akhir akhir ini di dunia pertania sangat populer dengan hibrida sampai sampai mobil pun ada yang disebut dengan hibrida. Hibrida dalam bidang pertanian (buat yang otomotif boleh bikin artikel sendiri ya hihihiih) merupakan bagian tanaman yang digunakan untuk pertanaman berikutnya dimana bagian tanaman tersebut hasil langsung dari persilangan dua tetua yang berbeda jenis. Untuk tanaman-tanaman yang diperbanyak dengan biji tanaman hibrida tanaman itu berasal dari dua galur murni yang berbeda. Sedangkan pada tanaman yang diperbanyak secara klon galur murni tidak mutlak diperlukan.
Hal tersebutlah yang menyebabkan benih benih hibrida di pasar sangat mahal. Mahalnya benih tersebut tidak membuat petani berpaling dari benih ini. Kelebihan dari tanaman hibrida tidak dimiliki oleh tanaman komposit maupun varietas murni (non hibrida). Kelebihan itu terbesut antara lain:
1. Seragam. Kagak ada yang neko neko tanemannya. kalau mau tinggi ya tinggi semua kalau mo pendek ya pendek semua. Kalau ada yang beda ya buang ja pasti ada tetangga yang nanem di situ
2. Vigornya oke punya. Kalau vigornya kuat pasti kita hemat penggunaan benih. Makanya benih hibrida biasanya cara tanamnya satu lubang satu benih.
3. Hasilnya bagus. hal ini karena tanaman hibrida secara genetik memiliki sifat heterosis dimana tanaman bisa melebihi tetuanya. Misalnya kalau tetuanya menghasilkan 2 ton hibridanya bisa sampai 5 ton hebat kan.
Pada artikel artikel selanjutnya saya akan menceritakan poin ke tiga yaitu heterosis pada tanaman jadi tunggu kabar berikutnya ya.
Metode dalam memperbanyak tanaman sangat banyak macamnya. Mulai dari yang sedehana sampai yang rumit. Perbanyakan tanaman bisa digolongkan menjadi 3 (tiga) macam, yaitu :
1. Perbanyakan secara vegetatif.
2. Perbanyakan secara generatif.
3. Perbanyakan secara vegetatif – generatif.
Dalam perbanyakan tanaman secara generatif, bahan yang digunakan adalah biji. Akan tetapi, tanaman baru yang berasal dari biji bersifat sering menyimpang dari induknya. Untuk menghindari kelemahan-kelemahan yang terdapat pada perbanyakan generatif ini, maka orang mulai memindahkan perhatiannya pada perbanyakan secara vegetatif.
Pembiakan dapat terjadi secara alamiah maupun dibuat oleh manusia. Banyak cara pembiakan vegetatif dilakukan. Pemilihan cara ini tergantung pada jenis tanaman dan tujuan dari pembiakannya.
Reproduksi juga dikenal dengan reproduksi aseksual dan perkembangan atau perbanyakan vegetatif. Reproduksi vegetatif dapat terjadi secara alami dan juga dilakukan secara buatan manusia. Perkembangbiakan tanaman secara buatan pada umumnya dapat dilakukan dengan memisahkan sebagian dari tubuh tanaman induk, maka bagian itu dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Bila tanaman dikembangkan maka akar atau kuncup liar yaitu akar atau kuncup yang tumbuh dari tempat yang tidak tumbuh biasanya berkembang.
Nah tanaman juga musti punya nama populer yang bakalan di kenal di seluruh dunia. tiap tanaman punya nama sendiri yang diatur undang-undang (Wah ngeri juga ya). Undang undang itu adalah BINOMIAL NOMENCLATURE. ini adalah tanaman yang sering kita jumpai dengan nama latinnya:
Padi Oryza sativa
Jagung Zea mays
Cantel Sorghum bicolor
Kentang Solanum tuberosum
Kacang Hijau Phaseolus radiatus
Sagu Metroxylon sagu
Ubi Jalar Ipomoea batatas
Bayam Tahun Amaranthus hybridus
Nangka Artocarpus heterophyllus
Bit Beta vulgaris
Sawi Daging Brassica juncea
Kubis Brassica oleracea var. capitata
Sawi Hijau Brassica rapa var. parachinensis
Mentimun Cucumis sativus
Wortel Daucus carota
Kangkung Air Ipomoea aquatica
Kangkung Darat Ipomoea reptana
Selada Lactuca sativa
Jambu Monyet Anacardium occidentale
Nenas Ananas comosus
Sirsak Annona muricata
Srikaya Annona squamosa
Pare Momordica charantia
Buncis Phaseolus vulgaris
Kecipir Psophocarpus tetragonolobus
Sukun Artocarpus communis
Belimbing Wuluh Averrhoa bilimbi
Belimbing Manis Averrhoa carambola
Pepaya Carica papaya
Alang-alang Imperata cylindrica beauv
Alfalfa Medicago sativa
Anggrek tanah Spathoglottis plicata bl
Anggur Vitis vinifera L.
Anyelir Dianthus superbus L.
Apel Malus domestica
Apokad Persea americana
Arbei Fragaria vesca L.
Aren Arenga pinnata Wurmb.Merr.
Asam jawa Tamarindus indica L.
Babandotan Ageratum conyzoides L.
Bawang daun Allium fistulosum L.
Bawang merah Allium cepa L.
Bawang putih Allium sativum L.
Bayam merah Alternanthera amoena voss
Bidara Ziziphus mauritania
Bunga Lilj Ulium brownii f.e.brown
Bunga pukul delapan Turnera subulata j.e.smith
Cabe jawa Piper retrofractum vahl
Cabe merah Capsicum annum L.
Cabe rawit Capsicum frutescens L.
Cendana Santalum album L.
Cengkeh Eugenia aromatica o.k
Dewandaru Eugenia uniflora L.
Duku Lansium domesticum corr
Gadung Dioscorea hispida dennst
Ganyong Canna edulis ker.
Jambu air Eugenia aquea burm.f
Jambu biji Psidium guajava L.
jambu bol Syzygium malaccense
jambu mete Anacardium occidentale L.
Janti, jayanti Sesbania sesban L.merr
Jati Tectona grandis L.
Jeruk bali Citrus maxima merr
Jeruk keprok Citrus nobilis lour
jeruk manis Citrus sinensis
jeruk nipis Citrus aurantifolia
Jeruk purut Citrus hystrix dc
Jeruk sitrun Citrus medica L.
kacang bogor Vigna subterrania
Kacang kapri Pisum sativum L.
kacang merah Vigna unguiculata
kacang tanah Arachis hypogaea
kapuk Ceiba pentandra Gaertn.
Kapulaga Amomum cardamomum willd
Katuk Sauropus androgynus merr
Kayu putih Eucalyptus alba reinw
Kecubung Brugmansia candida pers
kedondong manis Spondilas cytherea
Keladi Caladium bicolor w.ait.vent
Kelapa Cocos nucifera L.
Kembang pukul empat Mirabilis jalapa L.
Kembang sepatu Hibiscus rosa-sinensis L.
Kenari Canarium commune L.
Kencur Kaempferia galanga L.
Kepel Stelechocarpus burahol (bl.)Hook.f.& th
Kopi Coffea arabica L.
Kunyit Curcuma oomestica val.
Labu siem Sechium edule sw
Lada Piper njgrum L.
Lemon Limonia acidissima auct.non L.
Lempuyang Zingiber amaricans bl
lengkeng Dimocarpus longan
Lengkeng Euphoria longana lamk
Lengkuas merah Alpinia purpurata k.schum
Makutadewa Phaleria macrocarpa (scheffboerl
Mangga Mangifera indica L.
Manggis Gabcinia mangostana L.
Markisa Passiflora quadrangularis L.
Mawar Rosa galica L.
Melon Cucumis melo L.
Nanas Ananas comosus merr
Panili Vanilla planifolia andrew
Pare Momordica charantia L.
petai cina, lamtoro Leucaena leucocephala
rumput gajah Pennisetum purpureum
salak Salacca zalacca
Salam Eugenia polyantha wight
Sawo Manilkara kauki dub
Semangka Citrullus vulgaris schrad
Teki Cyperus rotundus L.
Waluh Cucurbita moschata durch
<Click gambar kalo mo di perbesar (biar nongolnya ga kelamaan)>
tanaman ini aku juga baru nanem kemaren. dari namanya lucu juga. jambu biji ungu. kanarmya tanaman ini mampu lebih efektif untuk penanganan Demam Berdarah Dengue. Namun yang pasti tanaman ini di tanam untuk pelestarian plasma nutfah tanaman langka. Coz tanaman ini cukup langka untuk ditemui lagi. tanaman ini semoga menjadi gen harapan baru buat tanaman di indonesia.
Berangan-angan barang kali nanti tanaman ini bisa bikin durian warnanya ungu lho lucu kan. suatu saat nanti mungkin tanaman ini dapat populer di kalangan masyarakat sebagai tanaman hias (barang kali bisa melebihi anthurium). sampai sekarang saya masih belum mendapat referensi tanaman ini, buat yang menemukan share ma aku ya buat melengkapi artikel ini.

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS

Void « Default
Life
Earth
Wind
Water
Fire
Light 