam yang tak tertepi. Kalau budayawan Emha Ainun Najib mengatakan, bangsa Indonesia adalah ‘Cipratan Surga’, artinya semua tanaman yang di tanam di Indonesia pasti tumbuh. Di dalam perut buminya juga banyak kekayaan yang andai saja digali, digunakan untuk mengurusi perut seluruh rakyat Indonesia, tidak akan pernah mengalami kasus kelaparann yang acap terjadi di negara Indonesia tercinta ini.
Untuk bisa memesrahi potensi itu, tentunya kita butuh kesadaran dan kemauan keras untuk mempelajari ilmu pengetahuan yang berhubungan erat dengan potensi-potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Setelah mendalami pengetahuannmya, hal yang harus kita lakukan adalah ada kemauan untuk mempraktekkan pengetahuan untuk mengembangkan potensi yang kita itu.
Bicara potensi Indonesia, negara Agraria yang pabtas di sematkan bagi bangsa ini. Persoalannya, Sumber Daya Manusia (SDM) yang kita miliki justru enggan untuk mendalami ilmu yang berhubungan ilmu itu. Akibatnya, pewaris kekyaan alam itu tidak mau yang terjun untuk penjadi seorang petani. Anggapannya pekerjaan menjadi petani adalah pekerjaan jadul (jaman dulu) yang tidak keren dan tidak markatebele dengan pasar.
Faktanya, peminat jurusan pertanian dibeberapa perguruan tinggi sangat sedikit, bahkan nyaris tak laku.
Berbalik dengan jurusan yang bersifat birokratis dan industriaslis seperti akuntasi, ekonomi, teknik, komputer, politik dan sebagainya. Peminatnya terus merebak, bahkan banyak bermunculan sekolah-sekolah tinggi baru yang fokusnya memang pada jurusan-jurusan seperti akuntansi, komputer dan sebagainya.
Fenomena seperti ini sangatlah memprihatinkan, karena pada dasarnya Indonesia adalah negara agraris, artinya akar mata pencaharian bangsa Indonesia adalah pertanian bukan industri, hampir separo lebih hamparan tanahnya dipenuhi oleh lahan pertanian, dari kekayaan tersebut bahkan ada yang bilang kalau bumi Indonesia itu gemah ripah loh jinawi.
Kalau dunia pertanian ini semakin tak diminati, yang menjadi kekhawatiran adalah tidak ada lagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang memang benar-benar intens di dunia pertanian. Kalau ini terjadi, dikhawatirkan tidak ada lagi inovasi-inovasi untuk mengembangkan dunia pertanian yang identik dengan Indonesia ini. Dan kualitas pertanian kita akan menurun. Hal ini sangatlah merisaukan apabila terus terjadi.
Adanya tanda-tanda minimnya pilihan di jurusan pertanian, nampaknya para pelajar Indonesia lebih tertarik oleh jurusan-jurusan yang bersifat praksis dan pasar, bahkan anak-anak petanipun enggan mengambil jurusan pertanian, karena memang prospek pasar dianggap tidak menggiurkan.

Kita butuh generasi-generasi muda yang pemikirannya masih cemerlang untuk terus mengembangkan lahan pertanian Indonesia
Hal ini terjadi karena sejak awal pemahaman siswa ketika masih sekolah terhadap studi-studi pertanian sangatlah minim. Karena pemahaman yang lebih leluasa masuk dalam diri siswa adalah studi-studi yang bersifat pasar, bahkan selain itu seringkali para orang tua masih beranggapan bahwa orang sukses adalah ketika bekerja di kantor. Jadi kalau kerja dilapangan dianggap tidak sukses.
Tidak bisa dipungkiri, ciri khas Indomesia adalah dibidang pertanian. Kalau pertaniannya rusak, tidak ada yang memikirkan dengan inovasi pengetahuannya, ataupun mengurusinya, lantas apa yang bisa diandalkan dari Indonesia?.
Kalau sarjanaya saja lari kepada pendidikan-pendidikan industrial dan birokrasi, siapa yang akan mengurusi lahan yang gemah ripah loh jinawi ini?.
Bagaimana jadinya jika emak (ibu) bumi yang bertahun-tahun diincar oleh negara lain untuk bisa memilki, tetapi malah dibiarkan begitu saja?
Kalau tidak pertanian, lantas apa yang bisa kita banggakan? Teknologi, industri, moderenitas? Itu hanyalah second nessesery, Tanpa semua itu, kalau kita masih masih punya pegangan pertanian. Kita masih punya bertahan.
Intinya, kalau masih ingin memperkokoh daya saing bangsa Indonesia, mari kita hidupkan pengetahuan pertanian kita, percuma kita mempelajari banyak hal di atas menara gading, tapi lupa akan buminya sendiri.



#1 by henry on October 26, 2009 - 12:07 pm
Sejarah pertanian di Indonesia secara intensif telah dimulai kurang lebih semenjak tahun 1969 pada saat dimulainya program intesifikasi massal (INMAS) untuk petani sebagai dampak revolusi hijau di tingkat dunia. Pada saat tahun 1969 para petani mulai diperkenalkan dengan berbagai jenis pupuk buatan yang bersifat kimia disertai dengan obat-obatan pembasmi hama penyakit dan gulma (Pestisida dan Herbisida).
Dari sektor pemumpukan dari penggunaan pupuk kimia atau yang lebih dikenal dengan anorganik disertai dengan paket-paket lainnya yang dikenal dengan nama Panca Usaha Tani mengakibatkan peningkatan produktivitas tanaman yang cukup tinggi dibandingkan kondisi sebelumnya sehingga Indonesia dapat mencapaim swasembada pangan pada tahun 1986 dan mendapat penghargaan dari organisasi pangan dunia di PBB yaitu FAO.
Namun peralihan dalam budaya bertani dari penggunaan pupuk organik (pupuk kandang, kompos, dll) ke penggunaan pupuk kimia dalam jangka waktu yang relatif panjang hingga saat ini telah menimbulkan dampak samping yaitu mengakibatkan tanah-tanah pertanian di Inonesia menjadi semakin keras sehingga menurunkan produktivitasnnya. Hal ini bukan dikarenakan hilangnya tanah lapisan atas (Top Soil) melainkan disebabkan oleh penumpukan sisa atau residu pupuk kumia dalam tanah yang mengakibatkan tanah menjadi sulit terurai. Hal ini disebabkan salah satu sifat bahan kimia adalah relatif sulit terurai atau hancur dibandingkan dengan bahan organik. Jika tanah semakin keras, maka akan mengakibatkan tanaman akan semakin sulit menyerap pupuk/unsur hara tanah dan untuk menghasilkan panen yang sama dengan hasil panen yang sebelumnya diperlukan dosis pupuk lebih tinggi. Hal inilah yang menyebabkan mengapa dosis pupuk semakin lama semakin tinggi. Selain itu dengan semakin kerasnya tanah, maka proses penyebaran akar dan aerasi (pernafasan) akar akan terganggu yang berakibat pertumbuhan dan kemampuan produksi tanaman akan semakin berkurang. Selain masalah pengerasan tanah akibat penggunaan pupuk kimia masalah yang patut di perhatikan di Indonesia adalah adanya indikasi proses pemiskinan atau pengurangan kandungan 10 jenis unsur hara meliputi sebagian unsur hara makro yaitu Ca, S dan Mg (3 unsur) serta unsur hara mikro yaitu Fe, Na, Zn, Cu, Mn, B dan CL (7 jenis unsur hara). Seperti yang diketahzui sazazt ini (Jornal ilmiazh soil science, 1998) dari sekian banyak unsur yang ada di alam, semua jenis tanaman membutuhkan mutlak (harus tersedia/tidak boleh tidak 13 macam unsur hara untuk keperluan proses pertumbuhan dan perkembangannya sering dikenal dengan nama unsur hara essensial. Unsur hara ini diperlukan dalam jumlah yang berbeda satu sama lain yang secara garis besar dibedakan menjadi unsur hara makro (6 jenis) yang dibutuhkan dalam jumlah lebih besar (unsur N,P,K,Ca,S dan Mg) dan unsur hara mikro (7jenis) yang dibutuhkan lebih sedikit (Unsur Fe,Na,Zn,Mn,B,Cu dan Cl). Walaupun berbeda dalam jumlah kebutuhannya namun dalam fungsi pada tanaman masing-masing unsur sama pentingnya dan tidak bisa mengalahkan atau menggantikan satu sama lainnya. Dalam hal ini masing-masing unsur hara mempunyai fungsi dan peran khusus tersendiri terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga jika terjadi kekurangan satu jenis unsur hara saja akan mengakibatkan tidak optimalnya pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Jadi ke 13 unsur hara tresebut jika pada manusia ibarat menu makan 4 sehat 5 sempurna yang masing-masing mempunyai peran sendiri-sendiri. Pupuk Organik cair lengkap Super Power mengandung 13 macam unsur hara esensial yang sangat dibutuhkan oleh tanaman dan hingga 77 macam unsur lainnya yang tidak terdapat pada pupuk kimia, mengingat pupuk organik Super Power mdiformulasikan dari bahan-bahan dasar alami 100% organik terbaik sehingga aman bagi tanaman, ternak maupun manusia.
Komposisi unsur-unsurnya diramu begitu cermat dan tepat sehingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan segala jenis tanaman didukung dengan petunjuk pemakaian yang ringkas dan aplikatif.
