Belum lama ini saya menemukan sebuah grup di facebook yang sibuk menjelek-jelekkan band yang ada. Tidak seperti biasanya (menghujat band major label) grup ini menghujat band-band yang sukses di jalur indie. Tidak tanggung-tanggung, band yang dihujat band yang sudah mempunyai banyak fans dan segudang prestasi.
Grup ini mengutarakan ketidakkagumannya terhadap band-band indie sukses itu. Mereka hanya mencari keburukan dan mencaci maki. Bahkan mereka tidak berani menyebut band pujaan mereka. Mungkin takut dibalas oleh para pendukung band yang telah terhujat. Sepertinya tabiat orang kita adalah mencari kejelekan orang, terus dikorek, semakin puas, terus terus, hingga orang yang kita jeleki itu hancur berantakan. Dan kita menjadi sangat senang sekali.
Iri, sudah menjadi hal yang lumrah. Seperti pepatah MODERN mengatakan, membiasakan yang tidak biasa dan membenarkan yang tidak benar. Iri memang manusiawi. Makanya kita diberi otak dan perasaan untuk mengolahnya. Dengan cepat mengolahnya menjadi sesuatu yang bukan iri, maka akan menjadi pribadi yang baik.
Mengapa admin grup itu tidak membuat saja band yang menurut dia keren. Integritas dia akan diuji disitu sebagai penghujat musik orang. Kalaupun tidak bisa membuat band yang keren, ya coba legowo dengan prestasi-prestasi yang telah ditorehkan oleh band tersebut. Coba untuk menghargai.
Karena gossip infotainment juga mengajarkan bahwa negative dari seseorang itu enak untuk diusik. Sedangkan ketika diusik menjadi gundah gulana. Orang kita jarang membicarakan prestasi yang telah dibuat seseorang. Karena orang kita senang menghujat prestasi dan membuat prestasi menghujat.
PujiPrabowo, 9 September 2009.


September 15th, 2009 at 11:48 pm
woh, baru tau aku kalo ada hujat-menghujat beginian. emangnya grup band apa e?
September 16th, 2009 at 11:45 pm
yang mereka angkat band the sigit, peewee gaskins, dan the changcuters(major label sekarang, dulunya indie)