<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Nisa' menyapa dunia ^_^</title>
	<atom:link href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila</link>
	<description></description>
	<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 14:38:12 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>seperti ini&#8230;</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/07/seperti-ini/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/07/seperti-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 14:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hearty]]></category>

		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=512</guid>
		<description><![CDATA[Aku mencintaimu tak seperti engkau adalah mawar, langit, 
atau anyelir yang membakar&#8230;


Aku mencintaimu, selayaknya angin semilir yang sejuk&#8230;
&#8230;.dan pagi yang diam-diam.. menerangi malam&#8230;


Aku mencintaimu, tanpa mengerti bagaimana, sejak kapan, atau darimana..
Aku mencintaimu, dengan sederhana, tanpa kebimbangan, tanpa kesombongan…


Aku mencintaimu seperti ini..
Karna bagiku tak ada cara lain untuk mencintai…


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US">Aku <strong>me</strong><strong>ncintaimu </strong>tak seperti engkau adalah mawar, langit, </span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US">atau anyelir yang membakar&#8230;</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US"><br />
</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US">Aku <strong>mencintaimu</strong>, selayaknya angin semilir yang sejuk&#8230;</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US">&#8230;.dan pagi yang diam-diam.. menerangi malam&#8230;</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US"><br />
</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US">Aku <strong>mencintaimu</strong>, tanpa mengerti bagaimana, sejak kapan, atau darimana..</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US">Aku <strong>mencintaimu</strong>, dengan sederhana, tanpa kebimbangan, tanpa kesombongan…</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US"><br />
</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US">Aku <strong>mencintaimu </strong>seperti ini..</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: center"><span lang="EN-US">Karna bagiku tak ada cara lain untuk mencintai…</span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align: right"><span lang="EN-US"></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 348px"><img class="  " src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17845_1326061117496_1409967914_30903278_3575751_n.jpg" alt="with you.." width="338" height="299" /><p class="wp-caption-text">with you..</p></div>
<p></span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/07/seperti-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Panggil Saya “Ukhti”</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/06/jangan-panggil-ukhti/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/06/jangan-panggil-ukhti/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 08:08:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[
PROLOG
Sungguh, jangan panggil saya “ukhti” atau memberi saya sebutan “akhwat”. Walau saya mengerti bahwa itu hanyalah kata bahasa arab biasa, yang berarti wanita atau pria. Tapi kini panggilan itu mengalami generalisasi makna menjadi aktivis dakwah. Ah, terlalu berat sebutan itu untuk saya sandang. Saya merasa masih terlalu hijau, merasa belum melakukan apa-apa, dan masih banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p style="text-align: center"><strong>PROLOG</strong></p>
<div id="attachment_505" class="wp-caption alignleft" style="width: 101px"><img class="size-full wp-image-505   " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2010/06/v3_7605-copy.jpg" alt="just call me Nisa :)" width="91" height="226" /><p class="wp-caption-text">just call me Nisa :)</p></div>
<div>Sungguh, jangan panggil saya “ukhti” atau memberi saya sebutan “akhwat”. Walau saya mengerti bahwa itu hanyalah kata bahasa arab biasa, yang berarti wanita atau pria. Tapi kini panggilan itu mengalami generalisasi makna menjadi aktivis dakwah. Ah, terlalu berat sebutan itu untuk saya sandang. Saya merasa masih terlalu hijau, merasa belum melakukan apa-apa, dan masih banyak dosa.Belum terlalu pantas untuk dicontoh. Ah, dakwah. Kata yang begitu indah. Begitu luas. Begitu suci.</div>
<p>Bukankah dakwah tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas pengajian, keputrian, dan hal-hal lain sejenis itu yang hanya melibatkan sekelompok /komunitas tertentu yang menganggap dirinya eksklusif dan paling benar?</p>
<p><span id="more-502"></span></p>
<p><em>Sebenarnya, akhwat atau pun ikhwan, hanyalah kata bahasa arab biasa. Yang berarti wanita atau pria.</em></p>
<p><em></em></p>
<p><em>Apakah justru kata-kata itulah yang membuat dakwah tidak berjalan dengan lancar?</em></p>
<p><em>Apakah justru, kata itulah yang telah mempersulit dakwah?</em></p>
<p><em>Apakah justru, kata itulah yang membuat dikotomi sesama umat Islam?</em></p>
<p><em>Apakah justru dengan kata-kata itu sudah terjadi pembedaan?</em></p>
<p><em>Apakah justru, akan mudah mengakibatkan perpecahan umat?</em></p>
<p><em><!--more--><br />
</em></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Saya lahir di keluarga dengan basic agama yang cukup kental. Abah, ayah saya, lahir dan menghabiskan masa kecilnya di lingkungan pesantren. Orangtua saya pun membesarkan saya dengan bekal agama yang tidak sedikit, walau saya bersekolah di sekolah umum. Saya tetap mengikuti TPA di dekat rumah, kajian-kajian Islam, hingga masuk ke dalam organisasi remaja masjid sejak SMP. Walaupun masa kecil saya bisa dibilang cukup tomboy dengan hobi basket dan main musik, tapi saya tidak melupakan kodrat saya. Saya berjilbab sejak berumur 13 tahun dan alhamdulillah konsisten hingga saat ini. Sejak berjilbab pun aktivitas saya justru makin luas, bahkan bisa ikut lomba tilawah, hadrah, samroh, dan pramuka. Organisasi sekolah seperti OSIS, teater, dan KIR juga saya ikuti.</p>
<p>Termasuk organisasi “para akhwat dan ikhwan”, yang sebenarnya orangtua saya tidak terlalu setuju saya mengikuti organisasi itu karena mengkhawatirkan saya mungkin akan menjadi “ekstrim”. Saya menceritakan bagian ini sebagai pendahuluan agar anda tidak menganggap saya mengarang cerita,  karena dulu saya benar-benar pernah masuk ke dalam komunitas-komunitas tersebut.</p>
<p>Hingga akhirnya saya menyadari suatu hal. Banyak hal. Bahkan kurang pantas untuk disebutkan disini. Saat itu saya merasa bahwa bukan visi-misi organisasinya yang salah, tapi hanya “oknum”nya yang kurang bisa menempatkan diri. Ya, karakter tiap orang memang beragam, tapi saya mengamati karakter dominan dari para akhwat dan ikhwan ini adalah : merasa paling benar dan paling tahu tentang urusan agama.</p>
<p>Ya, saya merasa ada atmosfer kesombongan di dalam diri mereka. Menyombongkan keimanan. Merasa bangga saat dipanggil “akhi” atau “ukhti”, bahkan membanding-bandingkan ilmu agamanya dengan orang-orang lain. Saya  ingat cerita seorang teman yang disebut “akhi”:</p>
<p>&#8212;-“Banyak akhwat yang aku kenal. Dulu saat aku masih senang dengan cara jahiliah, yaitu mengetes akhwat. Banyak akhwat yang sering aku telepon. Dan banyak juga, akhwat yang dengan nada santai tetapi benar-benar menghanyutkan. Bicaranya santun, tetapi topik pembicaraannya tidak pantas untuk dibicarakan oleh seorang akhwat apalagi kader dakwah. Ada lagi seorang akhwat yang tergesa-gesa menjelaskan sesuatu masalah, lebih-lebih lagi si akhwat memposisikan dirinya sebagai orang yang paling tahu dan paling beriman. Ada juga akhwat yang menjelaskan agama Islam, tetapi si akhwat menjelaskannya layaknya seorang marketing. Sungguh memang benar-benar lucu. Dan kadang pula menjengkelkan dengan para akhwat yang sok suci dan sok yang paling tahu itu.”&#8212;</p>
<p>Olala&#8230;. Miris mendengarnya, tapi ingin tertawa juga. Tidak menyangka pandangan para “akhi” itu masih begitu remehnya. Padahal mengakunya sebagai muslim sejati. Mengetes akhwat? Seorang muslim sejati tidak akan memposisikan dia sebagai orang yang paling pintar dan beriman, seorang muslim sejati tidak akan memberi sebuah penjelasan layaknya seorang marketing produk. Hihihi&#8230;, mengajak orang dengan “paksaan tak kentara” itu namanya. Padahal Islam adalah agama perbuatan, maka perbuatanlah yang akan mencontohkan muslim yang baik atau muslim yang buruk. Ya, perbuatan atau sikap, dan sikap adalah sesuatu yang tidak bisa ditutupi dengan kalimat-kalimat manis berkedok cerita-cerita religius. Cerita-cerita seperti itupun sudah bisa dihafal oleh adek-adek yang masih TK, tapi sikap dewasa dan bijak akan langsung terlihat tanpa perlu membahanakan kereligiusan seseorang kan?</p>
<p>Ah, saya mulai jengah berada dalam komunitas seperti itu. Kukira saya akan mendapatkan ketenangan batin dengan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti itu. Tapi sepertinya saya tidak nyaman dengan sikap sok eksklusif dan merasa paling benar itu. Seolah-olah tidak terjamah dosa. Dan melihat orang diluar komunitasnya adalah orang-orang “kafir” yang perlu diluruskan.</p>
<p>Hai, bagaimana mungkin menilai muslim lain sebagai “orang tidak beriman” hanya karena rambut bercat merah? Atau merasa dirinya lebih beriman hanya karena jilbabnya lebih lebar? Atau merasa dirinya lebih beriman hanya karena celananya lebih pendek dan jenggotnya lebih panjang?</p>
<p>Yang saya pahami, manusia tidak sedikitpun berhak menilai kadar keimanan.</p>
<p>Bukankah kadar keimanan adalah RAHASIA yang hanya bisa dinilai oleh Allah? Manusia terlalu kecil dan bodoh untuk menilai kadar keimanan-keimanan orang lain. Bahkan merasa bangga dengan kadar keimanan yang dimilikinya.</p>
<p>Kejadian-kejadian itu tidak hanya saya  temui saat berada di sekolah menengah saja, bahkan di lingkungan kampus pun demikian. Saya tidak akan menyebutkan organisasi apa, dengan penampilan seperti apa,&#8230;tapi saya tidak menyukai sikap sok eksklusif itu.</p>
<p>Jangan panggil saya “ukhti” atau memberi sebutan “akhwat”. Bukan karena saya tidak senang dipanggil dengan bahasa arab atau sebutan yang mencerminkan keislaman. Sungguh, bukan seperti itu.</p>
<p>Saya hanya takut sombong.</p>
<p>Saya takut sombong.</p>
<p>Saya takut sombong.</p>
<p>Jadi untuk siapapun yang biasanya memanggil saya &#8220;ukhti&#8221;, mohon hentikan.</p>
<p>Sejak dulu, saya memegang wujud “kadar keimanan” dalam dua hal : hablum minallah dan hablum minannas. Keduanya jelas saling berkaitan dan saling mendukung. Tapi bentuk dukungannya jelas bukan dengan membawa-bawa hubungan dengan Tuhan dalam hubungan dengan sesama manusia sehari-hari, alias pamer ibadah, hehehe&#8230;, bahkan membicarakan pahala-pahalanya dengan orang lain. Semua orang yang mendengarkan justru akan menertawakan dalam hati. <em>Wallahu ‘alam</em>.</p>
<p>Jangan panggil saya “ukhti”, cukup dengan nama saja.  Bukankah nama Annisa’ sudah cukup menunjukkan kebanggaan saya dengan nama terindah yang diberikan oleh keluarga tercinta yang mengenalkan saya pada Islam sejak saya lahir? Ya, jangan panggil saya “ukhti”, kecuali kita sedang sama-sama berada di Arab, hehe&#8230;</p>
<p>Saya manusia biasa, sama seperti anda, sama seperti mereka. Saya mungkin tidak lebih beriman daripada anda, tapi saya akan berusaha menjadi manusia baik dan bermanfaat untuk Islam.</p>
<p>Saya mungkin tidak memiliki pengetahuan seluas anda, tapi saya akan berusaha dan belajar untuk bisa tahu banyak hal.</p>
<p>Saya tidak akan segan mengatakan pada anda,”saya mungkin salah, mohon koreksi”, “ajari saya”, ataupun “beritahu saya”, karena saya manusia biasa, sangat biasa, bukan komunitas eksklusif  manapun. Dan saya sepenuhnya menyerahkan penilaian keimanan saya kepada Allah, bukan kepada siapapun yang menilai kadar keimanan seseorang hanya dari penampilan luar.</p>
<p>Karena saya manusia biasa yang sama sekali tidak eksklusif,sama seperti anda, dan masih harus banyak belajar. Jadi panggil saya “Annisa”, cukup itu saja.</p>
<p style="text-align: right">*<a href="http://nisalaila.wordpress.com/2010/03/15/jangan-panggil-aku-%E2%80%9Cukhti%E2%80%9D/">repost from my another blog</a></p>
<p style="text-align: right">
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/06/jangan-panggil-ukhti/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Harapan orangtua kepada anak perempuannya&#8230;</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/05/tiga-harapan-orangtua-kepada-anak-perempuannya/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/05/tiga-harapan-orangtua-kepada-anak-perempuannya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 13:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini aku banyak mendapatkan nasehat dari dosenku yang dulu menjadi pembimbing akademik dan skripsiku, dosen senior di jurusanku yang paling kuidolakan. Bapak Dwi Priyantoro, idola dari dosen-dosen idola, hehe&#8230; Beliau tidak hanya membimbing akademik saja, tapi juga mengajari banyak hal seperti pengembangan karakter dan persiapan di dunia kerja. Sebenarnya aku berkali-kali kena tegur beliau, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini aku banyak mendapatkan nasehat dari dosenku yang dulu menjadi pembimbing akademik dan skripsiku, dosen senior di jurusanku yang paling kuidolakan. Bapak Dwi Priyantoro, idola dari dosen-dosen idola, hehe&#8230; Beliau tidak hanya membimbing akademik saja, tapi juga mengajari banyak hal seperti pengembangan karakter dan persiapan di dunia kerja. Sebenarnya aku berkali-kali kena tegur beliau, kena marah pun pernah.</p>
<blockquote><p>Tapi itu tidak seberapa dibandingkan dengan pelajaran yang banyak kudapatkan dari beliau. Tanpa semua itu, mungkin aku tidak akan menjadi Annisak Laila Rakhmawati yang sekarang. <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>Dan hari ini, saat sharing seputar dunia kerja, prospek program S2 yang menjanjikan, dan juga benturan pendapat antara cita-citaku dengan keinginan orangtuaku, Pak Dwi menambahkan beberapa nasehat tentang hubungan orangtua dengan anak perempuannya (beliau memiliki dua anak perempuan yang telah menikah), yaitu tentang TIGA HAL YANG DIHARAPKAN ORANG TUA KEPADA ANAK PEREMPUANNYA&#8230;</p>
<p style="text-align: center"><strong>1. SAAT SEKOLAH, TIDAK MENGECEWAKAN</strong></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 389px"><img src="http://media.vivanews.com/images/2009/05/11/70480_anak_belajar_matematika.jpg" alt="" width="379" height="285" /><p class="wp-caption-text">rajin belajar dong! ^^</p></div>
<p style="text-align: center">&#8212; sekolah disini berlaku untuk semua tingkatan, dari sekolah dasar hingga kuliah. Tidak mengecewakan, dalam arti kita harus mengusahakan yang terbaik untuk pendidikan kita, masa depan kita. Siapa orangtua yang tidak bahagia apabila nilai dan prestasi anaknya selama sekolah cukup memuaskan? <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center"><!--read more... ^^--></p>
<p style="text-align: center"><strong>2. SAAT LULUS, MEMBANGGAKAN</strong></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 275px"><img src="http://smktpp.files.wordpress.com/2009/04/astie-wisuda.jpg" alt="" width="265" height="350" /><p class="wp-caption-text">wisuda! ^^</p></div>
<p style="text-align: center">&#8212;sederhana bukan? Kita lulus tepat waktu, dengan predikat yang bagus. Dan selanjutnya kita mencari masa depan yang baik, bekerja di tempat yang kita senangi, yang direstui oleh beliau, membuat beliau bangga dengan apa yang kita capai. Untuk hal ini memang dibutuhkan pengorbanan, tapi dengan komunikasi yang baik, semua benturan yang terjadi pada masa ini akan teratasi dengan baik, TRUST ME <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center"><strong>3. SAAT MENIKAH, TIDAK MEMALUKAN</strong></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 290px"><img src="http://martracho.files.wordpress.com/2010/02/akad-nikah1.jpg" alt="" width="280" height="224" /><p class="wp-caption-text">bahagianya... :)</p></div>
<p style="text-align: center">&#8212; betapa bahagianya orangtua kita, saat menikahkan kita dengan begitu sakral dan terhormat. Bukankah pernikahan adalah sesuatu yang begitu suci? Inilah hal terakhir yang diharapkan dari orangtua kita, melepaskan kita kedalam kehidupan baru dengan proses yang suci, pernikahan yang terhormat. Bukan hal yang sulit kan, lagipula ini untuk kebaikan kita sendiri&#8230; <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center"><span id="more-494"></span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: left">Hubungan orangtua (terutama ayah) dengan anak perempuan memang terkadang terasa begitu rumit. Rasanya seperti dituntut ini-itu, dan membuat kita merasa tidak diberi kesempatan untuk menentukan pilihan kita sendiri. Sekali lagi, kuncinya hanya satu : KOMUNIKASI. Perlu proses panjang sih, tapi dengan sedikit bersabar (tahan emosi girls! <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ),, semua kesulitan dan benturan itu akan teratasi.</p>
<p style="text-align: left">
<p style="text-align: left">See ya!</p>
<p style="text-align: left">
<p style="text-align: left"><img class="alignleft size-full wp-image-479" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/06/annisak_eksternal.jpg" alt="Annisak Laila Rakhmawati" width="147" height="374" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/05/tiga-harapan-orangtua-kepada-anak-perempuannya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Great Leaders are Made, Not Born</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/01/great-leaders-are-made-not-born/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/01/great-leaders-are-made-not-born/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 10:11:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=481</guid>
		<description><![CDATA[

My experiences in Leadership began on my childhood. That’s means I still tried to lead my self well, before I lead another people. When I studied in Junior highschool, I didn’t have enough confidence to be a leader in some extracurricular activities. I thought that I had to studied from my leader, then gave them [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">
<p><img class="alignleft size-full wp-image-482" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2010/01/tiemoreleaders.jpg" alt="tiemoreleaders" width="168" height="224" /></p>
<p>My experiences in Leadership began on my childhood. That’s means I still tried to lead my self well, before I lead another people. When I studied in Junior highschool, I didn’t have enough confidence to be a leader in some extracurricular activities. I thought that I had to studied from my leader, then gave them “score” for their strong and weakness in leading. I learned from my friend and aften gave him some advice from my opinion in his leading. He said that it really helped him, but actually I still didn’t enough brave to be a leader in the team.</p>
<p class="MsoNormal"><span>My mom always talks about being a strong, independent woman and how I have to go out into the world and survive by myself. She was a big help with me. When this opportunity came by, I was proud of myself to find out someone actually recommended me for it. I get to help myself be a better person. It will also teach me to work with people and get a new team.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Then, I continued my education in the most favourite Senior Highschool in my beloved town, Pacitan. I’ve got my confidence in leading there, by tried to always pro active rather than reactive. I’ve tried to provide consistent motivation to my team in Scout to attained excellence, and quality in our performance. I’ve tried to always looking for ways to improve performances, productions, and standards. Being a leader is not only about command, but also giving an example. It will motivate the team to move and improve themselves.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>One principe that always remembering by me is : “<strong>A great leaders are made, not born</strong>.” That’s why I tried to learning from all mistake I’ve done. I’m sure that leadership is a PROCCESS.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span id="more-481"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>The most precious for me in leading is in my college. I’ve studied in Technics Faculty which majority in male. As the only girls in the Head of Department, I often met difficulties when leading my friends in different backgrounds and talents.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>I think that the number one reason people give for not wanting to go to a support group is the perception that it’s just a bunch of people getting together to whine and complain. While they need to be able to bring up problems, I always need to bring the focus back to finding solutions. I can’t allow the meeting to degenerate into an anger or self-pity session. When a problem is presented, encourage other friends (I called them as friends, not members) to come up with positive ways to deal with it.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>I always sure that : “Be a better listener than a talker”. They need to be able to share their problems with someone who understands what they’re going through but they don’t need to hear all of my problems. I hope it will also connect with other support group leaders. Whether I meet in person, talk on the phone, or communicate through e-mail, it is helpful to develop relationships. Even though everyone needs someone to talk to, someone to commiserate with them, but I can’t be that person for every member of this group. I will urge them to find someone in the group with whom they could exchange phone numbers and agree to be a mutual support system.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>I always try to lookout for other potential leaders. When I’ve found a friend in team who seems to have leadership qualities, I consider training him to back me up in case I’m unable to attend a meeting. Even if I have a co-leader, I think it’s good to have someone in training just in case. I’ve seen circumstances when both leaders were unable to attend (eg., one is on class and the other suddenly becomes ill) and the backup had to jump in and lead the meeting.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>I’ve asked for help when I need it. I think it’s easy to fall into a pattern of doing everything myself. I have a serious talk with the team and make sure they understand that the team depends on everyone’s participation. If several friends each take responsibility for one small job, then no one person will feel overwhelmed. Specific tasks will vary with the team. Some examples include: bringing a snack to share ,sending <span> </span>announcements of meetings, mailing thank-you notes to speakers, making copies of handouts, etc.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>As a support group leader, I need to be prepared when the moment presents itself. Now, I still learn all I can about how I should handle a suicide situation. I hope that I will increase my leadership by always learn to be a better person in all situation. I always remember, leadership experience isn&#8217;t about what I have done &#8212; it&#8217;s about what I have helped other people do.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align: right"><span>by NISA ^^</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align: right">
<div id="attachment_315" class="wp-caption alignright" style="width: 309px"><img class="size-full wp-image-315" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/09/b1.jpg" alt="amazing team!" width="299" height="422" /><p class="wp-caption-text">amazing team!</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/01/great-leaders-are-made-not-born/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>New Friends this Year! ^^</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/01/amazing-new-friends-this-year/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/01/amazing-new-friends-this-year/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 13:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=474</guid>
		<description><![CDATA[



