preload
Dec 25

Sedih jika kekalahan karena hanya kekurangan harta..
Sedih jika kekalahan karena hanya kekurangan fisik..

Semakin menyangsikan akan keberadaan sebuah ikatan..
Kepalsuan memang menyelimuti kehidupan..

Ketulusan hilang ditelan jaman.
Kekayaan menjadi ancaman.

PujiPrabowo.

Tagged with:
Oct 15

Aku pernah. Kata orang, aku wanita yang mempesona. Namun, aku ingin membunuh diriku sendiri. Aku yang tidak punya rasa. Aku yang angkuh.

Ada seseorang yang menyatakan segala rasanya padaku. Aku hanya terdiam. Bahkan aku mengacuhkannya. Aku punya pacar. Aku tidak mau mengkhianati ikatan ini. Sudah terlampau lama aku menjaganya. Namun, seseorang itu terlalu baik untuk disakiti. Seseorang yang memberikan segala bentuk perhatian dan pengertiannya tanpa lelah. Seperti matahari yang menyinari bumi. Tak pernah berhenti untuk menyinari, walau diacuhkan. Aku terlalu manja. Aku yang selalu minta perhatian tanpa dapat membalas. Aku tidak berkhianat pada ikatan tetapi aku berkhianat pada rasa.

Waktu berlalu. Ikatan yang selama ini aku jaga ternyata hanya ikatan biasa. Tanpa rasa. Kaku. Ada hal kecil yang tak terlihat. Seseorang itu selalu membuat aku tertawa, membuat aku kembali semangat, membuat aku menjadi diri aku, tanpa aku menyuruhnya untuk berbuat itu padaku. Aku terkadang merasa bahwa aku sulit dimengerti olehnya. Aku terkadang menganggap dia tidak mengerti sama sekali tentang diriku, karena aku sendiri mungkin tidak tahu siapa diriku. Aku hanya sering bilang padanya, “Kamu tidak akan pernah mengerti aku, kamu hanya mengikuti nafsumu untuk menyukaiku.” Dia hanya menjawab “Mungkin.”

Suatu hari, aku lihat dia bersama wanita lain. Aku menangis karena aku merasa dia tidak serius padaku. Aku terlalu dalam untuk memasuki rasa ini. Aku benci dia. Aku mengacuhkan segala permohonan maafnya. Menolak semua ajakan untuk bertemu. Menolak semua penjelasannya. Yang ku ingat dia hanya bilang “itu teman ceritaku.” Aku tetap dingin. Hingga ia memberikan surat yang digenggamku saat ini. Surat yang berumur satu bulan.

-buat kamu yang disana-

Aku selalu berusaha untuk menjadikan semuanya seimbang. Menjadi sayap untuk membantumu terbang.

Aku selalu berusaha untuk memberikan sesuatu yang manis dikala kepahitan menghampirimu.

Aku selalu berusaha untuk menjadi alas saat kamu berpijak.

Aku selalu berusaha menarik garis tawamu yang tak pernah terukir.

Aku hanya ingin kamu bahagia.

Pernah membayangkan surga dengan segala keindahannya?

Apapun yang disebutkan orang mulai dari bidadari cantik sampai mengambil buah dengan mudah, tetap saja kita tidak akan pernah menembus kejutan yang akan Tuhan berikan. Ilmu apapun tidak akan dapat mencapai ilmu rencana Tuhan. Aku hanya berusaha semoga rencana Tuhan saat ini adalah mendekatkan dirimu padaku. Membuat kamu dapat mengerti arti semua rasa yang kuberikan. Membuat kamu untuk tetap bahagia.

Mungkin 2 hari lalu aku bersama wanita lain, tahukah kamu? Aku belajar dari dia arti mencinta wanita. Dia adalah adikku. Dia mengajarkan bahwa wanita untuk dimengerti, wanita haus akan kasih sayang dan perhatian, wanita yang perasa. Aku belajar semua dari adikku.

Maafkan untuk semua rasa yang telah mengganggu. Aku hanya ingin jujur pada rasa yang kualami.

Terima kasih telah menjadi sumber kekuatan untuk diri yang tak kuasa tanpa senyummu.

-seseorang yang ingin kamu selalu bahagia-

Kini aku hanya menyesali ‘ketangguhan’ yang aku perlihatkan padanya. Padahal aku berdiri lemah disini. Aku membohongi rasa yang seharusnya aku tangisi, bukan rasa yang aku angkuhi. Ego ini terlalu membuncah untuk membecinya. Aku yang sulit dimengerti, karena untuk memengerti diri sendiri pun aku telalu angkuh, apalagi mengerti rasa itu.

Dengan segala air mata yang terbuang percuma atas keegoanku, aku hanya dapat berdoa untuk dia. Semoga kini dia dapat menemukan bidadari di dalam istananya yang megah di tempat yang orang bilang surga. Semoga dia tetap dapat membuat aku tersenyum dari sana. Kini aku hanya bisa berandai-andai. Seandainya dia masih disini. Aku ingin membalas apa yang dia berikan.

PujiPrabowo, 14 Oktober 2009.

Tagged with:
Oct 08

Saya gak bisa berenang di samudra untuk kamu.
Saya gak bisa loncat dari ketinggian dua puluh meter untuk kamu.
Saya gak bisa robek nadi saya untuk kamu.
Saya gak bisa bikin gunung untuk kamu.

Saya bukan superman.
Saya bukan spiderman.
Saya bukan batman.
Saya bukan ultraman.

Saya hanya orang yang gak bisa lihat kamu sedih.
Saya hanya orang yang gak bisa lihat kamu gak bisa.
Saya hanya orang yang gak bisa lihat kamu terpuruk.
Saya hanya orang yang gak bisa lihat kamu gak ada.

PujiPrabowo, 7 Oktober 2009.

Tagged with:
Oct 08

A : siapa sahabat kamu?

B : orang yang membuat saya bangkit lagi

A : siapa sahabat kamu?

B : orang yang mendoakan saya

A : siapa sahabat kamu?

B : semua teman saya sekarang. Karena tanpa teman saya bukan apa-apa.

PujiPrabowo, 7 Oktober 2009.

Tagged with:
Oct 08

Ruang ini menjadi bisu.
Ruang yang selalu kau ajak bicara.
Ruang yang selalu kau ajak tertawa.
Ruang yang selalu kau isi.

Ruang ini menjadi gelap.
Ruang yang selalu kau warnai.
Ruang yang selalu kau hiasi.
Ruang yang selalu kau terangi.

Ruang ini menjadi sepi.
Ruang yang selalu kau temani.
Ruang yang selalu kau gaduhi.
Ruang yang kau bunyikan.

PujiPrabowo, 7 Oktober 2009.

Tagged with:
Sep 29

Terkadang saya suka berpikir akan makna sebuah kata yang selalu menjadi topik universal didunia ini. Sebuah kata yang menjadi topik besar, karena setiap orang merasakannya. Kata yang malang melintang di kehidupan.

Cinta.

Apalagi cinta sejati. Saya agak kurang paham. Apakah cinta sejati hanya jika mencintai untuk satu orang? Apakah cinta sejati serupa dengan kasih sayang?

Dalam berhubungan menurut saya bukan cinta sejati, namun lebih pada ikatan sejati.Karena cinta sangat luas. Cinta ada bukan untuk seorang. Cinta datang untuk disebar kedamaiannya ke banyak orang. Bahkan Tuhan cinta pada semua mahluknya. Mulai dari Nabi, Ulama hingga penyanyi rock. Semuanya Tuhan cintai dengan tulus, tanpa embel-embel ‘sejati’. Namun Tuhan adalah cinta sejati kita. Dia yang selalu ada di setiap detik kehidupan kita.

Mencintai seseorang mempunyai porsinya sendiri-sendiri. Pengkhianatan datang hanya pada ikatan bukan pada cintanya. Terluka akan cinta hanya jika kita mengharap sesuatu dari pemberian cinta kita. Bayangkan jika kesemuanya tulus.

PujiPrabowo, 29 September 2009.

Tagged with:
Sep 28

perahu-kertas

Apa yang akan kamu alami? Kebahagiaan, sedih, galau, tawa, cinta, impian, dan segala bentuk rasa lainnya akan hadir menginspirasi kamu. Semua rasa itu bercampur menjadi layaknya sebuah minuman dingin di gurun pasir. MENYEGARKAN.

Namanya Kugy. Mungil, penghayal, dan berantakan. Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah. Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu.

Namanya Keenan. Cerdas, artistic, dan penuh kejutan. Dari tangannya, mewujud lukisan-lukisan magis. Kugy belum pernah bertemu manusia seajaib itu.

Dan kini mereka berhadapan diantara hamparan misteri dan rintangan.

Akankah dongeng dan lukisan itu bersatu?

Akankah hati dan impian mereka bertemu?

Buku terbaru dari Dewi Lestari ini tidak seperti pada karya Supernova. Tulisan Mba Dewi kali ini lebih ringan namun tetap mempesona.

Teman, kamu harus membacanya. Selamat membacanya ya.

PujiPrabowo, 27 September 2009.

Tagged with:
Sep 09

Aku benci kamu. Tapi aku sayang kamu. (contoh kerja otak dan perasaan saat bekerja bersamaan).

Aku dikendalikan oleh dua pengendali yang sangat kuat. Katanya otak pengendali manusia. Namun perasaan juga bilang begitu.

Aku sering sekali bermain dengan otak. Asik sekali. Otak membuatku berpikir akan sesuatu. Namun hampa. Aku menghitung berbagai runutan angka yang diolah melalui persamaan hingga orde dua. Namun aku hampa. Tak dapat kurasakan. Hanya hasil yang kudapat. Itupun angka lagi.

Aku mencintai seseorang. Dia bilang mencintai aku juga. Aku dapat merasakannya. Aku berpikir mengapa semua ini terjadi. Aku olah dengan rumus-rumus yang aku pelajari di sekolah. Tidak bisa. Kekuatan perasaan menuntunku untuk merasakan.

Otak selalu membohongi perasaan. Tidak senang padahal senang, benci padahal suka, tidak butuh padahal butuh. Setelah semuanya berakhir dengan kepedihan atau tidak sesuai rencana si otak, maka yang timbul adalah sakit hati, sakit perasaannya. Bukan sakit otak.

Perasaan selalu menang dalam hal percintaan. Karena cinta tidak dibuat sistematis oleh otak. Perasaan selalu membuatnya menjadi aliran indah untuk dirasakan. Bukan mendapatkan hasil mutlak dari cinta sebagaimana yang diharapkan oleh otak.

Sensasi fisik berupa perasaan menjadi pemandu otak dalam bertindak. Karena aku belum pernah tau, sehebat apa otak dalam mengendalikan perasaan.

Mari pikirkan, rasakan dan menikmatinya. Karena tidak ada yang tidak berhubungan di dunia ini.

PujiPrabowo, 9 September 2009.

Tagged with:
Aug 22

Kata fisika sih, setiap sistem fisik mengandung/menyimpan sejumlah energi. Kata biologi kita ini sebuah sistem dari sel-sel hidup yang ada di dalam tubuh. Sekarang aku memang menyimpan energi itu. Masih menyimpan. Dan akan selalu tersimpan dengan manis. Energi yang tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Energi yang orang sering bilang dengan cinta.

Kau ingin energi itu dimusnahkan. Sepertinya hukum kekekalan energi membantah mentah-mentah postulatmu. Energi yang kemarin kita jalin dalam suatu ikatan itu adalah sebuah anugerah yang tak terelakkan. Pemberian itu sepatutnya menjadikan kita bersyukur telah diberi keindahan mengelola energi. Satu hal yang perlu kita lakukan adalah mentransformasikan energi tersebut dalam bentuk lain. Karena energi lagi-lagi tidak dapat dimusnahkan.

Saat bertemu, kita sudah seperti air. Kau mengalirakan energi itu ke muaraku. Begitupun aku. Aku mengalirkannya padamu. Saat menjalin ikatan ini, kita seperti angin, energi yang timbul akibat perbedaan tekanan udara di sekitarnya. Dan perlu kita ketahui, sepertinya kita pun sampai menganut sifat angin, ketika dipanaskan akan memuai/menjarak, dan saat dingin akan merapat/membeku.

Partikel-partikel yang saya ataupun kamu tinggalkan sudah membentuk menjadi sebuah atom kenangan. Seindah atau seburuk apapun, partikel ini sudah membentuk ikatan yang kuat. Kita hanya menikmatinya saja. Sehingga musnah itu hanya ada di pikiran.

Dengan atom yang telah kita bentuk ini. Ku ingin bukan bagaimana caranya memisahkan partikel-partikel itu. Aku ingin mengajak kau untuk memahami kondisi. Kita jadikan atom ini untuk memenuhi massa untuk sebuah matahari. Sehingga kita akan tetap dapat berpijar bersama. Membuat kehidupan kita terus hangat, membuat angin dan air kita untuk tetap bersirkulasi. Dan taman indah hati kita bisa tetap befotosintesis.

Aku ingin bersamamu mengagumi keindahan energi ini. Ketika yang terpisah hanya raga. Aku membawamu dalam ruang jiwa.

PujiPrabowo, 22 Agustus 2009.

Tagged with:
Aug 13

mungkin kebersamaan ini terlihat akan sirna.
selayaknya awal kita berjumpa.
kau hanya tersenyum menatapku.bahkan tidak sama sekali.
karena kau tidak mengenalku.

ikatan ini terus menguat.
hati ini mungkin sudah terbagi bersama kalian.
rasa yang mungkin tak terkira pun tercipta.
kita telah bersama.

setahun sudah kita bersama.
apakah hanya setahun juga perkenalan kita?
kekuatan terjalin bukan karena besarnya uang yang kita terima.
tetapi sebuah rasa yang seharusnya bisa bertahan selamanya.

kebanggaan selalu terpatri dalam hati.
ku tak ingin mengenang kalian.
karena kalian tidak patut untuk dikenang.
mengenang hanya akan membuat kita berjarak.
karena kita akan selalu bersama.
kita akan selalu berdiri bersama.
menjamu masa depan yang cerah.

ruang kosong itu berada di pojok nurani kini.
ku ingin bersama kembali.
bercanda tawa bersama.
dan kita ada.
makasih beswan.

Tagged with: