IMPIAN YANG MENJADI NYATA

Setiap manusia yg masih memerlukan oksigen untuk bernafas pasti memiliki keinginan atau gairah atau yang saat ini sedang hangat dibicarakn dimana-mana yaitu “MIMPI”. Ada yang tidak setuju dengan pernyataan pertamaku???? ...

Blog Competition

yupzzz,,, di bawah ini adalah artikel-artikel jagoanku untuk lomba blog Beswan Djarum (Semoga Menang),, Amin: 1. Wirausaha Muda Mandiri 2. Terima Kasih Djarum 3. Berwisata Murah Meriah di Hutan mangrove Bali

Wirausaha Muda Mandiri

Indonesia memiliki sumber daya manusia yg melimpah. Waahh,,, Itu adalah salah satu modal penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Sumber daya manusia adalah pelaku dan penggerak dalam perekonomian. Tapi sayangnya saat ...
Prev Next

TERIMAKASIH DJARUM

Published on October 31st, 20092 comment

Kebahagiaan adalah kunci menuju keberhasilan ke depan. Selamat mengikuti acara Silahturahmi Nasional (Silatnas), semoga keterlibatan Beswan Djarum dan semua pihak dari acara demi acara dapat menggugah Semangat Kemajuan dan Mencapai Kebahagiaan.

(Dikutip Dari : Buku Harmoni Indonesiaku, Suwarno M. Serad)


Kesempatan langka yg aku peroleh untuk mengutarakan rasa syukurku dan terimakasihku karena aku telah dipilih untuk menjadi salah seorang Beswan Djarum!!! Apa yg aku dapatkan sebagai Beswan Djarum? Apa arti semua ini bagi kelangsungan hidupku selama menjadi Beswan Djarum? Apa peran Djarum bagi masa depanku??

Jawaban dari semua pertanyaan diatas adalah SEGALA HAL.

SEGALA HAL aku dapatkan saat aku resmi menjadi Beswan Djarum. Keluarga, sahabat, ilmu, keterampilan, pengalaman, mimpi, kemewahan, penghargaan, kebanggaan pada diri sendiri, kedewasaan dan yg terakhir adalah uang. Dan semua itu terangkum menjadi satu yg aku sebut sebagai KEBAHAGIAAN. Apa aku bahagia menjadi Beswan Djarum? Dan jawabanku adalah SANGAT.


BALI, 3 SEPTEMBER 2008.

Aku seorang mahasiswa yg percaya diri tengah memasuki suatu langkah baru yg aku sendiri tidak tahu ujungnya ada dimana. Saat itu aku hanya tahu satu prinsip bahwa kita semua punya kesempatan yg sama dan kita bisa meraih tiap kesempatan yg ada dengan merasa yakin pada diri sendiri dan percaya bahwa kita mampu (positif thinking). Semua itu akan membawa kita untuk meraih setiap mimpi kita. Pikiran yg timbul setelah membaca buku The Secret.

Aku memasuki sebuah hall hotel untuk mengikuti serangkaian tes penerimaan Beasiswa. Gugup sudah pasti aku rasakan. Saat itu aku datang terlambat dan di dalam hall itu sudah berkumpul mahasiswa-mahasiswi dari berbagai fakultas dari Universitas Udayana maupun Warmadewa. 20 orang jumlah kami semua yg akan mengikuti test untuk memperebutkan 7 kuota yg tersedia sebagai penerima beasiswa tersebut. Beasiswa Djarum, itulah yg akan kami perebutkan. Apa jenis beasiswa itu dan apa yg akan aku dapatkan bila lolos menjadi salah satu penerima Beasiswa atau sebutan “gaulnya” Beswan Djarum? Aku sama sekali tidak tahu. Yg aku tahu saat itu adalah aku harus menampilkan yg terbaik yg aku punya dan yg aku bisa. Lakukan yg terbaik dan hasilnya aku pasrahkan Pada Tuhan.

Detik berganti menit, menit berganti jam, pagi yg cerah berganti menjadi sore yang kelam. Suasana di dalam hall tersebut begitu menegangkan seakan-akan menenggelamkanku dalam lingkaran waktu yg berjalan begitu cepatnya tanpa aku sadari. Semua test akhirnya berhasil aku lewati. Psikotest, public speaking, debat, dan persentasi telah aku lewati dengan kepuasaan yg tetap mendebarkan. Apa aku lolos? Itulah pertanyaanku saat aku selesai menjalani semua test itu. Apa aku akan bertemu lagi dengan sahabat-sahabat baru yg aku temui dalam tes tersebut?? Ahhh… sayang rasanya kalau aku tidak bertemu mereka lagi. Setengah hari yg kami habiskan walaupun dalam suasana kompetisi dalam hall tersebut telah membuat ikatan tersendiri. Di dalam sana tidak ada persaingan yg saling sikut atau menjatuhkan, yg aku lihat adalah semangat generasi muda Indonesia untuk berprestasi tanpa harus menjatuhkan satu sama lain. Mengagumkan!!!


Bali, Sepanjang Bulan September hingga akhir Oktober 2008

Penantian yg menegangkan dan sekaligus membosankan aku jalani selama 1,5 bulan. Aku bukanlah seorang yg penyabar. Tidak ada kata sabar dalam kamus hidupku, aku selalu benci menunggu untuk alasan apapun tapi mungkin untuk kali ini aku memang harus menunggu karena tidak ada pilihan lain. Sudah 1,5 bulan sejak aku mengikuti test Beasiswa Djarum tapi belum ada pengumuman tentang hasilnya. Kenapa begitu lama pikirku? Apakah begitu susahnya untuk memutuskan 7 orang yg beruntung?

Ada salah seorang alumni Beswan Djarum yg saat itu menjadi panitia dalam test yg aku ikuti, yg kebetulan dia adalah kakak tingkatku di fakultas ekonomi Udayana. Kak Dhany, sapaan akrabku padanya. Aku sudah curiga melihat gelagatnya yg selalu senyum-senyum sendiri saat melihatku (nb: dia tidak naksir aku), aku yakin dia tahu sesuatu dan sedang berusaha menutupinya dariku tapi dia tidak bisa mencegah bibirnya untuk selalu tersenyum misterius. Dia pasti tahu sesuatu tentang hasil test itu, pikirku saat itu. Dan benar saja, dia memang tahu. Dan sialnya lagi dia bungkam walaupun aku sudah berusaha merayunya sekeras apapun (nb : rayuan yg wajar) bahkan aku sudah berusaha memerasnya dengan iming-iming akan aku traktir makan sepuasnya jika dia memberitahuku hasil test itu. Tapi dia tetap bungkam. Aaarrggghhhh,,,, aku makin tidak sabar dan parahnya lagi ditambah dengan rasa penasaran yg semakin membumbung tinggi.


Bali, Akhir Oktober 2008 (aku lupa tanggal tepatnya)

Motorku melaju dengan cepatnya di jalanan Baypas Ngurah Rai, saat itu aku sedang dalam perjalanan pulang dari kampus. Motor meraung keras saat aku semakin kencang mengendarainya. Aku berteriak-teriak dijalan tanpa peduli banyak orang yg memperhatikanku. Tidak hentinya aku mengucapkan syukur pada Tuhan sambil terus menengadahkan kepala ke langit ( nb : berbahaya). Tanganku yg kiri sedang sibuk memegang HP untuk smsan (nb : tindakan berbahaya, jangan ditiru). Aku mengirimkan pesan kepada Bapak Ibuku tercinta, “Gekta dapet Beasiswa Djarum”, itulah isi smsku. Puaaasssss dan Bahagiaaaaaa…. Perasaanku saat itu.. Aku baru saja mengetahui bahwa aku lolos test dan mulai hari itu aku resmi menyandang gelar sebagai penerima Beasiswa Djarum atau Beswan Djarum 2008-2009. Horeeeeeeeee!!!!!!!! Saat itu aku belum menyadari bahwa itu baru awal dari sebuah perjalanan yg akan mengantarkanku pada kebahagiaan yg lebih besar lainnya.


kebersaan saat MDP

kebersamaan saat MDP

Bali, Surabaya dan Semarang. 22 – 27 November 2008

Pernahkah kalian jogging di bandara diantara pesawat-pesawat yg siap lepas landas? Belum saja mencapai di Surabaya untuk mengikuti acara pertama sebagai Beswan Djarum, aku dan sahabat-sahabatku (marlita, ardi, dika, leo, bulan dan susi) sudah lebih dulu mengalami pengalaman yg luar biasa melelahkan. Kami terpaksa berlari sekencang mungkin agar segera mencapai pesawat yg akan kami tumpangi telah dalam kondisi siap lepas landas dalam beberapa menit lagi. Keterlambatan kami menjadi penyebabnya. Mungkin itu suatu “pemanasan” yg diberi Tuhan pada kami agar kami siap untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Suara-suara dari pengeras suara meneriakkan “Selamat Datang Beswan Bali” menyambut kedatangan kami bertujuh di sebuah gedung yg terletak di Jalan Kedung Doro. Gedung itu adalah kantor Djarum Surabaya. Penyambutan yg sungguh diluar bayanganku. Siapa orang-orang ini? Kenapa disini ramai sekali? Mereka melihat kami dengan wajah penasaran dan ingin tahu. Setelah beberapa saat terdapat tumpukan pertanyaan diotakku, akhirnya satu persatu pertanyaan terjawab juga dengan sendirinya, mereka adalah Beswan Djarum, sama seperti aku. Kami hanya berbeda provinsi namun masih dalam satu RSO Surabaya. Saat itu aku belum sadar bahwa aku baru saja bertemu dan berkenalan dengan orang-orang yg sebentar lagi akan menjadi Keluarga dan Sahabat baruku.

