Telegram dan Kejadulannya…


Di suatu pagi yang cerah, ayahku manggil Parmono dan Heri (-nama sebenarnya-,red), dua pegawainya yang jaga gudang kayu di Jl.Tentara Pelajar. Duo cowok usia 20-an ini berasal dari ndeso di salah satu Kecamatan di pinggiran Pacitan, tapi masalah penampilan mah jangan salah…,wes kayak orang-orang kota. Mungkin pengaruh sinetron yang ditontonnya tiap sore, bahkan hape gak lepas dari tangannya… Ck..ck..

Parmono dan Heri pun datang dengan sepeda pancalnya, begitu akurnya mpe kupikir mereka saling mencintai, ahahay…!!!

“Saya mau minta tolong.” Suara bass agak berat, suara ayahku tuh…,membuka pembicaraan tiga manusia di teras sore itu…

“Ada apa Pak?”

“Saya mau kirim telegram.”


Uhuk!

Aku yang lagi baca koran di ruangtamu langsung tersedak,..mungkin kualat karena nguping,hihihi…

Tapi apa tadi? Telegram? Ga salah? Emangnya ayahku mau kirim telegram ma sapa?

Ku pasang kuping lagi…

“Ndak ditelfon aja pak?” jawab Heri yang selalu ngaku anak Jakarta kalo kenalan ma cewek-cewek anak tetangga.

“Ndak bisa, ini tempatnya terpencil, ndak ada telfon, nama jalannya juga ndak ada…”

Wew… Buat sapa yah?

“Ini telegram untuk sepupu ibu saya di Madura.”

Hiah….,ternyata ada tah sepupunya nenekku…??

Dan setelah ayahku mengeluarkan dompet dengan kasak-kusuk suara lembaran duit selama 12 detik, Parmono dan Heri pun segera menuju sepeda pancalnya di halaman. Samar-samar kulihat mereka berdua ‘suit’ dan Heri kalah.

Hummm,berarti Heri yang harus berangkat ke kantor pos. ^^

………………………………………………………………………………….

Satu jam kemudian Heri balik lagi kerumah.

“Pak, saya ditolak oleh pegawai kantor pos-nya, diketawain juga. Katanya telegram udah ndak ada, udah ndak jaman.”

Ahahahahay!! Aku nahan ketawa, takut ayahku tersinggung… Tapi ternyata ayahku malah tertawa lebih keras dan bilang : “Untung bukan saya yang berangkat, hahahahahaha…”

Ups! ^^v

……………………………………………………………………………………………….

FAKTANYA : BAHKAN KEPONAKANKU PUN NGGAK MENGENAL TELEGRAM

Apakah telegram benar-benar dianggap sudah jadul? Apa iya memang sudah gak ada? Apa bukan cuma alasan si pegawai kantor pos itu karena dia ga ngerti cara telegram?

Wew…. Jadi penasaran ma telegram… Kok sampe ditolak-tolak gitu yah? Sejadul itukah? Huhuhuhu….. Aku jadi kasian ma yang nemuin telegram itu, secara telegram itu juga bagian dari sejarah komunikasi yang mungkin prinsipnya masih dipakai untuk alat komunikasi lain…

Telegram tuh fasilitas yang dipake buat menyampaikan informasi jarak jauh dengan cepat, akurat plus terdokumentasi. Telegram itu berisi kombinasi kode yang ditransmisikan oleh alat yang disebut telegraf, dengan memakai kabel-kabel yang ngubungin satu lokasi dengan lokasi yang lain lewat bawah laut.

Telegram dibagi jadi dua macem :

  • Telegram biasa
  • Telegram Indah.

Kalo telegram biasa warnanya biru muda, kalo telegram indah tuh telegram yang dikirimkan khusus pada hari-hari tertentu contohnya hari raya maupun tahun baru. Warnanya bisa macem-macem pula…

Ternyata penemunya adalah Samuel F. B. Morse, dia nemuin telegraf buat ngirim pesan.