Young Leaders for Indonesia Mc.Kinsey (YLI) Kampus 2009 selected participants announcement.
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..
These are &#8220;the Top 60 selected participants&#8221;:
Aichiro S P (UI)
Aldina S (ITB)
Amelinda A (IPB)
Andree B M (ITB)
Anggi Abdi P (ITS)
Annisa P N (UI)
Annisak Laila R (UNIBRAW)
Ari Patera Nikicio (ITB)
Arkka Dhiratara (Paramadina)
Asmaul Husna (ITS)
Asrining Tyas (UI)
Asrori Afa (ITS)
Assed L (UGM)
Benny Fajarai (BINUS)
Bintang Cesario (Prasetya Mulya Business [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><span><img class="alignleft" src="http://profile.ak.fbcdn.net/object3/605/81/n135843863733_1985.jpg" alt="" width="200" height="203" /></span></p>
<p style="text-align: left">
<p style="text-align: left">
<p style="text-align: left">
<p style="text-align: left"><span>Young Leaders for Indonesia Mc.Kinsey (YLI) Kampus 2009 selected participants announcement.</span></p>
<p style="text-align: left">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
<span>These are &#8220;the Top 60 selected participants&#8221;:</span></p>
<p>Aichiro S P (UI)<br />
Aldina S (ITB)<br />
Amelinda A (IPB)<br />
Andree B M (ITB)<br />
Anggi Abdi P (ITS)<br />
Annisa P N (UI)<br />
Annisak Laila R (UNIBRAW)<span id="more-474"></span><br />
Ari Patera Nikicio (ITB)<br />
Arkka Dhiratara (Paramadina)<br />
Asmaul Husna (ITS)<br />
Asrining Tyas (UI)<br />
Asrori Afa (ITS)<br />
Assed L (UGM)<br />
Benny Fajarai (BINUS)<br />
Bintang Cesario (Prasetya Mulya Business School)<br />
Chandra Satria M (UI)<br />
Dalu Nuzlul K (ITS)<br />
Dini Astika S (UGM)<br />
Dwi Andi R (UGM)<br />
Dyah Ayunico R (UI)<br />
Fandi Achmad (UGM)<br />
Hasrul Eka P (UNHAS)<br />
I Ketut Adi P (UI)<br />
Ibnu Maulana (ITB)<br />
Ivan Hadinata Rimbualam (ITB)<br />
Julisa P (Paramadina)<br />
Kristia (ITB)<br />
Leo W (IPB)<br />
Lintang S (USU)<br />
Ma’ruffi K (UI)<br />
Mardiana (UNSRI)<br />
Marina A G (UNPAR)<br />
Martin J (UNIBRAW)<br />
Maya Oktaviani Sari (ITB)<br />
Misykat F (ITB)<br />
M. Ikrar P (ITB)<br />
Muchdlir Zauhariy (UI)<br />
M. Zia Mahriyar (ITS)<br />
Natalia R T (UI)<br />
Nuril Annissa (UNSYIAH)<br />
Pradita Astarina (UI)<br />
Pratama Y N (UNDIP)<br />
R Ahmad Anggi Hakim (UNIBRAW)<br />
R Rico Dwi N (UGM)<br />
Reswita Dery Gisriani (ITB)<br />
Retnayu P (UNIBRAW)<br />
Rini Mayasari (UNSRI)<br />
Rizky A D (UGM)<br />
Sri Konsep H W (ITB)<br />
Sri Makhrani (UNSYIAH)<br />
Steffi S (UGM)<br />
Steven Lie (UI)<br />
Sudibyo (ITS)<br />
Sugiono (UNAND)<br />
Tantia D P (UI)<br />
Tri Widya Swastika (ITS)<br />
Wan Ulfa (USU)<br />
Wilson L (UI)<br />
Yan Benedict (UGM)<br />
Yola Rosa Bella Harum Utami (BINUS)</p>
<p><span>Really proud of you friends, keep our spirit to become young leaders for our beloved country, Indonesia</span>.<br />
See you in Jakarta&#8230; ^^</p>
<p style="text-align: right"><em>Best Regards..</em></p>
<p style="text-align: right">NISA</p>
<p style="text-align: right"><img class="size-full wp-image-306  " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/niz.jpg" alt="perempuan..." width="216" height="325" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2010/01/amazing-new-friends-this-year/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>My Dreams come TRUE (2) : Napak Tilas Silatnas</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/my-dreams-come-true-2-napak-tilas-silatnas/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/my-dreams-come-true-2-napak-tilas-silatnas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 17:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[
Cerita sebelumnya
Kedungdoro,-Markas Besar Beswan Regional Surabaya-, 15 November 2009 
Berangkat dari rumah jam 5 pagi, serasa ospek! Aku melawan udara dingin dengan semangat berapi-api untuk melakukan perjalanan Sengkaling-Takri,&#8211;tempat Beswan Malang berkumpul sebelum berangkat bersama ke Surabaya. Aku, Irul, dan Mas Wawan ikut mobilnya Pak Kusnowo (pembina Beswan Malang) yang melaju menuju Surabaya dengan kecepatan diatas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/my-dreams-come-true-1-berangkat-ke-mdp-2009/">Cerita sebelumnya</a></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Kedungdoro,-Markas Besar Beswan Regional Surabaya-, 15 November 2009 </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Berangkat dari rumah jam 5 pagi, serasa ospek! Aku melawan udara dingin dengan semangat berapi-api untuk melakukan perjalanan Sengkaling-Takri,&#8211;tempat Beswan Malang berkumpul sebelum berangkat bersama ke Surabaya. Aku, Irul, dan Mas Wawan ikut mobilnya Pak Kusnowo (pembina Beswan Malang) yang melaju menuju Surabaya dengan kecepatan diatas 100 km/jam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan aku pun mabuk darat, ahahay&#8230; &gt;,&lt;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tiba di Kedungdoro, aku mencari Ichal dan Gek. Ternyata Ichal masih mengurus keperluan bus karena dia jadi koordinator. Gekta-lah yang kutemui pertama kali, -tanpa peduli kanan kiri dan pandangan “ngapain dua orang ini” dari beswan baru&#8211;,kami langsung screaming a la cheerleaders, hmm&#8230;.dua sahabat yang lama tidak bertemu&#8230; ^^<span id="more-462"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Setelah itu, aku ke kamar mandi untuk mencuci muka, berharap muka pucatku &#8211;yang shock dengan cara Pak Kus nyetir itu&#8211;,bisa sedikit segar sebelum ketemu Ichal, hihihi&#8230; Dan SURPRISE!! Saat kubuka pintu kamar mandi, dia sudah berdiri di seberang pintu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dengan senyum manisnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Huaaaa&#8230;..,aku klepek-klepek </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ternyata kami satu bus, yaitu di bus A. Sayangnya, bus ini kelebihan kuota, Ichal sebagai senior dan koordinator mengalah untuk tidak duduk di kursi. <span> </span>Gila&#8230;, perjalanan Surabaya-Semarang bo&#8230; Dia duduk di sandaran kursiku, disebelahku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Kamu ga capek Chal? Ayo kugantiin, kamu duduk disini, aku yang berdiri disitu&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dia senyum, “Enggak Cha, ga capek kok&#8230; –sama kamu soale—“</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hihihi&#8230;,so sweet&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Rombongan Beswan Regional Surabaya sampai di Hotel Grand Candi sekitar pukul 8 malam. Aku dan sistaku, -Gekta-, ternyata sekamar. Hahahaha&#8230;., thanks God&#8230;, Kau telah mengabulkan doa kami.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Setelah makan malam dan mandi, kami terlelap sambil ngobrol (hah? Bisa ya ternyata&#8230;?), dan bangun pukul 3 pagi untuk membangunkan adik-adik Beswan Baru agar bersiap-siap untuk Factory Visit esok paginya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Semarang, 16 November 2009&#8212;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Gekta melepas kepergian kami ke Factory Visit dengan ekspresi sedih. “Sistaaaa, pak Rudi ngajak aku ke PRPP untuk persiapan MDP besok&#8230; Aku sungkan buat nolak, hiks&#8230; Aku ga ikut Factory Visit ya&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Heh?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan kami pun pergi tanpa Gekta. Ichal yang ga kebagian tempat duduk pun akhirnya duduk di kursi yang sebelumnya ditempati oleh Gekta.<span> </span>Rombongan bis menuju beberapa lokasi yang terletak di Kudus, &#8211;Kota Kretek. Tujuan pertama adalah di SKT,-Sigaret Kretek Tangan-,pabrik tempat rokok-rokok itu dibuat secara manual. Ichal yang tahun lalu gak ikut Factory Visit mpe terheran-heran. Para pekerja melakukan pekerjaannya dengan kecepatan tinggi, cuepeeeeeeeet bangeeeet&#8230;.</span></p>
<div id="attachment_463" class="wp-caption aligncenter" style="width: 250px"><img class="size-full wp-image-463" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/11/a1.jpg" alt="ternyata susah banget!" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">ternyata susah banget!</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div id="attachment_465" class="wp-caption aligncenter" style="width: 250px"><img class="size-full wp-image-465" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/11/b.jpg" alt="akhirnya bisaaaaa....." width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">akhirnya bisaaaaa.....</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tujuan kedua yaitu di IPAL,&#8211;Instalasi Pengolahan Limbah&#8211;, tempat dimana limbah cair dari pabrik rokok diolah disana dengan berbagai treatment hingga air buangan tersebut layak dibuang ke sungai. Lucunya, ikan nila &#8211;yang menjadi bioindikator dari kelayakan air buangan itu—digoreng dan dimakan oleh anak-anak. Setelah tahu bahwa ikan itu menjadi indikator limbah, mereka bilang :”wek..,tau gitu ga kumakan”&#8230; Hahaha, ga ngefek kali cak&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tujuan berikutnya adalah di PPT,&#8211;Pusat Pembibitan Tanaman&#8211;,milik Djarum Bakti Lingkungan. Setahun yang lalu aku keliling PPT ini dengan <a href="http://blog.beswandjarum.com/johantectona">Jojo si brother gila</a>. Dulu dia maksa buat nunjukin pohon yang ada nama “tectona’nya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Persis namaku.” Katanya, bangga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kali ini aku di PPT bersama Ichal yang baru pertama kali kesini. Dia sangat antusias melihat pohon-pohon dan bibit-bibit yang bertebaran, juga sangat serius mendengarkan guide-nya. Ck..ck&#8230; salut aku, seandainya semua anak Indonesia kayak dia, hihihi&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Factory Visit berakhir di SKM,-Sigaret Kretek Masin-, aku males turun dari bus karena pusing dengan bau tembakau. Jadi aku menunggu di dalam bus aja, jadi tempat penitipan kamera, hape, dan dompetnya adek-adek. Tapi gawatnya, anak-anak itu juga menitipkan sesuatu yang sangat besar dan mendengkur  : “YUDI”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Setelah dari SKM, kami menuju ke –entah apa namanya, aku lupa,hehe&#8211;, sebuah resto yang dilengkapi dengan hall berkapasitas 500-an orang. Kami makan siang dan sholat Dhuhur disana, plus diberikan materi tentang Sejarah Rokok Kretek dari pihak CSR. Aku tidak begitu memperhatikan karena sibuk dengan makananku, sekaligus merasa sudah sangat familiar dengan apa yang dipresentasikan, -sama dengan tahun lalu-, hehe&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Diiringi gerimis yang tiba-tiba turun, kami semua berlarian menuju bus masing-masing untuk pulang lagi ke Grand Candi di Semarang. Perjalanan Kudus-Semarang kami lalui dengan mata terpejam, ngantuuuk banget.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Haha, Ichal lucu banget kalo lagi bubu. </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Makan malam diadakan di Admiral, tempat para beswan mendapatkan materi TOR LKT. Tapi para alumni berkumpul sendiri untuk merencanakan sesuatu untuk beswan baru malam ini, haha&#8230; <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Semarang, 17 November 2009 &#8212;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pagi ini lebih santai daripada hari sebelumnya, kami tidak perlu berangkat setelah subuh karena tidak perlu mengejar jarak sejauh Semarang-Kudus lagi, hehehe&#8230; Acara hari ini juga cukup santai : TALKSHOW, dengan Renald Kashali dan Yoris Sebastian.<span> </span>Setelah talkshow, kami langsung menuju PRPP, tempat acara puncak Silatnas –MDP, Malam Dharma Puruhita—dilaksanakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;Malam Dharma Puruhita 2009, jadi Kado yang indah di Ulang Tahunku nanti&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Lanjut ke </span><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--> <span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">My Dreams come TRUE (3) : Cerita Ulang Tahun</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/my-dreams-come-true-2-napak-tilas-silatnas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>My Dreams come TRUE (1) : Berangkat ke MDP 2009</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/my-dreams-come-true-1-berangkat-ke-mdp-2009/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/my-dreams-come-true-1-berangkat-ke-mdp-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 15:52:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=458</guid>
		<description><![CDATA[
The Sisterhood of Flower Sandals memiliki satu mimpi yang jadi mimpi bersama : IKUT MDP 2009. Ga peduli berangkat sebagai pendamping ataukah sebagai penyelundup (ilegal, haghaga&#8230;), yang penting bisa ikut MDP. Hehe&#8230;, impian yang mungkin terdengar cukup konyol  
Langkah pertama yang dilakukan adalah ikut LKT Beswan Djarum 2009 yang diadakan di awal tahun ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">The Sisterhood of Flower Sandals memiliki satu mimpi yang jadi mimpi bersama : IKUT MDP 2009. Ga peduli berangkat sebagai pendamping ataukah sebagai penyelundup (ilegal, haghaga&#8230;), yang penting bisa ikut MDP. Hehe&#8230;, impian yang mungkin terdengar cukup konyol <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Langkah pertama yang dilakukan adalah ikut LKT Beswan Djarum 2009 yang diadakan di awal tahun ini. Aku dan Gek memang lebih bersemangat daripada Dyan (walaupun semangatnya baru muncul dua hari menjelang deadline, hehe), kami sering sms dan telfon-telfon untuk saling menyemangati. <span id="more-458"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi sayangnya diantara kami bertiga hanya aku yang lolos ke final regional. Kecewa berat karena dua “sistagila”-ku ga ikut. Dan kecewa makin menjadi-jadi karena aku kena komplikasi macem-macem penyakit (dari flu berat, radang tenggorokan, mpe gejala thypus) yang bikin aku harus bed-rest selama final. Dibawah pengaruh obat-obatan saat presentasi, plus sedang tidak beruntung (hahaha&#8230;, menghibur diri), ternyata namaku ada di peringkat ke-4. Dengan kata lain, aku ga bisa ikut berangkat ke final nasional.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sedih? Pasti. Tapi ada Ichal-ku disana yang selalu menghiburku, haha&#8230; Dia yang nemenin ke dokter, mpe nemenin jalan-jalan juga. Aku sukses melupakan tentang kekalahan di LKT dan bersenang-senang dengan fasilitas sekelas Novotel,-GRATIS dari Djarum, hihihi&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Impian berangkat ke MDP sebagai finalis LKT Nasional pun harus dikubur. Aku dan Gek saling menghibur diri dengan kalimat : “&#8230;belum REJEKI KITA&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">^^</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Beberapa minggu kemudian (atau beberapa bulan ya? Lupa..), Gekta menelfonku dan memberitahu tentang lomba blog BeswanDjarum. What? Blog? Aku yang masih sangat-sangat buta dengan “BLOG” Cuma ketawa-ketawa aja, ga berharap apa-apa. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Ayo kita coba sista, mungkin ini rejeki kita&#8230;.!!!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi hingga berhari-hari kemudian, aku ga ingat lagi dengan Blog Competition itu,hmm&#8230;.-merasa itu bukan bidangku&#8212;&#8230;, sampai akhirnya pas aku OL, aku lihat blog-nya Afrizal Ramadhan (ichalkuuuu&#8230;) yang nyeritain tentang DTL,-<em>the first “chemistry”<span> </span>between us</em>”—</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku dan Ichal berencana buat nglanjutin cerita DTL itu mpe beberapa episode, tentu saja lewat blog. Kami pikir itu akan menjawab rasa penasaran teman-teman atas cerita cinta kami, hahaha&#8230; Aku pun menulis di blog untuk yang pertama kalinya, semuanya terasa mudah karena –tentu saja- Ichal yang memberi support. Rasanya seperti menulis diary, atau menulis novel dari dua sisi&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Blog-ku pun berlanjut, hanya dengan menulis apa yang ingin kutulis. Entah itu punya tema atau tidak,-<em>whatever</em>&#8230;.- aku hanya ingin menulis, dan Djarum telah memberikan media gratis dibawah domain “BESWANDJARUM”, siapa yang ga bangga? Tentu saja rasanya akan beda dengan menulis di blospot atau multiply, disini khusus untuk –sekali lagi- BeswanDjarum. Jadi kuputuskan untuk menulis di blog ini saja tanpa mencoba membuat di domain lain (kecuali kalo udah overload, hehe&#8230;)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Detik-detik menjelang deadline Blog Competition, aku cuma mendaftarkan tiga artikelku yang -bisa kubilang- kurang sip. Aku minder duluan ngliat blog-nya teman-teman kompetitor lain yang WAH banget&#8230; Aku cuma nulis tentang ketertarikanku pada “Water Resources &amp; Environment”, bidang yang memang selalu ku ubek-ubek dikampus. Tapi daripada gak mendaftar, bolehlah kucoba, kali aja udah rejeki, hehe&#8230; <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Afrizal-ku dan dua sistagila-ku (gek dan dyan) juga ikut mendaftar, bahkan gek dan dyan juga semangat untuk mengkampanyekan blognya menjadi blog favorit. Wezzzz&#8230;., seru&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku ga berani berharap apa-apa dari kompetisi ini. AKU HANYA INGIN MENULIS. Aku hanya ingin bercerita. Aku hanya ingin berdebat. Aku hanya ingin melanjutkan kisah-kisah <em>Pelangiku yang tak berujung</em>&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kupikir, toh walopun aku gak menang dari kompetisi ini, aku tetap bisa berangkat MDP sebagai pendamping Beswan Baru dari District Malang. Hehehe&#8230; Tapi aku masih belum tahu apakah Ichal akan berangkat MDP juga, mendampingi adik-adik dari District Surabaya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>10 November 2009, &#8211;Rumahku, Puncak PS blok I/2, jam 18.30&#8230;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku pulang dari rapat dikampus dalam kondisi ke-gerimis-an (bukan kehujanan), dan sialnya&#8230;ternyata disini lagi mati listrik. Ga ada orang juga di dalam rumah. Alhasil, aku kudu membuka pintu pagar dalam kegelapan dan sepi tanpa suara apapun dari rumah tetangga. Lampu-lampu dirumahku pun mati, gelap gulita, tanpa lilin atau lampu badai. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Horor. Mencekam. Plus capek dan laper.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ada sms dari Jojo Tectona, ‘brother gila’-ku dari Surabaya, bilang “Selamat ya Cha, km dan Gek menang lomba blog”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">HAHHHHHH?????</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Jo, kamu ga becanda kan&#8230;.?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Serius Cha.., kamu juara 3, gekta juara 2&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230; –beberapa detik tak bersuara. SHOCK-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Speechless.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Speechless, ditengah kegelapan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku langsung telfon Gek, dan kami berdua bersorak-sorak kegirangan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“HOREEEEEE!!!! Berangkat MDP&#8230;..!!!!!!” &#8212;tanpa peduli hadiah apa yang akan kami dapatkan nanti, mimpi pertama untuk ikut MDP = MENJADI KENYATAAN.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;dan beberapa menit kemudian, Ichal memberitahuku bahwa dia juga berangkat MDP, menjadi pendamping adik-adik Beswan Surabaya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ternyata beberapa hari sebelumnya dia sudah ditawari menjadi pendamping, tapi dia bilang gak akan berangkat tanpa aku. Hal yang sama juga terjadi sama aku, aku udah ditawari menjadi pendamping, tapi aku ga akan berangkat kalo Ichal belum pasti jadi pendamping juga.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Berhubung kami berdua saling menyimpan kejutan ini, akhirnya kami berdua ga ngomong&#8230; Baru ngomong kalo salah satu dari kami udah pasti berangkat MDP, dan aku/dia akan menjawab : “AKU JUGA BERANGKAT LHO!”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230; dan aku pun menunggu tanggal 14 November 2009 dengan berdebar-debar tidak sabar, ingin segera berangkat dan bertemu dengan Ichal –my soulmate- dan Gekta –my sista-, dan mengulang sejarah kami di MDP 2008 setahun lalu, saat kami masih menjadi Beswan Baru&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sayangnya MDP tahun ini kami berangkat tanpa Dyan, -it feels uncomplete-&#8230; Kami udah berusaha melakukan lobbying kepada bapak-bapak pembina yang terhormat (Pak Totok) agar Dyan bisa menggantikan posisiku sebagai pendamping (karena jatahku kan sebagai undangan), tapi ternyata bisnya penuh&#8230;, ga ada kuota buat pendamping&#8230; Hiks&#8230; T.T</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/my-dreams-come-true-1-berangkat-ke-mdp-2009/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nisa, Gek, dan Dyan : The Sisterhood of Flower Sandals (1)</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/nisa-gek-dan-dyan-the-sisterhood-of-flower-sandals-1/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/nisa-gek-dan-dyan-the-sisterhood-of-flower-sandals-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 13:38:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Nama ini emang terinspirasi dari film yang booming 4 tahun lalu : The Sisterhood of the Traveling Pants” yang menceritakan persahabatan Amber, Lena, Carmen, dan Bridget. Empat cewek ini bersahabat bertahun-tahun dan berencana untuk tetap terhubung satu sama lain (walau terpisah oleh jarak yang begitu jauh..) dengan satu celana jeans yang secara ajaib bisa pas dengan ukuran tubuh mereka yang jauuuuh berbeda... ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pertama kali baca judul diatas, pasti mikir “<em>kayaknya pernah denger kalimat yang nyrempet-nyrempet itu deh</em>&#8230; “</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 150px"><img class=" " src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/3/30/Sisterhood_of_the_traveling_pants.jpg/200px-Sisterhood_of_the_traveling_pants.jpg" alt="hehehe" width="140" height="217" /><p class="wp-caption-text">hehehe</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hahaha, kalian ga salah. Nama ini emang terinspirasi dari film yang booming 4 tahun lalu : <em>The Sisterhood of the Traveling Pants</em>” yang menceritakan persahabatan Amber, Lena, Carmen, dan Bridget. Empat cewek ini bersahabat bertahun-tahun dan berencana untuk tetap terhubung satu sama lain (walau terpisah oleh jarak yang begitu jauh..) dengan satu celana jeans yang secara ajaib bisa pas dengan ukuran tubuh mereka yang jauuuuh berbeda&#8230; Mereka setuju banget bahwa celana itu adalah sebuah keajaiban, yups&#8230; the travelling pants!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi kisah persahabatan yang akan aku ceritain disini bukan dihubungkan oleh sebuah celana jeans (Gekta&#8230;, aku ma Dyan ogah pake celana bekas kamu, hahaha&#8230; ), melainkan dihubungkan oleh : FLOWER SANDALS.<span id="more-452"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kami bertiga dipertemukan oleh Djarum Bakti Pendidikan yang memberikan gelar yang sama untuk kami : Beswan Djarum. Dengan berbekal gelar itulah, kami dipertemukan pertama kali di event MDP, yaitu Silaturahmi Nasional dan Malam Dharma Puruhita di Semarang. Aku dan Dyan memang sudah kenal dari awal karena kami satu DSO, -DSO Malang-, dan secara kebetulan aku dan Dyan satu kamar waktu itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dyan juga lebih dulu kenal dengan Gek Shinta karena mereka satu bis, selanjutnya Gek sering main ke kamar kami, tapi aku gak ngeh sama dia, hihihi&#8230; Sempat terlibat percakapan dikit sih, tapi habis itu langsung lupa&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span>J</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Event paling berkesan adalah Dare to be Leader yang diadakan di Malang. Sumpah, ini evennya beswan yang paliiiiiiing berkesan buat aku. Selain bisa menemukan my soulmate (baca : ichal, red), aku juga menemukan dua makhluk aneh bin ajaib yang –physically-, bedaaaaaa banget, dari segi karakter mpe muka, hihihi.., dan akhirnya kami bertiga memulai sebuah bentuk persahabatan baru yang –aneh bin ajaib- juga&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kedekatan kami berawal dari ekspansi besar-besaran yang terjadi di kamarku. Karena Vivi dari Jember batal hadir dan aku di kamar sendirian, tiba-tiba Gek dan Dyan menyerbu kamarku dan dengan sadisnya langsung meletakkan barang-barang mereka di kamarku. Setelah itu mereka berdua menguasai kamar mandi dan merebahkan diri di kasurku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku Cuma bisa melongo. “Weiiiii&#8230;.,sejak kapan sang empunya kamar memberikan restu pada kalian berdua untuk melakukan ekspansi penuh kesadisan ini?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Gimana gak sadis coba, aku digulung dalam selimut dan mereka tertawa terbahak-bahak seperti nenek sihir yang ketawa puas waktu putri salju makan apel.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Oke, balik ke sejarah pertemuan tiga cewek aneh ini&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dyan yang sejak awal sudah dekat sama aku, dan udah deket ma Gek, mungkin ga terlalu banyak cerita di DTL Malang ini, karena dia hampir ga pernah sekelompok ma aku dan Gek. Mungkin DTL ini direncanakan oleh Tuhan untuk membuat aku dan Gek lebih kenal (anggaplah Dyan sebagai comblangnya, hahaha&#8230;, maksudku yang mengenalkan Gek ma aku&#8230;), dan pada akhirnya ada lingkaran tak terlihat diantara kami bertiga, yang akhirnya membuat kami bertiga lebih dekat lagi di hari kedua DTL.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Mungkin yang mendekatkan kita bertiga adalah kasur hotel yang jadi melengkung kayak penggorengan gara-gara gak sanggup menampung tiga cewek jago makan yang tidur diatasnya dengan berbagai ekspresi dan atraksi, hahaha&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku dan Gek sering sekelompok, dan di puncak acara “presentasi proyek” aku ma Gek juga sekelompok. Akhirnya aku jadi sadar, “anak ini cukup gila buat dijadiin temen&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kegilaan itu antara lain :</span></p>
<ul>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">membicarakan Rizal tanpa diketahui siapapun.</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">melakukan hal sadis dengan kompak yang membuat Dyan ngacir ke kamarnya Bulan (..dan saat nyusul kesana, aku dan Gek dapat gosip baru&#8230;</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">mukanya dia yang suka ekspresi aneh-aneh, wahaha&#8230; (sori Gek&#8230;)</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;dan saat DTL closing party, kami bertiga mengukukuhkan kekompakan dengan memakai baju warna hitam (entah apa hubungannya, benar-benar gak nyambung&#8230;.)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Besoknya, Pak Legowo memberikan bonus buat peserta DTL Malang, yaitu jalan-jalan ke Jatim Park, gratisssss&#8230;(iyalah, jadi beswan Djarum tuh semuanya gratis!)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;dan disinilah kata “Flower Sandals” dimulai&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right" align="right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8211;lanjut ke episode berikutnya, hehehe&#8230;</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/nisa-gek-dan-dyan-the-sisterhood-of-flower-sandals-1/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Pelangi Tak Berujung&#8221;</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/pelangi-tak-berujung/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/pelangi-tak-berujung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 06:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hearty]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=444</guid>
		<description><![CDATA[
Seperti halnya perasaan yang tidak pernah habis untuk menyayangi dia, menceritakan tentang aku dan dia seperti tidak pernah kehabisan kata-kata&#8230;
Cerita tentang rendezvousz yang dikemas dalam DTL series, seperti cerita bersambung dari versi aku dan versi dia, tanpa terasa sudah memasuki chapter 6&#8230;,mungkin tinggal dua chapter lagi DTL series ini akan kami selesaikan dan memasuki series [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Seperti halnya perasaan yang tidak pernah habis untuk menyayangi dia, menceritakan tentang aku dan dia seperti tidak pernah kehabisan kata-kata&#8230;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Cerita tentang <em>rendezvousz</em> yang dikemas dalam DTL series, seperti cerita bersambung dari versi aku dan versi dia, tanpa terasa sudah memasuki chapter 6&#8230;,mungkin tinggal dua chapter lagi DTL series ini akan kami selesaikan dan memasuki series yang baru&#8230;, hehehe&#8230; <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kadang aku mikir : “DTL yang cuma dua hari itu&#8230;, kok bisa ya jadi cerita <span> </span>40an lembar?”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Mau dicetak jadi novel, hihihi&#8230; tapi limited edition : cuma dua biji&#8230;, satu buat dia, satu buat aku&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-444"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Cerita ini menjawab semua rasa penasaran dari teman-teman yang hingga kini masih belum percaya bahwa “Nisa dan Rizal” yang jauh dari gosip-gosip.., -tiba-tiba jadian, dan masih berlanjut sampai setengah tahun ini&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">yang jelas aku hanya bisa berkata : “Terima kasih Tuhan, telah mengirim <a href="../../afrizalramadhan/"><span style="color: windowtext;text-decoration: none">Ichal</span></a> untukku…”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">…dan terima kasih untuk Djarum Bakti Pendidikan yang mempertemukan kita…</span></em></p>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt"><span style="font-size: 12pt"><a href="http://blog.beswandjarum.com/afrizalramadhan/2009/09/04/dare-to-be-a-leder-day-1-end/">DTL series, chapter 1 : versi Afrizal</a></span></h2>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt"><span style="font-size: 12pt"><a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/09/something-happened-in-dtl-malang-chapter-2/">DTL series, <span> </span>chapter 2 : versi Annisa</a></span></h2>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt"><span style="font-size: 12pt"><a href="http://blog.beswandjarum.com/afrizalramadhan/2009/09/08/aku-percaya-kamu-dtl-part-3-continued/">DTL series, <span> </span>chapter 3 : versi Afrizal</a></span></h2>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt"><span style="font-size: 12pt"><a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/09/something-happened-in-dtl-malang-chapter-4/">DTL series, <span> </span>chapter 4 : versi Annisa</a></span></h2>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt"><span style="font-size: 12pt"><a href="http://blog.beswandjarum.com/afrizalramadhan/2009/11/04/unforgetable-memories-with-you/">DTL series, <span> </span>chapter 5 : versi Afrizal</a></span></h2>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt"><span style="font-size: 12pt"><a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/%E2%80%9Csomething-happened-in-dtl%E2%80%9D-chapter-6/">DTL series, <span> </span>chapter 6 : versi Annisa</a></span></h2>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: right">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</h2>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-weight: normal">Sejak saat itu, aku makin percaya bahwa kontak batin itu ada&#8230;, bahwa memang ada benang merah yang menyatukan kita&#8230;.</span></em></h2>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 18pt"><span style="font-size: 12pt"> </span></h2>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> <img class="alignright size-full wp-image-112" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/09/i-love-u.gif" alt="i-love-u" width="160" height="120" /></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/pelangi-tak-berujung/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa aku menulis?</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/mengapa-aku-menulis/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/mengapa-aku-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 17:16:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[

