Nov 27
ketika kau mengajakku kedalam sebuah ruang penuh sesak. karena memang kau dan dia yang memenuhinya. hingga kau membuatnya menjadi vakum, iya, ruang hampa. lalu kau luluhlantakkan ruang itu dengan dinginmu.
dan kini, aku melayang.
PujiPrabowo.



November 27th, 2009 at 11:33 pm
menataplah kedalamnya,ketika dingin itu mulai menusuk nadi. ia ada, ia nyata. bukan hanya waktu yang mampu mendaratkan hati, juga inginmu. dengan itu ia dan nya dapat dibedakan dalam hampa.
*aaaah ga jelas. melayang? pegangan kang uji, ntar jatoh. hehe
November 28th, 2009 at 2:05 am
nice
whahaha..asoy…
smangat ya putu
November 29th, 2009 at 9:13 pm
smangat kang uji…
November 29th, 2009 at 10:32 pm
smangat putuuuuu