Bau khas dari pupuk organik lengkap Super Power yang tiada duanya, kepekatan istimewa sebagai penanda kandungan yang kaya serta daya larut seketika menunjukkan kematangan dan kesempurnaan sebuah formula pupuk cair hasil karya tangan-tangan ahli putra bangsa yang sulit ditemukan bandingannya.
9 Keunggulan Pupuk Organik Cair Lengkap “Super Power”
1. Mampu memperbaiki kesuburan fisik tanah serta mampu memacu aktifitas mikroorganisme tanah melalui kandungan mikroba probiotik.
2. Mampu menghancurkan residu pupuk kimia yang tersisa di dalam tanah karena mengandung asam humat dan asam vulvat dari golongan fulvena.
3. Mempercepat pertumbuhan generatif tanaman serta mengurangi kerontokan bunga dan buah berkat kandungan hormon auxin, gibreriline dan citocynine.
4. Mengandung polifenol konsentrasi tinggi sehingga mampu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.
5. Mampu terserap dalam waktu cepat oleh tanaman karena unsur haranya sudah dalam bentuk ion.
6. Merangsang pertumbuhan akar, memperkuat akar dan bantan serta mempercepat perkecambahan biji.
7. Menyediakan semua kebutuhan unsur hara makro dan mikro lengkap bagi tanaman.
8. Mengurangi jumlah penggunaan pupuk NPK kimia (Urea, SP-36, dan KCL) sebesar 25% s/d 50%.
9. Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman antara 15% s/d 100%, kualitas rasa, warna, aroma dan daya penyimpanan sekaligus memperpanjang masa produktif tanaman yang tidak habis satu kali panen.
Kandungan Unsur Hara
N ± 5% Zn ± 10,5 ppm
P2O5 ± 1.4% Cu ± 14,8 ppm
K2O ± 2.15% Mn ± 22,5 ppm
Ca ± 0.75% B ± 10,1 ppm Mg ± 0.65% Cl ± 1,2 ppm
Fe ± 187.6 ppm S ± 8,8 ppm
Na ± 45.7 ppm
Petunjuk Penggunaan
Pupuk Organik Cair Lengkap Super Power
Jenis Tanaman
Tanaman pangan
(padi, jagung, kedelai,dsb) interval waktu 7– 10 hari sekali dengan dosis 4 tutup/tangki semprot
Sayur-sayuran daun
(sawi, kubis, selada, seledri, bayam, kangkung, kemangi, kailan, bawang pre, asparagus, dsb) interval waktu 5 - 7 hari sekali dengan dosis 4 tutup/tangki semprot
Sayur-sayuran dan buah
(semangka, melon, cabe, tomat, kacang panjang, bawang, brokoli, ketimun, pare, dsb)interval waktu 7 – 10 hari sekali dengan dosis 4 tutup/tangki semprot
Tanaman perkebunan
(mangga, jeruk, apel, durian, anggur, kopi, kakao, sawit, kapas, lada, pepaya, dsb) waktu aplikasi 1. Sebelum berbunga, 2. Saat buah muda, 3. Setelah pangkas
interval waktu Tiap 2 – 3 bulan dengan dosis 5 tutup/tangki semprot
Tebu 1 bulan
2 bulan
3 bulan 4 tutup/tangki semprot
Tembakau interval waktu 7 – 10 hari sekali dengan dosis 3 tutup/tangki semprot
Pembenihan/pembibitan 1 – 2 jam1 tutup/liter air rendam
*Boleh disiramkan pada tanaman yang diperlukan atau tanaman yang tidak memungkinkan untuk disemprot
#2 by Abare on November 5, 2009 - 10:32 am
Salt BathOnce a week usually the night of a heavy leg workout I sprawl out in our massive bathtub for around 20-30 minutes. levitra gcd ambien online 044 cialis 8044
#3 by Tungstun on November 24, 2009 - 3:38 am
accutane 105 acomplia %OOO
#4 by Aashmore on November 24, 2009 - 10:25 am
accutane 66960 buy propecia 8524
#5 by arialfett on December 21, 2009 - 9:23 am
valium %-PP levitra online %[[ buy cialis ndwl
#6 by firstparagraph on December 21, 2009 - 9:28 am
order acomplia %-P xanax 8-[[[
#7 by arialfettw on January 12, 2010 - 2:27 am
xanax :-))
#8 by arialnormalw on January 14, 2010 - 3:21 am
tramadol :OO nexium hxxno prednisone 477854 accutane kjhypm
#9 by inhoudsopave on January 14, 2010 - 5:29 am
ambien 8((( accutane bakpc accutane >:PPP xanax 87803
#10 by formatvorlage3 on January 14, 2010 - 7:29 am
tramadol cyaq prednisone %-]]] accutane plk xanax bgrlex