Chapter 45: INSPIRATOR BLOGGING GUE YANG TIADA MATINYA

July 30th, 2010 Denuz Heruwanda 11 comments

Gak terasa udah chapter 45. Kalo diibaratkan Indonesia, berarti blog gue udah saatnya merdeka. Merdeka dari males posting, merdeka dari kehabisan ide, dan merdeka dari sepi pengunjung buat berbagi. Artinya, blog gue udah dewasa, dan siap menjadi blog yang mandiri. Bukan berarti blog gue bisa posting tulisan sendiri tanpa adanya gue loh. Hehe.

Sampe hari ini, saat blog gue udah berumur lebih dari 10 bulan (tinggal nunggu keluarnya aja deh), gue baru berasa indahnya menjadi seorang blogger. Indahnya berbagi ilmu dan indahnya bisa berkenalan dengan orang yang sama-sama hobi berbagi lewat media tulisan. Makanya gue bilang makasih yang tak hingga buat saahabat-sahabat burung hantu yang udah sudi mampir ke blog ini “kalian adalah sahabt terbaikku”. Semoga kita bisa menjadi sahabat sampai dengan waktu tak hingga.http://blog.beswandjarum.com/denus/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif Read more…

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 44: KIAT-KIAT SUKSES ATASI MASALAH ‘NGANTUK’

July 29th, 2010 Denuz Heruwanda 16 comments

Chapter 44

KIAT-KIAT SUKSES ATASI MASALAH ‘NGANTUK’

Kamis, 29 Juli 2010, 19.15 WIB

Met sore semuanya. Di postingan kali ini gue akan ngebahas tema yang sama dengan postingan sebelumnya, chapter 23. Tema “NGANTUK”. Gue ngerasa perlu share pengetahuan gue tentang ngantuk karena gue pikir ngantuk adalah sebuah nikmat yang sekaligus bisa menjadi malapetaka bagi kita.

O YA, SEMUA TIPS DI POSTINGAN INI UDAH GUE COBA. DAN HASILNYA 100 % BERHASIL.

zoomerfpg

Read more…

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 43: AYO BELAJAR SENAM TOLAK NGANTUK, GRATIS!

July 29th, 2010 Denuz Heruwanda 8 comments

Chapter 43

AYO BELAJAR SENAM TOLAK NGANTUK, GRATIS!

Kamis, 29 Juli 2010, 13.33 WIB

Kalau udah stress atau ngantuk bener di kantor atau kampus, take time 7 menit dan matikan telepon anda … ayo ikuti senam ringan ini …
gerakin yang betul ...


ne ala taichi dikit sebagai intro n warming up…


Tirukan gaya ini … untuk mengendurkan otot bahu dan leher …


wa..wa.. aaaakulah pahlawan bertopeng, gerakan tebar pesona


gerak ke kanan kemudian ke kiri … yiihaaaa….


gerak ke kiri kemudian ke kanan … biar imbang balikin lagi arahnya…


ikuti aja … jgn banyak comment


ambil kayu / bata pukul kuat kuat di dahi … kalau ga ada boleh pakai setumpuk paper work atau quotation ini tips untuk menghilangkan ngantuk … jamin jesplengggggg……


habis i tu buat gerakan tangan dan badan…
buat gaya happy aja.. jgn lupa senyum biar enak di liat…


buat secara aggresive pula … jangan peduli apa orang lain bilang … lepaskan semua bebannnnnn …. “lepas…lepas…lepas.. ..”


lenyap la semua stress… “lenyap … lenyap …”

selesai….
coba deh…sapa tau manjur….

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 42: EGO, EGO, DAN EGO!

July 29th, 2010 Denuz Heruwanda No comments

Chapter 42

EGO, EGO, DAN EGO!

Rabu, 28 Juli 2010, 11.48 WIB

Menurut gue ini malam yang menyebalkan. Beneran bikin pusing 7 keliling. Lo pikir tawaf kalee. Kenapa gak menyebalkan coba, gak ada baek-baeknya nelpon Burung Hantu Betina! Pengennya ngomong baek-baek aja. Eh, taunya emosi yang berbicara. Padahal tadi siang gue maen ke rumahnya hubungan kita sehat wal afiat aja kok. Tiba-tiba aja jadi gini. Gak ada awal gak ada pangkal, apalagi ujung. Bikin bosen.

your_egoYang mau gue bahas kali ini adalah ‘ego’. Terus apa hubungannya dengan emosi? Emosi bisa timbul saat kita tidak bisa mengendalikan ego kita. Ego adalah kemampuan diri untuk mengatur apa yang diri kita sendiri lakukan atau dengan kata lain ego adalah pendorong (motivasi) kita untuk ngelakuin sesuatu. Ini definisi gue sendiri ya. Terserah mau bener apa gak. Ego tak teratur inilah yang memaksa kita untuk mengeluarkan sejumlah emosi disaat kita dihadapkan pada satu kenyataan yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Contohnya, suatu ketika gue minta ke Burung Hantu Betina untuk pulang sore aja, jangan terlalu malam, saat dia lagi jalan dengan gengnya, tapi ternyata dia malah balik jam 8 malam. Nah, di sana gue dihadapkan pada suatu keadaan yang tidak gue inginkan. Lalu, ego gue yang berkata, “Udah. Jangan ampuni!” Maka gue pun gak mengampuni Burung Hantu Betina malam itu.

Nah, malam ini pun hampir sama. Kita berdua egois. Maunya menang sendiri. Maunya cuma keinginan kita yang harus dikabulkan. Haha. Di satu pihak gue mau setiap apa yang gue lakuin dapat dukungan nyata, namun Burung Hantu Betina gak mau. Dia bilang dia gak bisa kalahin egonya dia. Dia takut kesibukan gue tuh bisa merebut gue dari dia. Padahal itu menurut gue salah besar. Di saat gue lagi sibuk itulah gue butuh sosok yang memberi semangat di samping gue. Bukan malah bersikap acuh tak acuh tanpa ada penjelasan. Dia bilang sih dia cuek seperti itu biar gue konsen ngelakuin apapun yang gue lakuin. Padahal, sekali lagi, itu salah yang sangat fatal. Malah sikap itulah yang bakal hancurin semua yang gue lakukan, karena konsentrasi gue udah buyar.

Ayolah, Sayang…

Lo pada ngerti gak apa  maksud tulisan gue di atas? Pasti jawabannya gak. Haha. Karena hanya gue dan hati gue yang bisa mngerti itu.

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 41: INILAH CONTOH WANITA SEMPURNA

July 27th, 2010 Denuz Heruwanda 4 comments

Chapter 41

INILAH CONTOH WANITA SEMPURNA

Senin, 26 Juli 2010, 14.34 WIB

Barusan gue baca postingan sahabat blog gue, Tyas. Lo baca sendiri di

http://blog.beswandjarum.com/puspitaningtyasaisyah/2010/07/25/cinta-seorang-istri-sholihah/

Beneran, terlepas ini kisah nyata atau tidak, kisah ini bisa membuat gue nangis. Bisa mengeluarkan air mata gue. Kisah yang beneran menyentuh jiwa. Karakter bunda dalam kisah ini adalah sosok istri yang sangatlah sempurna… Dan ayah di sini adalah lelaki yang tiada bisa merasakan bahwa Allah telah memberikan perhiasan yang paling berharga di dunia.

Gue punya impian, kelak gue pun dikasih perhiasan seperti ini, wanita shalihah yang sempurna. Wanita yang kelak bisa membimbing anak-anak gue. Hehe. Sekarang gue udah punya kekasih (baca: pacar). Gue harap dia bisa menjadi apa yang gue inginkan saat ini dan di masa depan.

I LOVE BURUNG HANTU BETINA

PII SAYANG MII KEMAREN, HARI INI, ESOK, SELAMANYA

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 40: JANDA-JANDA PAHLAWAN NAN MALANG

July 26th, 2010 Denuz Heruwanda 9 comments

Chapter 40

JANDA-JANDA PAHLAWAN NAN MALANG

Senin, 26 Juli 2010, 18.25 WIB

Apa yang ada di otak lo kalo mendengar kata ‘pahlawan’? Sebagian besar lo yang masih bener otaknya pasti akan menjawab kurang lebih begini, “Pahlawan adalah orang yang berjuang untuk sesuatu hal. Dalam aspek janda-pahlawannegara, pahlawan itu adalah orang yang rela berkorban jiwa dan raganya untuk merebut kemerdekaan negara.” Gak salah kan kalo gue bilang pahlawan itu adalah sosok manusia yang hebat dan terhormat. Terserah itu pahlawan yang gugur dalam medan perang atau masih hidup setelah kemerdekaan tercapai. Terus, bagaimana dengan istri pahlawan? Gue dengan tegas mengatakan kalo istri para pahlawan itu sama terhormatnya dengan pahlawan sendiri. Istri yang setia kepada suami akan melakukan apa saja yang suami perlukan. Dia melayani suaminya dengan ikhlas tanpa pamrih. Istri pula yang menjadi motivasi pahlawan untuk menang dan kembali ke pelukan istri-istri mereka. Jadi, istri pahlawan adalah pahlawan!

Di negara kita, pahlawan seperti mendapatkan tempat yang tehormat, namun kenyataannya tidaklah demikian. Lihat saja kehidupan banyak veteran perang saat ini yang tidaklah layak. Padahal mereka itulah yang dulunya berjuang untuk kemerdekaan negara. Kita lihat kasus yang sedang marak saat ini, naas, istri para pahlawan dipidanakan oleh lembaga negara hanya karena kasus tempat tinggal.

Semampu apa sih nenek-nenek tua ngelakukan tindak pidana? Jujur, gue gak terlalu mengerti masalah hukum. Di sini, gue membahas dari sisi kemanusiaan, karena gue manusia yang masih punya hati nurani. Mereka dipaksa pindah dari rumah yang selama ini menyimpan kenangan mereka bersama almarhum pahlawan secara paksa dengan alasan untuk kepentingan masyarakat banyak. Gue gak yakin dengan alasan itu. Pastilah sebuah alasan untuk membenarkan sebuah kepentingan sekelompok orang. Tak segan-segan pula para ‘orang terhormat’ mempidanakan nenek-nenek yang bicara pun susah ini. Lagian toh, ‘tersangka pidana’ ini dari awal udah punya niat baik untuk membeli rumah tersebut.