Well, namanya mengingatkanku pada ekskul Pramuka waktu SMP, hehehe….

Telegram mulai ngetop tahun 1920-an. Waktu itu tarif pengiriman telegram lebih murah daripada tarif telepon. Tarif mengirim telegram dihitung berdasarkan jumlah karakternya, termasuk tanda baca. Jangkauan pengiriman berita melalui telegram meliputi lokal maupun internasional. Waktu yang dibutuhkan untuk mengirim telegram adalah kurang dari satu hari. Keunikan dari telegram adalah tanda baca juga dituliskan. Telegram yang terkenal di Indonesia ada dibawah naungan perusahaan Telkom.

Pesan pada telegraf dikirimkan oleh operator telegraf (telegrapher) menggunakan kode morse yang terkenal dengan nama “telegram” atau “kabelgram”, sering disingkat dengan pesan kabel atau kawat. Sebelum telepon jarak jauh ditemukan dan banyak dipake, telegram terkenal banget lho… Telegram biasanya digunakan untuk perjanjian bisnis, dan nggak sama dengan email, telegram sering dipake buat ngirim dokumen resmi dalam perjanjian bisnis.

Keren juga yah orang itu bisa nemu Telegraf dalam kondisi keterbatasan teknologi jaman itu……

………………………………………………………………………………………………………………………..

Ini nih sejarahnya…, dikutip campur-campur dari berbagai sumber dan bikin aku pusing ndiri, hihihi…

Telegraf elektrik pertama kali ditemukan oleh Samuel Thomas von Sömmering taun 1809. Trus pada tahun 1832, Baron Schilling bikin telegraf elektrik pertama. Carl Friedrich Gauss dan Wilhelm Weber jadi orang pertama yang make telegraf elektrik sebagai alat komunikasi tetap pada tahun 1833 di Göttingen. Telegraf komersil pertama dibuat oleh William Fothergill Cooke dan dipasarkan pada Great Western Railway di Inggris. Telegraf ini dipatenkan di Inggris pada tahun 1837. Telegram ini dikirimkan pada jarak 13 mil/21 km dari stasiun Paddington ke West Drayton dan mulai dioperasikan pada tanggal 9 April 1839.

Trus… tahun 1843, seorang penemu asal Skotlandia, Alexander Bain, menemukan sebuah alat yang bisa dibilang mesin faksimil pertama. Ia menyebut penemuannya ini dengan “recording telegraph” (teleraf perekam). Telegraf yang ditemukan Bain ini mampu mengirimkan gambar menggunakan kawat elektrik. Pada tahun 1855, seorang biarawan Italia, Giovanni Caselli, juga membuat sebuah telegraf elektrik yang dapat mengirimkan pesan. Caselli menamai penemuannya ini dengan “Pantelegraf”. Pantelegraf telah sukses digunakan dan diterima sebagai saluran telegraf antara kota Paris dan Lyon.

Sebuah telegraf elektrik, pertama kali dengan bebas ditemukan dan dipatenkan di Amerika Serikat pada tahun 1837 oleh Samuel F. B. Morse. Asistennya, Alfred Vail, membuat kode morse yang menyimbolkan huruf dengan Morse. Telegraf Amerika pertama dikirimkan oleh Morse pada tanggal 6 Januari 1838 melalui 2 mil / 3 km kawat di Speedwell Ironworks dekat Morristown, New Jersey. Pesannya dibaca “Seorang penunggu yang sabar bukanlah pecundang” (A patient waiter is no loser) dan pada tanggal 24 Mei 1844, ia mengirim sebuah pesan “Apa yang telah Tuhan ciptakan” (What hath God wrought) dari the Old Supreme Court Chamber di Gedung DPR di Washington kepada Mt. Clare Depot di Baltimore. Morse / Vail telegraf dengan cepat disebarkan pada 2 dasawarsa berikutnya.

