Perkembangan industri di Indonesia saat ini meningkat pesat. Perbaikan ekonomi di berbagai sisi pun telah dimulai. Namun kita kurang berhati hati terhadap langkah yang kita tempuh. Berkembangnya industri di indonesia mengingatkan kita pada revolusi industri di Inggris. Kita tidak sadar akan ekosistem alam lagi. Meskipun beberapa perusahaan telah menerapkan teknologi ramah lingkungan, namun tetap saja banyak perusahaan yang membuang limbah sembarangan.
Tidak hanya lingkungan saja yang menjadi korban dari pembuangan limbah industri. Kita lihat saja kondisi Papua. Masyarakat provinsi tertimur kita tersebut selalu menderita. Sebagian besar mereka hidup dibawah kemiskinan. padahal di suatu wilayah mereka berkumpul orang orang kaya. Sungai yang jadi salah satu sumber makanan tercemar oleh limbah industri. Tidak tanggung tanggung limbah kimia pemurnian emas di tuang ke sungai. Sungguh ironis, tidak ada yang mau memperjuangkannya. Negara pun seolah tak peduli dengan lingkungan yang tercemar.
Kita tinggalkan masalah itu, beralih pada industri secara umum. Pada dasarnya kita manusia hidup dengan menghirup udara bebas. Di Indonesia. ksigen sangat kaya. Namun jangan salah suatu saat kita akan kehilangan hal yang sangat penting itu. Pembangunan pabrik mengambil alih lahan produktif kita sehingga areal pertanaman pun sempit. Apa jadinya bila 50 % wilayah kita menjadi bangunan. Penderita paru paru di yakinkan meningkat. Kematianpun tak terhindarkan.
Di sinilah peran pertanian harus dapat mengimbangi industri yang ada. Bukan hasil saja yang petani harus jual. Seharusnya petani dapat menjual oksigen yang mereka produksi dari lahan mereka. Petani seharusnya mendapatkan royalti dari industri di negara kita. Ber ton ton Oksigen hanya di sumbangkan petani bagi seluruh dunia. Inilah saatnya petani di indonesia bangkit. Perjuangkan hak kalian dari industri yang ada. Bila petani mendapat harga bagi oksigen yang diproduksi mereka maka harga hasilpun dapat stabil. dan lingkungan tetap aman. Bukannya pelit tapi Oksigen yang kita produksi tidak boleh hanya disia siakan dengan cara dikotori lagi dengan gas-gas pabrik. Mulailah hargai oksigen kita
Go O2
Kali ini kita akan mengulas mengenai sistem pembelajaran pertanian di Indonesia.
Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan Negara Agraris dimana dari sabang sampai merauke kepulauan di Indonesia memiliki kondisi tanah yang subur. Banyak sekali peluang di negara ini yang musti di gali. Penggalian ilmu pengetahuan pertanian terus dikaji mendalam oleh berbagai instansi pendidikan formal dan nonformal.
Pendalaman ilmu pertanian merupakan pendalaman ilmu yang cukup sulit sama halnya dengan ilmu-ilmu hayati lainnya seperti biologi, peternakan, lingkungan, perikanan dan kelautan serta ilmu hayati lainnya. Hal tersebut dikarenakan ilmu pertanian dan ilmu hayati lainnya merupakan ilmu yang berhubungan langsung dengan alam. Perubahan sedikit di alam menjadikan ilmu pertanian harus dikaji ulang. Apalagi saat ini isu global warming sedang banyak di pantau karena kondisi yang khawatirkan.
Kondisi-kondisi tersebut menjadikan ilmu pertanian harus up to date dengan berita yang ada. Sitem pengkajian ilmu pertanian yang digunakan oleh universitas-universitas di Indonesia sebelum era internet di mulai sudah tidak dapat digunakan lagi. Arus informasi cepat sangat dibutuhkan dalam mempelajari ilmu pertanian.
Dukungan jaringan dunia berupa internet merupakan salah satu media bagi pengkajian informasi teknologi. Dalam pendidikan ilmu pertanian dan ilmu hayati internet membantu masyarakat ilmiah (mahasiswa, dosen dan peneliti) dalam mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi iklim, kondisi politik pertanian, kondisi alam, penemuan baru dan berbagai informasi baru yang memang harus diketahui oleh kita sebagai warga ilmiah. jurnal-jurnal ilmiah pun kini tidak lepas dari internet. Mereka lebih menyukai publikasi lewat internet karena lebih hemat dan tepat sasaran sehingga para pelajar dan peneliti yang membutuhkan info tersebut dapat langsung mengaksesnya tanpa adanya kesulitan.
Pengembangan internet sangat pesat. Penggunaannya pun saat ini telah masuk hingga titik terkecil di ilmu pengetahuan. Masyarakat biasa kini dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai informasi pertanian melalui media internet yang disediakan. Bahkan masyarakat yang sebenarnya tidak berniat mencari informasi mengenai pertanian pun terkadang menjadi tahu karena informasi ini masuk melalui media internet yang menyenangkan seperti blog, facebook, purk, twitter dan iklan iklan yang ada. Sebagai contoh nyata adalah adanya kesadaran masyarakat terhadap aktivitas Go Green. Aktivitas yang mendukung lingkungan menjadi jiwa bagi setiap masyarakat, hal tersebut dikarenakan pengetahuan mengenai global warming ada di setiap website bahkan di jejaring sosial. Saat ini sedang berkembang isu masyarakat organik. Masyarakat organik ini timbul akibat adanya pendidikan mengenai kebaikan dan nilai lebih produk-produk organik yang diajarkan oleh beberapa blog-blog baik dari dalam dan dari luar.
Sebenarnya tidak hanya pendidikan mengenai ilmu pertanian dan ilmu hayati saja yang bisa memanfaatkan internet sebagai mediator pembelajaran bagi masyarakat. Semua ilmupun bisa tinggal penerapannya. Saat ini istilah yang cocok untuk pendidikan di internet adalah:

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS

Void « Default
Life
Earth
Wind
Water
Fire
Light 