preload
Jan 10

Selayaknya orang tua yang memberikan bekal kata-kata agar kita dapat mengucapkan kata-kata dasar seperti ibu, bapak, papa, mama, kakek, nenek, kakak, makan, minum dll. Lalu kini kita berkembang dengan banyak pembendaharaan kata. Orang tua tidak menginginkan anaknya hanya terdiam seribu bahasa dalam menghadapi perbincangan di kemudian hari. Mungkin yang diberikan oleh orang tua hanya beberapa persen dari seratus persen dari apa yang telah banyak kita ucapkan kini. Namun, kontribusi beberapa persen dari orang tua yang mungkin tidak terlihat itu, kini telah menggenapkan seratus persen kemampuan berbahasa kita. Bayangkan jika orang tua kita tidak mengajarkan satu katapun saat kita berada di dalam box bayi.

Saya mempelajari suatu hal yang menarik di daerah lingkungan rumah saya. Anak-anak kecil sudah diajarkan untuk beroganisasi, sudah diajak untuk belajar mengurusi sesuatu di lingkungan masyarakat. Tidak pernah orang dewasa meremehkan ataupun mengucilkan tindak dari sang anak. Karena orang-orang itu percaya, generasi berikutnya ada di tangan anak-anak kecil ini. Orang-orang tua itu tidak mau anak-anak terlambat untuk memahami artinya bersosialisasi dalam masyarakat.

Anak –anak kecil bersama teman-teman yang lainnya melakukan banyak hal positif dari mulai membagikan daging hasil qurban, mengurusi tajil untuk berbuka puasa, hingga membuat acara 17-an. Mereka semua melakukannya dengan penuh semangat, canda tawa dan penuh ketulusan. Mungkin mereka hanya merasa bahagia saja karena dapat bermain dan berkumpul dengan teman-teman yang lain. Tetapi apa yang diperoleh mereka setelah mereka ‘lulus’ menjadi anak kecil itu?

Pertama, mereka mempunyai pertemanan yang kuat. Ikatan yang terjalin yang mungkin sewaktu kecil hanya disadari sebagai objek melepas kepenatan sekolah, namun ikatan itu sekarang berbuah manis sebagai jaringan yang dapat saling membantu. Kekuatan persaudaraan yang terbangun melebihi arti saudara yang sebenarnya. Dimana jika ada kesulitan, biasanya temanlah yang membantu, saudara belum tentu menjadi prioritas utama untuk dimintai pertolongan.

Kedua, mereka belajar untuk dapat menghargai satu sama lain, dapat menghargai yang lebih muda ataupun menghargai yang lebih tua. Karena kita hidup bermasyarakat tidak melulu seangkatan/seumuran dengan kita. Dalam kehidupan masyarakat, kita hidup dengan orang yang seumuran dengan kita, bapak kita bahkan seumuran dengan kakek kita. Yang diperlukan dalam bermasyarakat/bertetangga yaitu saling menghargai satu sama lain.

Ketiga, mereka belajar untuk dapat bertahan hidup dengan bersosialisasi dan berorganisasi. Seperti pepatah yang mengatakan bahwa “sebaik-baiknya orang adalah orang yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya”, mereka diajarkan secara tidak langsung bagaimana organisasi dalam masyarakat. Belajar bagaimana menghadapi dinamika kehidupan di masyarakat. Belajar bagaimana bersosialisasi dengan sekitar.

Keempat, mereka dulu mungkin terlihat hanya bermain saja, namun mereka dapat memperoleh pelajaran yang sangat berharga untuk di kemudian hari dibandingkan yang hanya terkungkung didalam rumah. Dengan bermain bersama masyarakat, mereka mengerti artinya hidup, mengerti untuk menghargai orang dengan berbagai karakter latar belakang, mengerti artinya persahabatan, dan mengerti artinya untuk bertahan hidup.

Kelima, mereka dapat menunjukkan karya-karya mereka di kehidupan real. Karena mereka telah digojlok sejak usia dini. Banyak yang sudah menunjukkan tajinya di perusahaan besar seperti Conoco Philips, TransTv, Prambors Radio, FFWD records, dll.

