26 Sep 2009 @ 11:28 PM 

Beragam hasil pertanian yang ada di Indonesia merupakan sebuah potensi besar untuk dipasarkan ke pasar Internasional. Berbagai tanaman yang ditanam di Indonesia memiliki potensi besar sebagai produk pertanian yang bermutu tinggi. Tanaman-tanaman herbal yang berpotensi sebagai berbagai obat seperti buah merah dan sarang semut yang asli tanam dari Papua.

*
Selain tanaman-tanaman sebagai obat tanaman-tanaman tahunan seperti pinus, karet, kayu hutan merupakan potensi pasar yang tinggi di pasar Internasional. Produk-produk pabrik besar seperti ban, parfum, dan cat merupakan produk yang bergantung pada hasil hutan. Karet yang dihasilkan di Indonesia telah mampu terserap oleh berbagai produsen ban terkenal di dunia. Olahan mentah dari getah pohon pinus yang biasa disebut gondorukem juga memiliki pangsa pasar tidak terbatas di pasar internasional, karena produk pertanian ini dipakai hampir di setiap produk dari cat, lem, tinta, kosmetik, parfum, sampai campuran bahan makanan. Meskipun di Indonesia memiliki hamparan pohon pinus yang sangat luas, namun tetap saja Indonesia belum mampu melayani permintaan pasar internasional.
*

Alternatif-alternatif yang mulai muncul saat ini juga merupakan potensi besar bagi pertanian Indonesia untuk melakukan revitalisasi pertanian. Berbagai bahan bakar nabati yang muncul akhir-akhir ini dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang disebabkan meningkatnya harga minyak di dunia dan pemanasan global atau global warming. Beragam hasil pertanian seperti singkong, merang, limbah jagung, nanas dan sagu merupakan bahan baku bioetanol yang dapat dicampurkan di Indonesia. Apabila pemerintah, pihak swasta dan petani mau bekerja sama menggantikan 5 % bensin dengan bioetanol maka Indonesia dapat menghemat US$D1,539 milyar atau setara dengan Rp 1,539 trilyun. Potensi ini juga merupakan potensi yang tidak terbatas selama kendaraan di dunia masih memakai bahan bakar minyak seperti bensin.

Posted By: fuad nur azis
Last Edit: 09 Nov 2009 @ 11:11 PM

EmailPermalink
Tags


 

Responses to this post » (7 Total)

 
  1. margareta says:

    Halo Fuad, tulisan yang menarik. Saya usul boleh? Kalau bisa diberi spacing antar paragraf. Soalnya tulisannya sangat informatif, jadi kalau diberi jeda, akan membantu pembaca mengikuti tulisan. :)

  2. henry says:

    GO ORGANIK INDONESIA 2015

  3. fuad nur azis says:

    wah Mba margaret baek banget tetep bisa bikin blogqu makin informatif thanks banget mba

  4. fuad nur azis says:

    Yoha aku setuju tuh Organik memang bisa memperbaiki struktur lahan pertanian kita

  5. [...] « GO INDONESIA GO REVOLUSI PERTANIAN Kenalan Ama si Ungu [...]

  6. henry says:

    Sejarah pertanian di Indonesia secara intensif telah dimulai kurang lebih semenjak tahun 1969 pada saat dimulainya program intesifikasi massal (INMAS) untuk petani sebagai dampak revolusi hijau di tingkat dunia. Pada saat tahun 1969 para petani mulai diperkenalkan dengan berbagai jenis pupuk buatan yang bersifat kimia disertai dengan obat-obatan pembasmi hama penyakit dan gulma (Pestisida dan Herbisida).
    Dari sektor pemumpukan dari penggunaan pupuk kimia atau yang lebih dikenal dengan anorganik disertai dengan paket-paket lainnya yang dikenal dengan nama Panca Usaha Tani mengakibatkan peningkatan produktivitas tanaman yang cukup tinggi dibandingkan kondisi sebelumnya sehingga Indonesia dapat mencapaim swasembada pangan pada tahun 1986 dan mendapat penghargaan dari organisasi pangan dunia di PBB yaitu FAO.
    Namun peralihan dalam budaya bertani dari penggunaan pupuk organik (pupuk kandang, kompos, dll) ke penggunaan pupuk kimia dalam jangka waktu yang relatif panjang hingga saat ini telah menimbulkan dampak samping yaitu mengakibatkan tanah-tanah pertanian di Inonesia menjadi semakin keras sehingga menurunkan produktivitasnnya. Hal ini bukan dikarenakan hilangnya tanah lapisan atas (Top Soil) melainkan disebabkan oleh penumpukan sisa atau residu pupuk kumia dalam tanah yang mengakibatkan tanah menjadi sulit terurai. Hal ini disebabkan salah satu sifat bahan kimia adalah relatif sulit terurai atau hancur dibandingkan dengan bahan organik. Jika tanah semakin keras, maka akan mengakibatkan tanaman akan semakin sulit menyerap pupuk/unsur hara tanah dan untuk menghasilkan panen yang sama dengan hasil panen yang sebelumnya diperlukan dosis pupuk lebih tinggi. Hal inilah yang menyebabkan mengapa dosis pupuk semakin lama semakin tinggi. Selain itu dengan semakin kerasnya tanah, maka proses penyebaran akar dan aerasi (pernafasan) akar akan terganggu yang berakibat pertumbuhan dan kemampuan produksi tanaman akan semakin berkurang. Selain masalah pengerasan tanah akibat penggunaan pupuk kimia masalah yang patut di perhatikan di Indonesia adalah adanya indikasi proses pemiskinan atau pengurangan kandungan 10 jenis unsur hara meliputi sebagian unsur hara makro yaitu Ca, S dan Mg (3 unsur) serta unsur hara mikro yaitu Fe, Na, Zn, Cu, Mn, B dan CL (7 jenis unsur hara). Seperti yang diketahzui sazazt ini (Jornal ilmiazh soil science, 1998) dari sekian banyak unsur yang ada di alam, semua jenis tanaman membutuhkan mutlak (harus tersedia/tidak boleh tidak 13 macam unsur hara untuk keperluan proses pertumbuhan dan perkembangannya sering dikenal dengan nama unsur hara essensial. Unsur hara ini diperlukan dalam jumlah yang berbeda satu sama lain yang secara garis besar dibedakan menjadi unsur hara makro (6 jenis) yang dibutuhkan dalam jumlah lebih besar (unsur N,P,K,Ca,S dan Mg) dan unsur hara mikro (7jenis) yang dibutuhkan lebih sedikit (Unsur Fe,Na,Zn,Mn,B,Cu dan Cl). Walaupun berbeda dalam jumlah kebutuhannya namun dalam fungsi pada tanaman masing-masing unsur sama pentingnya dan tidak bisa mengalahkan atau menggantikan satu sama lainnya. Dalam hal ini masing-masing unsur hara mempunyai fungsi dan peran khusus tersendiri terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga jika terjadi kekurangan satu jenis unsur hara saja akan mengakibatkan tidak optimalnya pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Jadi ke 13 unsur hara tresebut jika pada manusia ibarat menu makan 4 sehat 5 sempurna yang masing-masing mempunyai peran sendiri-sendiri. Pupuk Organik cair lengkap Super Power mengandung 13 macam unsur hara esensial yang sangat dibutuhkan oleh tanaman dan hingga 77 macam unsur lainnya yang tidak terdapat pada pupuk kimia, mengingat pupuk organik Super Power mdiformulasikan dari bahan-bahan dasar alami 100% organik terbaik sehingga aman bagi tanaman, ternak maupun manusia.
    Komposisi unsur-unsurnya diramu begitu cermat dan tepat sehingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan segala jenis tanaman didukung dengan petunjuk pemakaian yang ringkas dan aplikatif.
    Bau khas dari pupuk organik lengkap Super Power yang tiada duanya, kepekatan istimewa sebagai penanda kandungan yang kaya serta daya larut seketika menunjukkan kematangan dan kesempurnaan sebuah formula pupuk cair hasil karya tangan-tangan ahli putra bangsa yang sulit ditemukan bandingannya.