Ada banyak jejak yang aku tinggalkan di masa lalu, dan sebagian jejak itu terlupakan. Seperti jejak yang kutinggalkan di pesisir pantai, yang akan tersapu ombak.
&#8230;&#8230;&#8230;

Aku berjalan lagi diatas rawa-rawa, dan aku tidak melihat jejakku, tanpa menunggu tersapu oleh apapun, jejakku hilang dengan sendirinya.
Menulis adalah jejak.
Aku melihat beberapa catatan harianku beberapa tahun yang lalu. It drag [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div id="attachment_341" class="wp-caption alignright" style="width: 126px"><img class="size-full wp-image-341  " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/dsc_0579.jpg" alt="serius mikir..." width="116" height="186" /><p class="wp-caption-text">serius mikir...</p></div>
<p><em>Ada banyak jejak yang aku tinggalkan di masa lalu, dan sebagian jejak itu terlupakan. Seperti jejak yang kutinggalkan di pesisir pantai, yang akan tersapu ombak.</em></p>
<p><em>&#8230;&#8230;&#8230;<br />
</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku berjalan lagi diatas rawa-rawa, dan aku tidak melihat jejakku, tanpa menunggu tersapu oleh apapun, jejakku hilang dengan sendirinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Menulis adalah jejak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku melihat beberapa catatan harianku beberapa tahun yang lalu. It drag me back to the past. Semua kenangan dengan teman-teman masa kecil dan kejadian-kejadian lucu yang sempat terlupakan, jadi bangkit kembali.<span id="more-437"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kalau tidak dibangkitkan oleh tulisan itu, apakah aku akan mengingat kejadian lalu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Belum tentu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kecuali untuk hal-hal yang meninggalkan kesan mendalam, dan berhubungan dengan perasaan secara emosional&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi bukankah segala sesuatu pasti memiliki makna?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bukankah segala sesuatu adalah pelajaran?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kupikir, tidak ada satu detikpun yang pantas dilupakan dari hidup kita. Entah pahit atau manis. Semua ada hikmahnya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan untuk itulah aku menulis detik ini&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Agar suatu saat nanti, aku bisa mengingat hari ini, detik ini&#8230;,-lebih baik daripada yang aku simpan dalam otakku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Karena menulis adalah artefak bagi jiwa-jiwa yang telah berlalu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Mungkin blog ini akan menjadi museumku beberapa tahun lagi&#8230;,sama seperti catatan harianku yang lalu&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;dimana suatu saat aku akan bermesraan dengan <em>de-javu</em>, merasakan perasaan yang pernah kualami, merasakan berputar-putarnya kehidupan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Semua lewat tulisan, sebuah warisan sederhana yang menunjukkan eksistensi kita di dunia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku cinta menulis, sama seperti aku cinta padamu. Aku menyukai kejujuranmu yang tertuang dalam tinta emasmu, -saat menuliskan tentang kita&#8230;, -inspirasiku, yang tak terlapukkan oleh apapun juga&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dedicated to : Ichalqu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right">
<div id="attachment_409" class="wp-caption alignright" style="width: 290px"><img class="size-full wp-image-409 " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/11/aa.jpg" alt="...diantara diam kita..." width="280" height="198" /><p class="wp-caption-text">...diantara diam kita...</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/mengapa-aku-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>“Something Happened in DTL” : chapter 6</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/%e2%80%9csomething-happened-in-dtl%e2%80%9d-chapter-6/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/%e2%80%9csomething-happened-in-dtl%e2%80%9d-chapter-6/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 22:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hearty]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=425</guid>
		<description><![CDATA[
cerita sebelumnya

 


Jatim Park yang Indah, 17 Mei 2009, jam 11.40 WIB
Rasanya aku tidak ingin pulang dari sini. Hmmm, bukan karena aku betah di tempat yang penuh wahana dan hiruk pikuk manusia seperti ini. Aku tidak ingin pergi karena aku tahu bahwa ditempat ini, aku menghirup udara yang sama dengan dia.
Dia?

O..ow&#8230;napa aku malu sendiri kalo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><a href="http://blog.beswandjarum.com/afrizalramadhan/2009/11/04/unforgetable-memories-with-you/">cerita sebelumnya</a></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt">
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><em></em></strong></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 107px"><strong><em><img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs203.snc1/7029_1243733779364_1409967914_30697148_7459086_s.jpg" alt="JP Malang" width="97" height="130" /></em></strong><p class="wp-caption-text">JP Malang</p></div>
<p><strong><em></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jatim Park yang Indah, 17 Mei 2009, jam 11.40 WIB</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Rasanya aku tidak ingin pulang dari sini. Hmmm, bukan karena aku betah di tempat yang penuh wahana dan hiruk pikuk manusia seperti ini. Aku tidak ingin pergi karena aku tahu bahwa ditempat ini, aku menghirup udara yang sama dengan dia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dia?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">O..ow&#8230;napa aku malu sendiri kalo ingat cowok itu. Cowok aneh yang kukira jahat dan sadis&#8230; Huff&#8230;,tapi matahari dan partikel-partikel debu yang jadi saksi,-bahwa aku menunggu namanya muncul di layar Hp-ku..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Menunggu balasan SMS darinya&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Belum ada dua detik aku membalas sms dari dia tadi&#8230;,rasanya udah setahun. <span id="more-425"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku buka-buka lagi sms barusan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><span style="text-decoration: underline"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">AFRIZAL ITS’06</span></span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: center" align="center"><em>“Apa yang negativ dr smsku? Bagus tau…</em></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: center" align="center"><em>Eh dimana? Ni kita lagi di band2, ga tau namae apa…”</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hmmm&#8230;,berarti dia nggak jauh dari tempatku berdiri. Dia pasti ada di belakangku. Kalo aku berjalan ke pintu EXIT duluan, mungkin aku nggak bisa melihat dia lagi. Uffff&#8230;, mendingan aku liat-liat souvenir-souvenir khas JP, kali aja ada yang lucu. Sambil nunggu dia lewat..,hehe&#8230;Dia pasti lewat sini nanti&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku dan Gek mampir ke sebuah gerai khusus gantungan kunci. Heeeeiii, kenapa tidak sekalian aku beli sesuatu buat dia? Gantungan kunci kan netral, hihihi&#8230; Kupikir gak akan mencurigakan, kan sebagai tanda terima kasih atas kerjasamanya dalam tim.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan mataku tertuju pada gantungan kunci berbentuk lonjong, berwarna merah, dengan tanda (pinjem istilah pemilu) <em>contreng</em> warna putih. Yupz, ini logo Nike.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi maksudku bukan logo Nike-nya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Gantungan kunci ini seperti menanyakan : <em>“Are you the right one?”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sejenak aku terpaku didepan etalase. Untuk apa aku bertanya apakah dia orang yang tepat?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sepertinya aku sudah mulai tidak waras&#8230; Aku mulai berpikir ulang tentang apa yang kulakukan kali ini. Logikaku sepertinya hampir mati&#8230; Oh My God&#8230;,aku bener-bener BODOH MENDADAK.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Oke&#8230;, tenang Nisa&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku menarik nafas lagi. Dan merasakan nama “Afrizal” ikut masuk kedalam paru-paruku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Aku beli ini deh, Rizal bakal curiga pa gak ya?” tanyaku pada Gek.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku lihat Gek sepertinya agak terkejut, mungkin dia nggak nyangka bahwa sikapku pada Rizal bisa seperti ini. Mungkin Gek berpikir bahwa “aku dan rizal” akan kulupakan setelah DTL ini berakhir, dan dia agak khawatir, sepertinya sih gitu&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi Gek setuju saja, dan aku juga membeli gantungan kunci untuk adekku, juga untuk satu orang lagi : oknum (sebut saja) X yang sudah punya pacar tapi kok sering digosipkan sama aku. Capek deh&#8230;,ntar aku dikira tukang ganggu cowok orang&#8230; Huh, kayak gak laku aja&#8230; Untuk playboy itu aku beli gantungan kunci yang cukup sadis : Kelinci Playboy.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hahahahaha&#8230;. </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan tiba-tiba aku ingat pertanyaan yang kuajukan sama Yudi dan Ihwan. Apa Rizal udah punya pacar?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Setau mereka sih enggak, tapi&#8230; kalo ternyata punya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Haduh&#8230;, repot kalo nggak nanya langsung sama orangnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi malu&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ah, aku mikir apa sih&#8230; Aku harus mengalihkan pikiranku dari hal-hal yang bisa merusak kewibawaanku (ceilah&#8230;), hehehe&#8230; Mataku tertuju pada kaos putih bergaris-garis kuning-hitam yang dipajang didepan toko souvenir. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Gek,ayo kita kembaran kaos itu yuk! Ajakin dyan juga tuh, cepet banget anak itu jalannya&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Iya nis, lucu nih baju&#8230; Ayo kembaran!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hahaa&#8230;,dasar&#8230; Ya beginilah kalo cewek-cewek jalan bareng, banyak inspirasi yang membahayakan isi dompet. Aku dan Gek juga kembaran sandal jepit (awal mula terbentuknya Sisterhood of Flower sandals), tapi Dyan nolak karena ukurannya ga cocok. Kami bertiga berburu barang-barang lucu itu dan akhirnya aku bisa sedikit lupa pada&#8230;hmmm&#8230;.AFRIZAL.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Afrizal Ramadhan. Lagi-lagi : Afrizal Ramadhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ada sms dari dia masuk di Hpku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Lagi dimana? Aku udah di pintu keluar nih..”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Wah, dia tanya aku dimana&#8230;, apa dia mencari aku? Jari-jariku langsung bergerak cepat diatas keypad.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Aku juga, lagi berburu barang-barang lucu dengan Dyan dan Gek..”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hmmm&#8230;.Dia di pintu keluar sebelah mana ya&#8230;,atau jangan-jangan udah jalan duluan ke tempat parkir?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Rasanya lebih baik aku mati daripada nggak bisa ketemu dia lagi&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi daripada mati mending aku beli leci dulu (seharusnya tulisannya lychee, tapi ribet ah) di kios-kios buah dekat pintu keluar. Aku icip-icip satu..,ternyata enak, haha.. Dan aku beli seplastik gede buat kumakan sambil jalan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku nawarin Gek dengan semangat 45, “Eh Gek kamu gak pengen nyiiii&#8230;.-“</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">DEG! &#8230;Tiba-tiba Rizal muncul dari belakang.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8212;&#8212;-Waktu berhenti beberapa detik. Lalu lanjut lagi.&#8212;&#8212;-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“&#8230;..-nyiiiii&#8230;..cipin leci ini ta&#8230;..” lanjutku, -hampir tanpa suara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Setelah itu aku udah nggak denger lagi apa yang dikatakan Gek. Entah dia mau nyicipin atau enggak, aku udah lupa&#8230; Satu-satunya yang aku dengar cuma : detak jantungku sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pengen menghilang dari situ. Mampuslah aku kalo mukaku merah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Seperti bukan diriku yang kukenal, aku terkena virus KEBODOHAN MENDADAK. Kebodohan tingkat tinggi yang mempengaruhi sel-sel saraf dan otakku. Dengan kondisi seperti ini, ada satu hal yang pasti : wajahku <em>blushing</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Oh My God!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan dalam kondisi seperti ini, Gekta, -sahabatku tercinta dan amat sangat baik hati itu-, malah MEMANGGIL RIZAL yang berjalan dibelakangku. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Zal, fotoin kita bertiga dong” kata Gek, sambil melirik usil padaku yang&#8230;<em>blushing</em>,- mungkin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Rizal mendekat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aliran darahku mengalir deras ke otak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku kenapa sih&#8230;.???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tenang Nisa, keep cool&#8230; Keep calm&#8230; and&#8230; keep smile&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dengan segenap tenaga, aku berusaha senyum pada dia, senyum yang sewajar-wajarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Huff&#8230;, jangan sampai dia liat aku grogi atau salting&#8230; Malu kali&#8230;, dua hari kemarin dia kan selalu ku cuekin, kenapa sekarang jadi aku yang-&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;..-ANEH.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">
<div id="attachment_434" class="wp-caption alignright" style="width: 404px"><img class="size-full wp-image-434" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/11/a.jpg" alt="Sesi foto itu..." width="394" height="295" /><p class="wp-caption-text">Sesi foto itu...</p></div>
<p>“Sesi pemotretan” teraneh sepanjang hidupku. Aku harus senyum dan berpose gila-gilaan bareng duo sobatku ini, dihadapan cowok yang bikin jantungku <em>jumping </em>sepanjang hari.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Apa yang dia lihat dibelakang kamera itu? Kenapa satu foto saja lamaaaa banget&#8230;.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Gek berbisik-bisik pada Dyan, entah apa. Aku seperti tidak punya tenaga lagi untuk bertanya, yang kupikirkan hanya satu : aku pengen menghilang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Zal, gantian ya! “ teriak Gek.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hah? Maksud Gek?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tiba-tiba aku lihat Gek mengambil kamera dari tangan Rizal, dan menarikku untuk berdiri disamping-&#8230;. -disamping&#8230;.-disamping&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;.-disamping Rizal?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku anemia mendadak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan tiba-tiba Fauzan muncul dan berdiri disamping Rizal. Aku liat Gek ngasih isyarat pada Dyan untuk ikut berfoto. Jadilah kita berfoto berempat. Dyan, Aku, R-rrrrizal, dan Fauzan&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Cklilk..</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Mana Gek, gantian kamu kufotoin..” kata Dyan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dyan pun mengambil kamera dari tangan Gek, dan Gek berlari ke sampingku. Dengan posisi yang sama : Gek, Aku, Rizal, dan Fauzan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hufff&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kupikir sesi foto-foto narsis itu selesai sampai disitu. Ternyata ENGGAK! Entah siapa yang meminta (Gek atau Dyan? Atau Rizal yang menawarkan untuk foto-foto lagi? Aku tidak tau&#8230;), -sesi foto itu berlanjut hingga ke area parkir, dengan komposisi :</span></p>
<ul>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt;font-family: Symbol"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Rizal tetap menjadi fotografer</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt;font-family: Symbol"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku, Gek, dan Dyan jadi modelnya.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Oh My God&#8230; Rasanya area parkir jadi begitu jauuuuuuh&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi aku bisa melihat dia lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Rasanya gaya gravitasi di bumi menurun drastis dan tubuhku melayang-layang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Perasaan apa ini</span></em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kami memasuki area parkir dengan rasa lapar yang luar biasa, haha&#8230; Aku, Dyan, dan Gek mengambil tempat nyaman ditengah jalan untuk makan sambil lesehan. Kami bertiga sempat jadi pusat perhatian dengan baju kembar warna putih-kuning, haha.. sampai dikira salesnya Djarum&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku lihat Rizal duduk diujung sana&#8230;,tapi berputar-putar seperti tidak fokus dengan apa yang dia lakukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Dia nyari apa sih? Kok muter-muter?” Pikirku.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sekilas aku dan dia sempat saling melihat. Aku langsung buang muka. Bukan karena aku benci dia&#8230;, tapi aku malu, tauk&#8230; Mukaku pasti <em>blushing</em> lagi&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ah sudahlah, aku mau menenangkan diri dulu&#8230;Hmmm&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi suasana tenang itu tiba-tiba hilang dengan munculnya sebuah suara :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Lho, Nisa kok duduk disini? Kok nggak disana&#8230; ehemmm&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">O&#8230;ow&#8230; suara Yudi.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;..Yudi yang tadi di dalam JP mendengarkan pertanyaanku dalam kondisi sadar 100% : “Rek, Rizal udah punya cewek ta?”&#8230;. </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pasti Yudi mengira aku naksir Rizal&#8230;iiiih&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hah.., apa iya aku naksir Rizal?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku menoleh ke arah Yudi dan memberikan sorot mata paling sadis yang pernah kupunya, -berharap dia akan takut dan tutup mulut. Tapi dasar Yudi sang “ngawur sejati”, dia hanya tersenyum-senyum penuh rencana, sepertinya rencana usil lagi&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Itu yang kutakutkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jangan-jangan dia akan membocorkan PERTANYAAN BODOHKU tentang Rizal ke semua teman&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jangan-jangan dia akan langsung ngomong ke Rizal&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jangan-jangan&#8230; HAH!</span></em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Langsung saja kusamperin Yudi dan menyeretnya kesamping mobil Pak Legowo.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Yud..,plis&#8230; Aku tadi becanda kok&#8230; Wes cukup ya&#8230;” kataku dengan ekspresi memohon.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Yudi seperti nggak peduli dengan kata-kata apa yang masuk ke telinganya. Dia terus-terusan menyebutkan nama Rizal tanpa suara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;sambil melihat Rizal!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan Rizal pun melihat insiden pengancaman itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Woe Cank!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Rizal menoleh lagi. Dengan sorot mata bertanya-tanya melihat ekspresi memelasku dihadapan Yudi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan aku mati hari ini</span></em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">University Inn, 17 Mei 2009 jam 13.45</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Akhirnya aku sampai di tempat kepulangan seluruh peserta DTL. Sepertinya aku tadi terlalu ngebut, jadi aku sampai hotel lebih awal daripada bis teman-teman. Aku memasuki lobby hotel dengan perasaan aneh. Mataku terpaku pada ruang santai, tempat aku dan Amazing Team mengonsep proyek roadshow.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;.Tempat aku dan Rizal berada di tim yang sama&#8230;.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Di tempat ini, awal aku merasakan perasaan aneh pada cowok itu&#8230; Perasaan yang kupikir hanya perasaan “sebel sementara” karena sesuatu yang aku tidak tahu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan sekarang aku merasa tidak rela kehilangan perasaan ini&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku merasa perasaan ini <em>addictive</em>, menginfeksi lebih dalam daripada virus, membuat si pengidap merasa ketagihan&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;.Ketagihan untuk selalu bertemu&#8230;dia?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku merasakan sorot matanya yang dalam dan tajam ada disekitar sini. Menusukku. Bukan sorot yang jahat&#8230;,tapi misterius, seperti ada yang dia sembunyikan dari aku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sorot mata yang tidak dia tunjukkan pada teman-teman lain, aku yakin itu. Aku hanya melihatnya dengan sorot mata itu saat tidak sengaja berpandangan denganku. Aku tidak melihat ada sorot mata itu saat dia sedang melihat teman-teman yang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ada apa dengan cowok itu&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ada apa&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ada apa&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ada apa dengan aku&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku tersentak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Apa aku benar-benar&#8230;.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;.jatuh cinta&#8230;.?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Lalu rombongan bis itu datang&#8230;, aku melihat,-siapa lagi kalo bukan-, Rizal, masuk ke lobby. Dia duduk diseberang sana, dengan Vebi, Yudi, dan Ihwan, juga beberapa cowok lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sepertinya mereka terlibat pembicaraan serius.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan aku mulai panik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jangan-jangan Yudi akan membocorkan PERTANYAAN BODOHKU tentang Rizal ke semua teman&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jangan-jangan Yudi akan langsung ngomong ke Rizal&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jangan-jangan&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Oh my God&#8230;,apakah salah kalo aku hanya bertanya : “Eh Rek, Rizal punya cewek ta?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bukankah itu pertanyaan yang wajar dan biasa-biasa saja&#8230;?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ah, terserahlah&#8230; Aku tidak mau memikirkan apa kata Yudi&#8230; Lebih baik aku fokus pada masalahku sendiri&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Apakah aku jatuh cinta pada Rizal?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">HP-ku bergetar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Rizal. Menanyakan apakah aku sudah Sholat Dhuhur. Aku baru sadar kalo sudah hampir jam 2 siang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Maafkan aku, Tuhan&#8230; Aku sampai ngga liat jam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku langsung berlari ke mushola. Siang yang terik tadi telah menyambut sore dengan gerimis. Samar-samar aku melihat sesosok laki-laki didalam mushola,-yang tampak belakang pun aku yakin bahwa-,itu Rizal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hanya Tuhan yang tahu, bahwa jantungku masih meninggalkan sisa-sisa debar saat aku menghadap-Nya. Perasaan yang aku sendiri tidak yakin&#8230;, hingga perlu kutanyakan lagi pada-Nya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Benarkah perasaan ini adalah anugrah-Mu?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku jatuh cinta, Tuhan&#8230; Kali ini aku benar-benar jatuh cinta&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Malang, 17 Mei 2009, jam 14.14,- didalam mushola University Inn, dengan suara titik-titik gerimis yang jatuh menimpa atap&#8230;.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 107px"><img src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs114.snc3/16153_1262491648299_1409967914_30749618_4808905_s.jpg" alt="dan kamu..." width="97" height="130" /><p class="wp-caption-text">dan kamu...</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><a href="http://blog.beswandjarum.com/afrizalramadhan/">lanjutan cerita</a></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><br />
</span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/%e2%80%9csomething-happened-in-dtl%e2%80%9d-chapter-6/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Poligami (3) : “Koalisi Laki-laki Menolak Poligami, Siapa Hendak Turut&#8230;?”</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/poligami-3-koalisi-laki-laki-menolak-poligami-siapa-hendak-turut/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/poligami-3-koalisi-laki-laki-menolak-poligami-siapa-hendak-turut/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 17:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BrainTalk]]></category>

		<category><![CDATA[Hearty]]></category>

		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<category><![CDATA[budaya]]></category>

		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=413</guid>
		<description><![CDATA[

