Peringatan penting untuk petani di wilayah banyumas. berdasarkan observasi yang saya lakukan secara singkat bahwa serangan hama kresek sangat berbahaya di musim ini untuk wilayah purwokerto, purbalingga dan banjar.
Archive for category Uncategorized
Bahaya Kresek
Feb 6
Hiruk pikuk dunia pertanian
Jan 16
pertanian di indonesia masih menjadi pencaharian utama bagi masyarakat. pertanian yang diartikan di sini adalah pertanian dalam ari luas yang mencakup pertanian pertanaman, peternakan, perikanan dan perkebunan.
secara nyata pekerjaan bertani memang lebih mengeluarkan keringat. tenaga kerja di pertanian. Namun hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan apa yang mereka lakukan. Perhatian pemerintah terhadap bidang ini pun tidak sedikit. Kucuran dana bidang pertanian dapat dikatan besar. Akan tetapi beberapa pihak ada yang berpendapat dana tersebut kurang lah atau terkadang terlambat di sebarkan. Siapa yang salah di sini bukan itu bahasannya.
Kita sekarang tidak akan membicarakan mengenai peran pemerintah, anggaplah kita memiliki pemerintah yang sempurna. Apakah dengan pemerintah sempurna dan cara masyarakat “bertani” saat ini sudah cukup?.
TIDAK
Mungkin kita perlu menengok dari jendela negara lain. Kita memiliki musim yang sempurna, tanah ideal, keanekaragaman organisme baik dari tingkat rendah sampai yang tertinggi, kita punya sinar yang terus ada 12 jam sehari….
Itu adalah kesempurnaan kita di negara agraris ini. Tapi apa itu cukup agar pertanian dita sukses. Kita tengok Swiss sebagai penghasil cokelat terbaik. Buah buahan kita kalah dari Thailand padahal sumber plasma nutfah kita lebih banyak. Sebenarnya apa yang melatarbelakangi terpuruknya pertanian Indonesia lebih tidak berkembang dibandingkan negara lainnya.
Satu pemahaman saya selama ini bergelut di bidang pertanian adalah kurang bonafitnya pekerjaan pertanian di Indonesia. Coba bila seseorang ditawari menjadi penjaga konter dan bertani. 75 persen lebih memilih tidak untuk bertani. Kurangnya minat masyarakat menyebabkan lemahnya perkembangan pertanian di negara kita. Bagaimana memperbaiki, itu adalah tugas kita bersama apakah kita mau memperbaiki yang ada atau pun mau maju dengan meninggalkan apa yang telah rusak.
Menulis informasi di blog yang seperti saya lakukan saat ini merupakan awal dari keinginan saya dalam menyebarkan pengetahuan yang telah diperoleh secara akademik dan non akademik. Namun tujuan ini tidak akan bisa berjalan ketika tidak ada pengunjung yang membaca informasi yang kita tulis. Masuknya para warga netter menjadikan info yang kita tuli lebih hidup. Hal tersebut karena munculnya komentar komentar yang membangun sehingga tulisan blog kita lebih informatif.
Beragam cara untuk menarik para pengunjung ke pusat informasi yang kita gunakan, namun itu akan bergantung pada kualitas tulisan kita. Menarik tidaknya tulisan yang kita buat menjadikan para pembaca tetap meng up date informasi yang kita tulis. Bahkan beberapa memborkmarking url posting info kita. Social bookmarking merupakan kumpulan tulisan-tulisan yang ditulis oleh para pemberi informasi. Bagi para blogger profesional hal ini bukanlah suatu hal yang baru. Sebenarnya Social Bookmarking pada awalnya adalah salah satu cara bagi pengguna internet untuk menyimpan, mengklafisikasi, berbagi dan mencari Internet bookmark. Dengan Social bookmarking kita menyebarkan informasi pada komunitas yang sesuai bagi tulisan yang mereka buat. Beberapa cara untuk membookmark dari social bookmarking adalah bookmark di beberapa browser atau favorits di Mozilla, Netscape dan Internet Explorer. Dengan melakukan social bookmarking pada social bookmarking di internet penulis dapat menyimpan hal-hal yang menurut mereka berguna. Bookmark yang telah disimpan tersebut dapat juga dilihat oleh pengguna lain. Bahkan beberapa social bookmarking dapat diurutkan berdasar kepopuleran isi tersebut, kesesuaian topik, lokasi, tag atau bahkan secara acak.
Banyak sekali Social bookmarking yang ada. Wig merupakan salah satu Social bookmarking yang sangat dikenal, akan tetapi Social bookmarking ini tidak spesifik untuk para blogger Indonesia. Sedangkan Social bookmarking dari Indonesia yang banyak ada sangat kecil komunitasnya. Namun portal berita internet di Indonesia yang terkenal Astaga.com membuka Social bookmarking untuk para blogger Indonesia. Sungguh menarik apabila Anda membookmark tulisan yang informatif anda pada Social bookmarking. Anda. Bahkan Anda dapat melihat apa yang di bookmark oleh orang lain, hal apa yang menarik hari ini.
Keberadaannya sangat memudahkan kita untuk menyebarkan info yang kita tulis. Ini seperti artikel Inilah Mengapa Kesehatan Perlu Diperiksa (Klik Astaga.com lifestyle on the net) dan Smoking is Your Deathly Lifestyle (Klik Astaga.com lifestyle on the net) yang merupakan informasi yang bermanfaat. Social bookmarking ini bisa di gunakan secara gratis seperti layaknya menggunakan facebook. Diharapkan social bookmarking dari astaga ini dapat menyaingi dari social bookmarking dari luar negeri seperti del.icio.us, reddit, Digg dan portal Netscape yang saat ini social bookmarking tersebut juga berkembang menjadi social news. Dengan membookmark tulisan kamu di portal astaga maupun di social bookmarking (yang bersifat social news) pengguna akan mendapatkan update dari hal-hal yang menarik dari RSS feed.
Sekarang apakah anda mau membookmark tulisan di web Indonesia atau luarnegeri, itu adalah hak anda. Yang pasti anda merupakan salah satu pahlawan bagi dunia ketika informasi dan pengetahuan yang anda miliki anda sebarkan bagi kepentingan umat dunia.
Tulisan ini ditulis untuk mengikuti kompetisi Astaga.com lifestyle on the net
Seri mengenal tanaman: Kepel
Dec 19
Berbagai tanaman perlu dilakukan pembudidayaan dan pelestarian, sehingga kelangsungan generasi dari tanaman akan selalu terjaga. Adanya tanaman langka dikarenakan kurangnya pembudidayaan dan pelestarian tanaman tertentu yang saat ini dibutuhkan karena memiliki cirri khas tertentu yang diminati oleh beberapa konsumen. Pelestarian tanaman langka perlu dilakukan, hal ini dikarenakan tidak punah plasma nutfah berbagai tanaman yang dimiliki. Ada beberapa tanaman buah-buahan yang saat ini perlu konservasi khusus karena kelangkaannya, diantaranya kepel, kesemek, kopi anjing (nam-nam), pepino, duwet putih dan ungu, gowok, manila, kemang, buah buni, buah naga dan lain-lain.
Kepel tumbuh liar pada tanah hat yang lembap dan dalam, di hutan-hutan sekunder di Jawa. Dibudidayakan sebagai pohon buah pada ketinggian mencapai 600 m dpl., dan mampu berbuah pada 18° LS di Queensland. Jenis ini dapat tumbuh baik di sela-sela rumpun bambu, yang di tempat itu pohon-pohon lain tidak mampu bersaing. Secara geografis pohon kepel ditemui di Pulau Jawa dan Semenanjung Malaysia. Orang Jawa menamainya kepel karena besarnya sekepal tangan orang dewasa. Tanaman ini tumbuh baik di tanah yang subur, mengandung humus dan lembab di ketinggian 150 sampai 300 meter di atas permukaan laut. Pohon kepel bisa tumbuh mencapai ketinggian sampai 20 meter. Dengan ketinggian ini pohon kepel amat layak dijadikan pohon peneduh. Bentuk batang pohon ini tegak lurus dengan tajuk berbentuk kerucut sehingga menarik untuk dijadikan tanaman hias. Buah pohon ini tidak tumbuh di dahan seperti pohon lain.
Biji kepel tersusun melintang dalam buah. Daging buah kepel hanya sedikit. Rasa buahnya segar dan manis. Sayang, sebagian besar isi buah dipenuhi oleh biji sehingga tidak ada orang yang tertarik untuk membudidayakannya. Oleh karenanya, lambat laun pohon kepel menjadi langka seperti sekarang ini. Rasa takut kualat rakyat jelata juga menyebabkan pohon kepel menjadi pohon yang
langka sekarang. Sampai sekarang penangkaran bibit pohon kepel hanya dapat dilakukan dengan biji. Usaha penangkaran dengan setek, tempelan, dan okulasi masih belum berhasil. Belum diketahui apa penyebabnya, sehingga belum ditemukan cara mengatasinya.
Tanaman kepel (Stelechocarpus buharol) salah satu famili Annonaceae, merupakan flora asli Indonesia ini yang belum banyak diperdayakan. Berbagai penelitian terhadap beberapa tanaman dari tingkat taksonomi yang sama menyebutkan bahwa terdapat kandungan zat sitotoksik dalam tanaman tersebut. Zat sitotoksik tersebut antara lain acetogeninns, styryl lactons, isoflavon, dan alkaloid phenanhtrene lactams. Sampai saat ini belum terdapat penjelasan mengenai zat sitotoksik yang paling berpengaruh terhadap aktivitas sitistatik antimutagenesis dan anticarcinogenesis.
Penanganan dalam pembudidayaan yang baik akan menghasilkan tanaman hidup dengan menghasilkan buah yang optimal. Pemilihan bibit dan penanaman penting diperhatikan diawal pembudidayaan. Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan tanaman kepel yang baik, perlu penanganan yang baik pula dari awal pertanaman. Pengaturan jarak tanam dan pemupukan dasar yang perlu dilakukan dalam penanaman, sehingga tanaman tidak saling berebut unsur hara dengan tanaman yang lain dan tersedia makanan dengan pupuk kandang.
Kepel umumnya diperbanyak dengan benih yang diambil dari buah matang dan disemaikan secepatnya. Biji untuk itu harus diambil dari buah yang benar-benar sudah masak. Yaitu buah yang sudah jatuh sendiri di tanah. Uji kemasakannya dapat dilakukan dengan menggores kulit buah yang bersangkutan. Kalau bekas goresan berwana kuning atau coklat muda, itu tanda bahwa buah sudah masak betul. Sesudah dikupas dan dikeluarkan dari daging buahnya, biji-biji dicuci bersih agar bebas dari getah dan daging buah. Lalu dikering-anginkan di tempat teduh (tapi berangin), sampai kering sendiri. Karena kulitnya tebal dan keras, biji perlu diampelas dulu. Jadi air penyiram di tempat pesemaian nanti mudah menembus dinding biji. Sedangkan tunas dari dalam juga mudah menembus keluar, dan cepat berkecambah nanti. Tidak usah semua dinding diampelas. Cukup bagian yang ada lembaganya saja.
Benihnya dibersihkan dengan jalan dicuci dan dikeringkan di tempat teduh. Sebelum disemai benih diskarifikasi, tetapi perkecambahannya masih memerlukan waktu beberapa bulan. Lambat-laun persentase perkecambahannya tinggi juga. Mula-mula biji dikecambahkan dalam kotak kayu berisi pasir bersih yang sudah diayak halus, setebal 5 cm, dan ditutup pasir setebal 5 cm juga. Sesudah berkecambah (kalau disirami setiap hari), biji yang sekarang disebut benih itu dipindahtanamkan ke bedengan pesemaian di lapangan. Tanah bedengan ini dicampur pupuk kandang dulu dengan perbandingan 1 : 1. Jarak tanam benih diusahakan 20 cm dalam barisan, dan 60 cm antarbarisan. Lubang penanaman ini dibuat yang cukup dalam, yaitu 50 cm x 50 cm x 50 cm. Tanah lapisan atas yang digundukkan di suatu tempat dicampur pupuk kandang sebanyak dua kaleng (bekas) minyak tanah, sebelum dikembalikan ke lubang, setelah bibit ditanamkan. (Kantung plastiknya dirobek dan dibuang, tentunya).
Perkecambahannya hipogeal, akar tunggangnya membengkak dan tidak bercabang untuk beberapa waktu. Mula-mula semai itu tumbuh lambat. Pada saat semai berdaun 3-5 helai, dipindahtanamkan ke dalam pot. Ketika tingginya mencapai 0,5-1,0 m bibit dipindahtanamkan ke lapangan dengan jarak tanam 6-8 meter. Fase remajanya berlangsung selama 6-9 tahun. Setelah menumbuhkan 3 – 5 helai daun, tanaman yang sekarang disebut bibit itu dipindahtanamkan lagi ke dalam kantung plastik hitam bergaris tengah 30 cm, berisi campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir halus dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Deretan bibit dalam kantung (sekantung satu batang) kemudian dirawat di bawah naungan pohon di kebun. Sesudah tumbuh setinggi 0,5 m, bibit boleh ditanam dalam lubang penanaman yang permanen di kebun pekarangan, lahan tidur, atau lahan kritis.
Jarak tanam di kebun permanen ini 6 m kalau ditanam berbaris sebagai tanda batas, atau peneduh tepi jalan. Pohon kepel tidak lazim ditanam sebagai tanaman utama di tengah kebun, dengan jarak tanam segi empat atau segi tiga seperti rambutan misalnya, atau mangga manalagi.
Daerah Asal Tanaman
Dec 7
Pusat asal tanaman merupakan hal yang sangat menarik untuk dikaji. suatu jenis tanaman memiliki daerah asal masing-masing dimana ketika kita ingin memperoleh sumber gennya kita bisa meluncur ke pusat asal tanamannya coz disana banyak banget jenis tanaman tersebut. Berikut adalah beberapa pusat asat untuk sebagian tanaman:
- Pusat asal Cina : kedelai, buncis, sawi, jeruk bayi, wijen, dan teh
- Pusat asal india : padi, kacang panjang, terong, lobak, talas, mentinun, kapas dan lada.
Istilah istilah ini merupakan proses atau kejadian yang perlu diketahui dalam Pemuliaan Tanaman.
- Linkage adalah kecenderungan dua gen atau lebih untuk selalu dalam group atau kelompok pada pembentukkan gamet. Linkage terjadi karena dua gen atau lebih berada dalam satu kromosom. Hal-hal yang perli diperhatikan dalam linkage adalah :
- · Untuk mendapatkan rekombinasi yang sama dengan rekombinasi pada pemisahan bebas diperlikan populasi F2 yang lebih banyan. Semakin kecil nilai crossing over (CO) maka semakin besar populasi yang diperlukan.
- · Manguntungkan apabila yang linkage gen-gen (sifat-sifat) yang baik semua
- · Menyulitkan apabila yang linkage gen (sifat) yang baik dengan sifat yang jelek.
- Sterilisasi yaitu ketidakmampuan suatu tanaman membentuk biji biasanya sebagai akibat persilangan antar spesies atau antar genus.
- Incompatibility adalah kegagalan dari tanaman denga serbuk sari dan bakal buahyang normal untuk membentuk biji dikarenakan hambatan fisiologis sehingga pembuahan gagal.
- Mandul Jantan tanaman yang bunga jantanya tidak mampu menghasilkan serbuk sari atau tidak mampu membuahi bunga betinanya.
- Mutasi Buatan dapat memperbesar variasi genetik sehingga keragaman populasi meningkat dan pemulia tanaman dapat memilih genotip yang sesuai dengan harapan.
- Poliploidi adalah suatu kondisi dimana individu mempunyai kromosom (set genome) pada sel-sel somatik lebih dari dua. Poliploidi bisa berasal dari penggandaan kromosom set dari spesies tunggal dan ini disebut autoploidi, dapat juga berasal dari kombinasi set kromosom dari dua atau lebih spesies tanaman dan ini disebut alloploidi. Suatu alloploidi dimana kombinasi komplemen kromosom dari kedua spesies ditunjukkan untuk membentuk spesies hibrid yang fertil disebut amphliploidi.
- Sifat kualitatif dan kuantitatif, sifat kualitatif adalah sifat yang secara kualitatif berbeda sehingga mudah dikelompokkan dan biasanya dinyatakan dalam kategori. Sifat ini yang menjadi objek penelitian Mendel sehingga tercipta hukumnya yang terkenal itu. Sedangkan sifat kuantitatif seperti produksi, kadar protein, dan kualitas. Perintis genetika kuantitatif adalah Fisher (1918), dengan memperkenalkan rumus P = G + E, dimana P adalah fenotipe, G komponen genetik, E penyimpangan lingkungan.
Keberhasilan program pemuliaan tanaman dalam menyeleksi tanaman-tanaman yang mempunyai sifat unggul sangat ditentukan oleh keragaman (variasi) materi yang dipilih (diseleksi). Semakin tinggi keragaman variasi yang dipilih semakin mudah memilih tanaman yang baik (unggul). Terdapat variasi tanaman antar spesies ataupun Read the rest of this entry »
Kultur Jaringan
Nov 20
Kultur jaringam merupakan salah satu metode atau alat dalam bidang pertanian untuk melakukan perbanyakan tanaman. pada beberapa metode pemuliaan kultur jaringan menjadi alat penting untruk mengembangkan suatu varietas. Media yang sering di pakai dalam kultur jaringan adalah media MS. berikut adalah komponen media MS untuk kultur Jaringan dengan pembuatan stok solutionnya
|
No |
Larutan stok |
Kersenyawaan |
Berat persenyawaan (mg) |
Pelarut Aquadest (ml) |
Konsentrasi larutan stok (kali) |
Volume larutan stok untuk 1 liter media (ml) |
|
1 |
A |
NH4NO3 |
83500 |
1000 |
50 |
20 |
|
2 |
B |
KNO3 |
95000 |
1000 |
50 |
20 |
|
3 |
C |
CaCl2.H2O |
44000 |
1000 |
100 |
10 |
|
4 |
D |
MgS4.H2O KH2PO4 |
(37000+ 17000) |
1000 |
100 |
10 |
|
5 |
E |
FeSO4.7H2O Na2EDTA. |
(5570+ 7450) |
500 500 |
200 |
5 |
|
6 |
F (senyawa mi kro) |
1. MnSO4.H2O 2. ZnSO4.H2O 3. H3BO3 4.KI 5. Na2MoO4.H2O 6. CoCl.6H2O 7. CuSO4.5H2O
|
(3380.0+ 1720.0+ 1240.0+ 1240.0+ 50.0+ 5.0+ 5.0) |
1000 |
200 |
5 |
Tentang Gizinya Tanaman
Oct 31
Di ambil dari tulisan Henry <dari comment yang diberikan ke saya>
Sejarah pertanian di Indonesia secara intensif telah dimulai kurang lebih semenjak tahun 1969 pada saat dimulainya program intesifikasi massal (INMAS) untuk petani sebagai dampak revolusi hijau di tingkat dunia. Pada saat tahun 1969 para petani mulai diperkenalkan dengan berbagai jenis pupuk buatan yang bersifat kimia disertai dengan obat-obatan pembasmi hama penyakit dan gulma (Pestisida dan Herbisida).
Dari sektor pemumpukan dari penggunaan pupuk kimia atau yang lebih dikenal dengan anorganik disertai dengan paket-paket lainnya yang dikenal dengan nama Panca Usaha Tani mengakibatkan peningkatan produktivitas tanaman yang cukup tinggi dibandingkan kondisi sebelumnya sehingga Indonesia dapat mencapaim swasembada pangan pada tahun 1986 dan mendapat penghargaan dari organisasi pangan dunia di PBB yaitu FAO.
Namun peralihan dalam budaya bertani dari penggunaan pupuk organik (pupuk kandang, kompos, dll) ke penggunaan pupuk kimia dalam jangka waktu yang relatif panjang hingga saat ini telah menimbulkan dampak samping yaitu mengakibatkan tanah-tanah pertanian di Inonesia menjadi semakin keras sehingga menurunkan produktivitasnnya. Hal ini bukan dikarenakan hilangnya tanah lapisan atas (Top Soil) melainkan disebabkan oleh penumpukan sisa atau residu pupuk kumia dalam tanah yang mengakibatkan tanah menjadi sulit terurai. Hal ini disebabkan salah satu sifat bahan kimia adalah relatif sulit terurai atau hancur dibandingkan dengan bahan organik. Jika tanah semakin keras, maka akan mengakibatkan tanaman akan semakin sulit menyerap pupuk/unsur hara tanah dan untuk menghasilkan panen yang sama dengan hasil panen yang sebelumnya diperlukan dosis pupuk lebih tinggi. Hal inilah yang menyebabkan mengapa dosis pupuk semakin lama semakin tinggi. Selain itu dengan semakin kerasnya tanah, maka proses penyebaran akar dan aerasi (pernafasan) akar akan terganggu yang berakibat pertumbuhan dan kemampuan produksi tanaman akan semakin berkurang. Selain masalah pengerasan tanah akibat penggunaan pupuk kimia masalah yang patut di perhatikan di Indonesia adalah adanya indikasi proses pemiskinan atau pengurangan kandungan 10 jenis unsur hara meliputi sebagian unsur hara makro yaitu Ca, S dan Mg (3 unsur) serta unsur hara mikro yaitu Fe, Na, Zn, Cu, Mn, B dan CL (7 jenis unsur hara). Seperti yang diketahzui sazazt ini (Jornal ilmiazh soil science, 1998) dari sekian banyak unsur yang ada di alam, semua jenis tanaman membutuhkan mutlak (harus tersedia/tidak boleh tidak 13 macam unsur hara untuk keperluan proses pertumbuhan dan perkembangannya sering dikenal dengan nama unsur hara essensial. Unsur hara ini diperlukan dalam jumlah yang berbeda satu sama lain yang secara garis besar dibedakan menjadi unsur hara makro (6 jenis) yang dibutuhkan dalam jumlah lebih besar (unsur N,P,K,Ca,S dan Mg) dan unsur hara mikro (7jenis) yang dibutuhkan lebih sedikit (Unsur Fe,Na,Zn,Mn,B,Cu dan Cl). Walaupun berbeda dalam jumlah kebutuhannya namun dalam fungsi pada tanaman masing-masing unsur sama pentingnya dan tidak bisa mengalahkan atau menggantikan satu sama lainnya. Dalam hal ini masing-masing unsur hara mempunyai fungsi dan peran khusus tersendiri terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga jika terjadi kekurangan satu jenis unsur hara saja akan mengakibatkan tidak optimalnya pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Jadi ke 13 unsur hara tresebut jika pada manusia ibarat menu makan 4 sehat 5 sempurna yang masing-masing mempunyai peran sendiri-sendiri
Nah tanaman juga musti punya nama populer yang bakalan di kenal di seluruh dunia. tiap tanaman punya nama sendiri yang diatur undang-undang (Wah ngeri juga ya). Undang undang itu adalah BINOMIAL NOMENCLATURE. ini adalah tanaman yang sering kita jumpai dengan nama latinnya:
Padi Oryza sativa
Jagung Zea mays
Cantel Sorghum bicolor
Kentang Solanum tuberosum
Kacang Hijau Phaseolus radiatus
Sagu Metroxylon sagu
Ubi Jalar Ipomoea batatas
Bayam Tahun Amaranthus hybridus
Nangka Artocarpus heterophyllus
Bit Beta vulgaris
Sawi Daging Brassica juncea
Kubis Brassica oleracea var. capitata
Sawi Hijau Brassica rapa var. parachinensis
Mentimun Cucumis sativus
Wortel Daucus carota
Kangkung Air Ipomoea aquatica
Kangkung Darat Ipomoea reptana
Selada Lactuca sativa
Jambu Monyet Anacardium occidentale
Nenas Ananas comosus
Sirsak Annona muricata
Srikaya Annona squamosa
Pare Momordica charantia
Buncis Phaseolus vulgaris
Kecipir Psophocarpus tetragonolobus
Sukun Artocarpus communis
Belimbing Wuluh Averrhoa bilimbi
Belimbing Manis Averrhoa carambola
Pepaya Carica papaya
Alang-alang Imperata cylindrica beauv
Alfalfa Medicago sativa
Anggrek tanah Spathoglottis plicata bl
Anggur Vitis vinifera L.
Anyelir Dianthus superbus L.
Apel Malus domestica
Apokad Persea americana
Arbei Fragaria vesca L.
Aren Arenga pinnata Wurmb.Merr.
Asam jawa Tamarindus indica L.
Babandotan Ageratum conyzoides L.
Bawang daun Allium fistulosum L.
Bawang merah Allium cepa L.
Bawang putih Allium sativum L.
Bayam merah Alternanthera amoena voss
Bidara Ziziphus mauritania
Bunga Lilj Ulium brownii f.e.brown
Bunga pukul delapan Turnera subulata j.e.smith
Cabe jawa Piper retrofractum vahl
Cabe merah Capsicum annum L.
Cabe rawit Capsicum frutescens L.
Cendana Santalum album L.
Cengkeh Eugenia aromatica o.k
Dewandaru Eugenia uniflora L.
Duku Lansium domesticum corr
Gadung Dioscorea hispida dennst
Ganyong Canna edulis ker.
Jambu air Eugenia aquea burm.f
Jambu biji Psidium guajava L.
jambu bol Syzygium malaccense
jambu mete Anacardium occidentale L.
Janti, jayanti Sesbania sesban L.merr
Jati Tectona grandis L.
Jeruk bali Citrus maxima merr
Jeruk keprok Citrus nobilis lour
jeruk manis Citrus sinensis
jeruk nipis Citrus aurantifolia
Jeruk purut Citrus hystrix dc
Jeruk sitrun Citrus medica L.
kacang bogor Vigna subterrania
Kacang kapri Pisum sativum L.
kacang merah Vigna unguiculata
kacang tanah Arachis hypogaea
kapuk Ceiba pentandra Gaertn.
Kapulaga Amomum cardamomum willd
Katuk Sauropus androgynus merr
Kayu putih Eucalyptus alba reinw
Kecubung Brugmansia candida pers
kedondong manis Spondilas cytherea
Keladi Caladium bicolor w.ait.vent
Kelapa Cocos nucifera L.
Kembang pukul empat Mirabilis jalapa L.
Kembang sepatu Hibiscus rosa-sinensis L.
Kenari Canarium commune L.
Kencur Kaempferia galanga L.
Kepel Stelechocarpus burahol (bl.)Hook.f.& th
Kopi Coffea arabica L.
Kunyit Curcuma oomestica val.
Labu siem Sechium edule sw
Lada Piper njgrum L.
Lemon Limonia acidissima auct.non L.
Lempuyang Zingiber amaricans bl
lengkeng Dimocarpus longan
Lengkeng Euphoria longana lamk
Lengkuas merah Alpinia purpurata k.schum
Makutadewa Phaleria macrocarpa (scheffboerl
Mangga Mangifera indica L.
Manggis Gabcinia mangostana L.
Markisa Passiflora quadrangularis L.
Mawar Rosa galica L.
Melon Cucumis melo L.
Nanas Ananas comosus merr
Panili Vanilla planifolia andrew
Pare Momordica charantia L.
petai cina, lamtoro Leucaena leucocephala
rumput gajah Pennisetum purpureum
salak Salacca zalacca
Salam Eugenia polyantha wight
Sawo Manilkara kauki dub
Semangka Citrullus vulgaris schrad
Teki Cyperus rotundus L.
Waluh Cucurbita moschata durch