Wahai para penegak hukum yang terpaksa gue hormatin, gunakan hati nurani kalian. Mereka itu orang-orang hebat yang telah membantu para pahlawan dalam berjuang. Sungguh terlalu kalian tega melihat 2 orang nenek renta duduk di depan istana negara di tengah teriknya matahari selama 65 menit hanya untuk menuntut apa yang menjadi hak mereka. Memang bener hukum terdiri dari serentetan peraturan yang harus ditegakkan. Namun, apakah hukum tidak berperikemanusiaan? Apakah nenek-nenek ini pantes dipersangkakan untuk tuduhan yang diajukan (kasus pidana)? Apakah benar lembaga yang notabenenya melayani rakyat kukuh melakukan hal ini demi kepentingan segelintir orang?

Gue tunggu ending yang indah dari kasus ini. Gue menuntut keadilan atas nama kemanusiaan. Teruslah berjuang, Nek. Bagi gue kalian juga pahlawan dalam menyadarkan nurani negara ‘merdeka’ ini.

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 39: BELAJAR BIKIN BANNER BUAT TUKERAN LINK

July 25th, 2010 Denuz Heruwanda 7 comments

Chapter 39

BELAJAR BIKIN BANNER BUAT TUKERAN LINK

Minggu, 25 Juli 2010, 21.20 WIB

Akhirnya setelah sekian lama punya blog, gue udah bisa bikin banner buat tukeran link sesama blogger. Haha. Prestasi yang membanggakan bangsa dan negara. Lebay lagi. Nah, gue mau bagi-bagi ilmu ke lo yang masih ‘cupu’ dan kebingungan bikin yang kayak beginian.

Itu gambar fungsinya kalo ada blogger laen yang mau masukkin link kita ke blog dia, dia bakal copu link itu. Nih, hasil yang akan timbul di blog dia.
Trik-Tips Blog

Dengan demikian, enak toh? Kita bisa promosi blog kita di blog orang laen. Terus gimana bikinnya? Sini gue ajarin.
Ikuti langkah-langkah ini:
1.  Lo buka http://cooltext.com/ . Abis itu lo pilih logo seperti apa yang lu inginkan. Klik.
2. Nah, di bagian ini lo setting sendiri logo lo mau lo apain, tulisannya apa, warnanya apa, dan sebagainya. Kalo udah, klik Render Logo.
3. Lo download logo yang udah lo setting tadi.
4. Buka http://photobucket.com/ .  Kalo lo dah punya akunnya tinggal loh in doang. Tapi, kalo belom lo mesti bikin akun baru dulu. Gampang kok.
5. Lo upload deh gambar logo tadi dengan klik UPLOAD IMAGES AND VIDEOS. Tunggu sampe kelar.
6. Nah, udah kelar kan? Sekarang lo udah punya kode HTML buat gambar lo.
7. Lo masuk ke dashboard blog lo. Gue pake wordpress. Pilih ‘widgets’, lalu ‘add text’.
8. Lo masukin kode dibawah ini:

<textarea name=”textarea” cols=”20″><br><a href=”http://blog.beswandjarum.com/denus” target=”_blank”><img border=”0″ alt=”Trik-Tips Blog” width=”90″ src=”http://i912.photobucket.com/albums/ac327/Denuzzblog/cooltext465263824MouseOver.png”></a></textarea>

Yang dicetak tebal di atas lo ganti dengan alamat blog lo dan HTML gambar yang udah diupload pake Photobuckets tadi.
9. Selesai kan? Sekarang lo tinggal minta teman blogger lo copy di sidebar-nya dia biar timbul tuh banner lo. Good Luck.
Salam BLOGGER!
Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 38: AKHIRNYA GUE TEMUKAN “THE HOBBIT” VERSI PLAYSTATION 2

July 25th, 2010 Denuz Heruwanda No comments

Chapter 38

AKHIRNYA GUE TEMUKAN “THE HOBBIT” VERSI PLAYSTATION 2

Minggu, 25 Juli 2010, 13.10 WIB

Ni covernya

game

Masih inget kan chapter 33? Isinya tentang novel yang barusan gue beli di obralan Gramedia. Sedikit banyak gue udah certain tentang novel The Hobbit karangan J.R.R. Tlkien ini. Nah, kemaren gue pergi lagi toh ke Palembang Square buat nganter Burung Hantu

Betina ketemuan sama gengnya. Setelah nganter, gue pergi ke toko kaset. Gak maksdu beli kaset tertentu. Iseng aja gue ke sana. Berharap siapa tahu ada yang menarik perhatian. Benar saja. Belum lama gue ke sana, gue liat THE HOBBIT di tumpukan kaset playstation2. Tanpa pikir panjang lagi gue ambil tuh kaset. Hati gue seneng banget. Dicampur dengan penasaran

pula. Kan gue udah baca novelnya. Jujur gue suka banget. Apakah game-nya bisa membuat gue kecanduan. I hope so.Hehe.

Di minggu siang ini gue baru sempet maen PS2. Tapi sial banget rasanya. Baru bentar gue maen dan baru hendak terhanyut dalam nikmatnya game, ada anak kecil yang bilang “kak, maen PS” . Terpaksa gue stop dulu demi uang Rp. 2.500. Hahaha. Tunggu gue ya The Hobbit. Dalam waktu sekejap gue akan selesaikan misi lo untuk merebut harta para kurcaci yang dicuri naga Smaug.

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 37: DITJEN PAJAK KESULITAN PUNGUT PAJAK JUAL BELI ONLINE

July 25th, 2010 Denuz Heruwanda 4 comments

Chapter 37

DITJEN PAJAK KESULITAN PUNGUT PAJAK JUAL BELI ONLINE

Minggu, 25 Juli 2010, 02.11 WIB

Gue baru baca nih berita. Emang sih yang namanya Negara akan mencari sela apapun untuk memungut pajak. Katanya untuk pembangunan. Jangan terus-terusan aja deh seperti Gayus Tambunan. Hehe. Kali ini pemerintah melalui Ditjen pajak sedang berusaha dan berpikir keras untuk bisa memungut pajak dari transaksi jual beli yang dilakukan dengan fasilitas internet (online bos). Gue pribadi liat emang besar banget potensi pajak dari transaksi satu ini.

pajak-bukti-cinta-tanah-airMeskipun udah diusahain sekuat tenaga. Hehe. Ternyata sampe sekarang Ditjen pajak belum bisa merealisasikannya. Kalo gue pikirin ada dua sebab kenapa ini belum terealisasi. Mau tau gak? Nih gue kasih tau. Bayar! Satu info nilainya Rp. 5.000. Kidding gan.

Nah, menurut gue sebabnya sebagai berikut:

  1. Sumber Daya Manusia yang dimiliki Ditjen pajak di bidang IT masih belum memadai. Berani banget ya gue bilang gitu. Ya iyalah gue berani. Toh yang bilang demikian pejabat Ditjen Pajak sendiri kok sebagaimana yang gue baca di salah satu harian nasional. Nah, makanya, harus banyak belajar dong pekerja pajaknya. Terus, kalo rekrut karyawan, rekrut orang yang bener-bener ngerti pajak dan keuangan, serta harus gak gaptek. Lanjut, STAN mah kuliahnya harus diperdalam lagi ilmu IT-nya, banyakin tuh sks-nya. Nah kalo udah begitu, yakin deh Ditjen pajak gak gaptek lagi dan bisa urus pajak dari transaksi Online. Kalo udah dipungut, tambah kaya deh Negara. Kalo Negara tambah kaya, makin semangat pejabat buat korupsi. Hehe.
  2. Alasan kedua karena wajib pajak di Indonesia masih tidak sadar, kurang sadar, atau malah sadar tapi pura-pura gak sadar. Negara dengan aturan self assesstment system mengharapkan keasadaran masyarakat untuk membayar pajak. Tidak terkecuali masyarakat yang melakukan transaksi online, mereka diharapkan melaporkan transaksinya dan membayar pajaknya. Kalo begitu susah kan. Dari 1000 gue kira cuma 1 yang bakal melaporkan apa yang mereka lakukan di internet ke Ditjen pajak. Jarang banget ada orang yang mau duitnya berkurang karena pajak. Hehe. Jujur, gue aja yang berapa kali transaksi jual beli di internet gak mau bayar pajak. Toh, emang karena gue transaksinya dikit-dikit, gak rela dong dipotong pula oleh pajak. Kalo semua orang seperti gue, kapan Indonesia maju ya?

Eh, sekarang yang penting dilakukan oleh Ditjen Pajak Indonesia ialah menghilangkan stigma negatif dari masyarakat yang menganggap kalo Pajak itu ladang korupsi, terbukti dengan kasus Gayus! Orang gak mau niatnya bayar pajak untuk pembangunan Negara, eh ternyata untuk pembangunan rumah tangga pejabat pajak. Hehe.

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 36: ASMA BURUNG HANTU BETINA KAMBUH

July 25th, 2010 Denuz Heruwanda No comments

Chapter 36

ASMA BURUNG HANTU BETINA KAMBUH

Minggu, 25 Juli 2010, 00.18 WIB

Uh. Lagi enak-enak maen game ada sms dari Burung Hantu Betina. Isinya gini: “pii asmaa mii kambh lagii…”. Jger! Cepet banget tuh asma kambuhnya. Gak permisi lagi. Gak pake assalamualaikum dulu. Baru sore tadi kita bedua jalan-jalan dan ketawa-ketawa dan baru beberapa menit tadi kita sempet rebut sedikit. Kok tiba-tiba datang tuh penyakit sialan! Buat kesel aja tengah malam gini. Gue kasian tau liat Burung Hantu Betina. Pengen ke rumahnya buat ngurusin dia pasti kena bunuh gue. Tengah malam gini. Dikira maling ntar.

Ya Allah, sembuhkanlah Burung Hantu Betina. Jangan buat dia menderita lagi karena asma. Udah cukup, Ya Robb. Gue sayang dia. Biar gue aja yang nanggung sakitnya itu, jangan dia. Sembuhkan total dia , Ya Gusti. Amin.

“Mii, pii sayang dengan mii. Cepet sembuh ya sayang. Kalo sembuh ntar, pii traktir maem pizza deh. Pii cinta mii, selamanya.”

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 35: KOMPOR BIOGAS LIMBAH TAHU KHAS TEGAL, alternatif ide rakyat

July 24th, 2010 Denuz Heruwanda 1 comment

Chapter 35

KOMPOR BIOGAS LIMBAH TAHU KHAS TEGAL, alternatif ide rakyat

Sabtu, 24 Juli 2010, 22.58 WIB

Sepuluh jempol deh gue kasih buat warga Desa Adiwerna, Kabupaten Tegal. Keuletan dan daya pikir mekomporreka berhasil menemukan sebuah alternatif hebat dalam dunia perdapuran. Hehe. Istilah baru tuh. Gue penciptanya. Mereka berhasil menemukan dan memanfaatkan kompor biogas yang berasal dari limbah tahu. Tahu kan lembek, gak berbahaya, makanya nih kompor biogas juga gak bahaya. Nyambung gak ya? Tapi yang jelas kata mereka sih nih sumber panas biayanya jauh lebih murah daripada yang dibangga-banggain pemerintah, gas LPG. Gak gampanag meledak deh. Jadi, gak bikin takut ibu-ibu di rumah. Sebagian besar warga sana udah beralih ke kompor limbah tahu ini. Ini artinya, program konversi pemerintah gak sukses dong di Desa ini. Pikirin dong itu. Warga mah bilang kalo kompor penemuan mereka ini lebih efektif dan efisien karena pemanasannya lebih cepat. Jadi, masakan lebih cepat disantap. Namanya juga kalo perut kosong. Maunya cepat disumpel kan?

Cukup dengan modal 15 ribu perak, warga di sana udah bisa nikmatin kenyaman masak pake kompor biogas limbah tahu. Hahai. Pemakaiannya pun bisa sepuasnya. Jadi, gak Cuma operator seluler dong yang bisa bilang ‘sepuasnya’. Warga sana pun gak takut kekurangan bahan bakar limbah tahu karena 80 % warga setempat adalah pengrajin tahu dan tempe.

Nah, intinya ini adalah sebuah cermin buat pemerintah mengenai program kontroversinya. Pemerintah harus cari alternatif lagi buat rakyatnya. Rakyat udah banyak yang takut tuh pake LPG. Udah banyak yang ditelan jiwanya. Hehe. Gue yakin pemerintah nanti bisa lakuin yang terbaik. Masa’ ahli-ahli yang sekarang menjabat bisa kalah sama warga Desa Adiwerna yang bisanya Cuma bikin tahu dan tempe?

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 34: KONTROVERSI MIYABI, KOK RIN SAKURAGI LOLOS?

July 24th, 2010 Denuz Heruwanda 4 comments

Chapter 34

KONTROVERSI MIYABI, KOK RIN SAKURAGI LOLOS?

Sabtu, 24 Juli 2010, 10.10 WIB

Selamat malem semua! Apa kabar hari ini. Gue gak terlalu bagus nih. O ya, gue mau cerita ke lo. Barusan gue abis nonton film Suster Keramas. Tadi siang beli kaset bajakan film-film horror Indonesia. Sebenarnya gue udah tau lama tentang nih film, tapi gue gak sempet nonton. Tepatnya sih gak mau nonton. Entah kenapa tadi siang gue tergerak buat beli filmnya. Mungkin emang gue udah ditakdirin buat beli, nonton, dan nulis di blog kesayangan gue.

film-suster-keramasLo semua masih inget kan kontroversi tentang kedatangan Miyabi, artis bokep Jepang, yang katanya mau maen film di Indonesia. Jujur ya, gue gak suka Miyabi. Sampe sekarang gak ada yang bisa ngalahin Saori Murase di hati gue. Tau gak sapa tuh? Yang jelas lebih panas dari Miyabi. Hehe. Jangan penasaran aja. Gue pribadi sih setuju-setuju aja Miyabi mau datang. Toh dia maen film, bukan cari mangsa. Tapi mungkin sampingan juga kali ya. Itu sih pemikiran gue karena gue menganut paham liberal, bukan fanatis.

Gue gak habis pikir aja nih. Banyak kelompok yang kemaren mati-matian menolak miyabi dating. Sampe demo besar-besaran segala. Di pihak lain banyak juga yang berharap. Pasti mereka semua mupeng! Seperti gue dikitlah. Hehe. Terus, kenapa Rin Sakuragi bisa lolos? Padahal sama-sama pemaen bokep kelas berat tuh. Hahaha. Dasar! Kali karena Miyabi udah mendunia kali ya. Ya sudahlah. Gue lewat nih tulisan Cuma mau pesan aja buat yang ngerasa. Kalo mau berjuang, jangan setengah-setengah deh. Kalo lo berjuang artis bokep jangan ke Indonesia, jangan tanggung deh. Jangan kecolongan! Terus lo buang deh seluruh pemaen bokep asli Indonesia dari bumi pertiwi ini kalo lo bener sanggup. Bagus kan pesan gue? Yah, walaupun nih cerita udah basi.

Kesimpulannya, film Suster Keramas gak bagus dan gak jelas apa maskdunya. Tapi adegan yang dilakuin Rin jelas banget. Bikin penasaran. Beruntung banget ya crew sama pemaen filmnya. Dapat jatah gak ya?

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 33: THE HOBBIT - PETUALANGAN PERTAMA SI HOBBIT KECIL

July 23rd, 2010 Denuz Heruwanda 6 comments

Chapter 33

THE HOBBIT - PETUALANGAN PERTAMA SI HOBBIT KECIL

Jumat, 23 Juli 2010,13.14 WIB

Siang yang membosankan. Gak ada kerjaan alias gak ada yang bias dikerjain. Maen game juga malas. Factor usia kali ya? Apa hubungannya. Malah teman-teman di facebook gue yang maniak sekalipun dianya udah berumur. Kali udah 30-an tahun. Kebanyakan maniak game berumur itu teman gue yang berdomisili di luar negeri, khususnya benua Eropa. Sebelah kanan dikit dari Palembang.

hobbit

Lo tau gak apa artinya kata ’hobbit’? THE HOBBIT adalah judul sebuah novel yang beberapa minggu lalu gue beli. Sejarahnya gini, waktu itu gue ke Palembang Square bareng sobat gue, Aten, buat beli stik PS. Nah kebetulan kita lewat Gramedia. Eh, ada obral didepannya. Murah-murah banget! Paling tinggi harga bulu eh buku Cuma 20 ribu perak. Gue, sebagai kutu buku yang baek dan benar, langsung menyapa mbak-mbak yang jaga. Terus gue bilang, “udah punya pacar belom, Mbak?” Mbaknya cantik sih, makanya perhatian gue baralih dari buku obral. Gak penting banget kan?

Namanya juga buku obral, kata lainnya ‘buku lama yang gak laku’. Begitulah juga nasib THE HOBBIT karang Om J.R.R. Tolkien ini yang dicetak di Indonesia tahun 2002. Apalah arti usia, yang penting isi. Apalah artinya indah body, kalo hatinya jahat. Bener gak? Makanya hati-hati kalo cari kekasih. Ngelantur lagi.

Ini vovel ceritanya tentang seorang Hobbit kecil bernama Bilbo Baggins, cucu seorang pahlawan hobbit di jamannya. Hobbit adalah sejenis makhluk kerdil, lebih kerdil dari kurcaci. Perbedaan lainnya, mereka tidak berjanggut panjang layaknya janggut kurcaci. Pada dasarnya hobbit adalah makhluk yang hobi berpetualang, namun prinsip ini tidak berlaku pada sang Bilbo. Dia lebih suka duduk santai di kursinya sambil menikmati roti panggang. Dia hidup mewah diliang hobbitnya yang sempit. Namun, kenyaman dan ketentrman itu berubah drastic ketika Gandalf, sang penyihir putih, datang. Semua berwala dari sana, kedatangan Gandalf bersama13 kurcaci.

Gandalf dengan segala upayanya membujuk Bilbo untuk turut serta dalam sebuah misi kurcaci merebut kembali harta nenek moyang kurcaci yang dicuri oleh Smaug, naga besar yang selalu tidur di atas harta rampasannya. Akhirnya, Bilbo bersedia dan dari sanalah jua Bilbo merasakan bagiru pahitnya dunia luar. Lebay deh bahasa gue.

Petualangan dimulai. 13 kurcaci, 1 hobbit, dan 1 penyihir mendapatkan banyak rintangan selama perjalan merebut harta yang dicuri. Dimulai dari mereka yang dihadang oleh para Troll, Goblin, wolf, sampai peri hutan. Namun, karena tekad kuat dan keberanian para kurcaci, kehebatan sang penyihir, dan keberuntungan hobbit, semua halangan berhasil disingkirkan. Dan harta berhasil dirampas.

Hehe. Maaf ceritanya gue singkat aja. Kalo gue tulis sampe detail-detailnya ntar jadi novel duplikat deh. Makanya lo cari aja bukunya di toko besi sana, eh toko bangunan maksud gue. Berhubung nih buku udah berumur, kali lo bakal susah dapetinnya. Tapi, yakinlah, kalo bertekad kuat buat bias dapetin, pasti lo bisa. Masih gak dapet juga? Pinjem ke gua dengan biaya ‘due singgit’.

Sumpah gak nyesel banget gue beli nih buku tebel dengan harga 10 ribu. Gak bagus isinya jug ague sebenarnya gak bakal nyesel. Ceritanya bagus, unik, seru, dan penuh tantangan. Gue dari buku ini belajar tentang betap berartinya semangat, setia kawan, dan tekad yang kuat. Buku yang bagus! Patut jadi koleksi perpustakaan pribadi.

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 32: REVALDO DAN 50 GRAM BARANG HARAM (BAKAL DUA KALI MASUK PENJARA DEH!)

July 22nd, 2010 Denuz Heruwanda 2 comments

Chapter 32

REVALDO DAN 50 GRAM BARANG HARAM (BAKAL DUA KALI MASUK PENJARA DEH!)

Kamis, 22 Juli 2010, 23.40 WIB

650-0-revaldo-1copyGile! Emang artis udah pada susah buat tobat. Liat aja tuh si aktor tampan di jamannya, Roy Marten, harus dua kali bersua dengan hangatnya pelukan penjara. Gak tau kenapa ya, sampe-sampe dua kali kesalahan yang sama bisa diulangi. Padahal kalo kita jeli lihat hewan, keledai aja gak mau kesandung dua kali di batu yang sama (gue sendiri sih belom pernah liat). Nah, setelah si abang Roy, kini datang lagi si Revaldo. Kita masih inget dong si keriting satu ini. Apalagi kita pasti inget dengan film AADC. Pasti gak asing lagi. Nih bocah kurus pernah dua tahun mendekam di penjara karena kedapatan membawa 1 gram shabu. Kali ini dia lebih hebat dan berani, dia kedapatan membawa 50 gram shabu-shabu dan ganja. Prestasi hebat kan? Gak tanggung-tanggung nih anak. Sempet pamer ke polisi dengan 1 gram, eh tiba-tiba pamer ulang dengan langsung membawa satu batalyon shabu dan ganja. Emang kata terntara. Hehe.

Sekarang mah si Rivaldo, eh salah, Revaldo maksud gue, masih dalam pemeriksaan polisi. Polisi janji bakalan ada jumpa pers. Kali pak polisi mau mejeng juga tuh di depan kamera. Kesempatan karena artis yang jadi penjahatnya. Hore! Masuk TV, Pak.

Kalo begini ceritanya mah, gue sebagai mahasiswa yang hobi maen game online di Facebook bisa menyimpulkan kalo 1 gram aja bisa dipenjara 2 tahun, berarti kalo 50 gram bakal dipenjara 100 tahun. Bener gak tuh perhitungan gue? Emang sih matematika gue pernah merah waktu SMA. Tapi gue yakin bener kok itung-itungan gue di atas benar.  Kacian banget sih Revaldo kalo gitu. Emang sisa umurnya tinggal berapa ya?

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 31: DARMIN NASUTION, Sang Gubernur BI yang Baru

July 22nd, 2010 Denuz Heruwanda No comments

Chapter 31

DARMIN NASUTION,  Sang Gubernur BI yang Baru

Kamis, 22 Juli 2010, 23.30 WIB

images2Wah, lega rasanya Bank Indonesia udah punya gubernur lagi setelah Komisi XI DPR RI mengesahkan. Emang sih bapak yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI Cuma sebagai calon tunggal, tapi dia juga harus di tes ini itu loh. Kemaren aja dia dua hari fit and proper test (sejenis tes kesehatan, detailnya lo tanya dokter Boyke aja) bersama Komisi XI DPR.

Setelah berdiskusi panjang, seluruh fraksi di komisi tersebut sepakat mengangkat Darmin Nasution sebagai Gubernur BI yang baru, istilah kerennya aklamasi atau pengangkatan calon tunggal (gue aja baru tau malam nih). Namun, tiap-tiap fraksi diperbolehkan loh membuat sejenis surat ‘cinta’ untuk negeri yang dititipkan ke pundaknya Pak Darmin. Gak usah bingung apa maksudnya surat ‘cinta’, intinya para fraksi boleh membuat catatan-catatn khusus tentang pengangkatan ini. Maaf, gue gak kebayang seperti apa catatan itu nantinya. Yang penting jangan sampai ada aja catatan yang isinya, “SELAMAT YA UDAH JADI GUBERNUR BI. KALO BEGITU, JANGAN LUPA UANG GUE YA YANG LO JANJIIN.” Amit-amit jabang pohon deh jangan sampe ada.

Buat pak Darmin, khusus nih, jadilah gubernur yang baik ya, Pak. Jangan banyak tingkah dan jangan maen-maen dengan amanat loh. Sedikit banyak ekonomi Negara kita Indonesia tercinta ini ada di tanganmu loh. Ssst, jangan nambah jumlah koruptor ya. Hehe.

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 30: SEBUAH CITA-CITA BESAR BURUNG HANTU JANTAN

July 22nd, 2010 Denuz Heruwanda 4 comments

Chapter 30

SEBUAH CITA-CITA BESAR BURUNG HANTU JANTAN

Kamis, 22 Juli 2010, 00.52 WIB

Tulisan di bawah adalah kata sambutan gue di blog gue yang baru http://komentarpublik.wordpress.com .blog terbaru itu adalah sebuah langkah awal bagi kemajuan gue dalam berpikir dan bertindak. Semoga gue bias tetap semangat dan tetap konsisten sampai waktu yang tidak ditentukan. Amin. Lo bisa kunjungi blog ntu nanti. Sekarang masih belom ada postingan terbaru. Oke? Gue mohon kritik, saran, dan masukan yang membangun dari lo semua. Gue sadar, tanpa ketiga hal di atas, apalah arti dari tulisan-tulisan gak mutu gue ini.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Uh. Akhirnya, setelah sekian lama berangan-angan untuk mempunyai blog pribadi yang berguna bagi orang banyak, terlaksana juga. Ini bukannya tanpa sebuah perjuangan yang besar. Di sela-sela kesibukan gue yang seabrek, gue usahain untuk bikin ini blog. Awalnya blog ini mau gue namain opinipublik.wordpress.com, tapi karena blog dengan domain itu udah dipake orang lain (gak tau siapa) gue putusin deh buat kasih nama komentarpublik.wordpress.com. Gue pikir kata ‘opini’ dan ‘komentar’ adalah sebuah sinonim. Hanya saja kalo ‘opini’ agak sedikit kedengaran gaul dan modern.

Blog ini tercipta atas sebuah inspirasi besar dari Bpk. Budiono Darsono, pendiri Detikcom. Gue inget cerita dia di suatu seminar bahwa Detikcom itu dulu awalnya hanya berasal dari sebuah keisengan beliau saja. Nah, di sini, yang membedakan antara beliau dan gue adalah gue berawal dari suatu kesengajaan.

Udah sedikit gue singgung di atas, blog ini gue dedikasikan untuk orang banyak. Nantinya gue akan mengomentari kejadian-kejadian terupdate dari seluruh dunia, tentunya sebatas pemahaman gue semata. Gue sangat mengharapkan tambahan komentar dari para pengunjung blog nantinya. Kenapa mesti komentar? Jawabannya simpel saja, karena gue pikir dari komentar inilah nanti akan timbul suatu tindakan perbaikan untuk sebuah kesalahan yang pernah diperbuat atau menyempurnakan sebuah kebaikan yang telah dilakukan (maaf, kalimat gue agak sedikit berkelas). Komentar inilah yang mengandung kritik, saran, dan masukan yang membangun dalam semua bidang kehidupan. Kadang seseorang gak bias memberikan komentar secara langsung kepada objek komentar,namun dengan majunya teknologi saat ini, memungkinkan komentar sempit di internet dapat dibaca oleh dunia yang luas ini.

Sedikit gue tekankan. Gue hanyalah seorang mahasiswa biasa (saat ini). Semua tulisan di blog ini ditulis dengan menyesuaikan otak seorang mahasiswa. Jadi, mohon maklum. Gue berusaha sebaik mungkin untuk membuat tulisan yang enak dibaca dan mudah untuk dipahami, salah satu caranya ialah dengan menulis menggunakan bahasa ‘gaul’. Gue yakin gak ada yang berkeberatan dengan bahasa yang gue gunakan.

Sekian dulu sebuah pembukaan dari gue. Gue berharap nanti blog ini bias menjadi sebuah blog besar yang sesuai dengan harapan gue. Gue mohon bantuan dari semua pihak.

Wassalam

Denus Heruwanda

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 29: SENYUM SPG DJARUM MEMBAWA CEMBURU

July 21st, 2010 Denuz Heruwanda 2 comments

Chapter 29

SENYUM SPG DJARUM MEMBAWA CEMBURU

Rabu, 21 Juli, 03.23 WIB

Keren ya judul chapter yang ini? Dramatis banget. Gue aja gak tau kok kalimat itu yang muncul. Mungkin tadi karena ada sedikit salah paham yang berakibat kecemburuan mendalam (dramatis lagi). Semua karena SPG Djarum. Mau tau ceritanya? tapi liat dulu senyumnya ini…

senyum-manis-mu-honey

Nah, kan di salah satu chapter gue terdahulu http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/07/17/chapter-26-dari-bioskop-ber-kecoa-sampe-godaan-spg-djarum/ , di beberapa kalimat terakhir gue bilang kalo tuh senyuman SPG yang menyapa gue manis. Eh, gak taunya dibaca oleh Burung Hantu Betina. Dia jeles tuh. Boleh dikatakan jeles banget. Hehe. Gue suka dijelesin. Dengan bersusah payah menjelaskan dan memberikan pencerahan akhirnya Burung Hantu Betina pun mau mengerti. Untung ya. Dia sekarang mah lebih cemburuan dari gue. Padahal dulunya dia cuek banget. Apa mungkin karena cinta dia sekarang ke gue udah sedalam samudera? Haha.

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 28: PENGHUNI D’ BIJI’S HOUSE NAN ANEH SANGAT

July 20th, 2010 Denuz Heruwanda 9 comments

Chapter 28

PENGHUNI D’ BIJI’S HOUSE NAN ANEH SANGAT

Selasa, 20 Juli 2010, 13.17 WIB

Siang yang lumayan membakar nih. Gue rasa kalo telur ditaruh di tengah jalan aspal bakalan cepet mateng deh. Tunggu aja kira-kira 2 menit. Wajar aja ya kali kalo panas menyengat seperti ini. Kan lagi musim kemarau. Ah, tapi musim sekarang mah usah nggak jelas, laki atau perempuan, oh kok? Iya, nggak jelas banget. Kadang panas membunuh, tapi kadang drastis berubah jadi hujan deras yang tak berperasaan. Gue nggak mau ngomongin cuaca.

Kalo lo baca beberapa chapter terdahulu dialam MY LIFE NAN HANCUR lo pasti gak asing lagi dengan yang namanya D’ BIJI’S HOUSE. Kalo lo merasa asing, berarti lo orang asing. Hehe. Nah, gue mau cerita siapa aja nih penghuni di sini, baik penghuni tetap maupun penghuni datengan, dan baik penghuni nyata maupun penghuni halus.

Tapi sebelumnya gue mau cerita dulu kenapa sampe ada yang namanya D’ BIJI’S HOUSE. Simple banget sih jawabannya, karena semua orang di rumah ini suka bilang “BIJI”. Beneran BIJI kok. Itu semacam kata mutiara deh. Saat senang, kesal, sedih, bahagia, dan di semua kesempatan, kata “BIJI” gak bakal tinggal.

Sekarang gue absen ya!

1. BURUNG HANTU JANTAN (Denus Heruwanda)

denuzzNah, ini gue. Penghuni paling ganteng di rumah. Paling baik dan paling rajin. Maksudnya baik dalam menghina orang dan rajin dalam hal bikin hancur rumah. Pokoknya gue the best deh di antara yang lain. Hehe. Lo pasti udah tau banyak tentang gue, kan lo dah baca MY LIFE NAN HANCUR.

