preload
Coldplay- leftright leftright left Michael Jackson - You Are Not Alone
Jul 11

presiden

“Siapa presiden yang bakal kamu pilih?yang pro rakyat?yang lanjutkan pemerintahan sekarang?atau yang lebih cepat lebih baik? ”

Tanggal 8 juli kemarin telah menjadi saksi untuk 5 tahun ke depan bagi bangsa Indonesia. Rakyat Indonesia telah bersama-sama menyukseskan pesta rakyat ini untuk mencari seorang pemimpin bangsa.

Perebutan tahta RI 1 bisa dibilang sangat menarik. Tiga kandidat mempunyai daya tarik masing-masing saat berkampanye maupun debat. Pasangan Mega-Pro yang identik dengan pro terhadap rakyat, SBY-Boediono dengan kekuatan dari figure SBY dan slogan ‘lanjutkan’, serta JK-Win dengan slogannya yang cepat melekat ‘lebih cepat, lebih baik’, semuanya menampilkan visi dan misi yang menjajikan untuk Indonesia yang lebih baik.

Seperti kompetisi lainnya, pemenang hanya ada satu. Ketiga pasangan ini berkompetisi memperoleh suara dari rakyat untuk memimpin Negara ini 5 tahun ke depan. Pesta rakyat ini akhirnya berjalan dengan lancar. Rakyat sudah menentukan pilihannya berdasarkan hati nurani, bukan tergantung pada partai apa yang mengusungnya.

Dari hasil quick count sudah diperoleh hasil yang cukup mengejutkan. Pasangan SBY-Boediono memimpin dengan kurang lebih 60 persen suara, sedangkan Mega-Pro memperoleh hampir sepertiga dari suara yang diperoleh oleh pasangan SBY-Boediono. Lain halnya dengan pasangan JK-Win yang hanya memperoleh kurang lebih 12 persen suara. Angka –angka yang diluar dugaan. Memandang dari hasil survey, hampir setengah lebih rakyat Indonesia masih mempercayai kepemimpinan SBY. Tidak bisa dipungkiri, hasil ini harus diterima oleh seluruh warga Indonesia, pendukung Mega-Pro, pendukung JK-Win dan yang tidak memilih. Namun, hasil ini belum final dikarenakan menunggu hasil keputusan resmi dari KPU.

Dalam suatu artikel, Emha Ainun Nadjib, menuliskan bahwa ‘Parpol adalah kebenaran mutlak pada dan untuk dirinya sendiri, tetapi kebenaran rakyat berada pada derajat yang lebih tinggi. Kebenaran rakyat adalah puncak nilai demokrasi. Suara rakyat itu suara Tuhan. Sebagai mana Tuhan tidak perlu dipertanyakan, maka rakyat pun demikian. Rakyat tidak bisa salah, pilihan rakyat tidak insyaallah baik dan benar, tapi pasti baik dan benar. Kalau tak setuju pada ini, silahkan keluar dari rumah agung demokrasi.’

Oleh sebab itu, apapun hasilnya, ini bukan tentang siapa presiden kamu ataupun siapa presiden saya, ini tentang Indonesia yang lebih baik kedepannya. Siapapun yang menjadi presidennya, tentu kita berharap dan berperan serta dalam kebangkitan Indonesia di dunia.

Leave a Reply