Di dalam perusahaan, saya mempelajari suatu hal yang menarik pula, layaknya kehidupan bermasyarakat, disana terdapat berbagai orang dengan berbagai latar belakang. Bos yang tentunya orang dengan penuh pendidikan tinggi, office boy dengan batasan pendidikannya, divisi marketing yang diisi orang social, divisi teknik diisi orang teknik, dan divisi desain yang diisi oleh orang seni. Semuanya datang dari latar belakang yang berbeda dan karakter yang berbeda. Jika kita mau masuk perusahaan atau suatu kehidupan bermasyarakat, tentunya kita memahami karakter-karakter yang berbeda.

Kita cenderung mengotak-ngotakkan diri dengan memilih bermain dengan siapa. Kita cenderung membatasi diri untuk lebih terbuka menerima banyak teman. Kita lebih memilih untuk berteman dengan aman. Jadi tidak mengetahui begitu berharganya pertemanan dan jaringan yang luas diluar sana.

Seperti yang disampaikan yoris Sebastian, bahwa networking menjadi penting dari suatu perkumpulan. Ya, karena kita akan menjadi belajar banyak, belajar menghargai, belajar menambah wawasan dan tentu saja dapat saling membantu di kemudian hari. Siapa yang tahu jika keberuntungan kita ada bersama teman-teman kita.

Saya cenderung menangkap bahwa yang bodoh tidak akan sukses dan imbasnya dia diremehkan oleh kaum yang merasa pintar. Namun, saya memperoleh jawaban yang pasti, bahwa jangan pernah meremehkan seseorang untuk keadaannya sekarang, karena mungkin saja orang itu sedang berproses menjadi jauh lebih baik dari orang yang meremehkannya. Karena semuanya terbukti, orang-orang disekitar saya yang dulu diremehkan, kini berbalik unggul dan jauh lebih baik dibanding yang dulu hanya mencemooh. Karena setiap orang dapat berubah 180 derajat kapanpun dia mau.

Seperti napoleon yang pendek namun berhasil menjadi pemimpin super, kangen band (yang menurut umum tampilannya tidak seperti band lain) mau tidak mau akhirnya orang-orang mengakui, kangen band membuktikan mereka berproses menjadi sukses karena banyak yang meyukai karyanya.

Orang-orang sukses berproses yakin dengan apa yang dilakukannya. Seperti yoris Sebastian yang dulu ‘bermain kreatif’ lalu menjadi GM termuda hard rock café, hingga sekarang memperoleh banyak penghargaan atas hasil kreatifnya. Dia memiliki paham yang dia buat sendiri yaitu happynomics yang berarti melakukan suatu hal yang dia lakukan secara happy dari passionnya namun menghasilkan uang.

Jika belajar dianggap positif dan bermain dianggap negatif, maka bermainlah untuk belajar. Dan hasilkan suatu karya yang akan membuat orang yang meremehkanmu menjadi bungkam seribu bahasa. Dengan impak yang kecil namun dapat berdampak besar. Lakukanlah hal positif yang dapat membuatmu positif dan produktif dalam batas kewajaran.

Dengan menghargai betapa pentingnya kehadiran teman-teman, betapa begitu berharganya teman-teman karena mengalirkan ilmu, wawasan dan pengisi energi batin yang baik.

Mari berteman. Mari membuat sejarah hidup kita dengan pengalaman yang banyak, untuk bekal anak dan cucu kita suatu saat nanti. Mari menjadikan diri kita pantas untuk tidak diremehkan.

PujiPrabowo, 10 januari 2010.

Tagged with:
Nov 02

Dalam situasi tidak menentu saat ini, global dan lokal, Beswan Djarum sepatutnya mempersiapkan diri dengan berbuat yang terbaik bagi diri para Beswan Djarum, berbuat yang terbaik untuk masyarakat, dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan Negara Indonesia. Selain itu Beswan Djarum sepatutnya memiliki jaringan pertemanan yang luas.


Dilatarbelakangi kebutuhan pembekalan untuk menyongsong masa depan dan mempererat tali persaudaraan antar Beswan Djarum, Kami BESWAN DJARUM RSO BANDUNG 2008/2009 menyelenggarakan kegiatan MALAM KEAKRABAN. Kegiatan malam keakraban ini dikemas menjadi kegiatan yang efektif dengan berbagai acara yang mengakrabkan Beswan Djarum satu sama lain dan memperoleh tambahan ilmu dari narasumber yang berpengalaman di bidangnya sebagai bekal untuk Beswan Djarum kedepannya.


Kami sangat bersyukur persiapan yang dilakukan kurang lebih dua minggu ini akhirnya berjalan lancar dan sukses. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2009 – 1 November 2009 di Wana Wisata Cikole Buper, Lembang, Bandung.


Semua beswan berangkat di sore hari yang terbagi di dua kloter. Setibanya para beswan di Cikole, langsung disambut makan malam dan permainan kelompok diiringi lantunan irama DJ Donny Saputra. Acara dibuka jam 9 oleh Dodo Prawira Pradana (Ketua angkatan) dan Puji Prabowo (Ketua Pelaksana) dilanjutkan dengan penampilan dari Ilham Febby Juanda, Fiska Kireina, Afsari Mutiara Maulida Putri, Ibnu Ismail, Rio Try Atmaja, Dwi Catra, Halimah Rasyid, Dodo Prawira, dan Rikrik Fuad Wahab yang menyumbangkan suaranya di setiap harmonisasi lagu. Lantunan indah mengalun bersama dingin angin malam Cikole menemani kebersamaan para Beswan RSO Bandung.


Setelah menyanyikan tembang-tembang kebersamaan, acara dilanjutkan dengan pemutaran VT, VT yang menampilkan foto serta video selama setahun ini menjadi Beswan. MDP, Outbond, DTL, Public Speaking, Best One In One Soul, Cinta, dan Harapan. Lalu semua beswan berkumpul membentuk lingkaran, merenung, dan akan menjaga silaturahmi yang telah terbentuk. Api unggun di tengah kerumunan beswan menjadi saksi cerita Ilham Febby Juanda yang menjadi Juara 2 LKT se-Indonesia, ditemani dua finalis lainnya yaitu Maulana Karnawidjaja Wahyu dan Baraputra Christian Octavianus. Sebelumnya tukar kado menjadi acara yang menarik, dengan iringan lagu, kado diputar mengelilingi para beswan, saat lagu berhenti, kado yang di tangan menjadi milik para beswan.


Kembang api selama sepuluh menit berlomba menuju langit lalu meledak di langit dengan berbagai warna, menjadi pengingat kembang api saat MDP. Dua puluh ayam bakakak dan satu dus jagung pun dibakar dan dimakan bersama-sama sebelum istirahat. Canda tawa terus menghangatkan suasana di tengah dinginnya cuaca malam. Ditemani permainan irama DJ Donny beswan Bandung.


Pagi hari diisi dengan kegiatan olahraga dan makan pagi. Saat para pria beswan sedang bermain tarik tambang, dan yang lainnya menonton, dari belakang hadir Pak Marthen (Top Concept Indonesia dan Trainer DTL) yang sengaja diundang panitia sebagai hadiah bagi teman-teman beswan yang sudah datang ke acara malam keakraban ini. Anak-anak beswan duduk manis mendengarkan cerita pembuka dari Pak Marthen tentang Entrepreneurship.

Setelah itu 10-15 menit Pak Marthen berbicara, teman-teman beswan kembali dikejutkan dengan kedatangan D’Cinnamons, band Akustik yang telah memiliki satu album dan mengisi album Soundtrack film laris Cintapucino. Dodo, sang vokalis membawakan 4 tembang hits D’Cinnamons seperti “Loving You”, “Ku Yakin Cinta”, “Selamanya Cinta” yang menjadi soundtrack Cintapucino, dan ditutup dengan tembang “Galih dan Ratna”. Di setiap awal lagu, D’Cinnamons share tentang mulai dari awal mereka terbentuk hingga asal-usul setiap lagunya.

Dodo D'Cinnamons

Dodo D'Cinnamons

Pak Marthen kembali memberikan wejangan-wejangan yang baik kepada kita semua para beswan Bandung. Beliau mengingatkan agar kita tetap berusaha dan mencari keunikan dari diri sendiri untuk menjadi seorang entrepreneur. Sebagai contoh, D’Cinnamons dengan keunikannya yang berhasil sukses di industry musik Indonesia. Acara ditutup dengan pengumuman tujuh award TER-…. Dan pembagian hadiah bagi pemenang lomba permainan.


Acara SATU IKATAN PENUH MAKNA ini dirancang agar saat sedang mengakrabkan diripun dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat. Semoga dengan acara ini, Beswan Bandung dapat semakin erat tali silaturahminya dan siap menghadapi dunia kerja dengan potensi diri yang baik. Salam Beswan!.

PujiPrabowo.


Tagged with:
Oct 15

Ayo sahabatku. Kita ukir esok hari dengan keindahan. Keindahan yang akan selalu kita kenang. Aku berada disini bukan untuk menjadi pemimpinmu, bukan juga untuk mengekor dirimu. Kita berdiri berdampingan untuk membuat hidup kita berarti.

Ayo sahabatku. Aku akan berusaha meberikan seluruh kemampuanku untuk membantu kamu. Aku ingin membantumu sepenuh hatiku. Karena aku ingin kamu berhasil.

Ayo sahabatku. Aku merasa persahabatan ini sudah menjadi nyawa. Aku tidak mau semuanya berlalu dan membuatku menyesal setelah kehilangan.

Ayo sahabatku. Kamu ingat pepatah “Jika seluruh sahabatku melompat dari suatu jurang, aku tak akan mengikuti mereka, Aku akan berada di dasar jurang untuk menangkap mereka” ? Ayo kita belajar untuk itu.

Ayo sahabatku. Kita diciptakan Tuhan untuk saling melengkapi. Aku ingin menaruh sebagian nyawaku didirimu. Agar dapat selalu bersamamu dikala raga ini tak sanggup tuk bersama.

Ayo sahabatku. Aku memang bukan orang kaya, aku bukan artis, aku bukan ‘pemeran utama’ dalam dunia ini. Aku hanya mempunyai peran kecil, Aku yang belajar untuk menjadi sahabat terbaikmu.

PujiPrabowo, 14 Oktober 2009.

Tagged with:
Sep 22

Bulan puasa, bulan buka puasa bersama. Kesempatan untuk berbuka bersama teman-teman lama dan baru. Bahkan reuni menjadi topik hangat di jejaring sosial.

Satu hal yang menjadi pelajaran penting selain silaturahmi, yaitu kabar terbaru teman kamu. Banyak kejutan yang tampil pada temanmu. Mulai dari fisik hingga prestasi. Banyak sekali teman saya yang telah berubah 180 derajat, menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Semuanya berkembang, semuanya tumbuh mengarah sempurna dengan segudang prestasi.

Perlu diketahui, teman saya yang sukes itu, dulunya mungkin terlihat seperti orang yang biasa karena, waktu sekolah pun hanya menduduki posisi pelengkap dalam kelas. Bukan bertitle jawara kelas. Namun, semua berubah dengan hadirnya karya-karya yang telah tercipta (diakui dan diapresiasi oleh masyarakat).

Iya, semuanya dapat tumbuh berkembang karena terus belajar. Saya yakin semua orang bisa sukses, terbukti dengan kehadiran teman saya itu dengan karya-karyanya. Dulu banyak sekali yang meremehkan orang hanya karena dia tidak memperoleh title ‘jawara kelas’ atau ‘anak sekolah favorite’.

Namun alam menjawab semuanya. Hanya yang mau belajar dan berkarya yang akan bertahan.

PujiPrabowo, 22 September 2009.

Tagged with:
Aug 14

marshanda13Siapa yang tahu marshanda? Jika ada yang belum tahu, dia adalah salah satu artis nasional kita, pemain sinetron dan penyanyi. Mengawali kariernya sejak kecil.

Ada apa dengan marshanda? Kini Ia menjadi sorotan kehidupan media. Bahkan hari ini (14 Agustus 2009), semua infotainment berlomba menampilkan keeksklusifan dari video mba marshanda ini. Mulai dari asumsi gangguan jiwa, masalah keluarga, masalah pacara, lagi sakit, hingga asumsi yang menganggap marshanda terlalu banyak menkonsumsi obat-obatan terlarang.

Ada satu video yang diperuntukkan kepada teman-teman marshanda. Marshanda tampak begitu emosional terhadap apa yang menjadi sikap teman-temannya terhadap dirinya. Sepertinya luka itu terlalu membekas baginya. Bayangkan saja, kejadian yang dia alami itu sewaktu SD, sedangkan sekarang dia sudah kuliah. Waktu yang cukup panjang dalam mengorek kembali luka yang telah mengering.

Terkadang apa yang dilakukan oleh kita memang tidak pernah kita sadari. Berbagai dampak mungkin akan terlihat suatu nanti. Apa yang dilakukan marshanda mungkin adalah bentuk dari akumulasi kekecewaan dari apa yang dilakukan di masa lampau. Mungkin saja marshanda yang salah, mungkin saja temannya yang salah, mungkin saja tidak ada yang salah.

Tidak menyukai orang adalah hal yang lumrah. Namun, jika bisa untuk tidak ‘tidak menyukai orang’, mungkin sesuatu yang lebih baik. Rasa iri memang selalu melanda manusia, manusiawi. Tetapi kecepatan dalam mengontrol untuk tidak menjadi irilah yang mungkin akan menjadikan semuanya baik-baik. Dinamika selalu terjadi, suka-tidak suka, cita-benci, semangat-tidak semangat, dan segala bentuk lainnya yang terus berputar.

Keberadaan kitalah yang seharusnya statis. Keberadaan yang bisa mengontrol roda kehidupan dimana kita bisa mengontrol poros kehidupan. Saat kita berada diatas mungkin kita lupa, bahwa kita ada yang menopang. Saat kita berada dibawah, tak jarang pula kita lupa untuk membantu menopang yang diatas. Biasanya kita hanya merasa bahwa hidup bukanlah milik kita.

Mungkin saat kita berada diatas, kita lupa untuk mengangkat yang dibawah. Kita sibuk sendiri dengan keberadaan diatas. Namun saat dibawah, barulah kita menyadari kesulitan, buah dari keangkuhan kita diatas. Bangkit dan berubah adalah dua hal untuk kembali dalam jalur yang benar.

Terkadang ketika kita gagal, kita merasa telah gagal untuk selamanya. Padahal tidak. Kita sudah diberi rizkinya masing-masing oleh Yang Maha Kuasa. Hanya waktu saja yang belum datang dengan tepat. Usaha yang kita lakukan tidak akan pernah sia-sia di mata Pencipta kita. Karena sukses dan surga adalah hak semua orang. Mau kita berawal kaya, miskin, pinter, bodoh, dll. Namun dengan usaha yang keras disertai permohonan doa, sukses dan surga adalah hak kita.

Kembali ke mba marshanda. Pelajaran sangat berharga buat kita semua. Segala sesuatu yang kita lakukan jelas akan berdampak di masa yang akan datang, baik positif atau negatif. Jika memang teman-teman SD yang disebut oleh marshanda itu benar melakukan hal yang membuat marshanda terluka, mungkin saat ini teman-temannya itu malu dan mungkin baru menyesalinya. Sehingga marshanda dapat melakukan hal gila yang mempertaruhkan imej dirinya. Perbuatan negatif berdampak negatif. Perbuatan positif berkarma positif.

Jadi, yang manakah yang hendak kamu pilih? Menabung kebajikan? Atau menabung petaka?

Tagged with: