03 Nov 2009 @ 5:54 AM 
  1. Swasembada Daging 2010!Mampukah kita…??

    Swasembada Daging

    Swasembada Daging

  2. Club Motor VS Motor Community

    Honda Tiger Mailing List

    Honda Tiger Mailing List

  3. Sister Hood Part Three versi Dyan

    Sister Hood of Flower Sandal's

    Sister Hood of Flower Sandal's

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 03 Nov 2009 @ 06:08 AM

EmailPermalinkComments (0)
Tags
Categories: Uncategorized

 31 Oct 2009 @ 1:19 PM 

Ini dia yang ditunggu-tunggu…

Bertemunya 3 orang dengan karakter, latar belakang dan tentunya wajah yang berbeda…

Kami bertemu dalam kegiatan Beswan Djarum yang ketiga, yaitu DTL 2 (Dare To be Leader). Berlokasi di Kota Malang adalah menjadi suatu kebanggaan bagi aku dan Nisa yang menjadi peserta DTL gelombang 2. Banyaknya teman dari RSO lain membuat berlangsungnya kegiatan ini menjadi makin seru dan menyenangkan. Tapi semakin asyik karena di hotel tempat kami menginap, kami dapat bertukar-tukar kamar sesuka hati dan pilihan kami (aku dan Gek) adalah meng-ekspansi kamar nisa…wouw serem, hahaha…. J.

Awalnya aku yang mengungsi ke kamar nisa,karena teman sekamar nisa tak hadir dalam kegiatan tersebut. Setelah Gek datang menyusul dari Bali akhirnya kami bertiga tidur satu kamar. Dapat dibayangkan tentunya, pada saat itu kondisi kasur kamar hotel nisa hanya diperuntukkan 2 orang saja dan diantara kami bertiga Gek Sintha lah yang paling menyita tempat…hahaha…

Berawal dari ekspansi kamar itulah benih-benih persahabatan kami bertiga tumbuh dan kali ini saat pembagian kelompok aku tak ada dalam satu kelompok dengan Gek. Namun Nisa dan Gek ada dalam satu kelompok…

Akhir kegiatan ada acara Garden Party yang diselenggarakan oleh panitia pelaksana. Ugh…serunya malam itu…kami bertiga mulai kompak dan menggunakan kaos berwarna seragam yaitu warna hitam. Bahkan banyak keinginan yang ingin kita capai bersama, mulai dari membuka butik, kedai kopi, mini resto sampai berbisnis rumah makan babi guling di Bali.

Sister Hood tercipta pada kegiatan ini, yaitu saat kami semua peserta DTL 2 berkunjung ke Jatim Park. Di dalam lokasi wisata Jatim Park tedapat stand dan kios-kios yang menjual beraneka barang mulai dari souvenir, panganan khas kota Malang dan Batu, kaos, sandal dan lain-lain.

Pilihan kami jatuh pada kaos bermotif unik dan sederhana, lalu Gek dan Nisa membeli sandal yang bermotif bunga…dari 2 item barang tadi entah berawal dari siapa akhirnya kita mempunyai slogan “Sister Hood of Flower Sandals” hahaha…. J.

SISTER HOOD OF FLOWER SANDAL'S

SISTER HOOD OF FLOWER SANDAL'S

Sebenarnya banyak cerita seru yang terjadi dalam persahabatan kami bertiga, tapi sepertinya akan menjadi sebuah novel apabila diceritakan semuanya.

Dari banyak hal yang aku alami bertiga dengan mereka, hanya satu yang sering terungkap dalam do’a yaitu terimakasih kepada Allah, SWT karena telah mempertemukan kami bertiga hingga menjadi sahabat yang selalu ada dala suka-duka dan telah memberiku kesempatan menerima beasiswa Djarum serta rasa terimakasihku pada PT.Djarum khususnya Beswan Djarum karena selama setahun telah banyak memberikan segala hal yang terbaik bagi kami pemuda-pemudi di seluruh Indonesia untuk menjadi insan yang lebih baik dan berkualitas.

Dari semua cerita Sister Hood of Flower Sandals versiku kalian juga bisa membaca versi lain dari sista ku (Gek Sintha) cukup klik di blog milik Gek Sintha kalian akan menemukan cerita Sister Hood versi lain

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 31 Oct 2009 @ 02:11 PM

EmailPermalinkComments (1)
Tags
Categories: Uncategorized

 31 Oct 2009 @ 1:12 PM 

Red Meat

Red Meat

Semua manusia di dunia pada umumnya memerlukan pemenuhan gizi yang berimbang, utamanya yang berasal dari protein. Protein itu bisa kita dapatkan dari 2 sumber, yaitu yang berasal dr tumbuhan (protein nabati) dan berasal dr hewan (protein hewani). Indonesia merupakan salah satu negara berkembang di Asia dengan tingkat konsumsi protein hanya sebanyak 55,23gram/kapita/hari pada tahun 2005.

Tentunya kita bisa menganalisa berapa % dari jutaan penduduk di Indonesia yang mampu mengkonsumsi protein hewani (daging dan telur). Sungguh ironis rasanya, masih banyak masyarakat yang belum dapat memenuhi kebutuhan protein hewani di tengah apabila kita mampu melihat kekayaan alam yang tersedia di alam Indonesia Raya ini.

Salah satu cara agar kita bisa memenuhi kecukupan konsumsi protein hewani adalah dengan pengembangan dunia peternakan secara intensif, sehingga tercipta kecukupan konsumsi protein hewani tersebut. Namun sayangnya pemerintah Indonesia selalu melakukan impor daging sapi dan ternak hidup dalam jumlah besar tiap tahunnya maka bukankah langkah ini merupakan langkah solutif yang bertolak belakang dengan pencanangan program swasembada daging 2010.

Potensi yang ada di dalam negeri menjadi tak berkembang dan mengakibatkan plasma nuftah dalam bidang peternakan menjadi tidak bermanfaat untuk kepentingan masyrakat Indonesia. Padahal untuk mampu menjadi swasembada daging dibutuhkan waktu yang cukup lama (bukan belasan tahun tapi dpt mencapai puluhan tahun). Mengapa demikian? Gambaran singkatnya adalah seperti ini :

Seekor sapi (A1) baru dapat dikawinkan setelah berumur 18 bulan dan untuk dapat melakukan perkawinan terdapat siklus yaitu setiap 21-24 hari, padahal belum tentu dapat berhasil dalam sekali melakukan perkawinan. Apabila terjadi kebuntingan maka untuk mencapai masa kelahiran adalah 9 bulan 10 hari. Setelah lahir(A2), kita baru dapat mengawinkan sapi (A2) setelah berumur 18 bulan dan siklus tersebut terulang kembali. Sedangkan sapi (A1) br dapat dikawinkan kembali + 3 bulah setelah beranak.

Tentunya dari gambaran singkat di atas kita bisa menghitung secara kasar, berapa banyak ekor sapi yang kita butuhkan untuk mencapai swasembada daging dan berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk mewujudkannya…???Tentunya ini bukan tugas Pemerintah atau dinas peternakan saja, namun juga semua pihak termasuk kita sebagai pemuda penerus Bangsa.

Solusi yang sebenarnya dapat ditawarkan adalah dengan mengembangkan jenis ternak asli (pure-breed) Indonesia yang dapat bertahan hidup dan cocok dengan kondisi lingkungan Indonesia. Sehingga kita dapat memenuhi kebutuhan daging dalam negeri tanpa harus mengimpor daging segar maupun dalam kondisi hidup (ternak), meskipun untuk mengembangkan jenis ternak asli tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama.

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 31 Oct 2009 @ 02:15 PM

EmailPermalinkComments (0)
Tags
Categories: Uncategorized

 31 Oct 2009 @ 1:05 PM 

Hmm…..tentunya masih ingat dunk sama cerita singkat awal pertemuan Sister Hood di Semarang…???

Kali ini kita ada di Surabaya lagi…untuk kegiatan beswan yang kedua, RSO Surabaya Road To Bandung Gelombang 1. Lagi-lagi aku dan Gek ada dalam satu gelombang untuk kegiatan Out Bond di Bandung dan Nisa lagi-lagi ga bisa kumpul bareng kita…

Waaah… kali ini cerita serunya adalah aku nitip celana jeans sama Gek di salah satu Department Store yang ada di semua kota-kota besar, hanya karena jumlah persen diskon yang berbeda akhirnya aku nitip ke Gek…hahaha… J.

Tapi ada cerita yang lebih seru lagi…maknya lanjutin bacanya yach…

Dyan-Gek Sintha

Dyan-Gek Sintha

Seperti biasa…akhirnya kita duduk bersebelahan dalam 1 bus menuju ke Bandung. Perjalanan ditempuh kurang lebih 12 jam dari Surabaya. Saat memasukki daerah perkemahan di Hutan Cikole Bandung hawa dingin mulai terasa menembus kulit dan tulang…dan saatnya pembagian kelompok out bond…

Waaah…memang Tuhan mempersiapkan segala sesuatunya dengan indah dan tanpa diduga. Pemabagian kelompok akhirnya dimulai, kelompok pertama di bacakan oleh salah satu instruktur out bond Zone 235…..”Gek Sintha…., Jesica Carla….,Dyan Pramastari….,…” saat namaku disebutkan aku langsung bertriak dan tak menghiraukan lagi siapa saja yang menjadi anggota kelompokku.

Ketika itu yang aku dengar hanya suara Bulan Putri (DSO Bali) yang berteriak mengatakan…”Waaaahhh curaaaang……..!!!!!”. Sepertinya Bulan merasa tak adil karena aku dan Gek ada dalam satu kelompok hahaha…. J. Tapi anehnya Gek Sintha cuma terperangah kebingungan, ternyata dia tak menyadari bahwa aku ada dalam satu kelompok dengannya… (payah…).

Dari hari itu hingga Out Bond berakhir dan akhirnya kembali ke Surabaya Gek dan aku tambah akrab, bahkan mulai saat itu kita sering saling menghina fisik satu sama lain tapi hanya candaan yang diakhiri tertawa ngakak….

Dari Sister Hood Part One dan Part Two belum ada nama nisa yang aku sebutkan, tapi jangan salah, Sster Hood ada karena Part Three yang ceritanya akan berlanjut setelah ini.

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 31 Oct 2009 @ 01:05 PM

EmailPermalinkComments (1)
Tags
Categories: Uncategorized

 31 Oct 2009 @ 12:53 PM 

Honda Tiger Mailing List

Honda Tiger Mailing List

Akhir-akhir ini banyak pemberitaan buruk tentang keberadaan club motor yang ada di beberapa kota besar di Indonesia. Adanya tawuran antar club motor yang beberapa saat lalu memenuhi pemberitaan di televisi membuat citra club motor apapun menjadi buruk. Meskipun sebenarnya hanya beberapa oknum saja yang mengatasnamakan club motor tertentu yang terlibat dalam tawuran tersebut. Hal ini dengan sendirinya menciptakan image/pandangan buruk terhadap beberapa club motor yang sebenarnya tidak ikut terlibat. Tapi sesungguhnya apakah club motor itu…? Apa bedanya club dengan community…? Dan apakah benar semua club motor dan motor community selalu terjadi persaingan yang tak sehat dan akhirnya memicu terjadinya tawuran antar kelompok…?
Beda club dan komunitas
Sebenarnya terdapat perbedaan dan juga sedikit persamaan antara club motor dan motor community. Menurut pengalamanku ikut dalam motor community hingga saat ini, sesungguhnya tidak semua club motor beranggotakan orang-orang yang berkepribadian “pereman”.
Club motor cenderung lebih teroganisasi, sehingga funsi ketua, wakil, sekretaris, bendahara dan lain-lain lebih jelas dan mempunyai wewenang atas posisinya. Biasanya untuk menjadi anggota club motor calon anggota harus sering ikut kumpul (wajib) atau touring bersama anggota club motor. Setelah itu baru para calon anggota club motor mengikuti recruitment dengan syarat tertentu seperti merek motor sama dengan club, Km (Kilometer) tertentu, dan lain-lain. Karena lebih teroganisasi maka club motor mempunyai visi dan misi yang jelas, bahkan terkadang ada pula iuran untuk memenuhi kas.
Sedangkan motor community adalah suatu ajang kumpul-kumpul pengguna merek motor tertentu. Kurang terorganisasi dengan jelas karena tidak ada ketua, wakil, sekretaris dan lain-lain. Salah satu motor community yang ada di Kota Malang adalah HTML (Honda Tiger Mailing List) dan aku ikut di dalamnya. Di HTML komunikasi yang digunakan adalah melalui dunia maya (email). HTML ini system organisasinya terpusat, sehingga visi dan misi HTML yang ada di daerah hanya mengikuti ketentuan dari pusat. Sifat dari HTML terutama HTML Kota Malang adalah tidak mengikat (berdasarkan kesadaran) dan tidak memaksa. Namun mempunyai kartu keanggotaan yang jelas.
Awalnya HTML hanya berkomunikasi melalui dunia maya saja, tapi akhirnya diadakan pertemuan di dunia nyata yang disebut dengan KOPDAR (Kopi Darat). Pada saat KOPDAR itulah anggota motor community ini mengadakan touring bahkan hingga mengadakan BAKSOS (Bakti Sosial). Dari KOPDAR ini juga segala macam hal yang ingin diketahui dapat diperoleh, selain itu sharing mengenai motorpun terjadi di sini.
Apa manfaatnya….???
Perlu diketahui juga, banyak manfaat yang aku dapat di motor community ini yaitu memperoleh banyak pengalaman dan juga dapat berbaur dengan berbagai macam orang. Di HTML khususnya Kota Malang mayoritas beranggotakan mahasiswa, dosen, pegawai kantoran, polisi dan lain-lain. Tentunya manfaat untuk para laki-laki pengguna motor Tiger adalah dapat bertukar pengalaman dan juga berdiskusi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan motornya.
Intinya tidak semua club motor dan motor community itu buruk….
Yang pasti apabila kita ingin masuk dalam suatu club motor dan motor community maka perlulah kita pintar memilah dan memilih..dan semua kembali ke diri kita sendiri.

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 31 Oct 2009 @ 12:55 PM

EmailPermalinkComments (0)
Tags
Categories: Uncategorized

 31 Oct 2009 @ 12:42 PM 

Gek-Mbak Cemplon-Dyan

Gek-Mbak Cemplon-Dyan

Annisak Laila Rachmawati, Dyan Pramastari Dewanti, Gek Sintha Mas Jasmin.

Dari ketiga orang yang ada dalam “Sister Hood” bisa dibilang aku (Dyan Pramastari Dewanti) yang paling jail dan suka usil. Awal pertemanan kami dimulai di Surabaya saat kami semua Beswan Djarum RSO Surabaya berkumpul di Surabaya untuk bersiap berangkat ke Kota Semarang mengikuti kegiatan pertama kita sebagai Beswan.

Sebelumnya Annisak terlebih dahulu kenal denganku, karena kita satu DSO yaitu, DSO Malang. Saat di Surabaya niat awalku adalah harus banyak punya teman dari luar pulau utamanya Pulau Bali, karena hampir tiap tahun aku pergi melancong ke Bali. Lumayankan kalo aku bisa maen ke Bali dengan tujuan yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya… J

Waaaah….akhirnya rombongan dari Bali datang juga. Setelah mereka beristirahan sejenak, aku ngajak nisa (panggilan annisak) untuk kenalan sama anak DSO Bali….dan sasaran pertamaku adalah Gek Sintha..soalnya anaknya lucu banget saat kesan pertama.

Tak disangka tak dinyana ternyata saat pembagian bus, aku dan Gek ada dalam 1 bus, dan kebetulan juga dia duduk tepat di kursi belakangku. Obrolan tentang Bali dan semua tetek bengeknya kluar langsung dari isi kepalaku….dan itu membuat kita semakin kenal dekat.

Sampai di hotel dan selama kegiatan di Semarang berlangsung Gek sering mampir di kamarku….dan kebetulan pula aku sekamar sama nisa….sepertinya Tuhan memang sudah mengatur semuanya, walaupun pada saat itu Gek belum kenal akrab sama nisa seperti aku kenal Gek…..

Dari sarapan di hotel, makan siang di lokasi MDP (Malam Dharma Puruhita), numpang nonton tv di kamar hotel, sampe numpang make up dan ujung-ujungnya adalah minta di make up-in..kita bareng..

Sampai akhirnya kita duduk sebelahan saat pulang dari Semarang menuju Surabaya….Dari hari itu aku dan Gek sering tlfn dan sms….Sebenarnya Gek kangen sama aku…tapi dia malu untuk bilang langsung hihihi…… J

TO BE CONTINUE ………..

GO TO SISTER HOOD PART TWO

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 31 Oct 2009 @ 12:42 PM

EmailPermalinkComments (0)
Tags
Categories: Uncategorized

 31 Oct 2009 @ 9:04 AM 

Sambal Bawang

Sambal Bawang

Hm….tentunya yang terbersit pada pikiran kita saat membaca judul di atas adalah seorang nenek (mbah) yang punya sifat “jayus”…

Tapi dugaan tentang hal tersebut salah karena Mbah yang satu ini memang bernama Mbah Jayus. Tak ada yang spesial dari pribadi Mbah Jayus. Nama Mbah Jayus membuatnya tersohor di Kota Malang, utamanya bagi aku penyuka makanan pedas. Selain aku, sahabatku annisak (nisa) juga merupakan salah satu penggemar makanan pedas.

Bagi orang penyuka pedas terutama sambal bawang, jangan mengaku maniak pedas jika belum mengunjungi warung milik Mbah Jayus ini. Warung Mbah Jayus ini buka mulai dari pukul 19.00-21.30 WIB saja. Menu yang dijual juga tak begitu spesial, hanya nasi panas yang pulen, berbagai macam lauk yang digoreng (tempe kedelai, tempe “keset”, ikan laut, sayap ayam, kepala ayam, usus, dll) dan yang paling spesial adalah sambal bawang yang jumlah cabainya bisa kita tentukan sesuka hati.

Warung ini dulunya hanya beratapkan seng, dan berdinding anyaman bamboo saja, tapi jangan salah..yang singgah diwarung ini mulai dari pejalan kaki hingga berkendara mobil mewah. Saat ini warung Mbah Jayus telah pindah ke sebuah ruko yang tempatnya tidak terlalu jauh dengan warungnya yang dulu. Hal ini membuat aku perpikir bahwa, segala sesuatu apabila kita tekun dalam melaksanakan dan konsisten dengan apa yang ingin kita tuju maka, segala sesuatu akan dapat tercapai.

Di warung ini para pelanggan yang selalu mampir biasanya memesan jumlah cabai minimal 5 buah. Aku dan nisa juga tak kalah “gila”, biasanya kita memesan sambal bawang dengan jumlah cabai 20 buah. Tapi jangan salah ada juga pelanggan yang memesan sambal bawang dengan jumlah jauh di atas kami, sekitar 40 buah cabai…wuuuuh….!!!!

Tapi orang makan di warung ini percaya bahwa jumlah cabai yang kita makan akan terasa sangat pedas apabila berjumlah ganjil dan sebaliknya menjadi tak begitu pedas apabila cabai berjumlah genap. Tapi yang pasti orang-orang yang singgah di warung ini adalah orang-orang yang sangat menyukai rasa pedas.

Sekedar tips saja yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa pedas dari dahsyatnya Sambal Bawang Mbah Jayus ini, yaitu :

Nikmati saja rasa pedas yang menjalar di dalam mulutmu, jangan mendesis karena itu akan membuat rasa di mulut akan semakin peda dan yang terakhir, jangan minum minuman dingin setelah makan karena hal itu akan membuat rasa pedas semakin awet di mulutmu.

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 31 Oct 2009 @ 09:16 AM

EmailPermalinkComments (0)
Tags
Categories: Uncategorized

 31 Oct 2009 @ 8:01 AM 

Bung Karno

Ini adalah kota tempat aku tinggal, meskipun bukan penduduk asli kota ini tapi aku dari umur 4 tahun berdomisili disini. Kota ini hanya kota kecil dan orang-orang kebanyakan menyebutnya dengan kota pensiunan. Ya mengapa tidak…? sebagian besar orang-orang asli kota ini kebanyakan bekerja di luar kota dan setelah pensiun mereka kembali ke kota ini.

Blitar…itu kota yang aku maksud..

Banyak sebutan yang melekat pada kota kecilku ini dari kota pahlawan (walaupun hanya kota kecil), kota proklamator bahkan kota presiden (karena banyak orang-orang sukses/presiden berasal dari kota ini). Tapi yang jelas kota ini punya slogan tersendiri yaitu, Blitar Kota PATRIA (Kota Pahlawan yang Tertib, Rapi, Indah dan Aman)

Satu-satunya yang menjadi daya tarik dari kota ini adalah makam presiden pertama Indonesia, “Bung Karno”…. Bung Karno adalah seorang tokoh proklamator kemerdekaan Bangsa Indonesia yang jasadnya disemayamkan di tanah kota Blitar. Itu lha yang membuat kota Blitar menjadi ramai dikunjungi banyak wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri.

Yang paling penting tanpa adanya Bung Karno para dan pahlawan yang lain bangsa ini tidak akan dapat menjadi Bangsa yang besar. Untuk mewujudkan Bangsa Indonesia menjadi Bangsa yang besar maka peran kita sebagai generasi muda sangat diperlukan, sehingga suatu saat nanti Indonesia dapat menjadi mercusuar dunia.

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 31 Oct 2009 @ 09:24 AM

EmailPermalinkComments (0)
Tags
Categories: Uncategorized

 29 May 2009 @ 6:09 PM 

Welcome to Beswan Djarum Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 29 May 2009 @ 06:09 PM

EmailPermalinkComments (1)
Tags
Categories: Uncategorized




Change Theme...
  • Users » 2128
  • Posts/Pages » 10
  • Comments » 3
Change Theme...
  • VoidVoid « Default
  • LifeLife
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LightLight

About



    No Child Pages.