Lagi-lagi hari ini dikejutkan (dalam arti positif) oleh berita seputar poligami. Yup, udah berdiri sebuah klub yang menamakan dirinya “KOLMI”, Koalisi Laki-laki Menolak Poligami. Klub ini dibentuk sebagai reaksi atas berdirinya Klub Poligami di Bandung beberapa waktu yang lalu. Untuk lebih lanjut artikel saya seputar Klub Poligami, klik disini : Poligami (1) dan Poligami (2).
Kelompok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 125px"><img src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:LCIeLA9nuveGnM:http://www.detiknews.com/images/content/2009/04/02/612/poligami.jpg" alt="no poligami" width="115" height="75" /><p class="wp-caption-text">no poligami</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Lagi-lagi hari ini dikejutkan (dalam arti positif) oleh berita seputar poligami. Yup, udah berdiri sebuah klub yang menamakan dirinya “KOLMI”, Koalisi Laki-laki Menolak Poligami. Klub ini dibentuk sebagai reaksi atas berdirinya Klub Poligami di Bandung beberapa waktu yang lalu. Untuk lebih lanjut artikel saya seputar Klub Poligami, klik disini : <a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/poligami-1-kontroversi-pernyataan-poligami-itu-sunnah/">Poligami (1)</a> dan <a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/295/">Poligami (2)</a>.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Kelompok laki-laki yang menolak poligami itu merasa bahwa berdirinya Klub Poligami sebagai bentuk bentuk perendahan diri martabat laki-laki. Yups, selama ini laki-laki memiliki lebih dari satu istri dengan alasan yang paling nge-trend : “menghindari zina”.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">“Perendahan martabat laki-laki itu ditujukan dengan anggapan bahwa laki-laki sebagai manusia agresif, menang sendiri, serakah, tidak pernah puas dengan satu perempuan, dan tidak setia. Selama ini banyak terbukti bahwa laki-laki yang berpoligami adalah laki-laki yang tidak punya hati, liar, dan suka berselingkuh. Yang lebih parah lagi, akibat praktek poligami itu kaum laki-laki dianggap sebagai manusia yang tidak bisa mengatur nafsunya.”<span id="more-413"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Haha&#8230; Betul sekali <span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Penggagas Kolmi, Fauzi, dalam berita di Harian Surya mengatakan “ Poligami merupakan upaya perendahan martabat laki-laki dan melanggar prinsip-prinsip keadilan dan kemanusiaan.”</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Secara pribadi, aku setuju dengan statement itu. Laki-laki berpoligami semata-mata untuk menghindari zina? Laki-laki berpoligami karena tidak bisa mengendalikan nafsunya (ooops, sori&#8230;) dan merasa akan lebih baik bila ia melampiaskannya dalam bentuk : MENIKAH LAGI.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Anggapan laki-laki yang pro-poligami : daripada berzina lebih baik poligami.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Tidakkah mereka berpikir, bahwa dalam suatu pernikahan ada banyak aspek yang harus diperhatikan? Pernikahan bukan hanya melulu masalah “biologis”. Masalah komitmen dengan istri dan penyatuan dua keluarga besar, masalah rencana masa depan, masalah anak dan pendidikannya, juga masalah psikologis yang dihadapi oleh keluarga yang berpoligami.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Apakah anak akan tumbuh dalam kondisi psikologis yang baik bila ayahnya menikah lagi? Dalam psikologi anak, kondisi orangtua yang mengkhianati komitmen adalah sama dengan BROKEN HOME. Apakah itu akan meninggalkan luka dan trauma mendalam bagi sang anak? Jawabannya : IYA.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Seorang anak tidak akan tumbuh dengan kondisi psikologis yang baik bila berada dalam keluarga yang menganggap remeh esensi komitmen dalam pernikahan. Adakah anak yang akan CUEK dan TIDAK PEDULI pada ibunya yang setiap hari menangis dan bersedih karena ditinggal menikah lagi oleh sang ayah tercinta? Kondisi traumatik seperti itu akan membawa si anak dalam kondisi yang buruk pada pendidikan dan jiwa sosialnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dengan kondisi seperti ini, apakah generasi Indonesia akan lebih baik nantinya?I don’t think so&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Saya jadi terpikir, jangan-jangan Klub Poligami masuk ke Indonesia itu berencana untuk menciptakan generasi Indonesia dengan kondisi psikologis yang tidak sehat? Dan kondisi generasi bangsa yang traumatik dan lemah itu akan membawa bangsa Indonesia dalam keterpurukan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">So, saya sangat mendukung dengan Koalisi Laki-laki yang menolak berpoligami. Apa yang mereka pikirkan dari sebuah lembaga perkawinan sangat lengkap dan tidak sepotong-sepotong. Penghargaan seorang laki-laki terhadap perempuan dapat tercermin dari sini. Apakah laki-laki akan rela saat ibunya ditinggal oleh ayahnya untuk berpoligami dengan perempuan lain? Apakah laki-laki akan mengikhlaskan saudara perempuannya terluka karena iparnya juga “bernafsu” pada perempuan lain? Apakah laki-laki akan merelakan anak perempuannya diduakan (atau ditigakan, atau diempatkan&#8230;) oleh menantunya?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify"><em>Tanyakan pada nurani masing-masing&#8230;</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Menurutku, laki-laki yang membawa-bawa nama agama untuk berpoligami adalah laki-laki yang justru merendahkan agamanya sendiri. Bagaimana tidak? Mereka mengatakan bahwa agamanya men-sunnahkan poligami, padahal yang dia lakukan adalah upaya untuk melampiaskan ketidakmampuannya dalam mengendalikan diri&#8230;,dan itu jelas-jelas sangat jauh dari esensi poligami pada masa Rosul.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Mengapa selalu ada kalimat : “&#8230;lebih baik poligami daripada berzina..”???</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Bukankah akan lebih baik jika : “&#8230;lebih baik tidak berzina daripada berzina..”</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Hehehe&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: justify">Hmmm&#8230;.. Tadi sore-sore sempat jalan-jalan sama mas Google dan mampir di Tempo Interaktif :</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify"><em>“Sikap poligami, menurutnya, justru bentuk perendahan martabat lelaki. &#8220;Lelaki dilabelkan sebagai manusia yang tidak bisa memanajemen syahwatnya,&#8221; jelas Wawan. </em></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify"><em>Koalisi juga berniat mengukuhkan keputusan Mahkamah Konstitusi tentang aturan poligami dalam UU Perkawinan (UU No.1/1974). &#8220;UU harusnya bukan lagi memperketat poligami, melainkan harus melarang,&#8221; tegasnya. Karena sebagian besar poligami, Wawan melanjutkan, justru mengakibatkan kekerasan, diskriminasi dan pencideraan terhadap nilai-nilai manusia terutama pada perempuan.</em></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify"><em>Wawan yang juga anggota Jurnal Perempuan, menilai sudah terlalu banyak aturan yang melemahkan peran perempuan mulai dari Peraturan Daerah, tidak ketatnya UU Perkawinan hingga yang baru, yakni lahirnya UU Anti Pornografi dan Pornoaksi. &#8220;Kalau poligami ini semarak kembali, tambah sengsara nasib perempuan,&#8221; imbuhnya.</em></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify"><em>Maka momen saat ini, dirasa Wawan, tepat untuk mendeklarasikan Koalisi sebagai penyeimbang Klub Poligami yang baru saja lahir di Bandung. &#8220;Laki-laki juga peduli monogami,&#8221; imbuhnya. Nantinya gerakan koalisi akan menyebarluaskan kampanye anti poligami dan bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum untuk advokasi UU Perkawinan Koalisi Laki-Laki Anti Poligami Tandingi Klub Poligami.”</em></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Laki-laki yang anti poligami tersebut adalah laki-laki yang memikirkan lebih jauh tentang keberadaan perempuan yang sangat dihargainya. Hmmm&#8230;.,kita, perempuan memang membutuhkan laki-laki seperti itu&#8230;,yang menghargai kita dan komitmen terhadap sebuah pernikahan.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Saat ini, aku sangat mempertanyakan kondisi bangsa Indonesia kalo poligami makin marak di negeri ini. MAKIN KACAU. Perempuan makin tidak dihargai, dan laki-laki akan membawa kerendahan bagi diri mereka sendiri.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Di semua kasus poligami, istri kedua, ketiga, atau keempat selalu dan selalu : “lebih cantik, lebih segar, dan lebih menggoda” daripada istri pertama. Dan laki-laki yang serakah serta tidak pernah puas dengan istri pertama yang dimilikinya akan mencari segala pembenaran untuk bisa mendapatkan perempuan-perempuan yang “lebih” itu&#8230;</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Apakah perempuan yang menjadi istri kedua, istri ketiga, atau istri keempat itu tidak menyadari posisi mereka yang HANYA DIJADIKAN SEBAGAI &#8230; (oooppsss&#8230;,soriiiiii&#8230;. aku sampai gak tega ngomongnya&#8230;)&#8230;???</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Apakah perempuan yang menjadi istri kedua, istri ketiga, atau istri keempat itu tidak berpikir tentang : kondisi keluarga yang telah dia rusak, kondisi psikologis anak-anak dari istri pertama, kondisi dua keluarga besar yang akan saling berseteru,&#8230;juga pandangan NEGATIF dari masyarakat yang akan menuduh dia PEREMPUAN PERUSAK RUMAH TANGGA ORANG?</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Dan apakah mereka tidak berpikir bahwa : si laki-laki mampu meninggalkan istri pertamanya untuk menikah dengan dia.. Tidak menutup kemungkinan bahwa si laki-laki akan meninggalkan dia untuk perempuan lainnya lagi. Is it right?</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Intinya, perempuan yang menjadikan dirinya sebagai istri muda (kedua, ketiga, atau keempat) adalah perempuan yang tidak punya hati, tidak punya perasaan, tidak menghargai perasaan perempuan lain dan perempuan seperti itu BUKANLAH kriteria yang tepat untuk menjadi seorang istri, APALAGI SEORANG IBU.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Hampir di semua kasus poligami, ketertarikan mereka adalah pada harta si laki-laki. Istilah kerennya sih : MATERIALISTIS. Laki-laki yang sudah kaya dan mapan, serta mengalami puber kesekian, dan lupa bahwa harta tersebut diperolehnya bersama sang istri pertama,-MULAI MENGALAMI KESERAKAHAN BATIN.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Merasa sudah bisa “membeli” istri kesekian, karena satu istri tidak cukup.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Dan istri kesekian itu, apa istilah yang tepat untuk “mereka”? Perempuan yang bisa dibeli -kah? Atau perempuan&#8230;?</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Ah, silakan anda sendiri yang mengisinya&#8230;</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 105px"><img src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:th5e5m_RtIAyqM:http://image.tempointeraktif.com/%3Fid%3D10882" alt="virus R4N1" width="95" height="120" /><p class="wp-caption-text">virus R4N1</p></div>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Seperti halnya Rani Juliani (ini diluar kasus Antasari Azhar ya&#8230;) yang menjadi istri kesekian dari Nasrudin Zulkarnaen&#8230; Bagaimana pendapat anda tentang sosoknya sebagai istri muda? Positifkah?</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Saya yakin : anda yang berpikiran jernih akan menjawab “SANGAT TIDAK POSITIF”, kecuali bila anda menyadari bahwa anda adalah laki-laki yang tidak bisa mengendalikan diri untuk memiliki istri kedua seperti Rani.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: center">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Intinya adalah, anda sendirilah yang memilih untuk menjadi laki-laki seperti apa.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: center"><strong>1. Laki-laki yang munafik</strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Apakah anda ingin menjadi laki-laki yang munafik dan menggunakan agama sebagai kedok? Hai&#8230;, banyak jalan menuju surga, banyak sunnah dan ibadah yang bisa mendekatkan kita dengan Tuhan. Janganlah jadi laki-laki yang tidak menghargai komitmen pernikahan yang anda sumpahkan dibawah nama Tuhan.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: center"><strong>2. Laki-laki yang merendahkan diri sendiri.</strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Apakah anda berniat menikah lagi hanya untuk menghindari zina? Itu adalah bukti konkrit yang menunjukkan bahwa anda hanya menganggap perempuan sebagai budak “&#8230;” , dan laki-laki seperti itu berkedudukan <strong>lebih rendah dari dasar laut</strong>. Karena anda adalah laki-laki yang serakah pada wanita, tidak ada bedanya dengan laki-laki yang hobi “&#8230;”, hanya saja anda berniat menutupinya dengan kemunafikan.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: center"><strong>3. Laki-laki yang tidak menghargai agamanya</strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Apakah anda merasa agama anda menganjurkan poligami? Berarti anda adalah laki-laki yang mengalami kesalahan persepsi dan interpretasi pada ajaran agama anda. Pelajari segala yang berhubungan dengan poligami dan pernikahan, -SECARA UTUH. Dengan menyadari apakah anda PANTAS berpoligami atau tidak, berarti anda menghargai ajaran agama anda.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: center"><strong>4. Laki-laki yang “tidak cukup hanya satu”</strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Apa nama lain dari laki-laki seperti ini? Serakah atau tamak? Ada istilah yang lebih tepat namun sangat tidak pantas diungkapkan disini karena kata-kata tersebut tidak ada dalam kamus, hehehe&#8230; Laki-laki seperti ini sama buruknya dengan laki-laki dalam nomor 1-3, dan perempuan yang lebih mengutamakan kondisi anak akan memilih untuk menjadi single parent. Yap, lebih baik tidak punya suami daripada punya suami yang serakah pada perempuan lain.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Dan lain-lain&#8230;, silakan anda membuat kategori sendiri&#8230; Saya merasa tidak sanggup membayangkan laki-laki yang tidak jauh berbeda dengan nomor 1-4 diatas&#8230; Laki-laki seperti itulah yang akan membawa Indonesia dalam kehancuran karena membawa generasi-generasi yang PATAH HATI, BROKEN HOME, TRAUMATIK, dan rawan kekerasan (fisik dan atau psikologis)&#8230;</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Bukankah sebuah ikatan perkawinan yang sehat adalah : satu ayah dan satu ibu? Tidak perlu menggunakan alasan “BERBAGI” untuk bisa mendewasakan keluarga, karena berbagi bisa dilakukan kepada sesama dan sosial, bukan dengan membagi hati dibawah komitmen perkawinan yang RAPUH.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify"><em>Renungkanlah&#8230;</em></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Laki-laki yang mampu mengendalikan diri untuk tetap setia pada satu perempuan adalah laki-laki yang menghargai perempuan dan komitmennya. Laki-laki yang menghargai dan menjunjung tinggi keberadaan perempuan adalah wujud bakti kepada ibu mereka sendiri. Wujud kasih sayang kepada saudara-saudara perempuannya. Wujud kesetiaan kepada keluarga dan ikatan perkawinan yang dilakukan dibawah nama Tuhan. Wujud pengabdian dan cinta tak berbatas pada anak-anaknya.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">Dicari : laki-laki seperti ini. Adakah yang tidak ingin memiliki suami seperti ini? <span style="font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: right">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: right"><em><span style="font-family: Wingdings"><span>Buat bahan perenungan untuk semua laki-laki dan perempuan,</span></span></em></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: right"><span style="font-family: Wingdings"><span>REGARDS</span></span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: right">
<div id="attachment_306" class="wp-caption alignright" style="width: 226px"><img class="size-full wp-image-306  " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/niz.jpg" alt="perempuan..." width="216" height="325" /><p class="wp-caption-text">perempuan...</p></div>
<p style="margin: 0cm 0cm 18pt;text-align: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/poligami-3-koalisi-laki-laki-menolak-poligami-siapa-hendak-turut/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kalo Sejak Dulu Belum Tentu Seindah Ini&#8230;</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/seharusnya-sudah-sejak-dulu-tapi-kalo-sejak-dulu-belum-tentu-seindah-ini/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/seharusnya-sudah-sejak-dulu-tapi-kalo-sejak-dulu-belum-tentu-seindah-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 10:53:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hearty]]></category>

		<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[
Sekitar setengah tahun resmi bersamamu&#8230; 
Chal&#8230;, kalo aku dan kamu ketemu sejak dulu..,apa yang terjadi?
1. Kamu bilang udah pernah melihat aku sejak semester dua, lalu apa yang sebenarnya kau tunggu?
2. Dan ternyata saat semester lima, kita dipertemukan oleh BeswanDjarum saat acara Beswan yang pertama di Victory (kamu bilang tempat ini keramat, hahaha). Kamu bilang “suaraku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sekitar setengah tahun resmi bersamamu&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Chal&#8230;, kalo aku dan kamu ketemu sejak dulu..,apa yang terjadi?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">1. Kamu bilang udah pernah melihat aku sejak semester dua, lalu apa yang sebenarnya kau tunggu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">2. Dan ternyata saat semester lima, kita dipertemukan oleh BeswanDjarum saat acara Beswan yang pertama di Victory (kamu bilang tempat ini keramat, hahaha). Kamu bilang “suaraku mengalihkan duniamu” (aku kan lagi nyanyi,hihii&#8230;, tapi kenapa kamu tidak mengajakku berkenalan? Kenapa kamu hanya diam dan diam?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: left"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><span id="more-400"></span></span><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">3. Kita dipertemukan lagi di event MDP, saat berkumpul di <em>basecamp</em> sebelum berangkat ke Semarang. Kamu bahkan tahu, aku duduk dimana dan memakai baju apa.Kamu bilang mencari-cari aku. Tapi kenapa kamu tidak mendekat dan mengajakku berkenalan? Di Semarang pun ternyata kamu tidak jauh-jauh dari aku, banyak juga foto kita yang se-capture. Tapi kenapa kamu hanya diam dan melihat aku dari jauh? Kenapa kamu tidak mendekat?</span></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 430px"><img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs203.snc1/7029_1243147084697_1409967914_30694783_4596120_n.jpg" alt="kamu disini, aku disana" width="420" height="315" /><p class="wp-caption-text">kamu disini, aku disana</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">4. Sayangnya setelah MDP kita tidak dipertemukan lagi di event Nasional berikutnya : Achievement Motivation Training (AMT in Outbond, Bandung). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Awalnya aku ada di gelombang satu, tapi berhubung seorang dosenku tidak berkenan memberikan UAS lebih awal dari jadwal, aku mulai memohon-mohon pada pak Sukiman untuk bisa pindah ke gelombang dua. Sayangnya gelombang dua sudah penuh, dan aku harus masuk gelombang tiga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ternyata teman satu DSO-qu, Multi, tidak bisa ikut di gelombang dua karena masih berada di Lampung. Pak Sukiman menelfonku dan memberitahu bahwa aku bisa ikut gelombang dua yang akan berangkat besok lusa. Hah?? Kupikir aku sudah tidak bisa berharap di gelombang dua lagi, mungkin karena siang malam aku berdoa agar bisa masuk gelombang dua, hahaha&#8230;Lebay,, so jadilah aku ikut gelombang dua, menggantikan Multi&#8230; ^^</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Mungkin kalau saat itu aku pasrah dan menurut saja untuk ada di gelombang tiga, aku akan bertemu kamu di event outbond itu&#8230; Aku akan berada di bis yang sama denganmu saat perjalanan ke Bandung, dan akan menikmati Tangkuban Perahu yang indah dan Ciwalk yang menyenangkan bersama kamu&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">5. Secara resmi, mungkin inilah pertemuan pertama kita. Aku berada di event DTL pada gelombang dua, yaitu di Malang. Padahal sebenarnya aku terdaftar di gelombang satu, yaitu di Paragon Surabaya. Tapi gelombang satu bersamaan dengan acara menyambut WaterDay sedunia di kampusku. Dan lagi-lagi, Multi (teman se-DSO Malang) memohon-mohon padaku untuk bisa menggantikan aku di gelombang satu karena dia pengeeeeen banget menikmati rasanya di Paragon, dan pacarnya dia (Isa) juga ikut di gelombang satu itu, hahaha&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Akhirnya aku dan Multi (lagi-lagi) bertukar tempat, aku pindah ke gelombang dua yang diadakan di kampung halamanku sendiri : Malang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan disinilah aku bertemu denganmu Chal.., berada di meja yang sama, kelompok yang sama, bahkan walaupun timnya diubah-ubah, aku selalu sekelompok denganmu. Hai&#8230;,pertanda apa ini? Hingga akhirnya aku benar-benar menyadari kehadiranmu, menyadari ada yang berbeda denganmu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center">
<div id="attachment_409" class="wp-caption aligncenter" style="width: 330px"><img class="size-full wp-image-409 " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/11/aa.jpg" alt="...diantara diam kita..." width="320" height="226" /><p class="wp-caption-text">...diantara diam kita...</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan yang aneh adalah : tiba-tiba sudah ada nomor HP-mu di hapeku. Ahahai, sampai sekarang kita tidak pernah tahu, darimana nomor itu berasal, karena sebelumnya kita tidak saling mengenal&#8230; Aku tidak menyadari ada kamu. Dan akumulasi dari semua harapanmu berkumpul disini, apa yang kamu lihat dari aku sejak pertama dulu, berkumpul dan menjelma menjadi sebuah rasa penasaran dariku. &#8220;Kenapa kamu selama itu menutup-nutupi perasaanmu? Kenapa harus ada ratusan comblang yang menyatukan kita?&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hahaha&#8230;,aku tahu kamu bukan orang yang mudah jatuh cinta dan mengungkapkan itu, bahkan untuk cinta yang pertama ini sekalipun. Heheheii&#8230; Hingga saat D’masive menyanyikan lagu-lagu cintanya, aku baru tersadar dan terhenyak..,<em>bahwa kamu memang berbeda.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Seandainya kamu mengajakku berkenalan dari dulu, mendekati aku sejak dulu dan mengungkapkan perasaanmu sejak dulu&#8230;.,apa yang akan terjadi?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Mungkin akan lebih banyak lagi kesempatan kita bersama-sama mengikuti acara Djarum,,hahaha&#8230; Mungkin kita bisa janjian ikut Outbond di gelombang yang sama&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ah, hanya tertunda beberapa bulan&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Seandainya kamu mengajakku berkenalan dari dulu, mendekati aku sejak dulu dan mengungkapkan perasaanmu sejak dulu&#8230;.,apa yang akan terjadi?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Apakah kupu-kupu itu akan hinggap diatas tangan kita?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Apakah perasaan itu akan benar-benar muncul?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Apa yang membuatmu menunggu sekian lama?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Seandainya kamu sudah hadir disini sejak dulu&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ah, semua memang akan indah pada waktunya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan Tuhan mengirimmu padaku disaat yang benar-benar tepat. Disaat aku memang mengharapkan orang sepertimu. Disaat aku mengalami kekalutan yang luar biasa. Disaat aku sudah tidak percaya bahwa cinta sejati itu tidak pernah ada.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">DAN KAMU BUKTIKAN PADAKU, bahwa cinta sejati itu ada pada kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku tidak menyesali waktu dan kesempatan yang terbuang&#8230;,aku tidak menganggap semua itu sia-sia&#8230;, hanya saja aku berandai-andai&#8230;,andai kamu lebih berani mengungkapkan perasaanmu diawal-awal pertemuan kita&#8230;,hahaha&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ah, kapanpun itu&#8230;,yang jelas aku hanya bisa berkata : “Terima kasih Tuhan, telah mengirim <a href="http://blog.beswandjarum.com/afrizalramadhan/">Ichal</a> untukku&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;dan terima kasih untuk Djarum BAkti Pendidikan yang mempertemukan kita&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right">
<div id="attachment_337" class="wp-caption alignright" style="width: 151px"><img class="size-full wp-image-337" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/come-join-us-2.png" alt="BESWAN DJARUM" width="141" height="130" /><p class="wp-caption-text">BESWAN DJARUM</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/seharusnya-sudah-sejak-dulu-tapi-kalo-sejak-dulu-belum-tentu-seindah-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Daya Saing Bangsa : 3 Artikel untuk Kompetisi Blog BeswanDjarum</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/daya-saing-bangsa-3-artikel-untuk-kompetisi-blog-beswandjarum/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/daya-saing-bangsa-3-artikel-untuk-kompetisi-blog-beswandjarum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 23:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BrainTalk]]></category>

		<category><![CDATA[beswan]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Artikel-artikel yang diikutsertakan dalam Blog Competition Beswan Djarum 2009 :
1. Webio, Inovasi untuk Bumi Indonesia yang Lebih Sehat
Artikel ini menjelaskan tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang tepat dan partisipatif untuk membantu meningkatkan potensi masyarakat Indonesia untuk dapat bersaing di percaturan dunia. Bagaimana Indonesia bisa maju kalau dihambat dengan &#8220;banjir and the gank&#8220;? Hehehe&#8230; So, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel-artikel yang diikutsertakan dalam Blog Competition Beswan Djarum 2009 :</p>
<p>1. <a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/webio-menjadikan-alam-indonesia-lebih-sehat-dan-lebih-baik/">Webio, Inovasi untuk Bumi Indonesia yang Lebih Sehat</a></p>
<p>Artikel ini menjelaskan tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang tepat dan partisipatif untuk membantu meningkatkan potensi masyarakat Indonesia untuk dapat bersaing di percaturan dunia. Bagaimana Indonesia bisa maju kalau dihambat dengan &#8220;<em>banjir and the gank</em>&#8220;? Hehehe&#8230; So, penting banget untuk mengatasi problema-problema lingkungan yang menghambat itu, langsung ke akarnya&#8230;  Bangsa yang baik hati dan tidak sombong adalah bangsa yang bersahabat dengan lingkungan kan? Dengan &#8220;dukungan&#8221; dari alam, we will ready to face a better Indonesia&#8230; <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2.<a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/knowledge-creativity-based-rahasia-meningkatkan-daya-saing-indonesia-di-perekonomian-dunia/"> KCB: Rahasia Meningkatkan Daya Saing Indonesia di Perekonomian Dunia</a></p>
<p>Artikel ini mengungkapkan kesalahan fatal yang terus berlanjut di semua orde pemerintahan : menjadikan sumber daya alam sebagai sumber daya ekonomi yang bisa dieksploitasi untuk memenuhi pertumbuhan ekonomi. Konsep ini menjadikan pertumbuhan ekonomi yang sesungguhnya adalah nol, karena SDA yang tereksploitasi itu <strong>tak ternilai harganya</strong> dan tak bisa dihitung dengan neraca pertumbuhan ekonomi model apapun. So, bangsa Indonesia wajib mengubah mainset-nya dengan tidak mengedepankan kekayaan alam, tapi lebih mengutamakan sumber daya manusia, alias KCB (Knowledge-Creativity Based, bukan Ketika Cinta Bertasbih, hehehe&#8230;. <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>3. <a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/teknologi-air-1/">Satu Teknologi untuk Berbagai Krisis di Indonesia : Teknologi Air</a></p>
<p>Artikel ini adalah episode pertama tentang Teknologi Air yang penulis rangkum dari berbagai media, referensi, diktat kuliah, hasil percobaan dan observasi di lapangan yang berujung pada satu kesimpulan : bahwa AIR bisa menjadi kunci utama untuk mengatasi berbagai macam krisis yang terjadi di Indonesia. Dengan bangsa yang mampu mengatasi krisis-krisis tersebut, bukankah kita akan lebih siap dan lebih <em>pede</em> dalam meng-eksis-kan diri di persaingan dunia? Tentu saja, teknologi-teknologi ini berdasar, ilmiah, dan efektif, serta mampu diikuti oleh seluruh masyarakat karena cukup sederhana. Yuk, kita mulai menjadi bangsa yang mandiri dalam menghadapi krisis sekecil apapun ^^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/11/daya-saing-bangsa-3-artikel-untuk-kompetisi-blog-beswandjarum/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Satu Teknologi untuk Berbagai Krisis di Indonesia : Teknologi Air (1)</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/teknologi-air-1/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/teknologi-air-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 07:28:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BrainTalk]]></category>

		<category><![CDATA[Enviro-water]]></category>

		<category><![CDATA[air]]></category>

		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/hadapi-krisis-energi-di-indonesia-dengan-teknologi-air-1/</guid>
		<description><![CDATA[




Krisis di Indonesia yang berhubungan dengan sumber daya alam ini sudah sangat kompleks. Seperti krisis energi, krisis air bersih, krisis keamanan terhadap bencana, dan krisis-krisis lainnya. Padahal, ada satu elemen dari bumi ini yang sebenarnya bisa kita jadikan KUNCI untuk “mengendalikan” keberlangsungan ekosistem yang terdiri dari alam dan manusia.