Pantatku sudah panas terduduk lama di dalam bis selama kurang lebih 10 jam menuju semarang. Perjalanan panjang menuju tempat tujuan berikutnya. Untunglah di dalam bis aku duduk bersama sahabatku dari Bali jadi kami tidak butuh penyesuaian lagi untuk saling mengenal. Tiba-tiba ada yg mengusikku dalam lamunanku saat itu, ada seorang teman dari Beswan Malang yg duduk tepat didepanku tiba-tiba mengajakku mengobrol. Dia memperkenalkan dirinya dengan nama Dyan. Dyan terlihat begitu antusias mebicarakan mengenai Bali. Aku sempat berpikir, sebenarnya yg “orang Bali” aku atau dia?? Dia dengan bangga menceritakan pengalamannya liburan di Bali dan terlihat dari wajahnya bahwa dia cinta Bali dan dia terlihat sangat antusias bisa bertemu dan berkenalan dengan orang bali. (nb: khususnya aku). Awal percakapan kami tentang Bali ternyata membawa kami ke dalam hubungan yg lebih dekat. Persahabatan. Dyan adalah salah satu sahabat terbaikku. Sahabat dalam menjalani semua kegiatan Djarum maupun sahabat dalam keseharian kami walaupun kami tinggal berkili-kilo meter jauhnya. Dan kalian tahu, dyan sudah seperti keluargaku sendiri saat ini (1 tahun sejak pertemuan pertama kami.). Djarum baru saja memberikan sahabat sekaligus keluarga baru untukku. Dan masih banyak sahabat-sahabat lainnya yg berdatangan dalam hidupku dalam perjalanan tersebut. Terimakasih Djarum!

gila-gilaan MDP

gila-gilaan saat MDP

Malam Dharma Puruhita telah menanti aku dan sahabat-sahabatku ketika sampai di Semarang. Hotel bintang 5 (Hotel Santika), welcome Party, makanan yg semuanya mengundang lidah untuk bergoyang, pelatih-pelatih professional yg akan melatih kami dalam pementasan MDP (Ari Tulang dkk), acara-acara yg Djarum siapkan untuk kami (kickandy dll), bintang tamu penyanyi terkenal yg sedang naik Daun Ari lasso dan segala fasilitas lainnya yg Djarum sediakan untuk kami. Aku “shock”. Perasaan yg tepat menggambarkan semua fasilitas tersebut. Apa ini? Kenapa aku dan sahabat-sahabatku disambut bak tamu penting? Kami hanyalah sekelompok mahasiswa bukan pejabat negara. Begitu besar penghargaan yg Djarum berikan pada kami. Sebuah pengalaman dilatih oleh pelatih Profesional, keterampilan baru (nb: saat itu aku kebagian tugas di Paduan suara) aku dapatkan disana, Djarum menyediakan program KickAndy dengan pembicara Andrea Hirata penulis Laskar Pelangi dan aku tahu Djarum sedang mengarahkan kami untuk memiliki Mimpi Besar dalam hidup kami. Kemewahan adalah hal lainnya yg aku dapatkan. Terima Kasih Djarum!


Bandung, 16-19 Januari 2008.

Hawa dingin Cikole Bandung langsung menyambutku ketika aku baru turun dari Bus. Dingin tapi menyegarkan. Aroma pohon pinus memenuhi penciumanku. Disekelilingku yg aku lihat hanyalah jejeran pohon pinus yg membentuk Hutan Pinus. Indah!!! Selama 4 hari aku akan mengikuti outbound Beswan Djarum. Program Djarum bakti pendidikan lainnya bagi Beswan Djarum. Pasti mengasikkan, itulah keyakinanku saat itu. Aku adalah seorang mahasiswa yg memiliki hobby traveling, extreme sport dan semua hal yg berkaitan dengan alam. Dan disini adalah tempat yg sangat cocok untuk”mengekspresikan” semua hobby ku itu. Lagi-lagi aku tidak sabar untuk memulainya.

Kebahagiaan Outbound

Kebahagiaan Outbound

Basah kuyup dan lumpur memenuhi tubuhku pada saat mengikuti rangkaian games di Cikole. Games yg aku ikuti memiliki tujuan yg berbeda-beda. Folding carpet melatih kerjasama tim, High impact games melatih keberanian kami dalam mengatasi ketakutan kami. Masih banyak games lainnya (ada 20 games yg disediakan) yg aku ikuti. Namun yg paling menegangkan adalah Caraka Malam, aku takut segala jenis Hantu, baik itu dalam wujud asli atau rekayasa manusia. Ketakutan alami dalam tubuhku yg sampai sekarang belum hilang. Pada Caraka Malam itu aku diharuskan untuk mengelilingi Rute hutan yg sudah disiapkan para trainer. Dan aku tahu aku akan bertemu pocong dan keluarga besarnya disana. Disinilah tantangan terberatku. Menghilangkan segala ketakutan, berani mencoba dan terus maju. Aku bertemu pocong di perjalananku menembus hutan pada malam itu. Ketakutan, berlari, teriakan, jatuh disana-sini dan nafas yg terengah-engah adalah hal yg aku alami. Tapi aku berhasil menghadapinya dan aku tetap maju. Inilah yg Djarum persembahkan pada kami, sebuah sarana outbound untuk melatih mental kami menghadapi tantangan yg lebih besar lagi diluar sana, melatih kedewasaan kami dalam mengambil keputusan untuk tetap maju dan yakin bahwa kami mampu dan dapat melewatinya. Dan satu hal lagi yg hampir lupa aku ceritakan. Disini aku bertemu sahabat-sahabat dan keluarga baru lagi dan sampai saat ini aku masih keep contact dengan mereka. Terimakasih Djarum!!


Malang, 14-17 Mei 2008

Me and My New Family

Me and My New Family

Aku tiba di kota favoritku. Disini aku punya keluarga besar Beswan Djarum Malang. Hmmm,,, Mereka sahabat-sahabat favoritku. Aku merasa disambut hangat disini, teriakan histeris selalu aku dengar sebagai tanda penyambutanku. Pelukan erat dan cipika cipiki menghiasi pertemuan kami (nb : hanya bagi para wanita). Obrolan panjang sampai larut pagi adalah ciri khas kami jika sudah bertemu. Mereka begitu baik dan bersahabat. Aku selalu rindu untuk bertemu mereka lagi dan menghabiskan waktu dengan tertawa bersama. Ada 2 orang sahabat spesialku disini. Nisa dan Dyan. Mereka begitu menyebalkan sampai-sampai aku selalu kangen dengan mereka. Kami sudah seperti saudara kandung yg berbeda ayah dan ibu. Sungguh ikatan persaudaraan yg aneh. Mereka menambah warna dalam hidupku, kadang warna pelangi dan kadang juga warna hitam. Penuh warna dan penuh tawa.

Dare to Be a Leader adalah Program terakhir Djarum bakti pendidikan yg diberikan untuk kami (Beswan Djarum). Berani menjadi pemimpin. Pelatihan soft skills untuk membentuk mental seorang pemimpin bagi Beswan Djarum. Apa aku bisa menjadi pemimpin? Aku terlalu suka tertawa, bercanda dan sangat jarang untuk serius. Apa bisa menjadi pemimpin dalam kepribadianku yg seperti itu? Semuanya akan dijawab dalam pelatihan ini.

Leader-Leader Beswan Djarum

Leader-Leader Beswan Djarum

Permainan dan permainan lagi. Pelatihan ini sungguh sangat mengasikkan, banyak ilmu yg disampaikan dalam pelatihan kepemimpinan melalui berbagai jenis permainan dan itu memudahkan setiap orang untuk mengikutinya dan memahaminya. Bosan?? Mana mungkin itu bisa terjadi. Suasana dalam Hall Universitas Muhamadyah selalu riuh dengan suara tawa dan kegembiraan. Pelatihan selama 12 jam pun terasa berlari dengan cepatnya. Begitu banyak pelatihan tentang membentuk diri menjadi seorang pemimpin. Bagaimana menjadi karakter seorang pemimpin yg dihormati dan disenangi anak buah, sikap sebagai seorang pemimpin, gaya kepemimpinan, komunikasi efektif, menjadi pemimpin yg objective dan kreatif. Padat materi dan menghabiskan 2 x 12 jam untuk menyelesaikannya. Dalam setiap permainan kami diharuskan menjadi pemimpin dan pengikut. Kemampuan berbicara di depan umum dilatih disini. Sangat menguras energy tapi sangat mengasikkan. Pelatihan Dare to Be a leader telah membuka mata kami bahwa setiap orang bisa menjadi pemimpin. Keseriusan Djarum dalam memberikan pelatihan pada Beswan Djarum membuktikan bahwa PT. Djarum memang memiliki komitmen yg kuat untuk terus melahirkan generasi yg berprestasi. Dan aku merasakan manfaatnya sekarang. Aku menjadi berani menghadapi segala tantangan yg ada. Berani menjadi pemimpin dan berusaha menjadi pemimpin yg baik (Nb : semoga). Terimakasih Djarum!!


Bali, 30 oktober 2009

Di dalam kamarku yg dipenuhi unsur warna hijau, saat ini aku sedang duduk menghadap laptopku. Mengetik semua kisahku diatas. Mengenang kembali setiap kenangan yg telah aku rasakan setahun terakhir ini sebagai seorang Beswan Djarum, mencoba mengecap kembali fasilitas dan penghargaan yg telah Djarum berikan padaku. Rindu untuk mengulangnya kembali. Pengalaman yg akan aku ingat sampai suatu saat mata ini tertutup selamanya (nb : semoga masih lama). Segala hal yg telah Djarum berikan padaku telah membentuk karakterku menjadi seseorang yg berani menghadapi tantangan dan tetap maju untuk mengejar mimpi-mimpiku. Jauh sebelum aku menjadi seorang Beswan Djarum aku telah memiliki mimpi. Mimpi menjadi seorang Beswan Djarum, dan aku bisa meraihnya. Saat ini aku terus memiliki mimpi besar lainnya, salah satunya adalah memenangkan kompetisi blog ini, semoga aku bisa meraihnya juga (amin). Djarum Bakti Pendidikan merupakan suatu wadah untuk melahirkan sumber daya manusia yg berdaya saing dan berkualitas.

Terimakasih Djarum untuk Keluarga, sahabat, ilmu, keterampilan, pengalaman, mimpi, kemewahan, penghargaan, kebanggaan pada diri sendiri, kedewasaan dan dana yg telah kau berikan padaku. Aku SANGAT BAHAGIA menjadi Beswan Djarum.

TERIMAKASIH DJARUM!!!

Berwisata Murah Meriah di Hutan Mangrove Bali

Published on October 31st, 20095 comment

Di zaman yang serba mahal seperti sekarang ini ternyata ada juga loh tempat wisata yg murah meriah, bikin seger mata dan badan dan yg paling penting kita bisa menghirup dua sensasi udara secara sekaligus, udara pepohonan yang asri dan udara pantai yg nyegerin.  Semuanya penasaran?? Pengen tahu kan tempatnya dimana? Dan seberapa murah sie tempat itu? Yukkzzz,,, ikutin kisahku yg  berwisata di Hutan Mangrove Bali,,,

Ide untuk jalan-jalan ke hutan mangrove sebenernya muncul karena pengen menangin lomba blog competition Beswan Djarum. Setelah mencari ide kesana kesini termasuk ke sahabat-sahabat tercinta dan ke “Bli (sapaan kakak laki-laki dalam bahasa Bali) Google”, akhirnya muncullah ide untuk mengangkat topik Go Green dan aku mengkhususkan temanya pada Pelestarian tanaman mangrove sebagai objek wisata. Selain itu sebenenrnya ada motivasi tersembunyi yang sengaja aku bongkar, aku pengen sekalian mempromosikan Pariwisata Pulau Bali khususnya objek wisata Hutan mangrove Bali yang saat ini sudah semakin ramai dan berkembang. Bener-bener motif tersembunyi yang mulia banget kan? (hee,,)

Ayo kita mulai kisah ini !!!

Let’s start : Mangrove part 1

Pada hari minggu siang yang sangat lenggang dijalanan baypas Ngurah Rai Bali, udara panas terasa menusuk sel-sel didalam tubuh. Aku dan sahabatku sedang menuju ke salah satu tempat wisata di Bali yang katanya sie murah dan punya pesona alam yang tidak kalah dengan tempat wisata lainnya yg ada di Bali. Hutan Mangrove Ngurah Rai, itulah nama tempat yang aku tuju. Kaget adalah ekspresi pertamaku ketika sampai disana, aku tidak menduga tempat itu sedang padat pengunjung. Mulanya aku mengira hanya aku, sahabatku dan beberapa orang yang berkunjung kesana. Ternyata kekagetanku belum berakhir, saat aku membeli tiket untuk memasuki kawasan wisata hutan mangrove, aku sempat tidak percaya harga tiketnya hanya lima ribu rupiah. Lima ribu rupiah?? Murah kan? (bisa traktir temen-temen nie buat kesini,, ada yg mau ??) Sekarang temen-temen (pembaca) pasti sudah percaya kalau masih ada tempat wisata murah di Bali. Sebenernya Bali memang daerah tujuan wisata yg murah meriah (Promosi!! Hee)..

Sebelum lanjut ke kisah berikutnya, tidak ada salahnya kita cari tahu dulu apa sie mangrove itu ??? Mangrove adalah vegetasi yang tumbuh pada tanah lumpur di dataran rendah di daerah batas pasang-surutnya air, tepatnya daerah pantai dan sekitar muara sungai. Tumbuhan tersebut tergenang di saat kondisi air pasang dan bebas dari genangan di saat kondisi air surut. Hutan mangrove sangat berbeda dengan tumbuhan lain di hutan pedalaman tropis dan subtropis, ia dapat dikatakan merupakan suatu hutan di pinggir laut dengan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Akarnya, yang selalu tergenang oleh air, dapat bertoleransi terhadap kondisi alam yang ekstrem seperti tingginya salinitas dan garam. Hal ini membuatnya sangat unik dan menjadi suatu habitat atau ekosistem yang tidak ada duanya. Wooww!!! Ajaibkan tanaman mangrove itu? Bisa hidup di dua dunia. Kok kayak katak ya? Tanaman seajaib ini kalau tidak kita lestarikan bisa menjadi sebuah kerugian besar bagi kelangsungan alam dan hidup manusia.

Lanjut ke kisah Mangrove part 2

indah banget kan???

indah banget kan???

Gerbang masuk menuju hutan mangrove sudah ada didepan mata. Semuanya didesain khas bali. Penuh dengan ukiran bali walaupun sudah terlihat agak usang dan tak terawat. Bau khas lumpur laut dan pepohonan langsung menyambut langkah pertamaku setelah melewati gerbang tadi. Hamparan tanaman mangrove langsung memenuhi mataku. Oh iya, untuk menghindari adanya salah persepsi tentang bagaimana melintasi hutan mangrove, aku akan menunjukkan gambar pemandangan pertama yg aku lihat di sana. Silahkan semuanya tengok ke kanan .


Jembatan dan modelnya sama cantik!! hee,,

Jembatan dan modelnya sama cantiknya!! hee,,

Sudah liat kan? Bagi pengunjung disana tidak perlu “berlumpur-lumpur ria “ untuk mengelilingi hutan mangrove, dijamin bersih dan terbebas dari lumpur kecuali temen-temen memang sengaja mau “nyemplung” ke lumpur. Ada jembatan kayu yang akan menjadi pijakan kita untuk mengelilingi hutan mangrove. Jembatan kayu yg sangat panjang dan terlihat sangat tradisional. Jembatan ini menambah point plus bagi hutan mangrove di Bali. Selain aroma lumpur laut yg sangat khas, telingaku juga dipenuhi suara burung-burung yang sedang bernyanyi dengan merdunya didalam hutan, yg anehnya aku tidak bisa melihat dari mana sumber suara itu datang akibat lebatnya tanaman mangrove disana. Keindahan alam disana membuatku ingin segera mengabadikannya dalam kamera foto. Aku segera saja meminta sahabatku untuk mengambil fotoku. Semuanya pasti penasarankan?? Sekarang semuanya silahkan menoleh ke kanan. Fotonya aku pajang dikanan sini!!

Ayukzzz kita istirahat sejenak sambil mencari tahu sebenernya sejarah dibalik hutan mangrove di Bali. Hutan mangrove di Bali tersebar di beberapa lokasi pada areal seluas 3067,71 Ha, terdiri dari 2177,5 Ha berada dalam kawasan hutan dan 890,21 Ha di luar kawasan hutan. Tiga lokasi terluas dimana terdapat hutan mangrove adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai (1373,5 Ha), Nusa Lembongan (202 Ha), dan Taman Nasional Bali Barat (602 Ha). Proyek Pengembangan Pengelolaan Hutan Mangrove Lestari dibantu JICA melaksanakan proyek pada tanggal 4 Nopember 1992 s/d tahun 1999. Tujuannya adalah untuk melaksanakan investasi guna mendukung kegiatan reboisasi dan pengelolaan hutan mangrove berkelanjutan. Hasilnya adalah rehabilitasi hutan mangrove seluas 253 Ha. Proyek ini dilanjutkan dengan proyek lanjutan sebagai sarana pendistribusian hasil proyek terdahulu kepada masyarakat dengan memperkuat sistem penyuluhan dan pengelolaan hutan mangrove secara lestari, pada tanggal 15 Mei 2001 dan berakhir tanggal 14 Mei 2004 dengan nama Proyek Pusat Informasi Mangrove (Mangrove Information Center/MIC). Nahhh,,, Pusat Pengembangan Informasi Mangrove ini terletak pada satu kompleks yang sama dengan Hutan mangrove yg aku kunjungi. Disanalah terdapat pusat pengembangan tanaman mangrove yang ada di Bali. Disana kita juga bisa mencari informasi “terupdate” dan terlengkap tentang tanaman maupun hutan mangrove di Bali. JICA atau Japan International Cooperation Agency yang dimotori oleh Hiyoyuki Hatori sebagai “Chief Adviser” tertarik untuk membuat pusat informasi mangrove di bali karena melihat begitu banyaknya manfaat hutan mangrove dalam kehidupan sekaligus hutan mangrove bisa dijadikan objek wisata baru yang dapat menarik perhatian banyak wisatawan. Mau tahu manfaat dan fungsi hutan mangrove??? Makanya tetap ikuti kisahku berikut ini.

Siap-siap untuk Mangrove Part 3

sedang mancing

sedang mancing

Setelah melewati jembatan setapak selama 20 menit, aku mulai kelelahan. Jembatan ini sepertinya tidak ada habisnya. Banyak pemandangan yang aku lihat disepanjang perjalanan, tapi aku masih merasa ada yg kurang, aku belum melihat seekor pun biawak atau burung bangau yang seharusnya sudah aku lihat bila aku datang kemari. Tapi mereka tidak mau memunculkan diri, mungkin ini faktor hutan mangrove yg saat itu sedang padat pengunjung. Disepanjang perjalanan aku melihat banyak pengunjung dengan bebagai kegiatan, ada yang sedang asik memancing, ada yang lagi asik berpacaran (oh y, aku lupa bilang kalau disini memang salah satu tempat pacaran favorit di Bali, selain tiketnya yg murah, tempatnya juga sejuk bagi pasangan yg mau saling mengutarakan isi hati,, hee), bahkan ada yg sedang membuat foto pra wedding disana. Wah,, aku sendiri sempat takjub dengan pemandangan tersebut. Temen-temen pasti pengen melihat gambarnya kan? Dengan senang hati aku mau berbagi dengan kalian. Silahkan melirik keatas.

Keterangan : untuk foto yg sedang pacaran tidak bisa aku tampilkan karena aku memang tidak berani memotret mereka. Takut digebukin gara-gara dianggap mata-mata orang tua mereka, hee,,,

Ternyata manfaat hutan mangrove lebih dari sekedar yang sering disebut-sebut dalam buku pengetahuan alam. Tapi sebenernya apa sie manfaat dan fungsi hutan mangrove di buku-buku itu? Yukzz,,, kita cek beby cek!!! Berikut ini adalah manfaat beberapa manfaat dan fungsi hutan mangrove : (1) habitat satwa langka, pelindung terhadap bencana alam, pengendapan lumpur, penambah unsur hara, penambat racun, sumber alam dalam kawasan (in-situ) dan luar kawasan (ex-situ), transportasi, sumber plasma nutfah, rekreasi dan pariwisata, sarana pendidikan dan penelitian, memelihara proses-proses dan sistem alami, penyerapan karbon, memelihara iklim mikro, dan mencegah berkembangnya tanah sulfat masam.Yang sedang aku soroti saat ini fungsi hutan mangrove sebagai tempat rekreasi dan pariwisata. Akan sangat menguntungkan bagi perekonomian Indonesia khususnya dapat memberikan pendapatan langsung bagi pengelola melalui penjualan tiket masuk dan parkir, juga mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat di sekitarnya dengan menyediakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha, seperti membuka warung makan, menyewakan perahu, dan menjadi pemandu wisata. Hmmm,,, sekarang sudah terbukti kan kalau hutan mangrove bukan hanya penting bagi kelangsungan alam tapi juga penting bagi kelangsungan hidup umat manusia. AYO KITA PERBANYAK DAN LESTARIKAN HUTAN MANGROVE!!! SEMANGAT INDONESIA!!!

tower

Tower

Memasuki perjalanan terakhir : Mangrove Part 4

Keringat berkucuran diseluruh tubuhku, bajuku sudah setengah basah saat memasuki menit ke 45 di perjalanan sepanjang jembatan kayu itu. Jembatan ini tidak ada habisnya pikirku saat itu. Sangat panjaaaaaangggg,,,, Aku sempat berpikir mungkin jembatan ini ujungnya sampai di Nusa Dua. Waahhh,,, Dari Baypas Ngurah Rai ke Nusa Dua jaraknya sekitar 25 km, jadi itu tidak mungkin. Atau jangan-jangan iya??? Tidaaakkkk!!! Baru semenit aku berpikir seperti itu tapi sepertinya itu cuma pikiran ngawur yg hanya melintas di otakku, karena tiba-tiba mataku melihat sebuah tower sangat tinggi. Ada tower ditengah-tengah hutan mangrove ini??? Aku cukup takjub melihat kehadiran tower yg tiba-tiba telah berdiri di tengah-tengah hutan mangrove. Mungkin tower itu bukan tiba-tiba berdiri disana tp aku yg tiba-tiba melihatnya (keterangan : tidak ada unsur sihir dalam kisah ini, hahaha) . Dengan kecepatan 30km/jam (mulai lebay,,hee..) aku menuju ke tower itu dan langsung menaikinya. Amazing!!!! Itulah kata-kata pertamaku saat aku mencapai puncak tower, darisana aku bisa melihat pemandangan yg terhampar didepan mataku. Indah!! Sangat indah!! Tidak ada kata-kata selain itu. Didepanku terbentang beratus-ratus mungkin bahkan beribu-ribu pohon mangrove yang digenangi air disekelilingnya. Hijau!! Sangat Hijau!! Dimanapun mataku aku arahkan yg aku lihat hanyalah hijaunya tanaman mangrove. Temen-temen inilah tower yang aku ceritakan tadi. Yukzzz,,, noleh ke atas!!!