    9 Keunggulan Pupuk Organik Cair Lengkap “Super Power”

    1. Mampu memperbaiki kesuburan fisik tanah serta mampu memacu aktifitas mikroorganisme tanah melalui kandungan mikroba probiotik.
    2. Mampu menghancurkan residu pupuk kimia yang tersisa di dalam tanah karena mengandung asam humat dan asam vulvat dari golongan fulvena.
    3. Mempercepat pertumbuhan generatif tanaman serta mengurangi kerontokan bunga dan buah berkat kandungan hormon auxin, gibreriline dan citocynine.
    4. Mengandung polifenol konsentrasi tinggi sehingga mampu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.
    5. Mampu terserap dalam waktu cepat oleh tanaman karena unsur haranya sudah dalam bentuk ion.
    6. Merangsang pertumbuhan akar, memperkuat akar dan bantan serta mempercepat perkecambahan biji.
    7. Menyediakan semua kebutuhan unsur hara makro dan mikro lengkap bagi tanaman.
    8. Mengurangi jumlah penggunaan pupuk NPK kimia (Urea, SP-36, dan KCL) sebesar 25% s/d 50%.
    9. Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman antara 15% s/d 100%, kualitas rasa, warna, aroma dan daya penyimpanan sekaligus memperpanjang masa produktif tanaman yang tidak habis satu kali panen.

    Kandungan Unsur Hara
    N ± 5% Zn ± 10,5 ppm
    P2O5 ± 1.4% Cu ± 14,8 ppm
    K2O ± 2.15% Mn ± 22,5 ppm
    Ca ± 0.75% B ± 10,1 ppm Mg ± 0.65% Cl ± 1,2 ppm
    Fe ± 187.6 ppm S ± 8,8 ppm
    Na ± 45.7 ppm

    Petunjuk Penggunaan
    Pupuk Organik Cair Lengkap Super Power

    Jenis Tanaman
    Tanaman pangan
    (padi, jagung, kedelai,dsb) interval waktu 7– 10 hari sekali dengan dosis 4 tutup/tangki semprot

    Sayur-sayuran daun
    (sawi, kubis, selada, seledri, bayam, kangkung, kemangi, kailan, bawang pre, asparagus, dsb) interval waktu 5 - 7 hari sekali dengan dosis 4 tutup/tangki semprot

    Sayur-sayuran dan buah
    (semangka, melon, cabe, tomat, kacang panjang, bawang, brokoli, ketimun, pare, dsb)interval waktu 7 – 10 hari sekali dengan dosis 4 tutup/tangki semprot

    Tanaman perkebunan
    (mangga, jeruk, apel, durian, anggur, kopi, kakao, sawit, kapas, lada, pepaya, dsb) waktu aplikasi 1. Sebelum berbunga, 2. Saat buah muda, 3. Setelah pangkas
    interval waktu Tiap 2 – 3 bulan dengan dosis 5 tutup/tangki semprot

    Tebu 1 bulan
    2 bulan
    3 bulan 4 tutup/tangki semprot

    Tembakau interval waktu 7 – 10 hari sekali dengan dosis 3 tutup/tangki semprot

    Pembenihan/pembibitan 1 – 2 jam1 tutup/liter air rendam

    *Boleh disiramkan pada tanaman yang diperlukan atau tanaman yang tidak memungkinkan untuk disemprot

  7. fuad nur azis says:

    hehehe bisa jadi artikel ndiri tuh thanks yoooo

Post a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

Change Theme...
  • Users » 2146
  • Posts/Pages » 57
  • Comments » 85
Change Theme...
  • VoidVoid « Default
  • LifeLife
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LightLight

BlogWalking



    No Child Pages.

Penulis



    No Child Pages.