2. OCOK (Eko Agustiandi)

xchoIni dia penghuni kedua, penjahat kelas lele. Hehe. Dia mah enak dijadiin lele bakar. Hati-hati kalo ketemu temen gua satu ini. Dia preman besar dengan daerah kekuasaan sepanjang KM 12 sampe Indralaya. Eits. Gue takut ntar tulisan gue ini ketauan dia. Bisa berabe urusan. Bisa bengkok nih kepala gue. Bisa pecah ni betis. Loh kok? Dia ini teman sekelas gue di jurusan Akuntansi. Sebenarnya orangnya baik banget, tapi Cuma gara-gara wajahnya yang begini orang jadi pada takut deketin. Ni anak pinter di kelas, pinter banget dalam bikin nilai C. dia tau banget gimana caranya agar dosen ngasih nilai C. Eko punya pacar, alhamdulillah masih cewek dan alhamdulillah juga masih ada cewek yang sedikit mengalami kebutaan lahir batin, namanya Uci. Mereka berdua SPBU loh. 24 jam non-stop nelpon!!! Padahal mereka satu jurusan beda angkatan. Rumah pun deket, tinggal merayap sedikit sampe. Ketemu pun keseringan, tapi kok masih telpon-telponan nonstop jua. Gue aja sampe gak habis pikir. Apalagi sih yang jadi topik pembicaraan mereka ini. Sampe kolor kale yang jadi topik hangat, kolor yang hangat! Eh, asal si Eko dari Kabupaten Banyuasin. Asli jawa! Hitem!

3. OJAN (Rossy fachrullah R.)

ociYang satu ini asal Lampung. Lumayan ganteng menurut cewek-cewek. Khususnya cewek yang belom tau persis kepribadian dan keburukannya di rumah. Kalo tuh cewek-cewek tau, pasti langsung ilfil deh. Ojan kuliah di jurusan agroekoteknologi angkatan 2 tahun di bawah gue. Yang jadi rahasia besarnya ialah perutnya yang buncit. Kadang dia pun kita-kita panggil buncit untuk menghormati kebuncitannya. Boleh dibilang dia di rumah yang paling jago maen Pro Evolution Soccer PS 2. Andalannya Ibrahimovic. Kalo maen tanpa Ibra, dia gak ada apa-apa deh. Pasti kalah melawan bayi yg baru lahir.

4. TANTE SEPTI (Mhd. Septi Ardian)

sepMahkluk satu ini gak jelas jenis kelaminnya. Dibilang cowok iya, dibilang cewek juga iya. Asal Medan tapi keturunan Jawa. Makanya gelap alias gak keliatan dalam gelap. Tante anak manajemen. Lumayan pinter. Tapi rada budeg. Kita mesti jerit kalo ngomong dengan dia. Jeritpun kadang hanya dia jawab. “HAH? APA?”.

5. IRA (Ira Oktarina)

iraNah, ini satu-satunya cewek di rumah. Tapi nggak tinggal dirumah loh. Dia yang bertugas menjaga warnet di rumah. Anaknya cantik. Terbukti udah ada beberapa teman gue yang bilang minta disalamin. Tapi selalu gak gue sampein. Ira mesti gue jaga sampai titik darah penghabisan. Loh???

6. TOPIK (taufik Hidayanto)

tpik2Emang sepertinya Jawa sudah mendominasi. Yang ini pun Jawa asal Belitang. Pake kacamata. Cupu abis pokoknya. Anaknya sok pinter. Hehe. Gak tau ding, kali pinter beneran. Dia satu jurusan dengan Tante. Ini juga penghuni datangan dan gak ada kejelasan. Pulang kuliah dateng ke rumah. Sore pulang ke kosan dia buat mandi. Dateng ke rumah lagi. Terus pulang ke kos lagi jam 2 malam. Alasannya di rumah gak bisa tidur nyenyak. Gue yakin sebenarnya itu Cuma alasannya doang, dia mah pasti keluar jam 2 malam itu mau mangkal. Jadi-jadian juga sih. Hihi.

7. MAMAT (Rosidin Gultom)

mamatNama panjangnya Mandi Makan Tidur. Asli Medan tapi lebih mirip Jawa (lagi). Dia baru masuk SMA. Sebuah kebanggan besar bagi keluarga dia. Anak yang pernah di SMP dapet peringkat 35 dari 35 siswa bisa masuk SMA yang lumayan favorit di Indralaya. Dia juga pendatang. Hamper 24 jam waktunya dihabisin di D’ BIJI’s HOUSE, kecuali malam kalo besoknya ada jadwal sekolah. Dia mah gak pernah dicariin bokap nyokap, gue tau alasannya kok, nih anak pasti udah gak dianggep lagi. Kalo dipikir-pikir buat apa melihara anak kayak si Mamat. Habisin beras kurangin air minum doang! Banyak mudarat dari manfaat.

8. ARI (Arie Priambudi)

ariIni juga orang JAWA! Uh, sepertinya Indralaya penuh dengan orang jawa. Dia pake motor Vixion. Anaknya lumayan ganteng. Dia punya sebuah hobi yang bisa dikatakan kreatif, hobi razia foto cewek cantik di facebook. Hampir semua cewek cantik udah jadi friend dia. Sok kenal sok dekat banget. Sok keren pula. Huh. Tapi biarlah. O ya, ni anak kalo dateng pasti bikin ribut! Apalagi kalo udah ketemu Topik. Rasanya pengen gua jitak satu-satu, abis tu gue goring otak mereka berdua.

Uh, capek!

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 27: PETUAH 1001 BUAT BIASA KALAH

July 18th, 2010 Denuz Heruwanda 4 comments

Chapter 27

PETUAH 1001 BUAT YANG BIASA KALAH

Minggu, 18 Juli 2010, 21.33 WIB

muslim1Hai semua! Apa kabar saat baca ni postingan? Gue doain masih dalam lindungan bapak dan emak lo. Gue lagi nggak mood ne. lagi hancur-hancuran hidup gue. Kalo dipikirkan emang hidup gue selalu hancur. Namanya juga MY LIFE NAN HANCUR. Gue barusan aja ni maen Play Station 2, gua maen Pro Evolution Soccer. Lo pasti tau. Masa’ jaman sekarang yang serba canggih lo sampe nggak tau. Apalagi cowok, nggak bias maen bola di PS? Bisa dibilang banci. Banci botol!

Gue tadi maen lawan Oci, kawan serumah. Gue pake tim Korea Republic dan dia pake Sweden. Kalo gua ngandelin Park Ji Sung dan Oci ngandelin si “tante” Ibrahimovic. Kita tadi sempet bertanding 3 kali. Dan hasilnya sungguh tidak memuaskan bagi Korea. 3 kali kalah berturut-turut. Kalah tipis-tipis pula.

Selesai pertandingan. Gua mikir. Menganalisis dalam-dalam. Belagak seperti Marcello Lippi yang lagi sedih dan mencoba menganalisis kenapa Italia sampe nggak bisa masuk babak 16 besar piala dunia. Itu mah sebebnarnya gak usah dia pikirin. Semua orang pun tahu, sampe kakek gue yang udah tua banget aja tau kenapa Italia bisa kalah. “Mereka lupa bawa pizza sama sphagetti buat sogok wasit”. Dari hasil analisis gua yang dalam banget, kira-kira mencapai kedalaman 50 motor, eh meter, gue mengambil kesimpulan bahwa.

Wajar kalo gue kalah. Alasannya:

  1. gue lagi nggak mood
  2. gue lagi pusing
  3. gue nggak konsen
  4. besok gue mau jalan sama Burung Hantu Betina
  5. lusa gue ada ujian
  6. stick-nya rada error
  7. Tanaman di Frontierville siap panen
  8. lampu ruang tengah mati
  9. ada sms yang belom gue baca
  10. sms gue kok nggak dibales ya?
  11. ..

1001. Ini alasan yang terakhir

So, wajar kan kalo gue kalah beruntun? Tapi ini pembelajaran bagi gue dan bagi yang baca ni postingan. Kalo kita kalah dalam hal apapun. Jangan pernah akuin itu, carilah 1001 alasan kenapa kita bisa kalah. Dengan begitu kita nggak akan terlalu sakit hati, karena sakit hati itu nggak enak rasanya, kayak cokelat basi diinjek kebo lagi. Oke? Itulah sedikit petuah gue. Lo percaya berarti lo nggak waras, tapi kalo lo nggak percaya berarti lo sinting. Bye.

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 26: DARI BIOSKOP BER-KECOA SAMPE GODAAN SPG DJARUM

July 17th, 2010 Denuz Heruwanda 13 comments

Chapter 26

DARI BIOSKOP BER-KECOA SAMPE GODAAN SPG DJARUM

Sabtu, 17 Juli 2010, 22.22 WIB

spg-la-lights-1Udah sampe chapter 26. Sebuah perjalanan panjang yang melelahkan. Gimana nggak melelahkan, setiap nulis gue sampe bermandikan keringat dan bersabunkan daki. Jorok banget kan. Gue emang jorok. Ditambah bau, bau badan dan bau mulut yang segunung bikin nyesel orang yang deketin. Walupun segitu burukn dan baunya gua, Burung Hantu Betina suka ciumin bau badan gua dan kadang sengaja minta gua jigongin. Katanya sih bau gue khas. Khas bau kambing kali. Gue aja sampe nggak habis pikir, emang khas darimananya. Udah rusak kali hidung mancung cewek gue.

Lo udah baca kan chapter 25 kemaren yang isinya masih nggak jelas, rencana-rencan gue jalan melepas rindu? Gue yakin lo udah baca. Kebangetan banget banget banget kalo sampe belom. Gue udah capek tau share http://blog.beswandjarum.com/denus di facebook. Kalo nggak salah kemaren gue share gua punya 8 poin rencana penting yang menyangkut hidup dan mati gue, bau badan dan jigong gue. Tulisan kali ini mah gue bakal ngejelasin ke lo semua apa aja yang terealisasi hari ini setelah full seharian penuh gue habisin waktu dengan sang Burung Hantu Betina.

Rinciannya gini. Awas, lo jangan sampe lupa bandingin antara rencana anggaran dan laporan realisasi ini ya. Jadi seperti materi mata kuliah Akuntansi Sektor Publik. Nggak apa deh, walau nggak nyambung. Gue masih rada error nih. Padahal udah tiap detik hidup gua penuh dengan ke-error-an. Namanya juga MY LIFE NAN HANCUR. Lo mesti maklum, brader.

1.       Gua tadi bangun pukul jam 6 pagi teng. Alarm dari hape hadiah ultah gue dari burung hantu betina yang bangunin. Serasa orangnya deh yang bangunin gue. Makanya cepet-cepet gue beranjak dari kasur miliknya Eko. Gue nggak punya kasur tuh. Dulu punya satu yang jelek dan murahan. Tapi sekarang udah hancur lebur  tak berbentuk. Jadi abstrak. Habis itu gua langsung hidupin mesin air buat menampung air di penampungan, bak kamar mandi yang nggak pernah penuh. Habisnya bocor akut sih. Selagi menanti air mencukupi semua hajat gue pagi tadi, gue tidur-tiduran lagi. Alhasil, kebangun jam setengah 7. Alhasil lagi, gua mandi, pake celak, pake pakaian, semir sepatu, setrika pakaian dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Gue mesti sampe di kampus pukul 8 teng.

