Siap Jadi Pemimpin Hanya dalam 4 Hari!
“Dare to be Leader”, adalah sebuah kata yang terpampang dalam sebuah poster besar di meeting room Hotel Tirta Sanita Kuningan, pada hari Jumat, 7 Mei 2009. Kata itu pula sekaligus menjadi agenda acara khusus para Beswan Djarum angkatan 2008 terpilih yang berjumlah 56 orang. Mereka merupakan para mahasiswa yang mewakili universitasnya masing-masing sebagai representasi dari mahasiswa berprestasi yang mendapatkan keuntungan belajar softskill secara gratis. Karena dalam acara “Dare to be Leader” ini, para Beswan Djarum tersebut, dilatih sekaligus ditantang jiwa kepemimpinannya.
Acara yang berlangsung selama 4 hari 3 malam tersebut dipersiapkan PT. Djarum dengan sangat sempurna. PT. Djarum sebagai pihak penyelenggara, berani mengeluarkan kocek besar demi melaksanakan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat, yang diperlihatkan dalam bentuk baktinya kepada pendidikan Indonesia. Para mahasiswa terpilih dengan kualifikasi tertentu, diberikan peluang dan kesempatan besar untuk meningkatkan mutu diri melalui berbagai pelatihan softskill yang disediakan oleh PT. Djarum. Di samping bantuan finansial yang-tentu saja-mampu meringankan biaya kebutuhan para Beswan Djarum.
Di umurnya yang ke-25, Djarum Bakti Pendidikan telah mampu mengharumkan citra Djarum sebagai perusahaan yang peduli dan bermartabat. Karena dengan kepeduliannya itu, telah banyak menciptakan bibit-bibit unggul para pemimpin yang siap menghadapi tekanan kompetisi global dibandingkan dengan pesaing mereka. Seperti halnya yang dirasakan Eka Safitri, Beswan Djarum dari Universitas Pasundan Bandung yang ikut serta dalam pelatihan “Dare to be Leader” saat itu.
“Walaupun agak kontroversial, karena ini adalah perusahaan rokok, namun sisi positifnya adalah pihak Djarum telah memberikan kontribusi yang besar dalam bidang pendidikan melalui program Beswan Djarum ini dan acara DTL ini keren banget!
Kita bisa lebih sadar kalau kita tuh punya jiwa kepemimpinan, dan kita bisa jadi lebih tahu, gimana menjadi seorang leader yang baik. Selain itu juga, kita bisa lebih tahu cara menghadapi masa depan. Karena kita diberi pengetahuan tentang leadership yang nantinya menjadi modal kita untuk berhubungan dengan dunia kerja atau untuk unteraksi dan sosialisasi dengan orang di sekitar kita”.
Tidak hanya pengakuan Eka Safitri, seluruh Beswan Djarum berjumlah 56 orang itu pun terlihat sangat antusias dan bersemangat. Kekompakan dan kebersamaan pun terjalin dalam setiap kegiatan pelatihan “Dare to be Leader” yang siap mencetak kembali para pemimpin masa depan.
PT. Djarum pun mengakui bahwa langkah bakti mereka tidak akan berhenti sampai di sini. Dengan komitmennya yang kuat, PT. Djarum akan terus melanjutkan program bakti pendidikan melalui serangkaian program yang lebih kreatif dan inovatif demi membangun bangsa dan mengangkat derajat Negeri ini. (aiu)
Penulis adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan Bandung.
May 18th, 2009 at 17:58
Menarik melihat tulisan Maman dan Nyimas Ayu barusan, sama-sama ngomongin kegiatan Djarum Bhakti Pendidikan yang sama, tapi angle-nya bisa beda-beda. Yang satu gayanya reporting, yang satu menyoroti Mercy…hehehe…bikin saya makin yakin kalau dari hal yang sama, orang yang berbeda bisa memberi ekspresi yang beragam.
Nanti saya sering-sering komentar yah, tapi anggap saya sebagai pembaca aja, yang suka usil komentar sana sini. Sebagai pembaca, belum tentu saya juga bisa nulis bagus, tapi karena saya pembaca, boleh ya komentar..hehehe…
-margie-
May 18th, 2009 at 22:19
wah mantap infonya ,saya juga mau jadi kayak gitu…tank’s ya infonya.
May 20th, 2009 at 20:52
makasih ka margie..
sekarang saya juga yakin, klo nge-blog ga da ruginya
untuk jack..
makasih juga! komennya juga mantap
=>
May 25th, 2009 at 19:18
Halo, teman!. Maaf baru mampir ke Blog-mu ini. ;P
Tentunya kita sepakat kalau DTL Kuningan menyisakan dampak positif untuk diri kita masing-masing. Banyak hal yang bisa dijadikan oleh-oleh selain Jeruk nipis peras. Diantaranya pemahaman dan pengalaman untuk akhirnya keluar dari zona nyaman. Kemauan untuk berkemampuan seorang pemimpin. Dan satu lagi, arti pentingnya team work.
Semoga selanjutnya, kita bisa memberikan dampak baik bagi komunitas dan dunia luas kita.
Rgrds,
Daisy ‘Grenita’ Andriyani
P.S : Please leave comment on my blog!