Posts Tagged air
Satu Teknologi untuk Berbagai Krisis di Indonesia : Teknologi Air (1)
Posted by nisa in BrainTalk, Enviro-water on October 31, 2009

water techno
Krisis di Indonesia yang berhubungan dengan sumber daya alam ini sudah sangat kompleks. Seperti krisis energi, krisis air bersih, krisis keamanan terhadap bencana, dan krisis-krisis lainnya. Padahal, ada satu elemen dari bumi ini yang sebenarnya bisa kita jadikan KUNCI untuk “mengendalikan” keberlangsungan ekosistem yang terdiri dari alam dan manusia.
AIR, adalah kuncinya.
WEBIO, Inovasi untuk Bumi Indonesia yang Lebih Sehat
Posted by nisa in BrainTalk, Enviro-water on October 19, 2009

banjir&genangan
Di posting terdahulu aku pernah ngomongin tentang konsep baru buat mengatasi bahaya banjir di kota-kota.
Konsep ini sebenernya merupakan gabungan dari biopori dan sumur resapan yang terbagi menjadi tiga aspek, yaitu :
- · sistem,
- · teknologi (alat), dan
- · strukturnya.
Untuk sistemnya sendiri, udah kuikutin dalam LKTI Beswan Djarum, tapi cuma masuk ke tingkat regional aja,ihiks… Kalo buat alatnya lagi nunggu persetujuan dana dan paten, jadi ga akan kubuka di blog ini, heheheu… Kapan-kapan aja ya ^^ Nah, kalo strukturnya, rencana kujadiin skripsi, tapi masih dalam tahap penelitian (kapan lulusnya? Huhuhu…. T.T )
Oke Indonesia, yuk kita bahas dulu tentang sistemnya, siapa tau bisa berguna buat kita semua. Oke….
Keseimbangan Alam dalam Filosofi Air, Tai-chi, dan Sembahyang…
Posted by nisa in BrainTalk, Enviro-water, Inspirational, Lifelike on October 19, 2009
Esensi kompleks, …yang dihasilkan dari ajaran hidup sesuai dengan hukum alam merupakan kebenaran yang mendalam dari semua agama. Gimanapun juga, esensi ini sangat ditekankan untuk semua ajaran religius. Esensi yang kompleks yang dihasilkan dari ajaran hidup yang sesuai dengan hukum alam juga menjadi tujuan dari segala ilmu.
Ajaran ini kayak kunci master (guru) yang dapat membuka semua pintu yang membimbing kita ke arah kebenaran utama dalam tingkat emosi, juga tidak terkunci pada tingkat pikiran sehingga tidak membuat kita tidak skeptis (tau skeptis kan? Hehe…)

semesta...
Apalagi perkembangan hidup modern sekarang ni sangat pesat di berbagai bidang, ditambah dengan penemuan-penemuan modern yang nggak diragukan lagi mempunyai manfaat besar bagi semua orang. Tapi sayangnya, kehidupan psikologis dan perkembangan kepribadian manusia tu belum setaraf dengan perkembangan teknologi modern.
……………………………
……………………………
- Kayak di Barat misalnya, agama dominan dalam banyak aspek kehidupan, dengan akibat positif dan negatifnya. Agama sebagai pengatur psikologis menawarkan kekuatan psikologis bagi seseorang dan membuat manusia bisa menghadapi problem sehari-hari. Akan tetapi ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang pengatur psikologis ini mulai melemah sebagai hasil dari perkembangan intelektualitas. Sehingga akibatnya kehidupan psikologis jadi nggak terlindungi. Dan akhirnya, kebingungan mulai muncul dalam berbagai bentuk.
- Lain halnya dengan dunia Timur, agama sebagai pengatur psikologis yang menjadi pegangan dasar dalam menjalankan kehidupan tetap dipertahankan walaupun penemuan-penemuan teknologi modern mulai berkembang dan semakin canggih, tidak banyak mempengaruhinya dalam menjalankan ritual keagamaan sehari-hari, dengan demikian psikologi dapat terlindungi sehingga ketentraman jiwa tetap terkontrol.
PDAM atau PDAB atau….?
Posted by nisa in Enviro-water on October 19, 2009
Akhir-akhir ini PDAM jadi salah satu topik utama di koran-koran. Di darah Malang yang notabene kondisi sumber air melimpah dan kualitas airnya bagus, tetap aja banyak protes dari masyarakat. Aku ga bisa bayangin gimana di Surabaya atau Jakarta… Ow…Ow…

airnya gak lancar...
Komentar masyarakat makin heboh sejak manajemen PDAM di berbagai kota berniat menaikkan tarif. Nggak cuma masyarakat aja yang heboh, tapi hampir semua kalangan : mulai dari pemerhati lingkungan, walikota, DPRD, dan para pakar ikut menyoroti hal ini… (entah dia benar-benar peduli atau numpang tenar, hihihi….).
So, ini jelas membuktikan bahwa keberadaan PDAM merupakan aset yang penting buat semua pihak. (baca : SEMUA PIHAK)
Ada yang mlesetin istilah PDAM jadi Perusahaan Daerah Air Mampet, Perusahaan Defisit Air Minum (abis laporannya bangkrut terus!), atau bahkan juga Perusahaan Daerah Air Monopoli… Soalnya hampir semua PDAM di Kabupaten/Kota menguasai seluruh sistem air bersih, mulai dari sumber air, jaringan transmisi, jaringan distribusi, sampai ke tingkat konsumen kayak kita-kita…
Oke deh, kita bisa liat…. persoalan PDAM yang ada bukan karena sumber airnya (air hujan) tidak cukup…,tapi malah berkelimpahan lho. Faktanya, sumber air berlimpah ini tidak bisa disalurkan ke tujuan yang direncanakan (baca: konsumen) dengan kuantitas memadai, apalagi kualitas yang layak.
Seandainya Indonesia dijajah Belanda Lagi…
Posted by nisa in BrainTalk, Enviro-water, Lifelike on October 17, 2009
Kuliah Manajemen Konstruksi hari itu cukup seru. Dosenku ngasih bahasan tentang trik-trik licik yang dilakukan di dunia konstruksi (baca: konsultan proyek dan kontraktornya…)

bangunan air
“Jadi, angka keamanan harus ditambah cukup banyak karena nantinya apa yang dikerjakan kontraktor tidak akan sama dengan spesifikasi teknis yang diberikan oleh konsultan…,akan ada pengurangan volume disana-sini…”
Cukup mencengangkan ternyata. Aku jadi kepikiran… Moral menjadi modal utama dalam memasuki dunia itu. Godaannya banyak banget, kontraktor tidak akan untung kalo ga mengambil “bagian” dari bahan dan konstruksinya…
Hmmm, mungkin ini juga yang menyebabkan dunia per-konstruksian di negara kita jadi mengkhawatirkan. Dedikasi para pembangun fisik negeri ini ternyata diracuni oleh moral bangsa yang masih lemah. Idealisme terhadap MUTU bangunan masih relatif kecil, dan mereka cukup permisif terhadap kecilnya faktor keamanan akibat korupsi bahan-bahan konstruksi yang digunakan…











Recent Comments