2.       Berangkat deh gue ke kampus. Gue nggak inget, keberangkatan gue kloter berapa. Lo pikir naik haji? Pukul setengah 9 gue sampe di depan pintu kelas. Gue disambut dengan suara-suara nggak jelas anak-anak. Suara-suara nggak jelas sama artinya dengan sang dosen belom masuk. Artinya, gue nggak telat hari ini.

3.       Di kelas, waktu beberapa temen presentasi materi akuntansi pajak penghasilan, gue ketiduran. Ngantuk banget soalnya. Semalem begadang maen frontierville. Yaa, namanya juga maniak game. Terus gue keluar dari kelas buat menghirup udara seger, berharap ngantuk gue pergi sepergi-perginya. Tapi apa mau dikata, si ngantuk malah ketiduran di diri gue, nggak pergi, dan gue tetep ngantuk.

4.       Pukul 10.30 WIB kelas berakhir sudah. Berakhir sudah pula penderitaan gue menghadapi serbuan angka-angka yang sama sekali nggak menghormatin gue. Nggak mau banget tu angka-angka nyangkut di otak.

5.       Gue sms burung hantu betina. Dia bilang lagi nunggu angkot. Sebagai cowok yang bertanggung jawab, gue nawarin diri menjemput.  Namun, hati bersungut, bakal keluar lagi deh bensin motor gue. Gue jemput dia di tempat yang nggak begitu asing bagi orang yang nggak asing.

Burung hantu betina punya cerita lucu sekaligus bikin sebel selama dia menanti pangeran pujaan hatinya datang menunggangi motor pinjeman. Ceritanya gini:

“Kan gua punya waktu yang lumayan lama buat sampe ke lokasi penjemputan. Saat cewek gue nunggu dia berdiri. Bukan jongkok atau guling-guling di pinggir jalan. Datanglah seorang laki-laki dengan perawakan tinggi dan berkulit hitam. Mirip penjahat. Mungkin dia tergoda dengan cewek gue yang emang menggoda penampilannya. Tuh cowok nanya-nanyain cewek gue. Kurang lebih dia nanya lagi nunggu ya? Nunggu cowok ya? Cowoknya polisi ya? Cowoknya pake mobil ya? Cowoknya ganteng ya? “Anu” cowoknya gede nggak segede punya gue?… Pertanyaan-pertanyaan nggak mutu banget kan. Masa’ Cuma pertanyaan 1,2, dan tarkhir yang bener tebakannya. Parahnya lagi tuh cowok item jelek ijin pipis didepan cewek gue! Awas tuh cowok kalo ketemu gue. Gue pipisin muka nggak berbentuknya!!! Otomatis cewek gue lari. Untung aja dia otomatis, coba kalo manual. Bakaln berabe kusut urusannya.”

6.       Lanjut. Abis tu gue ngenterin cewek gue ke studio foto dulu. Dia mau print foto-foto dia dan keluarga waktu liburan ke Kota Budeg kemaren, eh salah lagi kan gue, kota gudeg maksudnya.

7.       Kita kemudian lanjut nonton di salah satu bioskop, gedung bioskop tua renta di Kota Palembang. Gedung bioskop yang hampir bangkrut, spesialis film Indonesia yang nggak laku, tempat orang mesum, dan lain-lain. Penjual tiketnya ibu-ibu tua gendut. Satunya cewek dengan muka di bawah standar. Beda banget dengan gedung bioskop langganan kita. Nah. Mungkin lo pengen tau kenapa kita nonton di sini. Kita Cuma mau cari suasana beda aja. Bosen di tempat biasa. Kita nonton Eclipse. Dan hasilnya emank beda. Gue nggak konsen nonton dan banyak adegan terlewat karena kualitas gambar yang jelek, sound nggak jelas, bau, kursi rusak hampir patah, panas, ADA KECOA dan tidak menutup kemungkinan ada ular, dan lain-lain. Untung gue nonton bareng cewek. Kalo nggak gue bakal langsung keluar minta dibalikkin duit gua sambil bilang, “penonton kecewa”.

8.        Film pun selesai. Kita berdua bebas dari penjara bioskop kota Palembang. Gue bertekad besar nggak mau lagi nonton di sana. Gue juga sadar kalo pepatah “murah itu pasti nggak berkualitas” itu benar. Kita langsung pergi ke Palembang Square Mall buat cari makan. Akhirnya kita putusin makan di Topaz Café. Gue pesan ayam penyet komplit dan air mineral (buat menghemat beban), dan cewek gua pesen kwetiau goreng sea food. Aneh banget bagi gue. Setahu gua ayam penyet mah dipenyet-penyet sampe hancur. Tapi di sini, ayam penyetnya nggak beda ama ayam goreng. Abis itu total beban yang dikeluarin genap 55 ribu perak. Untung Burung Hantu Betina pengertian. Hehe.

9.       Selesai makan kita berdua minum.

10.   Selesai minum kita keluar dari sana. Sekali lagi gue janji dalam hati nggak mau lagi makan di sana kecuali terpaksa karena semua kafe di mall tiu bangkrut kecuali topaz. Gue minta ditemenin cari kaset PES dan beli buku dii gramedia. Gue cari buku Marmut Merah Jambu-nya raditya dika. Penasaran gua dengan sosok bodoh satu itu. Gue habis nonton film kambing jantan soalnya.

11.   Nah, terakhir kita berdua singgah di lokasi event LA LIGHTS STREET BASKETBALL. Lokasinya pas di depan PS Mall. Gue nyari temen gue, April, pegawai Djarum. Dia orang Djarum yang paling baik dan paling kocak yang pernah gue kenal. Yaa, inilah penyakit kalo ke kantor atau ke venue event Djarum. Mata maunya liat SPG mulu. Apalagi gue tadi digangguin. Dan di depan cewek gue pula, ada seorang SPG manis bilang, “Loh, ini kan cowok ganteng yang sering ke kantor kan,” sambil tersenyum dianya. Gue akuin senyumnya bagus. Tapi jangan di depan Burung Hantu Betina dong. Gue udah komit sama dia. Pliiis. Jangan goda gua. Hihihi. Abis tu cewek ngomong. Wajah BHB langsung berubah merah, bukan karena malu, tapi amarah. Gue kana oceh deh.

12.   Kita pulang!

Begitulah, kira-kira hari gue hari ini. Semoga bermanfaat bagi lo dan keluarga lo. Hah?

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 25: YIIHAAA… BESOK GUA MAU JALAN SAMA BURUNG HANTU BETINA!

July 17th, 2010 Denuz Heruwanda No comments

Chapter 25

YIIHAAA… BESOK GUA MAU JALAN SAMA BURUNG HANTU BETINA!

Sabtu, 17 Juli 2010, 00.37 WIB

eclipsewallpaper1Senangnya hati gua. Besok gua mau jalan ama Burung Hantu Betina. Akhirnya, setelah sekian lama penantian. Udah 3 minggu nggak ketemu gara-gara dia kemaren liburan ke Kota Gudeg, eh Gudeg. Hehe. Salah ketik mulu gua. Emang sih baru 3 minggu doing, tapi bagi gua waktu 3 minggu itu adalah waktu yang sangat lama. Terasa 3 tahun. Kan gua lagi kasmaran. Kan gua cinta banget ma Burung Hantu Betina.

Nggak sabar nih gua menunggu pagi. Kayak lagunya Peterpan ya? Bukan Peterporn loh. Tapi kalo ngomong-ngomong masalah peterporn, gua salut juga itu mah vokalisnya. Enak terus pasti dia. Di dalam penjara dapat jatah nggak ya dia nya? Hehe.

Besok kita mau ketemu melepas semua rindu dan kangen di hati. Kita bakal luapin semua. Hehe. Sampe nggak bersisa sedikitpun. Jadi, bisalah dikatakan besok jadwal gua padat banget tuh. Rinciannya gini. Catet ya! Ntar lu lupa. Gua kan artis. Jadi, lu harus ikutin kemana gua pergi buat ngincer tanda tangan dan foto bareng.

  1. Gua mesti bangun pagi-pagi bener. Sekitar jam setengah 6. jadi, gua punya sedikit waktu buat tidur. Gimana nggak, jam segini aja gua masih melek abis. Tapi, lumayan tenang sih, gua udah pesan minta dibangunin sama Burung Hantu Betina tercinta gua. Takutnya sih, walaupun alarm dan dibangunin, gua tetep nggak bias bangun. Emnag gua orangnya paling susah bangun pagi. But, kalo inget jadwal jalan, dan didorong oleh keinginan luhur, eh keinginan ketemu maksudnya. Gua yakin pasti gua bisa bangun cepat. Amin.
  2. kenapa pula gua mesti bangun pagi? Besok ada kuliah di kampus Bukit jam 8 pagi. Artinya, gua mesti berangkat dari rumah pukul 7 pagi.
  3. Kuliahnya nggak terlalu lama. Palingan jam 10 udah kelar. Dan sesuai dengan kesepakatan sama Burung Hantu Betina, gua  mesti beli tiket film Eclypse dulu di Studio Cineplex sebelum jemput. Huh, artinya pake duit gua dong. Keluar duit lagi. Ah, ada nonton yang gratisan nggak ya. Kita berdua pengen banget nonton tuh film barengan. Padahal udah sekitar 3 minggu loh film itu diputer, gua belum nonton. Udah janji sih nontonnya harus sama pujaan hati.
  4. Abis beli tiket, gua jemput dia di rumah. Langsung deh kita nunggu bentar dan menikmati filmnya. Hehe. Film romantis dan kita pun nontonnya harus romantis.
  5. Abis nonton gua ma dia mau makan Pizza. Gua udah janji traktir dia sih gara-gara gua kalah tarohan. Belanda gua kalah dan spanyol dia menang. Belanda gua kalah gara-gara si gurita sialan Paul itu! Awas lu gurita kalo ketemu gua. Gua goring idup-idup lu. Traktir pizza sama dengan keluar duit lagi. Moga aja besok dia pengertian ya, mau bayarin makan. Amin.
  6. Abis nonton kita mau jalan bentar menghabiskan sore dan menumpahkan rasa di hati.
  7. Menjelang azan maghrib gua anter dia pulang dan gua bersiap pulang ke Indralaya.
  8. Eh, lupa. Ada beberapa jadwal tambahan ni. Gua besok mau ambil berkas kartu keluarga di loket travel lahat wisata, kasih hadiah buku ke Burung Hantu Betina (buku yang gua yakin dia nggak suka), dan gua menantikan oleh-oleh dari Djogdja!!! Hehe

Itulah kira-kira yang mau gua lakuin besok. Lebih dan kurang gua mohon maaf. Akhir kata, wassalam!

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 24: GUA PENGEN KAYA!

July 16th, 2010 Denuz Heruwanda 5 comments

Chapter 24

GUA PENGEN KAYA!

Jumat, 16 Juli 2010, 01.49 WIB

oUdah tengah tengah malam ni. Seperti biasa, insomnia gua yang udah mencapai stadium akut kumat melulu. Namanya insomnia, pasti susah tidur. Kalo kurang darah namanya amnesia. Gua lagi mikir-mikir nih tadi, gua mau nulis apaan di blog nih. Kalo gua nggak nulis malam nih, gua takut nggak menang lomba blog ntar karena cuma sedikit postingan. Setelah berpikir panjang yang melelahkan, gua akhirnya mengambil judul posting seperti di atas.

Gua rasa bukan gua aja ya yang pengen kaya. Semua orang waras pun pasti mikir sama. Di sini gua pengen kaya bukan hanya dalam hal materi, tapi gua pengen kaya pula dalam hal kebahagiaan hidup. Hehe. Keren kan bahasa gua?

Kalo dijabarin recana hidup gua kayak gini. Kan gua udah semester 7 nih kuliah. Udah siap-siap buat tugas akhir skripsi. Nah gua targetin tamat kuliah dan meraih gelar sarjana akhir semester 8. itu pun pasti bisa kalo gua kuat nahan nggak maen game melulu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat gua bisa melupakan game dan fokus ke kuliah. Nah, after tamat, gua mau kerja. Masalahnya, sampe sekarang pun gua masih bingung ntar mau kerja apaan. Ya sudahlah, daripada bingung sendiri karena lu juga nggak bakal Bantu mikir, gua mau kerja apa aja deh asal gajinya di atas 10 juta per bulan dan kerjanya cuma 4 jam sehari. Ada nggak ya? Kalo ada bilang ke gua dong!

Gua nggak mau kelamaan kerja dengan status membujang. Ngerti kan maksud gua? Kalo lu normal pasti lu ngerti bener. Gua pengen nikah cepet. Kasian tuh si Burung Hantu Betina ntar kelamaan nunggu gua. Target sih ngumpulin duit buat modal cuma 2 tahun. Nah, artinya pas banget dengan Burung Hantu Betina tamat kuliah tuh. Terus kita bisa bersanding di pelaminan deh dan perang di ranjang. Jiakakakak. Namanya udah nikah nggak apa-apa kan?

Dengan demikian artinya guan ntar bisa kaya secara materi dan kaya kebahagiaan pula. Secara kan gua udah cinta banget sama Burung Hantu Betina. Kalo kaya ntar gua mau beli mobil pertama gua, Ferrari. Terus bikin rumah full house kayak pesanan Burung Hantu Betina. Kita bedua nanti bakal sering banget jalan ke luar negeri buat refreshing dan habisin duit. Hehe. Kalo ntar lu yang baca ni tulisan butuh duit lu bilang ke gua, nanti pasti gua transfer.

Kayaknya enak banget tuh kalo semuanya tercapai dan berjalan mulus, putih, bersih. Makanya doain gua deh. Jangan bosen sedikitpun. Doa lu gua butuhin dan gua juga bakaln doain lu. Doa gua mah mujarab abis. Dijamin nggak bakal dikabulin. Hehehe.

Udah ah, udah malam. Gua pengen tidur dulu. Padahal tadi gua udah janji loh mau tidur jam 12 ke bawah sama Burung Hantu Betina. Tapi selalu gua ingkari. Maafkan, Sayang.

Bye!

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 23: TAS DORAEMON ALA BURUNG HANTU JANTAN

July 15th, 2010 Denuz Heruwanda 2 comments

Chapter 23

TAS DORAEMON ALA BURUNG HANTU JANTAN

Kamis, 15 Juli 2010, 19.25 WIB

image001Ini loh gambar tas doraemon ala burung hantu. Tas yang serba bisa dan serba ada. Hehe. Emang sih persist as biasa aja. Tapi bagi gua tas ini sangatlah berharga, walaupun belum sampe 1 tahun gua makenya. Mau tahu kan kenapa sampe tas ini bisa sampe di tangan gua? Oke, gua certain ke lu.

Alkisah, gua baru bikin warnet tuh. Jadi butuh tempat nyimpen duit hariannya. Berhubung gua nggak punya laci satu pun, karena emang warnet gua apa adanya, gua akhirnya bikin keputusan vital kalo tempat duit warnet di tas aja. Berhubung gua cuma satu tas sandang samping, itu pun pinjem dari Furqon, pinjem untuk menjadi hak milik maksdunya, gua beli tas baru aja. tas hasil pinjeman mau gua pake kuliah. Nah, suatu hari, tibalah gua di pasar 16 Ilir, Palembang. Setelah berkeliling agak lama. Melihat-lihat produk emperan. Gua nggak ada yang minat dengan satu pun tas di sana. Hingga suatu saat gua dipertemukan dengan sebuah toko di antara banyak toko yang akhirnya mengubah kehidupan gua. Gua nggak tahu apa nama tokonya. Kali nggak punya nama. Toko itu khusus menjual aneka macam tas. Baik tas cewek atau cowok, kecil atau besar. Gua langusng aja ke tempat tas-tas kecil sandangan. Lama banget tuh gua mikir. Cari mana yang kira-kira cocok. Yang paling penting cocok duitnya. Harga di sana mahal semua. Maklum semua produk adalah produk asli, bukan bajakan. Jarang-jarang loh wajah kayak gua mau beli barang asli. Gua pusing nggak ada tas yang menarik bagi gua. Di tengah kegalauan itulah, mata gua memandang sesuatu itu, tas Zigger, tas masa depan burung hantu. Hehe. Harganya kalo nggak salah Rp. 59.900. nggak tahu sekennya berapa tuh.

Emang rencana awalnya tas itu mau dijadiin tempat nyimpen duit harian warnet gua. Tapi seiring waktu, gua merasa gua lebih cocok, lebih ganteng, lebih cakep, lebih PD kalo pake tas itu daripada tas punyanya furqon. Kali karena hasil uang sendiri ya. Hehe.

Nah, waktu terus berlalu. Gua semakin merasa deket dengan tas doraemon gua, gua juga beri nama Zigger, sama kayak mereknya. Gua ngerasa udah soulmate dan nggak bisa jauh dari dia. Gua cinta dia. Dan gua yakin kalo Zigger bisa ngomong dia juga bakal ngomong kalo dia cinta gua. Hehe.

Yang paling penting Zigger banyak banget manfaatnya buat gua. Namanya juga tas, pasti tempat naruh perkakas dung. Makanya Zigger gua jadiin tempat penyimpanan yang paling berharga. Mulai dari 3 buah hape reot gua, gunting kuku, kartu kuliah, 1 set kartu sulap, alat sulap, rokok, korek api, buku kuliah, flash disk, kalung, gelang, celak, parfum, minyak rambut, sisir, kaca, dan masih banyak lagi. Oleh karena itulah gua bilang kalo Zigger itu TAS DORAEMONNYA BURUNG HANTU. Semua ada setiap saat!

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 22: GUA UDAH GEDE, WAHAI BOKAP YANG TERHORMAT!

July 15th, 2010 Denuz Heruwanda 2 comments

Chapter 22

GUA UDAH GEDE, WAHAI BOKAP YANG TERHORMAT!

Kamis, 15 Juli 2010, 01.00 WIB

story3Udah dua hari gua nggak nulis. Kalo nggak salah sih. Kangen gua nulis. Tapi waktu udah di depan computer ada aja halangan buat nulis. Sebenarnya sih halangannya itu-it doing. Apalagi coba kalo bukan game.

Di fajar yang mencekam ini gua mau cerita, tepatnya curhat ke lu semua di seberang sana nan jauh di mata. Kemaren sore gua pulang kampung, ke Kota Lahat. Bukan kota kematian. Nggak ada kata “liang”-nya loh. Gua pulang mau bayar pajak motor gua tuh. Gua kan warga negara yang baik banget. Jadi, harus bayar pajak tepat waktu dan tepat duit. Lagian gua kangen banget sama adek-adek gua di sana, Andes yang preman ganteng, Tian yang sok IT, Cindy yang tomboy, dan Andre yang lucu. Apa gua kangen dengan bokap? Ada sih. Kangen juga sih.

Nah, gua pulang ke Lahat naek motor gua yang udah reot. Secara udah 6 tahun gua tunggangin. Untuk ukuran sepeda motor, motor gua udah nggak layak pake deh. Tapi, di balik wajah keriputnya, motor itu menyimpan seribu kenangan yang takkan terlupakan. Gua berangkat pukul 2 siang dari Indralaya. Rencana gua mau sampe pas pukul 6 sore. Cuaca mendukung banget. Panas minta ampun. Tapi gua harus paksain diri. Kapan lagi gua sempat pulang kalo bukan kemaren. Cuaca panas yang gua kirain bakalan terus-terusan eh berubah total. Gua udah jalan kira-kira 30 menit, hujan deras minta ampun. Pas reda, gua jalan, belom sampe 10 menit jala, hujan lagi. Gitu terus. Sampe kalo nggak salah gua udah berteduh 6 kali. Sepertinya hujan kemaren mau mempermainkan gua. Tunggu aja pembalasan guan tar kalo ketemu! Belum lagi waktu di jalan gua bingung, motor gua cepet banget hausnya. Yang dulunya full tangki bisa ada sisa sekali jalan, tapi kemaren gua sampe habis 35 ribu rupiah! Lebih nyedot dari motor baru! Penderitaan gua dilengkapi dengan headset hape yang nyaris putus. Waktu dipake , eh cuma ada bunyi musiknya. Vocalnya ilang. Jadi, kayak karaokean deh. Tapi, alhamdulillah gua masih sampe rumah.

Waktu sampe gua seneng banget rasanya ketemu adek-adek. Apalagi Andre yang baru dua tahun tapi udah cerewet minta ampun. Kira-kira satu jam gua kangen-kangenan dengan adek-adek, bencana itu datang. Bapak pulang dengan tawa khasnya. Tawa orang yang berwajah sangar.

Waktu gua lagi gendong Andre dia perhatiin mata gua dan langsung bilang, “ngape kaba becelak-celak tu? Luk katek gawean!” (kenapa kamu pake celak? Kayak kurang kerjaan)

Gua refleks jawab, “maen bae.” (maen-maen doang)

Gua dongkol banget! Gua suka celak gua. Gua suka pakenya. Gua lebih pede dengan hiasan celak dimata. Gua tahu persis gua ini kayak orang culun yang nggak ada daya pikatnya sama sekali. Wajah pas-pasan pake kacamata tebal pula. Tapi dengan celak, gua bisa nemui kepercayaan diri gua. Tapi kenapa bokap mesti nggak setuju.

Terus waktu dia lewat dia bilang lagi gini, “capakkelah celak tu! Ringam aku nginak e!” Dengan nada membentak. (hapus tu celak. Nggak suka aku lihatnya)

Gua diam aja. Malas menjawab. Tapi langsung saat itu pula terbersit di benak gua ingin lari dari rumah secepatnya, pergi lagi ke Indralaya. Padahal awalnya gua mau pulang hari jumat, artinya ada 3 hari waktu di rumah. But, karena kejadian itu semua rencana berubah. Emang itu kejadian kecil mungkin bagi lu. Wajar kalo orang tua negur. Tapi ini negurnya beda. Kayak negur anak kecil kelas 3 SD. Gua nggak perlu pake dibentak. Gua udah gede. Udah tau mana yang baik mana yang buruk. Gua udah maksimal buat bokap seneng. Tapi kenapa tindakan kecil gua yang pake celak mesti diprotes. Nggak ada dukung banget. Setidaknya diemin aja. Abis itu, gua nggak negur bokap lagi sampe sekarang. Bokap nggak sadar apa, gua itu sering banget pergi mendadak. Itu karena gua udah nggak betah, merasa nggak nyaman kalo udah dibentak sekali aja. Bokap, sadar dong. Gua tahu saying sama gua. Tapi gua udah gede. Nggak perlu pake bentak-bentak. Kalo dibentak pun gua nggak bisa melawan.

Gua pengen punya bokap yang pengertian. Yang kadangkala bisa jadi kawan. Gua pengen bokap yang gokil dan suka maen-maen. Gua pengen punya bokap yang nggak egois dan bisa dengerin kata-kata gua. Gua pengen bokap yang bisa jadi tempat curhat gua masalah cewek. Ayolah Bapak, jadilah seperti yang gua mau! Gua udah 20 tahun. Bosen dengan sikap Bapak yang kayak gini. Gua pengen peluk Bapak tanpa ada rasa takut lagi. Gua tuh sebenernya sayang banget dengan Bapak. Gua tahu Bapak bersikap gitu sebagai tanda nunjukkin sayang ke gua. Tapi masih banyak cara lain kok, Pak. Cara yang nggak mesti nyakitin hati gua. Gua sayang bapak, apalagi semenjak mamak pergi tak kembali. Gua makasih banget dengan bapak, karena bapak gua masih bisa bertahan hidup sampe sekarang. Sedikit saja, gua minta, sikap bapak jangan dingin terus. Cobalah untuk bisa sedikit bergurau dengan anakmu ini. Jujur pak, gua iri kadang liat teman yang akrab banget dengan bokapnya. Udah kayak teman sebaya. Gua pengen gitu…

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags:

Chapter 21: BURUNG HANTU JANTAN DITINGGAL TERBANG BURUNG HANTU BETINA KE KOTA GUDEG

July 11th, 2010 Denuz Heruwanda No comments

Chapter 21

BURUNG HANTU JANTAN DITINGGAL TERBANG BURUNG HANTU BETINA KE KOTA GUDEG

Sabtu, 10 Juli 2010, 23.27 WIB

bhbDitengah kesibukan gua maen Frontierville, gua bisa nulis di blog. Sebuah prestasi hebat! Ternyata blog bisa mengalahkan hati dengan memalingkannya dari game, walaupun cuma beberapa menit. Gimana nggak berpaling, toh kompetisi blog udah didepan mata. Kalo gua nggak nulis, nggak bisa menang dong. Bener nggak? Inti dari yang namanya blog itu kan tulisan, posting, kita, sok pinter ya gua. Padahal nulis aja amburadul. Kalo nggak percaya liat aja setiap chapter di MY LIFE NAN HANCUR, hancur semua kan. Kayak kapal pecah. Tulisan yang nggak berseni. Cuma bisa nulis jelek kayak gini, eh gua malah ngebet banget pengen jadi novelis. Nggak kebayang gua kalo nanti novel gua terbit, bakalan lama dia nangkring di rak buku took buku. Belasan bahkan puluhan tahun lamanya. Terus ujung-ujungnya novel gua bakalan di obral kayak novel THE HOBBIT yang gua beli kemaren. Novel tebel dengan hanya hanya Rp. 10.000. eh, pas gua liat taon terbit, tu novel ternyata terbit taon 2002. Ceritanya lumayan banget. Lumayan bikin penasaran dan lumayan bikin nyesel kalo baca sampe nggak selesai. Lu mau baca? Dateng ke rumah aja. Nanti gua pinjemin deh. Tapi lu harus bayar fee 2 singgit (Mail mode on). Gua nggak mau bahas novel-menovel ah. Ntar aja di chapter laen. Di chapter ini gua mau cerita tentang BURUNG HANTU BETINA yang terbang jaoh dari mata.

Lu masih inget nggak siapa tuh BURUNG HANTU BETINA? Gua singkat BHB aja ya. Susah banget, panjang ngetiknya. Masih inget nggak? Awas lu kalo sampe lupa! Dia juga peran utama di banyak chapter kemaren-kemaren dan yang akan datang. Makanya lu semua harus tahu. Kalo tetep nggak tahu lu baca-baca lagi deh chapter-chapter awal. Atau lu jelajahi sampe ke dalam-dalamnya blog gua ini. Nanti pasti bakal tau persis siapa BHB dan siapa BHJ.

Uh, BHB pergi jaoh banget nah. Meninggalkan BHJ sendirian di tengah kesibukan menghadapi semester pendek yang menyebalkan. Dia mah nggak ambil semester penndek hanya demi yang namanya HOLIDAY. Alas an dia sih udah lama banget pengen liburan barengan bonyok, sejak kelas 1 SMA, tapi nggak pernah sempet tuh bonyok. Awas jangan salah baca, jangan sampe bacanya BOYOK! Baru sekarang bonyoknya sempet. Akhirnya mereka putusin deh buat liburan ke Kota Budeg, eh Kota Gudeg, maksud gua. Sekalian bapaknya pulang kampong. Ngomong-ngomong bapaknya BHB itu keliatan banget loh jawanya, hitem kulitnya sih. Tapi kenapa anaknya, BHB, bisa putih kayak orang Cina ya? Ibu juga nggak terang-terang amat kulitnya. “Curiga mode on!” Hahaha. Udah takdir kali BHB diciptain gitu, biar cocok dengan pangeran tampan kayak gua. Tampannya tapi di lihat dari rusia pake teropong terbbuat dari sedotan es.

Sampe detik ini, pas udah si BHB meninggalkan BHJ di Kota ini. Sendiri tak berteman. Kalo berteman kan bukan sendiri artinya. Dia perdi sabtu belakang dan ini udah sabtu lagi. Sedih banget gua. Nggak bisa ketemu. Nggaj bisa pacaran beduaan. Bisanya cuma lewat sms dan telpon. Itu pun kalo kita bedua sempet. Lagian komunikasi lewat hape bagi kita mmah rentan bikin keributan. Bayangkan aja, pas di telpon kita bedua pernah rebut cuma gara-gara BHB yakin banget kalo Drogba pernah maen di Sriwijaya FC. Sebagai makhluk yang berakal dan suka bola. Gua bilang nggak pernah. Dasar ngotot. Sama-sama ngotot. Ribut deh kita bedua. Lucu kan? Itulah kita kalo mau tau.

Waktu gua nulis ini, dia udah tidur. Katanya tadi ngantuk banget. Mungkin kecapekan dianya. Seharian keliling ke tempat sodar-sodara jauh bapak. Dia sih tadi sempet minta ijin mau berenang besok. Tapi nggak gua kasih ijin. Gua nggak mau orang lain melihat keseksian BHB di kolam. Haha. Masalahnya gua aja belom pernah liat.

Gua kesel dengan keterbangan (baca: kepergian) dia ini. Dengan mudahnya dia bilang kalo bakal pergi ke jogja sebulan penuh. Kalo bener sampe sebulan, gua sumpahin mabok gudeg ntar di sana. Gua nggak terima banget kalo sampe sebulan perginya. Mau dikemanain hati gua. Kalo gua lagi sedih gua harus meluk siapa. Kalo lagi gundah gua harus cerita ke siapa. Kalo lagi on gua harus minta ke siapa. Jiakakakak. Mudah-mudahan nggak sampe deh sebulan dianya. Kan bapak mesti masuk kerja. Gua nggak pernah denger ada pegawai negeri yang cuti sampe menyentuh angka 30 hari. Paling-paling 2 minggu. Eh, kalo pegawai wanita cuti hamil berapa hari ya? Ditambah cuti melahirkan total berapa hari?

Ini ya rasanya ditinggal. Nggak enak banget. Emang sih gua pernah 3 kali dalam setaon ini meninggalkkan dia keluar kota dalam waktu lama. Apalagi coba kalo bukan gara-gara Djarum. Kemaren dia ditinggal gua ke semarang, bandung, dan bogor. Parahnya lagi waktu ke Semarang kemaren pas saat dia ULTAH. Yaaah, jadi nggak berkesan deh ultah dia. Dia ngamuk banget loh. Dibilang gua nggak mentingin dia. Dari sana pula awal kebencian dia dengan segala sesuatu yang berbau Djarum. Maafkan kelancangan BHB ya. Mungkin karena ultah dia nggak berkesan gara-gara gua pergi. Ultah gua pun jadi berantakan bulan kemaren. Nanti aja gua cerita kejadiannya di chapter 22, biar klop dengan tanggal lahir gua.

Uh, mana BHB udah tidur. Rusak deh hape gua. Nggak bakal bunyi lagi sampe besok pagi. Pagi laptop tetep bunnti karena game Frontierville. Hehehe. Ya udah gua mau maen lagi nih. Terus mau tidur. Bangun. Dan belajar.

BYE

SALAM BESWAN!

Categories: MY LIFE NAN HANCUR Tags: