Kreasi Inovasi dalam Keterkekangan dan Kebosanan

waktu nyari-nyari gambar di google untuk postingan ini, jengjerenjeng.... foto ini yang terpilih, semoga bisa mewakili postingan'y.
Jika harus ada dampak keterkekangan dari banyaknya aturan, dari beberapa dampak yang mungkin timbul, cobalah untuk berfikir tentang dampak kreatif dan inovatif. Menurut Wikipedia Indonesia, kreatif adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. Sedangkan inovatif adalah Lebih kepada hasil dari pemikiran yg kreatif yang bisa di implementasikan dan bermanfaat bagi orang banyak. Terkadang inovasi atau ide baru muncul ketika kita berada pada kondisi yang tidak kita inginkan, kondisi yang mengkekang kita. Sesuatu yang tak pernah terpikir di kegiatan sehari-hari justru sering muncul ketika kita sedang mandi, di kamar mandi yang sempit yang hanya seperberapa dari ruang kuliah.
Sebagai contoh ketika melihat iklan rokok di TV, banyak larangan yang di syaratkan bagi produsen rokok untuk membuat sebuah iklan, tidak akan pernah kita melihat iklan rokok yang menampilkan orang yang sedang merokok. Namun apa yang terjadi, justru karena hal tersebut iklan-iklan rokok disajiakan dengan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif. Selain itu tak jarang pula kita mendengar berita tentang narapidana yang berkreatifitas di balik jeruji besi, padahal notabenya dalam keadaan terkurung.
Sebagai anak muda kita haru kreatif dan inovatif. Selain karena keterkekangan kadang kedua hal tersebut muncul karena ketidakpuasan atas sesuatu yang ada selama ini ataupun kebosanan dari sesuatu yang hanya itu-itu saja. Ide yang baru dan belum pernah ada hadir sebagai hasil olah pikir untuk menghasilkan sesuatu yang beda dari yang sudah ada. Saelalu berfikir untuk kluar dari kotak besar untuk membuat kotak sendiri. Kepuasan akan timbul jika kita dapat meghasilkan sesuatu yang kreatif dan inovatif, terlebih jika mendapat apresiasi dari orang lain
Seperti terlihat dari berkembangnya musik-musik indie, yang pada dasarnya timbul akibat adanya kebosanan dari musisi terhadap musik-musik yang hanya itu-itu saja. Walhasil, musik yang dihasilkan dari jalur indie lebih beragam, lebih kreatif, dan lebih inovatif, bahkan idialisme dari musisi tampak begitu kentara. Apresiasi dari penikmat musik terhadap musik indie cukup bagus walaupun masih pada kalangan terbatas.
Jadi sudah saatnya kita untuk mengubah sikap dalam menghadapi keterkekangan terhadap peraturan ataupun mayoritas sesuatu yang tak kita sukai. Jangan hanya memaki sesuatu yang tidak kita sukai, jangan hanya sekadar jadi pemberontak saja. Hadapi itu semua dengan menjadi pemberontak yang berkreatifitas dan berinovasi.















mari2 kita menjadi pemberontak yang kreatif dan inovasi.. dalam artian tidak takut salah dalam berinovasi dan berpikir.
NB: ada sedikit kesalahan penulisan kretaif dan berkratifitas.
Salam beswan
semoga kita tergolong orang-orang yang mampu menunjukkan inovasi dan kreativitas positif (lol)
@suhandi
oke mas, hehehe…oh iya maksih revisinya…
@greengrinn
we”e’ee komen’y serius bgt, g sinkron pas liat blognya…hehhe
sip…..
sip….
wah mas suhandi cermat banget.
Yang jelas aku akan berusaha menjadi orang kreatif
mari mulai langkah kreatif kita dengan berkreasi dengan blog ini..
~baru belajar nge-blog ane..
@cahyatri
gpapa sob,, coba-coba aja nge blog, tulisan g penting di posting juga g masalah,,g ada yg ngelarang,,,,ehhehhhee
Jangan2 untuk bisa kreatif dan inovatif kita harus dikekang atau dipenjara saja. Jadi jangan salahkan orang yg stagnan dan tidak inovatif dalam keadaan bebas dan manja dengan ke’apasajaada’annya.
Mungkin kita hanya perlu bersyukur tidak dikondisikan seperti mereka. Kita meskipun susah, terkekang, terbatas; tapi potensi kemampuan kita bisa mengatasinya bahkan bisa kreatif dan inovatif dalam keterbatasan itu. Bagaimnana ya dengan mereka yg sudah susah malah terpuruk. Tidak potensial dan sama pintar dengan Johan ngkali!
Perkenalkan nama saya Rahman Wahyu! Pendatang baru dalam blantika blog, olehnya maaf kalau ada yang tidak cocok dengan komentarnya
@Rahman Wahyu
haha,,, mantap komennya panjang bgt,,,
ya di atas kan jika kita tekekang, jadi maksud aq dari pada kita terpuruk oleh aturan lebih baik kita menjadi kreatif karena aturan yg mengkekang…
setuju>.semangat muda berkarya, kreatif dan berinovasi