AIR, adalah kuncinya.


Hmmm&#8230;,teman-teman mungkin masih bingung dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 169px"><img class=" " src="http://www.casualcutie.com/wp-content/uploads/2008/11/water-199x300.jpg" alt="water techno" width="159" height="240" /><p class="wp-caption-text">water techno</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Krisis di Indonesia yang berhubungan dengan sumber daya alam ini sudah sangat kompleks. Seperti krisis energi, krisis air bersih, krisis keamanan terhadap bencana, dan krisis-krisis lainnya. Padahal, ada satu elemen dari bumi ini yang sebenarnya bisa kita jadikan KUNCI untuk “mengendalikan” keberlangsungan ekosistem yang terdiri dari alam dan manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><span style="text-decoration: underline"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">AIR, adalah kuncinya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><span id="more-369"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hmmm&#8230;,teman-teman mungkin masih bingung dengan maksud saya, hehe&#8230; Disini saya tidak bermaksud untuk menjadikan AIR sebagai salah satu solusi krisis finansial (hei, saya tidak menyebutkan krisis finansial dalam paragraf diatas lho, hoho&#8230;) alias mengkomersialisasikan air. Saya sangat tidak setuju dengan komersialisasi SDA, apalagi air kan salah satu elemen pokok yang menentukan kehidupan kita, right? Tanpa air kita bisa mati. Dan itu benar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kenapa saya berani bilang bahwa air akan menjadi KUNCI bagi krisis yang berhubungan dengan alam? Teknologi dengan AIR yang saya ungkapkan dalam artikel ini menitik beratkan pada sumber energi yang dapat diperbarui (renewed) dan optimalisasi kualitas lingkungan sekitar kita. Tentu saja diperuntukkan buat teman-teman yang memang peduli dengan masalah lingkungan, terutama di negeri Indonesia tercinta ini&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Yuk kita telaah satu-satu&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><span style="text-decoration: underline"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">1. Teknologi Brown Energy untuk masalah krisis Bahan Bakar Minyak</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Harga BBM naik. Harga sembako ikut naik. Rakyat menjerit. Mengapa selalu rakyat kecil yang menjadi korban? Kelangkaan BBM akibat krisis energi dunia telah membawa dampak buruk di segala aspek kehidupan. Apalagi yang berhubungan secara langsung dengan BBM ini, seperti supir angkot, teknisi, pengusaha kecil, pegawai dan karyawan, serta mahasiswa seperti kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Harga BBM naik seribu rupiah aja terasa begitu beraaaaaat&#8230;, sementara pemasukan gak ikut naik, hihihi&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Teman-teman, sadar ngga kalo selama ini kemajuan di bidang otomotif (bahkan sejak ratusan tahun yang lalu) nggak pernah menghasilkan produk kendaraan yang irit bahan bakar dan ramah lingkungan? Kalo pun ada, itu hanya bertahan sebentar, kemudian produk itu ditarik dari pasaran. Misalnya aja kayak seri <em>Toyota Eco</em> yang diproduksi oleh Jepang tahun 2002, per liter BBM bisa menempuh jarak 45 kilometer.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bayangkan betapa iritnya!</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Trus&#8230;,kenapa produk yang begitu hemat bahan bakar ini ditarik dari pasaran? Apa hal ini ada hubungannya dengan bayang-bayang para pengusaha yang selama ini menikmati keuntungan dari penggunaan bahan bakar yang boros?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Liat deh&#8230;,kemajuan di bidang otomotif yang ditawarkan hanya selalu berkenaan dengan fancy, trendy, safety, powerful, futuristics, acceleration&#8230;dan hal-hal yang berkaitan dengan model&#8230; Hampir tidak ada perusahaan otomotif yang menonjolkan produk irit BBM dan satu lagi : RAMAH LINGKUNGAN.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hmm&#8230;.,kalopun ada, paling-paling hanya mobil Hybrid Cell kayak yang dipunyai Leonardo De caprio atau Winona Ryder&#8230;,yang harganya jelas ga terjangkau oleh masyarakat kita,,hahaha&#8230; ;p</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 147px"><img src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:SdvFl1Op0LgOXM:http://newhybridcarsonline.com/wp-content/uploads/2009/07/hybrid-3.jpg" alt="hybrid car" width="137" height="103" /><p class="wp-caption-text">hybrid car</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Padahal isu seputar kerusakan lingkungan, polusi, global warming, dan lain-lain lagi marak dibicarain. Tapi semua itu ternyata Cuma jadi wacana dan bahan konferensi aja. Realisasinya mendekati nol, dan masih perlu waktu lamaaa&#8230; Apakah semua itu mereka lakukan hanya untuk mengubah stigma masyarakat agar tidak mengecap mereka sebagai penyumbang polusi? Kenyataannya para kapitalis selama ini hanya berpikir tentang : memproduksi massal kendaraannya dan menawarkan produk-produk itu dengan begitu gencarnya. Mereka menjaga agar keadaan pasar minyak dunia tidak lesu, <em>and then</em> &#8230;uang akan mengalir masuk&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Seperti halnya saya yang sejak umur 8 tahun percaya bahwa AIR akan menjadi sumber perang dunia ketiga, Jules Verne juga percaya bahwa suatu saat nanti air akan menjadi bahan bakar dimasa depan. Dalam buku science fiction-nya “The Mysterious Island” tahun 1875 ia menuliskan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;color: blue">“Water decomposed into its primitive elements, and decomposed doubtless by electricity, which will then have become a powerful and manageable force. Yes, my friends. I believe that water will one day be employed as afuel.”</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;color: blue"><img class="aligncenter" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:8UTyXhHCkROCyM:http://www.eastgwillimbury.ca/Assets/Environment/Sustainability/Water%2BPic.jpg" alt="" width="150" height="100" /><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ternyata benar. Beberapa tahun setelah itu&#8230;,banyak sekali penemuan-penemuan oleh para ilmuwan-ilmuwan dunia tentang penggunaan air sebagai bahan bakar. Kalo pengen tau sejarah penemuannya, klik disini : Penemuan-penemuan seputar penggunaan air sebagai bahan bakar. Kalo linknya belum terbuka, berarti belum sempat saya post, hehe&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sebuah majalah sains, <em>Popular Science</em>, pernah menuliskan di artikel mereka bahwa mereka telah menguji macam-macam teknik menghemat bahan bakar tanpa mendapatkan hasil yang bermanfaat. Hei&#8230;,mengapa mereka harus membohongi kita? Tahun lalu, teknologi ini menjadi perhatian seluruh masyarakat dunia, terutama yang menghemat bahan bakar., termasuk mahasiswa seperti saya,, hehehe&#8230; Berhubung saya kuliah di Teknik Pengairan yang mempelajari all about water, saya sangat-sangat <em>corcern</em> dengan masalah ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Beberapa bulan lalu, saya menemukan sebuah buku tentang <strong>Brown Energy</strong> karangan Poempinda dan Mustari. Keduanya adalah insinyur-insinyur hebat, Poempinda telah menyelesaikan studinya di University of Brisbol dan University of London, dan Mustari di Melbourne University. Mereka menuliskan buku tentang Brown Enerdy yang selama ini telah diujicoba oleh para ilmuwan dunia dengan sebuah misi mulia : agar siapapun dapat mengakses teknologi berbahan bakar air itu tanpa ada halangan. Sistem ini berbasis open source (terbuka untuk umum) dan tidak dapat lagi dipatenkan atau menjadi rahasia dagang. Artinya, setiap orang bisa mengembangkan dengan berbagai versinya, menjual, memproduksi, atau saling berhubungan satu sama lain secara bebas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Intinya : para ilmuwan pecinta lingkungan ini tidak berkepentingan untuk nilai ekonomis, tapi lebih pada misi penyelamatan lingkungan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ayo kita DUKUUUUUUUUNG&#8230;.!!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Lanjut yuuuuk&#8230;, informasi ini ada yang kubaca dari berbagai sumber, tapi saya lupa darimana aja,,hiks&#8230; (maaf ya buat sumber-sumber gambar yang udah ku save, abiz gambarnya keren sih&#8230;) <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Brown Energy ini sangat penting dan besar manfaatnya bagi bangsa kita. Bayangkan jika banyak masyarakat yang menerapkan teknologi ini&#8230; (yang sebenarnya cukup sederhana tapi efektif), pasti permasalahan krisis energi dan kelangkaan BBM di negeri kita akan terminimalisir.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Yaitu dengan Elektrolisa Air. Elektroliser adalah salah satu alat “bebas energi” yang paling praktis dan revolusioner, ditandai dengan kesederhanaan dan keefektifannya. Sebenernya teknologi ini bukan barang baru, alias udah tua banget (sejak 1884!), so jangan cari siapa penemunya karena teknologi ini sudah jadi milik publik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tentang teknologi Brown Energy (bukan Brown Sugar yang penyanyi itu, hihihi), teman-teman bisa browsing di Google atau search engine lain, referensinya cukup banyak kok&#8230; </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><img class="aligncenter" src="http://www.tribunkaltim.co.id/photo/2008/07/cc5f7e965cb139d817aa36d75a55e099.jpg" alt="" width="298" height="225" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Teknologi “<strong>Brown Energy</strong> ” ini sangat sederhana, yaitu dengan menggunakan battery mobil, kita lakukan elektrolisa Air H2O yang dicampur dengan Soda Kue atau Kalium Hidroksida (KOH) guna memperlancar proses itu. Hasilnya adalah gas <strong>Hidrogen-Hidrogen-Oxygen (HHO)</strong> . Has HHO ini kita campur dengan udara untuk dimasukkan ke Piston pembakaran mesin melalui Saringan Udara Karburator.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hasilnya, mesin mobil bensin maupun mobil diesel bekerja lebih efisien dan bertenaga lebih kuat dibandingkan tanpa campuran gas HHO tersebut. Keuntungan lainnya lagi, hasil pembakaran gas HHO ini lebih ramah lingkungan dari pada aslinya, serta lebih sedikit kerak karbon yang menempel di piston mesin mobil. <strong>Efisiensi yang diperoleh bisa mencapai 59%.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kalo ini diterapkan diseluruh Indonesia, kita bisa menghemat konsumsi BBM sampai 59%, sehingga memungkinkan Indonesia tidak lagi mengimport BBM. Jadi kita dapat membuat harga BBM tidak lagi terpengaruh oleh fluktuasi harga BBM Luar Negeri yang sampai dengan hari ini sudah mencapai harga <strong>US$140/barrel.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Keren yaaaa.., ternyata air bisa jadi alternatif bahan bakar yang super hemat dan RAMAH LINGKUNGAN&#8230;. </span></strong><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Apakah hati teman-teman akan tergerak dan menggunakan teknologi ini agar kendaraan yang kita punya tidak akan mengotori udara? Jawabannya, tanyakan pada diri masing-masing, heheheu&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><span style="text-decoration: underline"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">2. Teknologi Mikrohidro untuk masalah Krisis Listrik</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Teman-teman pasti udah nggak asing lagi dengan kata “mikrohidro”. Ya, ini memang bukan teknologi baru, tapi yang menerapkan teknologi ini juga masih relatif sedikit. Sayang sekali kan? Padahal dengan teknologi mikrohidro ini, banyak sekali lho manfaat yang bisa kita peroleh&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 140px"><img src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:Aswka9nS52cZEM:http://www.green-trust.org/Dessin_Sentierseng.jpg" alt="microhydro" width="130" height="107" /><p class="wp-caption-text">microhydro</p></div>
<p>Microhidro adalah pembangkit listrik mini dengan <span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">mengunakan energi air. Kondisi air yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber penghasil listrik adalah yang memiliki kapasitas aliran dan ketinggian tertentu. Makin besar kapasitas aliran dan ketinggiannya, maka makin besar energi yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. </span><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</span></p>
<p style="text-align: right"><span style="color: #3366ff"><span class="fullpost">Mikrohidro dibangun berdasarkan fakta di lapangan, bahwa air mengalir di suatu daerah dengan kapasitas dan ketinggian yang memadai. Istilah kapasitas tuh mengacu pada jumlah volume aliran air persatuan waktu (<em>flow capacity</em>), sedangan beda ketinggian daerah aliran sampai ke instalasi dikenal dengan istilah <em>head</em>. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: left"><span style="color: #000000"><span class="fullpost">Yaeh&#8230;,itulah kenapa dosen PLTA-ku selalu bilang :”inti utama PLTA itu adalah di ‘H’-nya!”</span></span><span style="color: #000000"><span class="fullpost"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot"> Ini bikin saya sempet bingung karena PLTA tu ga ada huruf H-nya,hihihi&#8230;<span style="text-decoration: line-through"></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span class="fullpost"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Mikrohidro juga dikenal sebagai <em>white resources</em> atau &#8220;energi putih&#8221;. Disebut kayak gitu karena instalasi pembangkit listrik ini menggunakan sumber daya yang telah disediakan oleh alam dan RAMAH LINGKUNGAN. Kenyataannya, alam memiliki air terjun atau jenis lainnya yang menjadi tempat air mengalir. Dengan teknologi ini, maka energi aliran air beserta energi perbedaan ketinggiannya dengan daerah tertentu bisa diubah menjadi energi listrik,</span></span></p>
<p><span class="fullpost">Seperti dikatakan di atas, mikrohidro hanyalah sebuah istilah. Mikro artinya kecil sedangkan hidro artinya air. Dalam prakteknya, istilah ini bukan sesuatu yang baku. Tapi, bisa dibayangkan kalo mikrohidro pasti mengunakan air sebagai sumber energinya kan?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span class="fullpost"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Trus, apa bedanya mikrohidro dan minihidro?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span class="fullpost"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> Yang membedakan antara istilah Mikrohidro dengan Miniihidro tuh&#8230; adalah output daya yang dihasilkannya. Mikrohidro menghasilkan daya lebih rendah dari 100 W, sedangkan untuk minihidro daya keluarannya berkisar antara 100 sampai 5000 W. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><span class="fullpost"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><img class="aligncenter" src="http://kamase.org/wp-content/uploads/2009/07/microhydro-sederhana.JPG" alt="" width="349" height="248" /><br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span class="fullpost"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Secara teknis, Mikrohidro memiliki tiga komponen utama yaitu air (sumber energi), turbin dan generator. </span></span></p>
<ul>
<li><span class="fullpost">Air yang mengalir dengan kapasitas dan ketinggian tertentu di salurkan menuju rumah instalasi (rumah turbin). </span></li>
<li><span class="fullpost">Di rumah turbin, instalasi air ituakan “menumbuk” (atau apa ya istilah yang lebih sip..?) turbin, dalam hal ini turbin dipastikan akan menerima energi air tersebut dan mengubahnya menjadi energi mekanik, yaitu berputamya poros turbin. </span></li>
<li><span class="fullpost">Poros yang berputar tersebut kemudian ditransmisikan (baca: dihubungkan) ke generator dengan mengunakan kopling. Dari generator akan dihasilkan energi listrik yang akan masuk ke sistem kontrol arus listrik sebelum dialirkan ke rumah-rumah atau keperluan lainnya (beban). </span></li>
</ul>
<p><span class="fullpost">Yap&#8230;.,begitulah secara ringkas proses Mikrohidro, merubah energi aliran dan ketinggian air menjadi energi listrik. </span><span class="fullpost"><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">3. Teknologi Filtrasi Air untuk Krisis Air Bersih</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Miris banget rasanya kalo lihat berita di TV tentang kesulitan para penduduk di daerah untuk mendapatkan air bersih. Mereka harus berjalan berkilo-kilo untuk mendapatkan satu jerigen air yang digunakan untuk masak dan minum. Kita mungkin tidak mengalami hal itu karena memperoleh satu galon Aqua sangat mudah, dan PDAM dirumah kita mungkin masih relatif lancar. Tapi bagaiman dengan berpuluh-puluh persen penduduk negeri ini?</span></p>
<p class="MsoNormal">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 123px"><img src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:-YXJnvbBGALf2M:http://kliklombok.files.wordpress.com/2009/07/jppanca-090711-012.jpg" alt="cari air" width="113" height="150" /><p class="wp-caption-text">cari air</p></div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sebenarnya bila seluruh masyarakat tahu cara-cara menjernihkan air (mungkin masih sebatas kualitas visual saja, yang bisa digunakan untuk cuci dan mandi, tapi harus dimasak dulu sebelum diminum!)&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;.mungkin tidak ada lagi cerita “&#8230;terkena diare karena menggunakan air sungai untuk minum&#8230;”</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tahun lalu saya dan beberapa senior sempat mendapatkan proyek membuat alat filtrasi yang murah, mudah, dan <em>movable</em> (mudah dipindah-pindahkan, karena ini proyek untuk daerah bencana). Dan&#8230;.tarraaaaaaaaa&#8230;&#8230;&#8230;. hasilnya adalah sebuah alat mungil yang menghasilkan air jernih dan sekarang terpajang di lab. Sayangnya dokumentasi lengkapnya dibawa seniorku, hufufufuu&#8230;. <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku cuma nyimpen ini&#8230;</p>
<div id="attachment_390" class="wp-caption aligncenter" style="width: 226px"><img class="size-full wp-image-390" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/220420081584.jpg" alt="filtrasi mini" width="216" height="288" /><p class="wp-caption-text">filtrasi mini</p></div>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sangat mudah dan murah, teman-teman mungkin bisa mencari contoh-contohnya di internet dan memodifikasi sendiri. Bisa dipakai sendiri dirumah, dijual, atau disumbangkan ke daerah yang membutuhkan (&#8230;itu kalo teman-teman punya jiwa sosial yang tinggi, heheheu&#8230; )</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Banyak model alat filtrasi mini (untuk rumah tangga sih&#8230;) yang udah pernah kucoba, dan berikut ini adalah salah satunya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Check it out!</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 5pt 0cm"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Keuntungan dari pernjernih air sederhana ini adalah, kita bisa memakai air sawah, air payau maupun air sungai yang keruh. Tapi ingat yaaaa&#8230;., ini adalah cara darurat dalam mendapatkan air bersih. Untuk keperluan air minum, teman-teman harus memasak dulu air yang sudah dijernihkan ini sampai mendidih. Selain itu, bahan untuk penjernihan air harus sering diganti, karena kotoran yang mengendap akan semakin tebal dan efektivitas penjernihan air akan semakin berkurang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 5pt 0cm"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pembuatan</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sediakan sebuah bak atau kolam dengan kedalaman 1 meter sebagai bak penampungan. </span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Buat bak penyaringan dari drum bekas. Beri kran pada ketinggian 5 cm dari dasar bak. Isi dengan ijuk, pasir, ijuk tebal, pasir halus, arang tempurung kelapa, baru kerikil, dan batu-batu dengan garis tengah 2-3 cm </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin: 5pt 0cm"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Penggunaan</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Air sungai atau telaga dialirkan ke dalam bak penampungan, yang sebelumnya pada pintu masuk air diberi kawat kasa untuk menyaring kotoran. </span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Setelah bak pengendapan penuh air, lubang untuk mengalirkan air dibuka ke bak penyaringan air. </span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kemudian kran yang terletak di bawah bak dibuka, selanjutnya beberapa menit kemudian air akan ke luar. Mula-mula air agak keruh, tetapi setelah beberapa waktu berselang air akan jernih. Agar air yang keluar tetap jernih, kran harus dibuka dengan aliran yang kecil. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin: 5pt 0cm"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pemeliharaan</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ijuk dicuci bersih kemudian dipanaskan di matahari sampai kering </span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pasir halus dicuci dengan air bersih di dalam ember, diaduk sehingga kotoran dapat dikeluarkan, kemudian dijemur sampai kering. </span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Batu kerikil diperoleh dari sisa ayakan pasir halus, kemudian dicuci bersih dan dijemur sampai kering. </span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Batu yang dibersihkan sampai bersih betul dari kotoran atau tanah yang melekat, kemudian dijemur. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><img class="aligncenter" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:6dEvsBf1_Wkt_M:http://zeofilt.files.wordpress.com/2008/02/waterdrop_embossed.gif" alt="" width="110" height="126" /></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Gampang kan? Kenapa tidak segera dicoba?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Untuk posting kali ini, kita bahas tiga TEKNOLOGI AIR dulu ya&#8230;, kita lanjutkan lagi di teknologi-teknologi berikutnya. Nanti teman-teman akan membuktikan sendiri deh&#8230;, dan percaya sama saya kalo AIR memang bisa menjadi sumber masalah, tapi juga menjadi KUNCI dalam permasalahan-permasalahan yang dihadapi manusia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ini semua tergantung kita sendiri, memilih untuk bersahabat dengan alam, atau memusuhinya, right?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Menuju Indonesia yang lebih baik, yuk jadi Beswan Djarum yang cinta lingkungan ^^</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Regards,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right">
<div id="attachment_341" class="wp-caption alignright" style="width: 155px"><img class="size-full wp-image-341 " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/dsc_0579.jpg" alt="serius mikir..." width="145" height="232" /><p class="wp-caption-text">serius mikir...</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/teknologi-air-1/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kesepian</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/kesepian/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/kesepian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 09:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Poems]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=358</guid>
		<description><![CDATA[




Aku kesepian, dan malam semakin larut.
Bahkan aku tak bisa mendengar nafasku sendiri&#8230;
Apakah aku mati?




Ku tunggu hingga pagi.




&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.





Aku benci sendiri, tapi ini yang kuinginkan.
Seperti tidak teriringi detak dan detik,,,
&#8230;.seperti terhenti.


&#8230;
Aku merasa dingin tak lagi menyejukkan,
Dan panas tak lagi menghangatkan.
Aku merasa tak sedang hidup di dunia.
&#8230;
&#8230;
Sudah menjelang pagi,
Dan masih kurasakan hampa.
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;

Dan dia datang menjelang siang…
 
Langit siangku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<div id="attachment_359" class="wp-caption alignleft" style="width: 130px"><img class="size-full wp-image-359" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/looking_for_you.jpg" alt="looking_for_you" width="120" height="160" /><p class="wp-caption-text">kesepian</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku kesepian, dan malam semakin larut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bahkan aku tak bisa mendengar nafasku sendiri&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Apakah aku mati?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ku tunggu hingga pagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku benci sendiri, tapi ini yang kuinginkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Seperti tidak teriringi detak dan detik,,,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;.seperti terhenti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><span id="more-358"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku merasa dingin tak lagi menyejukkan,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan panas tak lagi menghangatkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku merasa tak sedang hidup di dunia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sudah menjelang pagi,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan masih kurasakan hampa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan dia datang menjelang siang…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Langit siangku tetap kosong, hanya mendung yang datang dan pergi…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan aku hanya bisa menunggu mendung itu pergi, sedikit berharap merasakan matahari menerangi kelabu yang tinggal…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sampai kapan?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku merasakan senja akan tiba…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Masihkah tak ada warna?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan aku tetap menunggunya…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hingga malam menghitamkanku lagi…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Malang, Oktober 2009<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/kesepian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Generasi Indonesia dan Dahaga Nasionalisme</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/generasi-indonesia-yang-berdahaga-akan-rasa-nasionalisme/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/generasi-indonesia-yang-berdahaga-akan-rasa-nasionalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 07:59:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BrainTalk]]></category>

		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[budaya]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Bicara masalah esensi, saya jadi ingat Hari Besar Nasional semacam Hari Kartini yang peringatannya sangat jauuuuuuuuh dengan esensinya. RA Kartini memperjuangkan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan (disini saya bicara tentang hak diluar kewajiban kodrati ya...), seperti halnya hak memperoleh pendidikan bagi perempuan. Tapi kenyataannya dalam memperingati Hari Kartini sangat jauh dari esensi perjuangan RA Kartini itu sendiri : lomba memasak, peragaan busana, pemilihan putri-putrian, dan sejenisnya.Hei....,apakah RA Kartini menginginkan perempuan Indonesia memajang dirinya diatas panggung untuk menagih pujian semua orang atas kecantikan fisiknya? Tentu tidak kan...?

RA Kartini menginginkan perempuan Indonesia cerdas lahir batin, karena yang menentukan kelangsungan generasi suatu bangsa adalah peran perempuan sebagai istri dan ibu. Bukankah ibu yang cerdas akan menghasilkan generasi yang cerdas pula? Dan generasi yang cerdas akan membangun negeri dengan lebih baik pula?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img src="http://syamsahawa.files.wordpress.com/2008/10/kongrespemuda2.jpg?w=300&amp;h=198" alt="Sumpah Pemuda 1928" width="300" height="198" /><p class="wp-caption-text">Sumpah Pemuda 1928</p></div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ternyata tidak semua orang ingat bahwa kemarin adalah Hari Sumpah Pemuda, memperingati 81 tahun yang lalu saat pamuda-pemuda dari seluruh negeri berkumpul dan menyuarakan kebulatan tekad para pemuda untuk mempersatukan pemuda Indonesia dibawah tiga aspek : tanah air, bangsa, dan bahasa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Secara hafriah, kata “memperingati” berasal dari kata dasar “ingat”, artinya membuka kembali memori pada masa lalu yang telah tersimpan dalam sejarah dan ingatan. Tapi ternyata, hanya sekedar mengingat saja tidak bisa kita lakukan, apalagi merenungi dan menangkap esensinya?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><span id="more-351"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 101px"><img src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:xVceZQwEUeWH0M:http://hosting02.imagecross.com/image-hosting-10/6646Raden-Adjeng-Kartini.jpg" alt="RA Kartini" width="91" height="129" /><p class="wp-caption-text">RA Kartini</p></div>
<p class="MsoNormal">Bicara masalah esensi, saya jadi ingat Hari Besar Nasional semacam Hari Kartini yang peringatannya sangat jauuuuuuuuh dengan esensinya. RA Kartini memperjuangkan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan (disini saya bicara tentang hak diluar kewajiban kodrati ya&#8230;), seperti halnya hak memperoleh pendidikan bagi perempuan. Tapi kenyataannya dalam memperingati Hari Kartini sangat jauh dari esensi perjuangan RA Kartini itu sendiri : lomba memasak, peragaan busana, pemilihan putri-putrian, dan sejenisnya.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 98px"><img src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:DUylnRlRT9L_UM:http://foto.detik.com/images/content/2008/04/21/157/show3.jpg" alt="putri kartini?" width="88" height="127" /><p class="wp-caption-text">putri kartini?</p></div>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hei&#8230;.,apakah RA Kartini menginginkan perempuan Indonesia memajang dirinya diatas panggung untuk menagih pujian semua orang atas kecantikan fisiknya? Tentu tidak kan&#8230;? </span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">RA Kartini menginginkan perempuan Indonesia cerdas lahir batin, karena yang menentukan kelangsungan generasi suatu bangsa adalah peran perempuan sebagai istri dan ibu. Bukankah ibu yang cerdas akan menghasilkan generasi yang cerdas pula? Dan generasi yang cerdas akan membangun negeri dengan lebih baik pula?</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jawabannya : PASTI.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Balik lagi ke bahasan Hari Sumpah Pemuda yuuuuk&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Hmmmmm&#8230;&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Menurutku peringatan Sumpah Pemuda itu kita peringati setiap hari. Jadi istilahnya bukan Hari Sumpah Pemuda, tapi Jam Sumpah Pemuda, hahaha&#8230; <span> </span>Jadi Sumpah Pemuda tu diperingati setiap generasi muda (bahkan generasi tua yang berjiwa muda pun,-seperti ayahku, hehe..-, juga bisa memperingatinya) tiap jam enam pagi saat matahari terbit.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jadi, saat menatap matahari pagi, setiap pemuda Indonesia (juga pemudi lho! Masa’ perempuan minta kesetaraan hak tapi milih yang enak-enak doang, heheu&#8230;) bersumpah dalam hati :</span></p>
<p style="margin-left: 36pt"><!--[if !supportLists]--><span><img class="aligncenter" src="http://maridup.files.wordpress.com/2009/07/sumpah-pemuda.jpg?w=510&amp;h=382" alt="" width="510" height="382" /></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Patriotik banget ya? Hehehe&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Serius nih&#8230;, sumpah yang diucapkan tiap pagi itu akan membawa sugesti besar untuk jiwa-jiwa pemuda yang sedang berdahaga dengan rasa nasionalisme. Dan sugesti itu akan berperan sebagai magnet yang menarik hal-hal disekitar yang akan mendorong nasionalisme dalam sugesti itu menjadi TINDAKAN NYATA.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tindakan nyata?</span></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tentu bukan dengan mengenakan batik setiap hari. Bukankah berbelanja secara berlebihan,-walau itu batik-,adalah gaya hidup hedonis yang bukan menjadi kepribadian Bangsa Indonesia? Tidak perlu berlebihan dalam menyikapi kampanye “cinta produk dalam negeri”, karena sesungguhnya yang berlebihan itu tidak baik. Saking mendukung “cinta pada produk dalam negeri”, sampai harus memborong gerai-gerai produk lokal. Saya rasa itu tidak perlu ya&#8230; Yang kita perlukan adalah sikap : menjadikan produk dalam negeri sebagai ALTERNATIF NO.1 saat kita sedang memerlukan suatu barang. Jadi kalau tidak sedang memerlukan, ya nggak usah&#8230; Right?</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tentu bukan dengan berdemo ditengah jalan menghujat pejabat. Bukankah tidak menutup kemungkinan bahwa suatu saat kita akan menjadi seperti mereka? Bukankah lebih baik kita membenahi diri dahulu, meningkatkan skills and capabilities agar suatu saat kita bisa menjadi bagian dari REPARATOR SISTEM PEMERINTAHAN yang saat ini sedang aus? <span> </span>Aku lihat kemarin ada mahasiswa dari sebuah kampus di Malang yang memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan berdemo. Adakah hasilnya? Saya rasa tidak, karena pejabat dan wakil rakyat yang dihujat itu sudah sangat mati rasa. Menyedihkan&#8230;</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tentu bukan dengan mengadakan lomba balap karung dan sejenisnya yang bermakna merayakan, bukan memperingati. Ini sering kita temui pada peringatan 17 Agustus. Padahal bangsa kita sedang memerlukan banyak pemikiran dan perenungan, tapi kenapa esensi pemikiran dan perenungan ini justru cenderung diabaikan, dan kita lebih mengedepankan esensi hura-hura? Saya tidak bermaksud menyalahkan ritual tahunan ini, karena ada esensi kebersamaan yang perlu dipupuk. Tapi, akan lebih baik bila makna perayaan itu menjadi makna sekunder, dan tetap menjadikan unsur pemikiran dan perenungan dalam makna primernya.<br />
</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tentu bukan&#8230; (isi sendiri lah, pasti teman-teman juga tahu&#8230;,heheu&#8230;)</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">And last&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tentu bukan dengan membaca artikel ini, mengiyakan, lalu berlalu seperti debu&#8230; Hehe&#8230;,ayo kita lakukan tindakan nyata untuk bangsa kita. Kita bangun negeri dengan memperkokoh moral, skill dan dedikasi kita pada bangsa. Kita belajar, bekerja, berjuang&#8230;,semua untuk bangsa ini. Demi Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">BANGKITLAH GENERASI BANGSA! </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><img class="alignleft" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:s6uKr_13wTQERM:http://www.surabaya.go.id/images/berita_kota/Pemuda.jpg" alt="" width="124" height="94" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right" align="right">
<p class="MsoNormal" style="text-align: right" align="right">
<p class="MsoNormal" style="text-align: right" align="right">
<p class="MsoNormal" style="text-align: right" align="right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Regards,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right" align="right">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 111px"><img class=" " src="http://lh6.ggpht.com/_EMdehlNqv5s/SuBGnQtFaME/AAAAAAAAAFA/SQWNWaqRrDI/s144-c/DropBox.jpg" alt="NISA" width="101" height="101" /><p class="wp-caption-text">NISA</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/generasi-indonesia-yang-berdahaga-akan-rasa-nasionalisme/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Karena Aku Perempuan&#8230;</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/karena-aku-perempuan/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/karena-aku-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 21:22:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hearty]]></category>

		<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Aku tetaplah perempuan... Seperti perempuan lain. Yang punya hati, yang membutuhkan tempat bersandar. Walau akhirnya juga menjadi tempat bersandarmu. Aku rela, sungguh. Walau otot dan tulang bahuku tak cukup kuat menahan beratmu, aku akan tetap tegak, setegak kolom beton yang menyangga bangunan pencakar langit yang menenggelamkan kita dalam angkuhnya dunia.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt">
<div id="attachment_306" class="wp-caption alignleft" style="width: 148px"><img class="size-full wp-image-306      " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/niz.jpg" alt="perempuan..." width="138" height="207" /><p class="wp-caption-text">perempuan...</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sebuah “calon” novel yang sedang dalam proses penulisan, hehehe&#8230; Lagi-lagi hanya tertumpuk dalam folder pribadi, tapi boleh deh kubagi prolognya untuk seluruh teman yang datang di blog ini&#8230; Heheheu&#8230; Berhubung masih amatiran, jadi diharapkan kritik dan sarannya ya&#8230; ^^ &#8230;silakan kirim ke lailaramadhan@gmail.com atau ke white_neez@yahoo.co.id</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;text-align: center"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">PROLOG</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku tetaplah perempuan&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Seperti perempuan lain. Yang punya hati, yang membutuhkan tempat bersandar. Walau akhirnya juga menjadi tempat bersandarmu. Aku rela, sungguh. Walau otot dan tulang bahuku tak cukup kuat menahan beratmu, aku akan tetap tegak, setegak kolom beton yang menyangga bangunan pencakar langit yang menenggelamkan kita dalam angkuhnya dunia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><span id="more-305"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi cinta kita takkan pernah angkuh&#8230;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Seperti saat dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa kamu memilihku dan tidak sedikitpun melihatnya. Dia datang padaku tanpa kusadari bahwa tujuannya adalah menghancurkan kita. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Saat itu aku belum terlalu mengenal duniamu, bahkan aku tidak mengenal dia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Yang kutahu adalah, dia mengacaukan apa yang tengah kau bangun di duniamu yang belum kujamah. Duniamu yang belum kukenal. Dia memohon belas kasihanmu dalam sikapnya, dan membuatmu terpaksa untuk merencanakan skenario terburuk sepanjang sejarah.</span></p>
<p><!--[if !supportLists]--></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Hanya agar dia tidak mengacaukan planet-planet disekitarmu, karena kau tak ingin menghancurkan galaksi tempat planetmu berada. Hanya untuk menjaga orbit galaksimu berputar normal.</em></span></li>
</ul>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sebegitu kacaukah yang dia lakukan? Hingga kau harus berpura-pura memperhatikannya sejenak?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Padahal sekacau apapun dia dalam galaksimu, seharusnya dia tetap berpegang teguh pada pusat orbitnya : Matahari. Inilah yang kita sebut keimanan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi dia melawan orbit. Dan membuat planet kita terguncang. Planet-planet lain terguncang. Hanya karena satu planet melawan orbitnya untuk meminta perhatianmu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi cinta kita takkan pernah angkuh&#8230;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Poros yang ada di kutubmu dan kutubku, dengan cepat menstabilkan guncangan yang terjadi. Aku tahu dia ingin menabrakkan diri ke planet kita, berharap kita akan hancur dan sebagian dari KITA akan melebur dengannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ternyata walau berkali-kali tertabrak, tak sedikitpun menggores kita. Mungkin karena lapisan atmosfer kita yang begitu tebal. Berdiri angkuh menatap orbitnya yang semakin tak menentu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi cinta kita takkan pernah angkuh&#8230;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku hanya bisa diam, saat aku tahu dia sengaja menyakiti aku. Membuat sebuah kisah omong kosong tentang kau dan dia, dan mengumumkannya pada teman-teman yang kupunya darimu. <span> </span>Agar mengurangi kepercayaan yang kuberikan padamu. <span> </span>Tapi itu takkan pernah terjadi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku diam bukan karena aku pura-pura tidak tahu. Aku diam karena aku perempuan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">“Perempuan yang memegang prinsip untuk tidak akan pernah menyakiti sesama perempuan.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bahkan saat dia berusaha mengusik kita dengan omongkosong lainnya. Aku memilih untuk diam, tanpa perlawanan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bukan karena aku memberi ruang baginya untuk terus mengganggu.Tidak seperti itu&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bukan karena aku mengalah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tapi karena aku perempuan, dan perempuan tidak akan memperlihatkan air matanya sebagai senjata, tidak akan membiarkan makhluk lain yang datang mengganggu merasa menang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> &#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Lalu, pantaskah dia disebut manusia berwujud perempuan? Perempuan yang merendahkan harga dirinya untuk mengganggu laki-laki milik perempuan lain. Perempuan yang berpura-pura manis dihadapanmu dengan segala omongkosongnya agar kau simpatik padanya. Perempuan yang melemparkan pisau padaku dibelakang punggungmu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pantaskah dia disebut perempuan?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku hanya tidak ingin seluruh perempuan di dunia merasa malu jika dimaknai secara universal dengan makhluk yang kebetulan berjenis kelamin sama dengan mereka. Bahkan aku pun merasa malu melihat sikapnya yang seperti itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tidak sepantasnya seorang perempuan berusaha menyakiti hati perempuan lain dengan berusaha merebut apa yang dimiliki.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku diam karena aku perempuan, dan aku tahu aku kuat. Aku tidak membalas dengan apapun, karena aku yakin Tuhan lebih tahu apa balasan yang tepat untuknya. Aku tidak melawan dia, bahkan dengan sepatahkatapun. Karena perempuan tidak akan menyakiti hati perempuan lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Biarkan alam yang menilai, apakah ia masih pantas disebut perempuan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan aku akan tetap mempercayaimu, sebagaimana aku mempercayai daya magnet yang menyatukan kutub utara dan kutub selatan&#8230;,hingga dua kutub tersebut saling bersandar&#8230; dengan daya yang menyatukan kita untuk tetap berputar mengelilingi orbit-Nya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Walau ribuan komet dan asteroid mengelilingi dan mengancam kita&#8230;</span></p>
<p><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">cinta kita takkan pernah angkuh&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align: right"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></strong></p>
<p style="text-align: right"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Regards,</span></strong></p>
<p style="text-align: right">
<p style="text-align: right">NISA ^^</p>
<div id="attachment_133" class="wp-caption alignright" style="width: 231px"><img class="size-full wp-image-133" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/fushigiyuugi18.jpg" alt="fushigiyuugi18" width="221" height="166" /><p class="wp-caption-text">Always...</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/karena-aku-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Poligami (2) : “Benarkah poligami saat ini meningkatkan kedudukan perempuan?”</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/295/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/295/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 06:56:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BrainTalk]]></category>

