preload
Aug 22

Kata fisika sih, setiap sistem fisik mengandung/menyimpan sejumlah energi. Kata biologi kita ini sebuah sistem dari sel-sel hidup yang ada di dalam tubuh. Sekarang aku memang menyimpan energi itu. Masih menyimpan. Dan akan selalu tersimpan dengan manis. Energi yang tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Energi yang orang sering bilang dengan cinta.

Kau ingin energi itu dimusnahkan. Sepertinya hukum kekekalan energi membantah mentah-mentah postulatmu. Energi yang kemarin kita jalin dalam suatu ikatan itu adalah sebuah anugerah yang tak terelakkan. Pemberian itu sepatutnya menjadikan kita bersyukur telah diberi keindahan mengelola energi. Satu hal yang perlu kita lakukan adalah mentransformasikan energi tersebut dalam bentuk lain. Karena energi lagi-lagi tidak dapat dimusnahkan.

Saat bertemu, kita sudah seperti air. Kau mengalirakan energi itu ke muaraku. Begitupun aku. Aku mengalirkannya padamu. Saat menjalin ikatan ini, kita seperti angin, energi yang timbul akibat perbedaan tekanan udara di sekitarnya. Dan perlu kita ketahui, sepertinya kita pun sampai menganut sifat angin, ketika dipanaskan akan memuai/menjarak, dan saat dingin akan merapat/membeku.

Partikel-partikel yang saya ataupun kamu tinggalkan sudah membentuk menjadi sebuah atom kenangan. Seindah atau seburuk apapun, partikel ini sudah membentuk ikatan yang kuat. Kita hanya menikmatinya saja. Sehingga musnah itu hanya ada di pikiran.

Dengan atom yang telah kita bentuk ini. Ku ingin bukan bagaimana caranya memisahkan partikel-partikel itu. Aku ingin mengajak kau untuk memahami kondisi. Kita jadikan atom ini untuk memenuhi massa untuk sebuah matahari. Sehingga kita akan tetap dapat berpijar bersama. Membuat kehidupan kita terus hangat, membuat angin dan air kita untuk tetap bersirkulasi. Dan taman indah hati kita bisa tetap befotosintesis.

Aku ingin bersamamu mengagumi keindahan energi ini. Ketika yang terpisah hanya raga. Aku membawamu dalam ruang jiwa.

PujiPrabowo, 22 Agustus 2009.

Tagged with:
Aug 22

Indonesia Unite? Seperti apa? Ikut mendukung? Bisa jadi.

Mungkin satu hal yang penting adalah tindakan kecil yang nyata dari dukungan itu. 9 Agutus kemarin menjadi saksi. Anak muda di pekarangan rumah saya memberikan pelajaran penting. Persiapan awal acara 17 agustus-an menjadi topik utama di rapat dingin malam itu. Dua kubu yang awalnya tidak bersua menjadi alasan.

Persiapan yang gila-gilaan. Hanya dalam waktu seminggu untuk mengadakan acara hajatan terbesar Negara ini. Sang ketua pun awalnya pesimis. Namun dengan bantuan para anggotanya, semua menjadi berjalan lancar. Di tengah kesibukan yang mendera para anggotanya, acara ini sukses berjalan. Bagi mereka ini pertama kalinya mereka memegang kendali penuh dari acara ang diseleggarakan setiap tahunnya. Sebelumnya memang dipegang oleh  angkatan diatas mereka.

Iya, para kubu pria dan kubu wanita akhirnya melepaskan ego mereka masing-masing, yang akhirnya mereka mudah membaur. Berawal tidak berbicara satu sama lain, saling ejek (masih), hingga sekarang bisa sms-an, keceng mengeceng, naksir, dan segala bentuk hubungan lainnya.

Hal kecil yang dapat diambil adalah tanpa permusuhan, semua hal menjadi indah. Dan yang paling penting adalah kalian telah menjadi orang yang bermanfaat bagi orang di sekitar kalian.itu yang saya salut. Tetep jaga itu kawan. Saya bangga sama kalian.

Selamat buat brizigstalle.
Selamat buat atiya-hilman.
Moga pada langgeng. Ditunggu yang lainnya menyusul atiya-hilman.ahhahaha

PujiPrabowo, 22  Agustus 2009.flamingos-heart-shape-necks-national-zoo-e-card-pin-feathers-brid-animal-love-valentine-gift-kiss-photo

Tagged with:
Aug 22

rocketrockersRRF (RocketRockersFriends) sudah memenuhi ITENAS dari jam 5. Mereka sudah tak sabar menonton band pujaan mereka yang telah berumur 10 tahun. Rocket Rockers band asal bandung ini mengadakan konser yang bertajuk LA Lights Konser Hari Untukmu, di Gedung serbaguna Institut Teknologi Nasional (ITENAS), Jln PHH Mustafa Bandung, Sabtu 15 Agustus 2009.

Wind Cries Mary, band finalist LA Lights indiefest menjadi band pembuka acara konser ini dengan membawakan 4 tembang lagu. Atir, vokalis band Wind Cries Mary berkata bahwa didalam musik semuanya adalah teman walau berbeda genre.

Rocket Rockers yang beranggotakan Noor Al Kautsar (vokal&synthesizer), Aska Pratama (gitar&vocal), Lowpe (gitar), Bisma (bass) dan Ozom (Drum) menghentak dengan lagu “Hidup Ini Adalah Film Terbaik” dengan kostum hewan yang berbeda untuk setiap personilnya di awal konser. Kejutan yang menarik. Dilanjutkan dengan lagu “Episode Ini” dan ”Tergila” sebelum mereka berganti kostum.

Tembang-tembang yang dibawakan berikutnya adalah tembang-tembang yang berasal dari ketiga album mereka, “Sound Track For Tour Life” (2002), “Ras Bebas” (2004), dan “Better Season” (2009). “Bangkit”, “Let Sleeping Dog Lie”, “It Just Another Holiday”, “Akhiri sepi”, “She’s My Cheerleader”, “Klassix”, “Tragedi Tragis 1989”, “Terdiam”, “Hari Untukmu”,” I Miss U”, “Tunggu Apalagi”, “Pesta” dan “Terobsesi” disuguhkan dengan manis dan rapih. Penonton sangat puas akan penampilan Rocket Rockers malam itu.

Banyak kejutan yang disuguhkan oleh RockectRockers untuk para fans-nya.Di sela penampilan, Ibunda dari Aska (gitar) memberikan kejutan dengan membawa kue ulang tahun. Ada pula drummer Rocket Rockers terdahulu (Doni)hadir dan memainkan satu buah lagu bersama para personil lainnya.

Pada saat encore, sebagian penonton memang sudah mengganggap bahwa konser telah usai. Namun, Rocket Rockers membawakan lagu yang sangat hits, “Ingin Hilang Ingatan”. Sontak penonton yang sudah keluar kembali masuk ke dalam gedung. Lagu yang dibawakan sangat rapih ini sukses membuat penonton bangga akan band pujaannya ini. Closing yang manis. Sukses terus buat Rocket Rockers.

Ayo beli albumnya. Ayo dukung musik Indie Bandung.

PujiPrabowo, 22 Agustus 2009.

Tagged with: