31 Oct 2009 @ 9:04 AM 

Sambal Bawang

Sambal Bawang

Hm….tentunya yang terbersit pada pikiran kita saat membaca judul di atas adalah seorang nenek (mbah) yang punya sifat “jayus”…

Tapi dugaan tentang hal tersebut salah karena Mbah yang satu ini memang bernama Mbah Jayus. Tak ada yang spesial dari pribadi Mbah Jayus. Nama Mbah Jayus membuatnya tersohor di Kota Malang, utamanya bagi aku penyuka makanan pedas. Selain aku, sahabatku annisak (nisa) juga merupakan salah satu penggemar makanan pedas.

Bagi orang penyuka pedas terutama sambal bawang, jangan mengaku maniak pedas jika belum mengunjungi warung milik Mbah Jayus ini. Warung Mbah Jayus ini buka mulai dari pukul 19.00-21.30 WIB saja. Menu yang dijual juga tak begitu spesial, hanya nasi panas yang pulen, berbagai macam lauk yang digoreng (tempe kedelai, tempe “keset”, ikan laut, sayap ayam, kepala ayam, usus, dll) dan yang paling spesial adalah sambal bawang yang jumlah cabainya bisa kita tentukan sesuka hati.

Warung ini dulunya hanya beratapkan seng, dan berdinding anyaman bamboo saja, tapi jangan salah..yang singgah diwarung ini mulai dari pejalan kaki hingga berkendara mobil mewah. Saat ini warung Mbah Jayus telah pindah ke sebuah ruko yang tempatnya tidak terlalu jauh dengan warungnya yang dulu. Hal ini membuat aku perpikir bahwa, segala sesuatu apabila kita tekun dalam melaksanakan dan konsisten dengan apa yang ingin kita tuju maka, segala sesuatu akan dapat tercapai.

Di warung ini para pelanggan yang selalu mampir biasanya memesan jumlah cabai minimal 5 buah. Aku dan nisa juga tak kalah “gila”, biasanya kita memesan sambal bawang dengan jumlah cabai 20 buah. Tapi jangan salah ada juga pelanggan yang memesan sambal bawang dengan jumlah jauh di atas kami, sekitar 40 buah cabai…wuuuuh….!!!!

Tapi orang makan di warung ini percaya bahwa jumlah cabai yang kita makan akan terasa sangat pedas apabila berjumlah ganjil dan sebaliknya menjadi tak begitu pedas apabila cabai berjumlah genap. Tapi yang pasti orang-orang yang singgah di warung ini adalah orang-orang yang sangat menyukai rasa pedas.

Sekedar tips saja yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa pedas dari dahsyatnya Sambal Bawang Mbah Jayus ini, yaitu :

Nikmati saja rasa pedas yang menjalar di dalam mulutmu, jangan mendesis karena itu akan membuat rasa di mulut akan semakin peda dan yang terakhir, jangan minum minuman dingin setelah makan karena hal itu akan membuat rasa pedas semakin awet di mulutmu.

Posted By: dyanpramastaridewanti
Last Edit: 31 Oct 2009 @ 09:16 AM

EmailPermalink
Tags
Categories: Uncategorized


 

Responses to this post » (None)

 
Post a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Change Theme...
  • Users » 2146
  • Posts/Pages » 10
  • Comments » 3
Change Theme...
  • VoidVoid « Default
  • LifeLife
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LightLight

About



    No Child Pages.