		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<category><![CDATA[budaya]]></category>

		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[


Kembali lagi bahas tentang headline kedatangan Klub Poligami di Indonesia.
Aku browsing tentang informasi ini dibantu Mas Google, hehe&#8230;  Ini salah satu infonya&#8230;


Ø Detik.yogyakarta.net
Peluncuran klub poligami asal Malaysia, Poligami Ikhwan langsung mendapat respons negatif. LBH Apik menyatakan menolak adanya klub yang di Malaysia memiliki 300 anggota itu.
&#8220;Kami mengecam acara launching klub poligami yang telah diadakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 234px"><img class="   " src="http://farm1.static.flickr.com/132/330244836_4547994ab8.jpg?v=0" alt="aksi tolak poligami di perspektif.net" width="224" height="168" /><p class="wp-caption-text">aksi tolak poligami di perspektif.net</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kembali lagi bahas tentang headline kedatangan Klub Poligami di Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Aku browsing tentang informasi ini dibantu Mas Google, hehe&#8230; <span> </span>Ini salah satu infonya&#8230;</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraph" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraph" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span>Ø<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Detik.yogyakarta.net</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 18pt 1cm"><em>Peluncuran klub poligami asal Malaysia, Poligami Ikhwan langsung mendapat respons negatif. LBH Apik menyatakan menolak adanya klub yang di Malaysia memiliki 300 anggota itu.</em></p>
<p><em>&#8220;Kami mengecam acara launching klub poligami yang telah diadakan di Bandung dan menolak pendirian klub poligami Global Ikhwan cabang Indonesia,&#8221; kata Staf Divisi Pelayanan Hukum LBH Apik Abdul Hamim Jauzie dalam rilis kepada detikcom, Senin (19/10/2009).</em></p>
<p><em>Abdul mengatakan, berdasarkan pengaduan yang diterima LBH Apik selama ini, praktek poligami dinilai menimbulkan tekanan psikis, penganiayaan fisik, dan penelantaran baik istri maupun anak. Selain itu, poligami juga merupakan bentuk diskriminasi terhadap perempuan seperti dalam UU No 7/1984 tentang Ratifikasi CEDAW (The Convention on The Elimination of Discrimination Againts Women).</em><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Biar lebih jelas juga, aku scan artikel di Harian Surya, hari ini 20 Oktober 2009&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><span id="more-295"></span>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div id="attachment_294" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-294" src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/a.jpg" alt="artikel itu..." width="350" height="516" /><p class="wp-caption-text">artikel itu...</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Yuk kita soroti beberapa hal yang berkaitan dengan itu&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Liat paragraf ke-dua yang bunyinya : “Ia menjelaskan, kenapa poligami menjadi obat mujarab untuk mendapatkan cinta Allah. Sebab, dengan poligami seseorang akan senantiasa mengalami kesusahan dalam hidupnya.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Wew&#8230;,pernyataan penuh kontradiksi&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt"><!--[if !supportLists]--><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 18pt">
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Disebutkan bahwa “dengan poligami seseorang akan senantiasa mengalami kesusahan dalam hidupnya”, bukankah tanpa poligami hidup ini udah susah? Lalu buat apa kita cenderung melakukan poligami dengan segala pembenarannya kalo tujuannya buat menyusahkan diri? Masih banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk menyusahkan diri, dan kupikir alasan itu gak kompatibel jika digunakan untuk mendekatkan diri pada Tuhan.</span></li>
</ul>
<p><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt"> </span></span></span></p>
<p><!--[endif]--></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Disebutkan juga: “poligami menjadi obat mujarab untuk mendapatkan cinta Allah”. Pertanyaanya, apakah orang yang tidak poligami tidak akan atau kesulitan mendapatkan cinta Allah? Jelaslah ini pernyataan yang bisa menyesatkan opini publik. Allah selalu mencintai kita, kita lah yang memilih untuk mencintainya atau tidak. Untuk dapat mencintai dan dicintai Allah, banyak juga kan ibadah wajib dan sunnah lainnya yang bisa meningkatkan cinta pada-Nya? Tidak harus dengan poligami yang sampai saat ini masih menjadi kontroversi tentang relevansinya dengan situasi di masa sekarang.</span></li>
</ul>
<p><!--[if !supportLists]--></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Paragraf berikutnya mengatakan : “Ketika dia dalam kesusahan, maka dia akan meminta pertolongan kepada Allah. Kesusahan yang dialami seorang istri yang suaminya berpoligami sifatnya terus menerus, maka dia pun akan terus meminta tolong kepada Allah.” Oke deh&#8230;,meminta tolong kepada Allah sebagai hambanya yang terdzalimi?Apakah sebelum dipoligami kita tidak meminta tolong kepada Allah? Kalo urusannya hanya untuk meningkatkan frekuensi memohon pertolongan Allah, itu kan bisa dilakukan TANPA POLIGAMI. Seorang istri meminta pertolongan karena kesusahan yang dihadirkan oleh sang suami yang berpoligami, dengan kata lain : untuk apa laki-laki berpoligami? Kalo itu hanya akan mendzalimi sang istri&#8230;</span></li>
</ul>
<ul>
<li><!--[if !supportLists]--><!--[endif]--><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Paragraf ketujuh juga mengatakan tentang hakikat poligami. Apa yang harus dipahami dari hakikat poligami yang dimaksud? Semakin aku mencari informasi tentang poligami, membuka kitab-kitab yang relevan, dan merenungi dengan segenap jiwa raga,, poligami yang dilakukan saat ini sudah jauh dari hakikat poligami yang sesungguhnya, yang pernah dilakukan Nabi dahulu.</span></li>
</ul>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Untuk informasi lebih lanjut tentang ini, klik </span><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><a href="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/poligami-1-kontroversi-pernyataan-poligami-itu-sunnah/">Poligami (1) : “Kontroversi pernyataan Poligami itu Sunnah”</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dengan pernyataan-pernyataan yang disebutkan sang pendiri Klub Poligami itu, bukankah justru menjadi bumerang bagi apa yang dikampanyekannya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Secara, dalil yang diungkapkan oleh klub Poligami itu bukanlah dalil-dalil yang utuh dan interpretasinya pun hanya sepotong-sepotong. Jujur deh, aku jadi meragukan maksud kampanye mereka&#8230;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><em>Hmmm&#8230;.Apa mungkin mereka mencari “teman senasib” saja?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings"><span> <img src='http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ayo kita bandingkan dengan poligami yang terjadi di masa Rasulullah&#8230; Apakah saat itu poligami meningkatkan kedudukan perempuan? Dan bandingkan dengan masa sekarang&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Yuk&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Mekanisme poligami yang diterapkan Nabi merupakan strategi untuk meningkatkan kedudukan perempuan dalam tradisi feodal Arab pada abad ke-7 Masehi (baca : PADA ABAD ke-7, lho&#8230;). Saat itu, nilai sosial seorang perempuan dan janda sedemikian rendah sehingga seorang laki-laki dapat beristri sebanyak mereka suka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sebaliknya, yang dilakukan Nabi adalah membatasi praktek poligami, mengkritik perilaku sewenang-wenang, dan menegaskan keharusan berlaku adil dalam berpoligami.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Ketika Nabi melihat sebagian sahabat telah mengawini delapan sampai sepuluh perempuan, mereka diminta menceraikan dan menyisakan hanya empat. Itulah yang dilakukan Nabi kepada Ghilan bin Salamah ats-Tsaqafi RA, Wahb al-Asadi, dan Qais bin al-Harits. Dan, inilah pernyataan eksplisit dalam pembatasan terhadap kebiasan poligami yang awalnya tanpa batas sama sekali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><strong><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pada semua kesempatan, Nabi justru lebih banyak menekankan prinsip keadilan berpoligami.</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dalam sebuah ungkapan dinyatakan: &#8220;Barangsiapa yang mengawini dua perempuan, sedangkan ia tidak bisa berbuat adil kepada keduanya, pada hari akhirat nanti separuh tubuhnya akan lepas dan terputus&#8221; (Jâmi&#8217; al-Ushûl, juz XII, 168, nomor hadis: 9049). Bahkan, dalam berbagai kesempatan, Nabi SAW menekankan pentingnya bersikap sabar dan menjaga perasaan istri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sekali lagi : &#8220;Barangsiapa yang mengawini dua perempuan, sedangkan ia tidak bisa berbuat adil kepada keduanya, pada hari akhirat nanti separuh tubuhnya akan lepas dan terputus&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Teks-teks hadis poligami sebenarnya mengarah kepada kritik, pelurusan, dan pengembalian pada prinsip keadilan. Dari sudut ini, pernyataan &#8220;poligami itu sunah&#8221; sangat bertentangan dengan apa yang disampaikan Nabi. Apalagi dengan melihat pernyataan dan sikap Nabi yang sangat tegas menolak poligami Ali bin Abi Thalib RA. Anehnya, teks hadis ini jarang dimunculkan kalangan propoligami. Padahal, teks ini diriwayatkan para ulama hadis terkemuka: Bukhari, Muslim, Turmudzi, dan Ibn Majah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Nabi SAW marah besar ketika mendengar putri beliau, Fathimah binti Muhammad SAW, akan dipoligami Ali bin Abi Thalib RA. Ketika mendengar rencana itu, Nabi pun langsung masuk ke masjid dan naik mimbar, lalu berseru: &#8220;Beberapa keluarga Bani Hasyim bin al-Mughirah meminta izin kepadaku untuk mengawinkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib. Ketahuilah, aku tidak akan mengizinkan, sekali lagi tidak akan mengizinkan. Sungguh tidak aku izinkan, kecuali Ali bin Abi Thalib menceraikan putriku, kupersilakan mengawini putri mereka. Ketahuilah, putriku itu bagian dariku; apa yang mengganggu perasaannya adalah menggangguku juga, apa yang menyakiti hatinya adalah menyakiti hatiku juga.&#8221; (Jâmi&#8217; al-Ushûl, juz XII, 162, nomor hadis: 9026).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sama dengan Nabi yang berbicara tentang Fathimah, hampir setiap orangtua tidak akan rela jika putrinya dimadu. Seperti dikatakan Nabi, poligami akan menyakiti hati perempuan, dan juga menyakiti hati orangtuanya.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Jika pernyataan Nabi ini dijadikan dasar, maka bisa dipastikan yang sunah justru adalah tidak mempraktikkan poligami karena itu yang tidak dikehendaki Nabi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dan, Ali bin Abi Thalib RA sendiri tetap bermonogami sampai Fathimah RA wafat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right">&#8212;&#8212;BERSAMBUNG&#8212;&#8212;-</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Moga jadi bahan perenungan&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 154px"><img src="http://lh6.ggpht.com/_EMdehlNqv5s/SsPMUyQkZFE/AAAAAAAAABU/R4ElwczORRY/s144-c/BloggerPictures.jpg" alt="NISA" width="144" height="144" /><p class="wp-caption-text">NISA</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/295/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Poligami (1) : Kontroversi pernyataan &#8220;Poligami itu Sunnah&#8221;</title>
		<link>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/poligami-1-kontroversi-pernyataan-poligami-itu-sunnah/</link>
		<comments>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/poligami-1-kontroversi-pernyataan-poligami-itu-sunnah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 05:43:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nisa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BrainTalk]]></category>

		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Lifelike]]></category>

		<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<category><![CDATA[budaya]]></category>

		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Kalo laki-laki jaman sekarang yang berlindung pada pernyataan “poligami adalah sunnah”, itu sebenarnya hanya bentuk lain dari pengalihan tanggung jawab atas tuntutan untuk berlaku adil... Karena pada kenyataannya, sebagaimana ditegaskan Al Quran, berlaku adil itu sangat sulit dilakukan (liat lagi surat An-Nisa: 129).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<div id="attachment_282" class="wp-caption alignleft" style="width: 238px"><img class="size-full wp-image-282       " src="http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/files/2009/10/img-copy.jpg" alt="headline hari ini" width="228" height="166" /><p class="wp-caption-text">headline hari ini</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Pagi ini merasa terusik dengan headline sebuah surat kabar berjudul : Ibu-ibu Deklarasi Klub Poligami”. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">What??? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">POLIGAMI? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dengan memajang gambar seorang suami dengan tiga istri dengan 12 anaknya (mungkin lebih) yang bergandengan tangan menuh-menuhin jalanan, dengan ekspresi berlebihan yang (seolah-olah?) bahagia&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Poligami selalu jadi perdebatan seru, apalagi kalo perdebatan itu dilakukan multigender..,hahaha&#8230; secara laki-laki seneng banget bersikap seperti menyetujui poligami, tapi kalo ibunya atau adiknya atau kakaknya dipoligami dia bisa jadi orang pertama yang gak setuju&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><span id="more-281"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center"><strong><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">PERNYATAAN <span> </span>&#8220;poligami itu sunah&#8221; sering dipakai sebagai pembenaran poligami.</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Padahal niy&#8230;, sepanjang hidupnya, Nabi lebih lama bermonogami daripada berpoligami lho. Bayangkan, monogami dilakukan Nabi di tengah masyarakat yang menganggap poligami adalah lumrah. Rumah tangga Nabi SAW bersama istri tunggalnya, Khadijah binti Khuwalid RA, berlangsung selama 28 tahun. Baru deh setelah dua tahun sepeninggal Khadijah, Nabi berpoligami. Itu pun dijalani hanya sekitar delapan tahun dari sisa hidup beliau. Dari kalkulasi ini, sebenarnya tidak beralasan pernyataan &#8220;poligami itu sunah&#8221;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bandingkan : 28 tahun dan 8 tahun!!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Kalo laki-laki jaman sekarang yang berlindung pada pernyataan “poligami adalah sunnah”, itu sebenarnya hanya bentuk lain dari pengalihan tanggung jawab atas tuntutan untuk berlaku adil&#8230; Karena pada kenyataannya, sebagaimana ditegaskan Al Quran, berlaku adil itu sangat sulit dilakukan (liat lagi surat An-Nisa: 129).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">DALIL &#8220;poligami adalah sunah&#8221; biasanya diajukan karena sandaran kepada teks ayat Al Quran (QS An-Nisa, 4: 2-3) lebih mudah dipatahkan. Satu-satunya ayat yang berbicara tentang poligami sebenarnya <span> </span>nggak mengungkapkan hal itu pada konteks memotivasi, apalagi mengapresiasi poligami. Ayat ini meletakkan poligami pada konteks perlindungan terhadap yatim piatu dan janda korban perang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sekali lagi : Ayat ini meletakkan poligami pada konteks perlindungan terhadap yatim piatu dan janda korban perang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">So, relevan ga sih kalo menggunakan konteks tersebut di jaman sekarang?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dari kedua ayat itu, beberapa ulama kontemporer, seperti Syekh Muhammad Abduh, Syekh Rashid Ridha, dan Syekh Muhammad al-Madan &#8211;ketiganya ulama terkemuka Azhar Mesir&#8211; lebih memilih memperketat.(<em>statement source: </em></span><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><span> </span>Faqihuddin Abdul Kodir Dosen STAIN Cirebon dan peneliti Fahmina Institute Cirebon, Alumnus Fakultas Syariah Universitas Damaskus, Suriah</span></em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Lebih jauh Abduh menyatakan, poligami adalah penyimpangan dari relasi perkawinan yang wajar dan hanya dibenarkan secara syar&#8217;i dalam keadaan darurat sosial, seperti perang, dengan syarat tidak menimbulkan kerusakan dan kezaliman. Anehnya, ayat tersebut bagi kalangan yang pro-poligami diplesetin menjadi &#8220;hak penuh&#8221; laki-laki untuk berpoligami. Dalih mereka, perbuatan itu untuk mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">So, jadi ANEH bin AJAIB banget ketika praktek poligami bahkan dipakai sebagai tolok ukur keislaman seseorang: semakin aktif berpoligami dianggap semakin baik poisisi keagamaannya. Atau, semakin bersabar seorang istri menerima permaduan, semakin baik kualitas imannya. Slogan-slogan yang sering dimunculkan misalnya, &#8220;poligami membawa berkah,&#8221; atau &#8220;poligami itu indah,&#8221; dan yang lebih populer adalah &#8220;poligami itu sunah.&#8221;</span></p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_ah6y-e_XTmI/StwmFLAjACI/AAAAAAAAF-g/mJYX9M0MZdw/s200/Boikot.jpg" alt="demo tolak poligami" width="200" height="130" /><p class="wp-caption-text">demo tolak poligami</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Dalam definisi fiqih, sunah berarti tindakan yang baik untuk dilakukan. Umumnya mengacu kepada perilaku Nabi. Namun, amalan poligami, yang dinisbatkan kepada Nabi, ini jelas sangat distorsif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: center" align="center"><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Alasannya, jika memang dianggap sunah, mengapa Nabi tidak melakukannya sejak pertama kali berumah tangga?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Sunah, kayak yang didefinisikan Imam Syafi&#8217;i (w. 204 H), adalah penerapan Nabi SAW terhadap wahyu yang diturunkan. Pada kasus poligami ini, Nabi sedang mengejawantahkan Ayat An-Nisa 2-3 mengenai perlindungan terhadap janda mati dan anak-anak yatim. Dengan menelusuri kitab Jami&#8217; al-Ushul (kompilasi dari enam kitab hadis ternama) karya Imam Ibnu al-Atsir (544-606H), kita dapat menemukan bukti bahwa poligami Nabi adalah media untuk menyelesaikan persoalan sosial saat itu, ketika lembaga sosial yang ada belum cukup kukuh untuk solusi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bukti bahwa perkawinan Nabi untuk penyelesaian problem sosial bisa dilihat pada teks-teks hadist yang ngomongin tantang perkawinan-perkawinan Nabi. Kebanyakan dari mereka adalah janda mati, kecuali Aisyah binti Abu Bakr RA.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Selain itu, ungkapan &#8220;poligami itu sunah&#8221; juga merupakan reduksi yang sangat besar. Nikah saja, menurut fikih, memiliki berbagai predikat hukum, tergantung kondisi calon suami, calon istri, atau kondisi masyarakatnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Nikah bisa wajib, sunah, mubah (boleh), atau sekadar diizinkan</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Bahkan, Imam al-Alusi dalam tafsirnya, Rûh al-Ma&#8217;âni, menyatakan, nikah bisa diharamkan ketika calon suami tau dirinya tidak akan bisa memenuhi hak-hak istri, apalagi sampai menyakiti dan mencelakakannya. Demikian halnya dengan poligami. Karena itu, Muhammad Abduh dengan melihat kondisi Mesir saat itu, lebih memilih mengharamkan poligami.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">A tribute for a better brain, hehe&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 18pt;text-align: right">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 154px"><img src="http://lh6.ggpht.com/_EMdehlNqv5s/SsPMUyQkZFE/AAAAAAAAABU/R4ElwczORRY/s144-c/BloggerPictures.jpg" alt="NISA" width="144" height="144" /><p class="wp-caption-text">NISA</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.beswandjarum.com/annisaklaila/2009/10/poligami-1-kontroversi-pernyataan-poligami-itu-sunnah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