Kabel lintas atlantik mulai dicoba digunakan pada tahun 1857, 1858, dan 1865. Kabel pada tahun 1957 hanya dioperasikan beberapa kali. Kabel telegraf komersil pertama yang mampu melintasi samudera atlantik berhasil diselesaikan pada tanggal 18 Juli 1866.

Australia merupakan penghubung pertama dunia pada Oktober 1872 melalui telegraf bawah laut di Darwin. Hal ini menimbulkan berita baru bagi dunia. Kemajuan teknologi telegraf selanjutnya terjadi pada awal tahun 1970, ketika Thomas Edison menemukan “telegraf dua arah dengan rangkap dua penuh” (full duplex two-way telegraf) dan melipatgandakan kapasitasnya dengan menemukan guadruplex pada tahun 1874. Edison mendaftarkannya pada lembaga pematenan US dan duplex telegraf berhasil dipatenkan pada tanggal 1 september 1874.

Ngirimnya pake KODE MORSE lho ternyata…

Setelah menjalani hidup 21 tahun di dunia,,aku baru tahu kalo ternyata telegram tuh ngirimnya pake kode morse…

Pantes aja kalo petugas kantor pos kaga ngerti,,hihihi…

Kode Morse tuh adalah metode dalam pengiriman informasi, dengan memakai standard data pengiriman nada atau suara,cahaya dengan membedakan ketukan dash dan dot dari pesan kalimat, kata,huruf, angka dan tanda baca. Kode morse dapat dikirimkan melalui peluit,bendera, cahaya, dan ketukan morse.

Contoh bentuk kode morse

· . Titik/Dit/Dot (Nada Pendek)

· _ Garis datar/Dah/Dash (Nada Panjang)

· A .-

· B -…

· C -.-.

· D -..

Ternyata rumit pisan euy…

Aku jadi sadar kalo bapak-bapak yang bikin telegram ini keren juga, aku aja ga terpikir tuh… hihihi…

Yuk yuk…,tetep kita hargai telegram sebagai salah satu bagian penting dari perkembangan komunikasi di dunia…


  1. #1 by margareta on September 28, 2009 - 9:36 pm

    Halo NIsa, tulisan yang cantik! :) Tapi sebenarnya, telegram itu masih ada atau beneran uda punah sih? *jadi penasaran

  2. #2 by nisa on September 29, 2009 - 12:26 am

    itu dia mbak…,aku juga penasaran… pengen ke kantor pos buat nanya tapi malu,,,hahahay… :p

    jangankan telegram,,mobil kantorpos yg dulu buat ngirim surat sekarang alihfungsi jadi mobil travel,,hehe…

    thanks mbak,,jadi semangat nulis lagi :)

  3. #3 by oeoel on September 29, 2009 - 9:08 am

    Love ur story n d story telling.. ;)

  4. #4 by andre on September 29, 2009 - 11:53 am

    mbak keren banget infonya belum tentu semua orang inegt atau tau mengenai telegram ini.. ayo di daftarin ke lomba blog :) biar menang! saya vote deh.. ;p

  5. #5 by mbah jiwo on September 29, 2009 - 6:01 pm

    eniwei kalo dulu telegram biasanya identik dengan berita orang meninggal…

  6. #6 by nisa on September 29, 2009 - 8:05 pm

    @oeoel : ahahay,, love ur comment juga deh… hehehe… :)
    Nanti ku post cerita2 yang lebih ajaib,,hihi…

    @andre: wah….makasih… Jadi semangka, eh semangaaaat… :D
    bingung nih mo daftarin yang mana,,masih kurang pede ma tulisan2ku,,hiks…

    @mbah jiwo: hah…,serem banget… Berarti gak cocok ya ngucapin met ultah ato kirim undangan married lewat telegram,,,hehe… ;p

  7. #7 by danang on April 15, 2010 - 4:54 pm

    wah,wah,aq utuh info tntang telegram buat tugas kuliah nieh

(will not be published)