Hasil tanaman merupakan pokok dari kebutuhan hidup manusia. Meninjau asal usul dari semua barang-barang yang ada di dunia ini tidak akan terlepas dengan adanya hasil tanaman. Daging, ikan, meja, kursi, kertas, plastik dan berbagai macam benda non mineral (seperti batu, nitrogen, magnesium dan sebagainya) berdasar akan bahan tanaman. Plastik berasal dari polimer minyak bumi yang berasal dari jasad renik dimana renik/mikroba purba ini memperoleh energi dari pelapukan tanaman. Begitu pula dengan barang lainnya yang memang berasal dari tanaman. Meskipun demikian ada beberapa barang yang memang bukan berasal dari tanaman yaitu mineral (sumber dari sumber penyusun). Mineral memang sulit dirubah kecuali dengan energi nuklir. Barang barang yang berasal dari mineral seperti batu, gas mineral, larutan dan sebagainya bukan berasal dari tanaman. Akan tetapi perlu diingat mineral di manfaatkan tanaman untuk melangsungkan hidupnya. Jadi dapat dikatakan mineral juga memiliki keeratan tersendiri dengan tanaman.
*********
Terlepas dari mineral dan tanaman, hasil tanaman yang menjadi fokus manusia adalah hasil tanaman untuk bahan tanam. Pangan yang secara langsung dan tidak langsung berasal dari tanaman (kecuali yang terbuat dari mineral alami) menjadi tolak ukur kemakmuran suatu kehidupan. Bayangkan saja, tanpa adanya pangan bagaimana manusia dapat hidup.
*********
Suatu ramalan pernah dikemukakan oleh salah seorang ilmuan terkenal bernama Maltus bahwa bangsa Inggris akan mengalami kepunahan pada pertengahan abad 19 dikarenakan kekurangan pangan. Ramalan maltus itu didasarkan Maltus pada teori pertambahan penduduk yang tidak seimbang dengan pertambahan kesediaan bahan pangan. Tetapi apa yang diramalkan oleh Maltus tidaklah benar secara mutlak. Seperti yang kita ketahui saat ini kebutuhan pangan di dunia masih bisa dikatakan cukup (walau terkadang ada yang kelaparan). Hal ini dapat disebabkan oleh dua faktor ini:
rendahnya keinginan manusia untuk mendapat keturunan banyak lebih didasari dengan tingkatan ekonomi di masyarakat. Apalagi pemerintah di seluruh dunia mendukung hal tersebut. Peningkatan produksi yang terjadi di dunia pada era revolusi hijau memang luar biasa. Bisa dikatakan produktivitas pangan meningkat berkalilipat.
*********
Peningkatan ini tidak lepas dengan peningkatan teknologi di bidang pertanian. Ada tiga teknologi pertanian yang mendominasi peningkatan hasil tersebut. Ketiga hal tersebut adalah:
Teknologi manipulasi lingkungan merupakan teknologi agar tanaman mampu memproduksi secara maksimal sesuai potensi tanaman tersebut. Pemupukan, pestisida dan pengolahan serta pemeliharaan yang tepat pada era tersebut mendongkrak naiknya hasil per satuan luas. Selain hal itu didukung pula perbaikan materi genetiknya berupa muncul varietas unggul baru (produksi tinggi) dan varietas hibrida (terutama jagung sebagai pakan ternak utama saat itu). Munculnya jenis baru tersebut menjadikan potensi hasil meningkat. Ketika dua hal tersebut diterapkan maka produksi pangan dunia benar-benar terdongkrak. Penggunaan mesinpun tidak kalah pentingnya, hal tersebut karena dengan adanya mesin pertanian proses pengolahan dapat dilakukan dalam areal luas serta mengurangi kehilangan hasil yang besar.

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS

Void « Default
Life
Earth
Wind
Water
Fire
Light 