
Pagi yang biasa.. duduk di depan computer, tanpa mandi, tanpa sarapan, berteman facebook dan Russian Roullete dari Rihanna. Setelah 10 menit mengamati facebook yang mulai membosankan, ku mulai melakukan kebiasaan rutin; membuka file-file lama di dalam PC. Setelah beberapa lama menjelajah, berpindah dr drive E ke drive D, My Document & kembali lagi ke drive E. Akhirnya ku temukan beberapa folder yang menyimpan belasan lagu penggugah semangat. Mataku langsung tertuju pada sebuah track, satu lagu indah dari Rob Thomas; Little Wonder. Ku putar lagunya dan sejurus ingatanku melayang pada film Meet The Robinsons. Little Wonder adalah soundtrack dari film Meet The Robinsons.
If you think your family’s different, wait ’till you meet the family of the future..
Lewis is a brilliant inventor with a surprising number of clever inventions to his credit. His latest and most ambitious project is the Memory Scanner, a machine that will help him find birth mother so they can become a family. But before he can find her, his invention is stolen by the dastardly Bowler Hat Guy and his diabolical hat and constant companion, Doris. Lewis has all but given up hope when a mysterious stranger named Wilbur Robinsons whisks our bewildered hero away in a tie machine and together they team up to track down bowler Hat Guy in a showdown that ends with an unexpected and unbelievable of fate.
Sedikitnya kalimat-kalimat di atas yang ku baca pertama kali ketika puas membolak-balik cover DVD Meet The Robinsons 2 tahun lalu. Dengan diiming-imingi label Disney, aku begitu tertarik dengan film ini dan akhirnya membelinya dari seorang penjual DVD di Kota Kembang. Ternyata pilihanku tidak salah, film ini begitu menarik. Alur cerita yang begitu apik membuatku tak mau beranjak dari tempat duduk sepanjang film diputar. Lewis, sang bocah ajaib di film ini mengajak aku menyelami emosi yang dia rasakan. Kejutan-kejutan di sepanjang film juga menjadi daya tarik yang membuat dua jam tak menjemukan. Petualangan Lewis melintasi waktu dan akhirnya menemukan keluarganya di masa depan adalah petualangan luar biasa kecuali bagi mereka yang tidak percaya time traveler machine itu ada.
Tetapi terlepas dari itu semua, tekad dan pengorbanan Lewis untuk menemukan jati dirinya dan cinta seorang Ibu sungguh luar-biasa. Menjalani hidup sebagai anak di panti asuhan, Lewis mengalami kesulitan menemukan keluarga yang pas untuk mengadopsinya. Berangkat dari keputusasaan, dia bertekad menciptakan sebah mesin yang dapat membantunya mengingat siapa ibu kandungnya. Mesin itu tidak berfungsi sama sekali karena Doris, sang penjahat dengan topi misterius mengacaukannya. Di saat itu lah, seorang anak asing dari masa depan bernama Wilbur Robinson datang dan berjanji membantu Lewis menemukan ibu kandungnya dengan melintasi waktu.
Perjalanan melitasi waktu ini tidak hanya membawa Lewis ke masa lalu, namun ke masa depan juga. Lewis akhirnya bertemu dengan keluarga Robinsons dimana semua anggota keluarganya sangat unik dan aneh. Lewis merasa nyaman dan diterima dalam keluarga Robinsons sehingga predikat anak aneh yang selama ini melekat padanya menjadi bukan masalah lagi. Dengan bantuan keluarga Robinsons, Lewis membuat Doris jahat berubah menjadi baik. Hingga akhirnya, Lewis menemukan sesuatu yang lebih berharga dalam pencariannya; bukan hanya kasih sayang seorang Ibu tapi kasih-sayang dan dukungan dari seluruh orang yang mencintainya.
Semoga setiap orang bisa menjadi Lewis yang gigih mewujudkan impiannya meski dengan keterbatasan. Hingga akhirnya.. bisa menemukan cahaya dibalik kegelapan hidup.
***
Rob Thomas Little Wonders (Lyrics taken from the Original Version)
Let it go
Let it roll right off your shoulder
Don’t you know
The hardest part is over Let it in Let your clarity define you In the end We will only just remember how it feels Our lives are made In these small hours These little wonders These twist and turns of fate Time falls away But these small hours These small hours still remain Let it slide Let your troubles fall behind you Let it shine Until you feel it all around you And i don’t mind If it’s me you need to turn to We’ll get by Its the heart that really matters in the end Our lives are made In these small hours These little wonders These twist and turn of fate Time falls away But these small hours These small hours still remain All of my regret Will wash away some how But i can not forget The way i feel right now In these small hours These little wonders These twist and turn of fate These twist and turn of fate Time falls away but these small hours These small hours, still remain Still remain These little wonders These twist and turn of fate Time falls away But these small hours These little wonders still remain



Hari ini adalah hari pertama pelatihan Bahasa Inggris untuk anak-anak SD. Untuk kegiatan pelatihan ini, kami meminjam 2 ruangan kelas di SD 04 Mandalasari. Ada sekitar 100 anak yang kami ajar tadi sore.
Keceriaan pagi tadi masih begitu terasa. Dengan bermodal spanduk beslogan ’Segala
Kurang lebih dua jam kami mengikuti arak-arakan. 





Recent Comments