SEMUT-SEMUT NAKAL
Siapa sih yang nggak kenal semut, makhluk hitam manis dan terkadang berwarna merah ini katanya banyak manfaatnya lho. Dialah yang bertanggung jawab sebagai salah satu pembersih sampah organik di sekitar kita. Selain bermanfaat, tetapi terkadang semut juga menjadi ancaman serius kalau sudah menjadi hama yang ikut merusak tanaman atau media tempat tanaman kita tumbuh.
Anggrek adalah salah satu yang menjadi ancaman ketika para semut-semut nakal ini mulai beraksi. Semut sebagai hewan yang berkoloni memiliki kesenangan untuk bersarang di tempat yang gelap tetapi memiliki aerasi atau pertukaran udara yang baik. Dan sungguh sangat disayangkan kondisi ideal bagi semut untuk bersarang sesuai dengan keadaan media anggrek, seperti media berporos, drainase atau air mudah mengalir serta aerasi atau pertukaran udara yang mencukupi. Hal ini membuat semut termasuk kedalam hama anggrek yang cukup diperhitungkan.
Beberapa hal yang sekiranya berbahaya bagi tanaman anggrek karena ulah semut-semut nakal ini adalah
1. Rusak atau terhambatnya akar pada tanaman anggrek
2. Rusaknya tunas-tunas yang baru tumbuh
3. Luka gigitan semut seringkali membawa jamur yang berbahaya bagi anggrek
4. Semut sering mengerumuni tunas dan calon bakal bunga yang seringkali meninggalkan luka gigitan yang menghambat pertumbuhan tanaman.
5. Semut juga sebagai pembawa hama lain yaitu kutu putih
Pengalaman penulis terhadap serangan semut ini adalah rusaknya media dan perakaran tanaman anggrek, terutama anggrek dendrobium dengan menggunakan media pakis. Ketika tanaman diangkat dari medianya maka akan terlihat sarang semut dimana di dalam sarang tersebut banyak terdapat kerusakan seperti berbolong-bolong karena dijadikan sarang. Mungkin semut yang bersarang di dalam pot tersebut telah lama mendiami media tersebut karena ditemukan juga banyak sekali telur-telur dan larva semut. Efeknya terhadap tanaman secara keseluruhan menurut pengalaman penulis adalah pertumbuhan tanaman terganggu karena pertumbuhan akar yang kurang baik.
Penanggulangan terhadap serangan tersebut dapat dilakukan dengan dua cara, pertama adalah dengan perendaman bagi pot yang relatif kecil sampai semut-semut yang berada dalam media dipastikan mati. Cara yang kedua adalah dengan menggunakan insektisida, pastikan cairan insektisida mengenai secara langsung dengan hama semut tersebut, pada penggunaan insektisida harap selalu dilakukan dengan hati-hati karena sifat racun yang terkandung di dalamnya yang mungkin akan berbahaya terhadap lingkungan. Pisahkan tanaman yang terkena hama dengan tanaman yang lain untuk menghindari migrasi semut.
Semoga beberapa pengalaman ini dapat membantu para hobis yang mengalami masalah dengan hama semut.
About this entry
You’re currently reading “SEMUT-SEMUT NAKAL,” an entry on ORCHIDS ITU ANGGREK - Agah
- Published:
- 9.22.09 / 8pm
- Category:
- Anggrek
- Tags:

No comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]