pondok deket pantai mangrove

pondok deket pantai mangrove

Aku mengira itulah kejutan terakhir yg bisa aku dapatkan di Hutan Mangrove ini tapi ternyata aku salah dan aku menyadarinya 10 menit setelahnya. Hidungku yang sensitip ini (bukan hidung anjing y!!) mencium aroma yang tidak asing, aroma air laut, dan benar saja ternyata ujung dari jembatan ini adalah pantai. Harusnya aku menyadarinya dari dulu, bukan kah tanaman mangrove memang tumbuh di daerah pasang surut pantai berlumpur?? (ternyata memang benar kalau kecerdasan tidak bisa dipaksakan,,, hahahaha)!! Tapi disini ada yg tidak biasa, ada sebuah pondok peristirahatan di pinggir pantai. Tempat yg sangat nyaman untuk merasakan dua sensasi udara sekaligus. Udara sejuk yg berasal dari hutan mangrove dan udara menyegarkan dari pantai. Ajaib!!! Tuhan mampu menciptakan sesuatu yg tidak masuk akal dalam pikiran manusia namun DIA bisa!!! Temen-temen (pembaca) tidak mungkin bisa membayangkan kondisi disana dengan tepat kalau tidak melihatnya langsung (tidak bermaksud meremehkan y!!! heee,,,) Mari kita lihat bersama-sama kondisi disana. Saatnya kembali mengintip ke atas.

ulah usil manusia

ulah usil manusia

Kilas Khusus : Mangrove Part 5

Kilat khusus ini sengaja aku buat karena ada beberapa informasi yg belum aku ceritakan. Kisah-kisah diatas isinya kebahagiaan semua dan kelihatan indah padahal sebenarnya ada hal yg memiris hatiku (hikkzzzz,,). Di sepanjang perjalanan bukan hanya keindahan yg aku lihat tetapi aku juga banyak melihat infrastruktur yg ada disana sudah rusak dan usang karena faktor usia maupun rusak karena ulah manusia yg tidak bertanggung jawab. Pengelola tidak mau repot-repot untuk memperbaiki keruskan tersebut. Padahal beberapa kerusakan tersebut dapat membahayakan pengunjung. Pengunjung juga tidak memiliki kesadaran untuk menjaga dan merawat segala sarana yg telah ada. Hutan Mangrove Nugah Rai memiliki beberapa sarana yg manunjang yaitu : jalan setapak dan jembatan di tengah2 hutan dengan 5 pondok peristirahatan, 2 tower dan 1 pondok untuk pengamatan burung untuk bisa melihat lebih jelas tentang jalur mangrove trail. Terdapat banyak kekurangan dalam sarana-sarana tersebut. Aku mulai laporanku dari jembatan. Ada beberapa jembatan yg tidak layak untuk dilewati karena kayu yg menopang jembatan tersebut telah rapuh dan berlubang. Bagi pengunjung yg tidak hati-hati, besar kemungkinan mendapatkan kesempatan langka untuk mandi di lumpur. (Hhihihi). Laporan kedua adalah papan informasi yg disediakan pihak pengelola telah dirusak secara sengaja oleh pengunjung yg tidak bertanggung jawab (hhmmm,,, manusia-manusia usil yg merugikan orang lain harus segera ditertibkan!!!). Laporan ketiga dan yg paling memprihatinkan adalah masih banyaknya sampah plastik disekitaran tanaman mangrove, bahkan ada yg menjadi “penghuni tetap di tanaman mangrove”, hal ini dapat merugikan tanaman tersebut karena akan menghalanginya untuk memproduksi oksigen. Sampah menumpuk bukanlah berasal dari pengunjung yg membuang sampah sembarangan tapi berasal dari aliran sungai badung yg bermuara di hutan mangrove tersebut. Masih banyak masyarakat yg terbiasa membuang sampah di sungai (apa pemerintah kurang menyediakan tempat sampah y????). Aku sempat “emosi jiwa” melihat itu semua, bagaimana kita mau merawat dan melestarikan lingkungan kalau menjaga saja sudah tidak bisa. (fiuh,,,).Gambar diatas  adalah bukti otentik laporanku tadi.

LET’S SAVE MANGROVE!!

Dengan bangga dan rendah hati (hee) aku mau mempersembahkan program LET’S SAVE MANGROVE yg aku ajukan untuk melestarikan dan menjadikan hutan mangrove sebagai salah satu objek wisata favorit. Hutan mangrove kan mempunyai prospek wisata yg menjanjikan,, hee,. Untuk mensosialisasikan tempat wisata di dekat kawasan Kuta, seperti hutan mangrove tersebut sebenarnya mudah. Cukup dengan memperbanyak even yang berkaitan dengan hutan mangrove, dibuat dengan kemasan yang menarik perhatian pengunjung, dan menggunakan sistem promosi yang bagus, lambat laun keberadaan hutan mangrove sebagai tempat wisata yang patut diperhitungkan, akan dikenal oleh semua komponen, termasuk para wisatawan asing, dan domestik. Even-even yg dibuat pun sebaiknya lebih atraktif, kreatif dan dapat dinikmati semua komponen, sehingga dapat “memancing investasi baru di tempat wisata hutan mangrove. Dan yg tidak kalah penting adalah segera melakukan perbaikan infrastruktur sehingga memudahkan akses bagi wisatawan dan menarik perhatian wisatawan. (apalah gunanya alam yg indah tanpa infrastruktur yg memadai!! Bagai Keindahan yang tak terjangkau!!!!) Secara spesifik aku akan menjabarkan point-point penting pada program LET’S SAVE MANGROVE :

1. Memperbaiki infrastruktur dan Pelayanan di Hutan mangrove

Seperti yg sudah aku jabarkan diatas. Banyak infrastruktur maupun fasilitas yg sudah tidak layak pakai lagi. Semua yg rusak harus segera diperbaiki dan melakukan pembaharuan di beberapa tempat, seperti pintu masuk menuju pusat informasi mangrove yg harus dibuat semenonjol mungkin sehingga memiliki ciri khas tersendiri dan mudah untuk dikenali. Di sepanjang jalan menuju pusat informasi mangrove juga tidak ada lampu jalanan. Waahhh,,, kalau sudah mlm melewati jalan itu bener-bener serem, serasa di hutan padahal kan belum masuk hutan,, (sereeemm,,, kayak di film-film hantu,, hihi). Papan informasi harus segera diperbaharui dan bahkan harus ditambah untuk lebih memberikan pengetahuan yg lengkap. Jembatan adalah yg paling pertama harus dibenahi karena kemampuan jembatan tersebut akan semakin menyusut apabila tidak segera diperbaharui. Untuk memperbaiki maupun memperbaharui infrastruktur maka biaya yg dikeluarkan dapat diperoleh dengan bekerja sama pada dinas pariwisata kabupaten Badung (Apabila tidak disetujui langsung lapor saja pada menteri pariwisata Jero Wacik),, hee,,,

Pelayanan juga penting loh!!! Harus ada petugas yg mampu memberikan penjelasan kepada para pengunjung, mungkin lebih tepatnya pengelola harus menyediakan tour guide Mangrove (kereeeeeennn!!!!). Hal ini akan memudahkan para pengunjung untuk mengetahui secara lengkap informasi yg terdapat di hutan mangrove tersebut (tentu saja bagi pengunjung yg ingin menggunakan pelayanan tour guide harus membayar lebih mahal,heee).

2. Promosi melalui media cetak maupun elektronik

Selama ini aku tidak pernah mendengar maupun melihat pihak pengelola Hutan Mangrove Bali melakukan promosi melalui media cetak maupun media elektronik setempat (mungkin kurang banyak promosi sehingga aku tidak pernah tahu). Promosi wajib dilakukan untuk memperkenalkan suatu objek wisata baru. Promosi tidak hanya dilakukan pada media cetak lokal tapi bisa juga pada media cetak internasional, seperti mengiklankan di surat kabar Bali News Tourism. Media cetak ini merupakan salah satu media cetak yg mayoritas produsennya adalah wisatawan asing alias Bule.

3. Melakukan hubungan kerja sama dengan travel agent setempat.

Ini salah satu yg paling penting. Aku kebetulan mempunyai seorang kakak sepupu yg memiliki Travel Agent, kerjasama dengan travel agent akan memudahkan dalam menghimpun pengunjung. Travel Agent biasanya akan menyarankan wisatawan untuk mengunjungi beberapa tempat menarik yg ada di Bali. Melalui rekomendasi dari travel agent maka wisatawan yg mengunjungi Hutan Mnagrove Ngurah Rai akan bertambah dan tidak menutup kemungkinan akan mampu menarik pengunjung tersebut untuk datang lagi ke Hutan Mangrove (maka dari itu pelayanan dan infrastruktir sangat penting). Walaupun aku akui kerjasama dengan travel agent pasti akan membutuhkan dana yg cukup besar untuk memberikan “fee” pada travel agent tersebut, tapi hasilnya pasti akan sebanding dengan dana yg dikeluarkan (Harus Optimis!! Semangat!!).

4. Melakukan kerjasama dengan instansi pemerintah pendidikan maupun swasta.

Kerjasama yg aku maksud dapat berbentuk kerjasama dalam hal pendanaan maupun perawatan atau pelestarian. Pihak pemerintah yaitu dinas pariwisata dan dinas lingkungan hidup dapat membantu dalam hal pendanaan, sedangkan instansi pendidikan dapat membantu dalam hal perawatan maupun pelestarian. Dulu sewaktu aku masih duduk di bangku SMA, aku pernah menanam mangrove di sepanjang jalan Baypas Ngurah Rai (pengalaman berlumpur-lumpur ria yg tidak terlupakan, mungkin sekarang tanaman yg aku tanam sudah menjadi salah satu pohon mangrove disana. Bangganya!!! Hehe) dan sampai sekarang aku lihat masih banyak sekolah maupun kampus yg ingin melakukan kegiatan social penanaman mangrove. Bibit mangrove tentu saja disediakan oleh pihak pengelola. Pengelola harus menerapkan sistem “menjemput bola” bukan hanya menunggu untuk diajak kerja sama (ini semua demi masa depan yg cerah!!!!!).

5. Mengadakan event-event kreatif yg masih ada kaitannya dengan tanaman mangrove.

Beberpa event kreatif yg menurutku bisa dilakukan adalah :

a. Penanaman mangrove terbanyak dan terlama (mungkin saja bisa mencetak rekor muri dan ini bisa menjadi salah satu promosi gratis),, Rasanya ini bisa dicoba.

b. Penanaman mangrove secara rutin oleh murid-murid sekolah ataupun mahasiswa-mahasiswa yg diselilingi oleh beberapa kompetisi, misalnya kompetisi madding, poster maupun karya ilmiah yg temanya adalah lingkungan hidup khususnya Mangrove atau pihak pengelola dapat melakukan kerjasama dengan pihak sekolah maupun universitas untuk mengadakan seminar gratis tentang lingkungan hidup yg dibarengi dengan wisata gratis ke Hutan Mangrove (jaman sekarang ini susah menemukan orang-orang yg tidak suka gratisan!!! Program ini pasti berhasil,, heee),,

c. Aula di dalam gedung pusat informasi Hutan Mangrove Ngurah Rai cukup besar. Kenapa tidak dimanfaatkan untuk mengadakan pertemuan-pertemuan lokal, nasional maupun internasional yg bertemakan lingkungan hidup? Selain mampu menghemat biaya gedung (saat ini pemerintah juga harus lebih berhemat, masih banyak masyarakat Indonesia yg berada dibawah garis kemiskinan), juga bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan Hutan Mangrove sebagai salah objek wisata wana bahari.

d. Bagi masyarakat umum, pemgelola dapat mengadakan kompetisi memancing ikan di sekitaran hutan mangrove dengan catatan ikan yg ditangkap harus segera dikembalikan lagi ke alam setelah kompetisi berakhir.

e. Ini adalah ide terakhir yg terlintas idotakku. Pengelola dapat bekerjasama dengan pihak swasta misalkan saja PT. Djarum Bali untuk mengadakan event-event ramah lingkungan yang melibatkan seluruh staf Djarum Bali (termasuk SPG, SPB dan tentunya yg paling penting Beswan Djarum Bali) beserta seluruh mitra kerja Djarum Bali.,,

Dengan berakhirnya ulasan program LET’S SAVE MANGROVE maka berakhirlah kisahku ini. Semoga temen-temen yg menbaca tidak bosan dengan kisahku (didalamnya tidak ada unsur rekayasa dan belum mendapat izin dari pihak terkait jadi bila ada kesalahan maka aku Gek Sintha Mas Jasmin Wika sebagai penulis memohon maaf sebesar-besarnya). Harapanku dari tulisan ini adalah semoga kita lebih mencintai lingkungan dengan ikut serta menjaga dan melestarikannya (Let’s Save Mangrove guys!!!). Tujuan lainnya adalah semoga dapat menjadi salah satu promosi gratis bagi Hutan mangrove Bali (jadi temen-temen aku undang untuk berkunjung y!! kapan lagi bs berwisata murah meriah?? Iya kan?? Yang mahal mungkin cuma tiket ke Balinya,, (hehehe,,,). Kita bisa menunjukkan pada dunia bahwa kita mampu untuk menjaga keindahan alam yg kita miliki bahkan mampu menjadikannya sebagai salah satu aset bangsa yg akan membuat kita dikenal di seluruh dunia. Ayo kita tingkatkan Daya Saing bangsa Indonesia di Mata Dunia. Berikan image baru pada Indonesia. “Indonesia yg penuh kasih dan cinta”. Indonesia bukan Negara Teroris ataupun Negara Koruptor. Dan tidak lupa semoga dari tulisanku ini aku bisa MENANG KOMPETISI BLOG BESWAN DJARUM (Aminnnnn!!!!!)

EKSISTENSI SEBUAH PERSAHABATAN

Published on October 14th, 20098 comment


Sampe sejauh mana sie sebuah persahabatan bisa bertahan ? ada ga sie persahabatan yg kekal abadi (everlasting) sampai kita mati ? gmana sebuah persahabatan bisa bertahan diantara beberapa orang yg punya sikap n pribadi yg beda ? (walopun sebuah persahabatan pasti didasari sm pikiran yg sama)!!!!!!! Teori yg aku dapet dari seorang manusia yg uda berpengalaman dalam hidup, dy bilang kita menarik orang – orang dan situasi yg mirip sama kepribadian kita ,,, (jadi ga heran klo orang jahat , temenny penjahat juga,,,, ga heran klo orang baek dapet banyak keadaan baek dalam hidupnya),,,,

Back To Sahabatan :

Sneng banget rasanya punya sahabat yg ngerti kita, punya pikiran yg sama kayak kita, punya sifat “lebay” kayak kita, hobi yg sama (suka ngumpulin barang2 kembar), punya visi n misi yg sama, punya feeling yg sama (sering bgt ap yg ak pikirin sama persis kayak pikiran sahabatku, ga susah nebak pikiran sahabat kita “sahabat sejati yg uda kayak sodara”), bahkan punya mimpi yg sama tentang masa depan!!! Indah bgt kan klo punya sahabat kayak gt ? saat sang sahabat seneng kita ikut seneng, saat mreka sedih kita juga ikut sedih n pengen nangis bring sama sahabat!!!!!! Yang paling seru saat kita ngrumpi n ktawa ngakak bareng,,, begadang mpe pge n curhat2 tentang smua hal,,,, Lebay2an breng tanpa peduli sm lingkungan yg penting kita hepy n nyaman,,,, ga ad jaim2an,,,, Indah kan persahabtan ?

Tapi ternyata semua kecocokan kita sama sahabat kita ternyata ga menjamin ga ad ujian (kayak mau UTS n UAS aja,..) buat yang namanya menguji EKSISTENSI sebuah persahabatan,,,, Kenaapa semua persamaan tadi ternyata masih nimbulin ribut2 antar sahabat? Kenapa ad sahabat yg ga jujur sama kita tentang masalahny ? ap itu sebuah pertanda klo sbenernya kita blm bs saling percaya ????

Bingung,,,,, Bingung,,,,,

Sakit bgt rasanya klo ribut sama sahabat sendiri ,,,,,,

Sakit bgt rasanya klo taw sahabat kita boong sama kita tp kita ga bisa nglakuin apa2,,,,,,,

Sakit bgt rasanya klo sebuah persahabatan yg kita anggap sempurna ternyata ada cacatnya juga,,,,,,

Sakit bgt rasanya klo mengakui bahwa kita blm saling percaya sepenuhnya!!!!!!!

Apa hidup simple itu susah y ? ak Cuma pengen punya sahabat yg uda kayak sodara sendiri n kita bs saling ngelngkapin, saling bs ngedukung satu sama lain n saling percaya!!!! Manusia emang beda2,,,,, ak pngen simple tp yg lainnya kadang mikir rumit!!!!

Ternyata ga ad hubungan yg sempurna n tanpa ribut2,,,, smuanya ad ujian yg harus dilewatin,,,, Siapapun sahabat kita, ak percaya semuanny punya kekurangan n kelebihan,,, Sekarang tinggal kita mampu n mau menerima smua itu (nasehat khususnya buat driku sendiri),,,,, Ak tetep sahabat yg sama walopun kita bis nglewatin batu kerikil kecil dalam pershabatan kita,,, ga ad feel yg brubah ,,, tetep kayak dulu,,,, apa kalian kayak gt juga sista???? Semoga iya dan ak berharap iya,,,, Masih inget kan kegilaan kita n rencana2 gokil kita???????

Pesan untuk sahabatku (My sista) : (mikir aga lama),,,,, (masih mikir),,,, (susah diungkapkan lewat kata2,,),,, STILL LUPE U POOOOUUUUULLLLL SISTA,,,,, SISTERHOOD OF LEBAY FOREVER AND EVERLASTING,,,,,,,

(muachhhh,,,, muaachhh),,,, — salah satu jenis kelebayan ,,,,,,,,,

The Sisterhood

Published on September 15th, 20099 comment

THE SISTERHOOD

So sweet kan fotonya ,,,,, hahaha,,,,

(yang paling kiri adalah ak sendiri Gek Sintha, ditengah ada Dyan, paling kanan ada Nisa),,,ini l0kasi nya di Jatim Park Malang,,,

Sejak ktemu melalui Beasiswa Djarum, kami sahabatan baaaeeeekkkkk bgt,,,, saling ngedukung,,,, saling bantu satu sama lain, saling curhat n saling ngrumpiin orang laen (ciri khas cwe2 lah,, haha),,,,

Dari awalnya cuma temenan biasa, trus semakin deket n jadi sahabat,, sekarang kami uda jadi saudara,,, senengnya punya sodara baru n ngrasa bahwa ada orang di ujung jawa sana yg jadi sodaraku secara ak dari Bali (walopun ak jg punya banyak sodara kandung di jawa tp kan semakin banyak sodara makin bagus),,,,,hee,,

Kita punya sebutan sendiri untuk persaudaraan ini : The sisterhood Of Flower Sandals,,,,

aku betah banget di malang n pengen bgt ke malang karena ada mereka,,,, pengen curhat, ngrumpi, jalan2, pkoknya saling berbagi,, tapi selaen itu juga krn anak2 beswan malang yg okeh abis,,, mreka juga pngen bgt ke BAli (aku tunggu ya sista),,,  ak bersyukur ak uda bisa ktemu n bisa sodaraan ma kalian,,, kita emang sehati n gokil abis,, hahaha,,,

Ak cuma mo ngucapin makasi bwt Djarum yg uda ngasi kesempatan aku bwt jadi beswan bali, jadinya ak bisa nikmatin semua fasilitas yang waaaaaahhhhhh bgt, pelatihan n pendidikan yg bikin otak jadi tambah berisi, pengalaman2 menarik termasuk ktemu pocong (serem bgt, ga mo ngulang lge) sahabat2 beswan yang baek bgt n bisa ketemu sm sodara2ku (the sisterhood) yg bner2 ak sayang,,, I Love U Full Sista,,,,

Terimakasih bwt Tuhan yang uda memberikan anugerahnya sama ak,,, Semua kenikmatan n kebahagiaan ini bersumber dari MU,, I Love U Full So Much,,,

Semakin banyak orang yg kita sayang ternyata ngebuat hidup makin berwarna,,,

Semakin banyak kita memberikan kasih sayang maka semakin banyak juga kita akan menarik kasih sayang ke dalam Hidup  kita,,,,,

HIDUP INI MEMANG INDAH DAN PENUH KASIH,,,

The Greatest GOD

Published on September 15th, 2009one comment

Don’t ever ever give up……

One day I decided to quit…


I quit my job, my relationship, my spirituality… in fact I wanted to quit my life.


I went to the woods to have one last talk with God.

“God”, I asked, “Can you give me one good reason

not to quit?”

His answer surprised me…


“Look around”, He said. “Do you see the fern and the bamboo?”


“Yes”, I replied..


“When I planted the fern and the bamboo seeds, I took very good care of them.

I gave them light.

I gave them water.

The fern quickly grew from the earth.


Its brilliant green covered the floor.


Yet nothing came from the bamboo seed. But I did not quit on the bamboo.


In the second year the Fern grew more vibrant  and plentiful .


And again, nothing came from the bamboo seed. But I did not quit on the bamboo. He said.


“In year three there was still nothing from the bamboo seed.


But I would not quit.


In year four, again, there was nothing from the bamboo seed. I would


not quit.” He said.


“Then in the fifth year a tiny sprout emerged from the earth. Compared to the fern it was seemingly small and insignificant. ….

But just 6 months later the bamboo rose to over 100 feet tall.

It had spent the five years growing roots. Those roots made it strong and gave

it what it needed to survive.

I would not give any of my creations a challenge it could not handle.”


He asked me. “Did you know, my child, that all this time you have been struggling

you have actually been growing roots”.

“I would not quit on the bamboo.


I will never quit on you.”


“Don’t compare yourself to others.”


He said.


“The bamboo had a different Purpose than the fern.


Yet they both make the forest beautiful.”

“Your time will come”, God said to me.


“You will rise high”


“How high should I rise?”


I asked.


“How high will the bamboo rise?” He asked in return.


“As high as it can?” I questioned.


“Yes.” He said, “Give me glory by rising as high as you can.”


I left the forest and brought back this story.


I hope these words can help you see that God will never give up on you.


Never, Never, Never Give up..


Don’t tell God how big the problem is,

tell the problem how Great God is!


Heavens door opened this morning,
God asked me… My CHILD…


what can I do for you?” and I said “Protect and bless the one reading this message.


God smiled and answered … “request granted …………….


This message is now in your hands.


What will YOU do with it?


send this to at least 10 people so they too will have their


lives in God’s hands

You never know when GOD is going to bless you!!
Good things happen when you least expect them to !!!!!!!!

THE SECRET

Published on September 15th, 20096 comment

THE SECRET

Untuk pertama kalinya ak serius bikin blog,,,, wahhhh,,,, smuanya gr2 Beswan,,, pengen menang kompetisi blog beswan djarum, lumayan bgt klo menang, bisa dapet BB ato webcam,,, hee,,,,

Hadiah yg laennya bole bwt orang laen d,,,, soalnya ak uda punya (berkat kebaikan bapak n ibuku) ,,, hohoho,,,, smuga ak menang,,, astungkara ,,,, ( aminnnn versi hindu),, hohoho,,

Baiklah,,, para pembaca smuanya (klo emang ada yg baca selaen ak),,, hahaha,,,, tp ak uda berencana nyuru my sista nisa n dyan bwt baca,,,,,,, sista, km hrs baca,,, okeh,,, hahaha,,, pemaksaan bgt,,, ak mulai lage y,,, The secret adalah sebuah buku yg terkenal bgt,,, yg suka baca buku pasti taw,, buku ini punya kisah tentang orang2 yg pengen ngujudin mimpi2nya n mreka berhasil (wooowww,,, I like this book),,, isinya sie tentang bagaimana kita sebagai mahluk yg paling berenergi di dunia ini bisa ngujudin semua mimpi kita,,, RAHASIA nya simple bgt yaitu positif thinking n yakin klo kt pasti bisa ngedapetinnya,,,  oh ya 1 lg di buku ini jg nyebutin klo kt harus selalu bersyukur n berterimakasih utk semua yg uda kt dapetin,, dengan bersyukur kita bakal ngedatengin hal2 baek lainnya kedalam idup kita yg bakal buat kita bersyukur lagi lagi lagi n lagi,,,, enak bgt coy,,,, heee,,, masih banyak hal lainnya sie tp klo diceritain bisa jadi 1 buku,,,,, jadi bagi yg pengen taw lengkapnya silahkan baca bukunya,,,,, hahahahaha,,,, skalian promosi,,,, Rhonda Byrne (pengarang nie buku) kayaknya harus bagi2 royalti ma ak,, hee,,,,

Nah,,,,, smuanya berawal dari buku ini yg tiba2 aja ngubah pandangan idup seorang gek sintha yg dulunya terombang ambing di lautan sampe akhirnya bisa menapak tanah juga (yg ini lebay abis, cm kata kiasan aja),,, ak jadinya punya tujuan idup,,, ak jadi punya mimpi,, hidup berasa lebih hidup ( upppsss,,, iklan rokok tetangga),, hee,,, semuanya ak pandang secara positif,,, taw ga apa yang terjadi setelah baca tuh buku ? semua yg dateng sama ak tuh sebagian besar positif,, ada juga yg nyedihin tapi itu ternyata Cuma awal dari kebahagiaan yang lebih banyak,,,, astungkara,,,,,

Nah,,,, hukum the secret mulai bekerja,,, ak sebutin satu kisah yg menurutku menarik bwt diceritain :

Pertama kalinya bikin karya tulis demi daapet beasiswa PPA (lupa singkatannya),,, nah,, ak satu tim sama temen2 yg sama anehnya ma ak,,, yg satu cwo yg rambutnya kayak nidji, satu lagi rambutnya kayak pendekar samurai,,, mereka punya tampang yg unik,, pokoknya cm ak aja yg tampangnya cuantik pooooooollllllll,,,,,  hahahaha,,,, narsis gt deh,,,, dengan bermodalkan semangat 45 untuk mendapatkan beasiswa PPA maka tim kami berangkatlah menuju medan tempur,,, pkoke kita ngalir kayak air aja,,, tampilin yg terbaek yg kita bisa trus ak positif thinking n semaaaanngaaat bgt alias deg2an,,,, hiii,,,,, serem jg ngomong didepan banyak orang,,,, trus memasuki hari pengumunan pemenang, ternyata siapa yg nyangka tim yg masih bau kencur (ini cm kiasan, ga beneran,, kita aslinya wangi2) bisa mennnaaaanngggg juara 2,,, horeeee,,,,,, seneng abis,,,, dengan karya tulis berjudulkan pemberdayaan perekonomian masyarakat melalui penanaman jarak pagar sebagai bahan bakar alternative,, telah mengantarkan kelompok kami untuk meraih beasiswa PPA (bahasa indonesia yg baek n benar),,, asikkkkkkk,,,,, Tapi serasa Guntur dateng dengan tiba2 n ngenain kepalaku (duaaarrrr,,, duaarrrrr,,,, hahaha,,) AKU GA DAPET BEASISWA PPA,,,, TIDAAAAAAAKKKKKK,,,,, Bayangin aja smua temenku yg ikut karya tulis bahkan yg ga ikut karya tulis dapet beasiswa tapi ak GA DAPET sama sekaliiiiiii,,,,,,,, sediiiiiihhhh,,,, hikzzzzzz,,,,,,,,,, nangis senangis nangisnya,,, saksi mataku adalah my lovely father,,, duh,,, nangis uda kayak anak TK aja,,,,  ak nyalahin smua orang,,,, buku the secret bahkan ak sempet bilang klo Tuhan ga adil (dosa besar nie aku),,,,, he,, tapi dengan wise nya bapakku bilang “UDAHLAH GEKTA, GA USAH TERLALU SEDIH,, GEKTA YAKIN AJA KLO TUHAN PASTI UDA NYIAPIN YG LEBIH BAEK BWT GEKTA DIBALIK SEMUA INI”,, seketika itu juga semua air mata yg uda tumpah langsung kering,,, hahahaha,,,,,I LOVE U FULL bapak…..  besoknya ak langsung ngambek sama PD 3 dikampusku (ak lumayan kenal deket),, hee,,, ak duduk di depan mejanya, diseblahku temenku si rambut nidji,,, sambil ngadu n complain dengan air mata uda diujung mata (tinggal kedip aja langsung jatuh ,, tp mana mau ak nangis didepan orang laen selaen keluargaku,,, gengsi abis,, hahaha),,, PD 3 ku ternyata lebih syok drpd ak, dy ngrasa bertanggungjwb atas tidak dapetnya ak beasiswa,,,, waduh,,, waduh,,, nasibku gmana nie ? ak deg2an pngen nangis tp gengsi,, pengen marah tp ntar di DO sama bapaknya (takuuuuuut),,,, akhirnya pasrah d,,, setelah diselidiki ternyata ak ga dpt beasiswa krn smua arsipku ilaaaannnnnggg,,, ohhh tidak!!!!! ga ad dimana2,, dikampus ga ada, di rmh pegawai kemahasiswaan juga ga ad,,, semua tempat ga ad,,, kan aneh tuh,,, brarti semua arsipku emang ilang sebelum kampus ngumpul ke pihak terkait yg mau ngasi beasiswa,,, wow,,,, wooww,,, ak sempet mikir klo ada yg memanipulasi semua arsipku,,,, jahat bgt tuh orang,,,, klo emang bener ada yg maen curang ma ak pasti langsung ak gebukin,,, hahahahaha,,,,,, dy blm taw lge berurusan ma sapa,, hohoho,,,,, setelah lama ngobrol sama bapaknya akhirnya pak Bajra (PD 3) ngasi solusi yg uenaaaakkkk,,,, ak disuru ikut beasiswa yg laen aja,,, yg ada selaen PPA (tapi seingetku pada waktu itu beasiswa yg paling banyak duitnya y PPA),,, yaaahhh,,,, tapi lumayan d daripada ga sama sekali,,, si rambut nidji Cuma senyum2 jail aja,,, kurang asem tuh anak,,,, fiuhhh,,,,,

Nah,,,, singkat cerite besoknya ak dateng lagi kekantor pak Bajra,,, dsna uda ada bu Milisari (pegawai kemahasiswaan yg uda ak anggep kayak ibu sendiri,, ibunya baek bgt sie ma ak)… langsung aja pas ktemu ibunya ak langsung ngrengek “ibuuuuuuuuukkkkkk, ak ga dapet beasiswa,,,,, kok bisa sie bu? (pengen nangis tp tetep tak tahan,, demi gengsi,, hahaha),,, trussss,,, si ibuk brusaha nenangin dengan berkata “seng kenken gek,,, mungkin seng rejeki gek, ade beasiswa len” (bila ditranslate dengan bahasa bali maka artinya adalah tidak apa gek, mungkin bukan rejeki gek,, ada beasiswa yg laen),, hoho,,,

Ga disangka ga diduga awal aku bisa nulis di blog djarum ini adalah pd hari itu,,, bu mili bilang “mau beasiswa djarum gek? Tapi ada tesnya,,, trus ak mikir “beasiswa djarum ? beasiswa apaan tuh? Kok ga pernah denger ,,? duitnya banyak ga sie? (maklummmm,,, dlu aku msh bloon,,, hahahahaha),,,

Ga disangka ga diduga lagi,,,, ak ikut tes,,,, duh,,,, langsung aja ak pke hukum the secret + doa (ini yg paling penting),,,, aku bilang sama diri sendiri “ak bisa aku bisa aku bisa aku bisa aku bisa”,,  trus seleksi pas kan ditunjukin tuh ada ibu2 yg lg nyanyi lagu theme song beswan djarum di LCD pke suara seriosa,,, wahhhh ,,,,tuh lagu pertama kali denger aneh bgt,,, hahahaha,,,, tapi ak bilang sama diriku sendiri klo ak harus bs nyanyiin tuh lagu lagi sama semua beswan seluruh Indonesia,,, ak uda ngebayanginn ja,,,,

2 BULAN KEMUDIAAAANNNN,,,,, akuuuuuuu DAPET BEASISWA DJARUMMMMM…… AAAAHHHHHH,,,,, ga nyangka bgt,,, tp dlu ak cm seneng sekedar seneng biasa aja ,,,, dlu ak ga taw ap yg uda menanti aku sebagai seorang beswan djarum (masih tetep bloon),, hahaha,,,,, klo ak tahu apa yg bakal ak nikmatin sebagai beswan djarum, mungkin ak bakal jungkir balik di kampus (lebay,,, hahaha,,,, ),,,

Ak langsung aja bersyukur sama IDA SANG HYANG WIDHI WASA karena uda ngasi ak beasiswa laen (ak msh blm taw apa yg dikasi olehNYA , masih tetep bloon bgt,,) yg pasti ak tetep seneng bs dapet beasiswa,,,, ak masih blm tahu semua rencanaNYA pas waktu itu,,, semua yg dirancang olehNYA,,, kenapa Tuhan seakan berkedip sama ak di Gramedia lewat buku the secret?,,, DY narik ak untuk beli tuh buku,,, Kenapa DY buat ak ga dapet beasiswa PPA biar DY bisa ngasi ak beasiswa Djarum?… Ak msh blm tahu makssudNYA (still bloon),,,, TERIMAKASIH TUHAAAANNNNNN,,,,,,,, I LOVE U FULL SO MUCH,,,, HAHAHAHA,,, GA ADA KATA2 LAIN SELAEN ITU,,,  pengen nangis klo ak flashback lge sama semua kenikmatan jadi beswan djarum,,,, hikkkzzzz,,,,,,

Untuk kisah selanjutnya about menjadi seorang beswan djarum dari bali ,,, nanti kita lanjut lgi dengan judul yg beda,,, smua nya tentang perasaanku setelah be a beswan,,,,

CONTINUE,,,,,,

Published on May 30th, 20092 comment

Akhirnya……


Aku Gabung di Web Beswannnn………

TApi masih bingung cara makenya…. Ada yang bisa bantu ga ?