Dari Hati yang penuh syukur
Belakangan ini,, bagi saya seperti hari-hari yang terberat untuk dilalui. Entah mengapa saya dihadapkan oleh tekanan untuk segera menyelesaikan study sy sebagai mahasiswa dan mendapatkan gelar sarjanaku.
Memang tidak mudah seperti yang ada di benakku dahulu untuk meraih gelarku, saat ini saya masih bimbang akan hal ini.. masih ingin menikmati masa-masa sebagai mahasiswa”.
Walau Berat memang.. ketika saya harus dihadapkan oleh situasi seperti ini,, apalagi setelah SK judul saya sudah expired dan saya harus memulai mengerjakan skripsi ini dari awal. Tidak ada yang salah disini, segala sesuatu memang harus ada yang dikorbankan. Yah semangat ku hilang hari ini.. walau selalu memberikan target “hari ini saya harus menulis !!!”
Tapi berkat sebuah kisah cerita “Hati yang penuh syukur” sepertinya membawa suatu energi positif bagi diriku.. semangat yang sepertinya bangkit setelah saya membaca kisah ini. Kisah yang saya dapatkan ketika saya sepulang dari membeli sebuah speaker dan mampir ke penjual korang di Simpur Centre. Iseng-isen tertarik ingin membeli buku, Hmm.. kuambil Buku “Majalah Motivasi” dengan tagline “The Power Of Success Habits”.
Ntah mengapa.. hasrat membeliku muncul, dan langsung kubayar majalah ini.. walau tadinya ingin membeli majalah Marketing. Setelah selesai.. segera saya pulang ke rumah, dan hm.. walau mengantuk, saya menyempatkan membuka majalah ini. Halaman yang langsung saya buka berjudul “Hati yang penuh syukur” membuat saya tertarik untuk harus membacanya..
Cerita dalam kisah itu merupakan kisah nyata yang menyentuh. Sepasang suami istri yang tidak dikaruniai anak menemukan bayi merah perempuan. Setelah umur dua tahun, baru mereka tahu kalau bayi itu bisu tuli. Namun mereka tetap menyayanginya dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang.
Anak perempuan itu tumbuh menjadi anak yang pintar, dan bisa menyelesaikan sekolah hingga lulus perguruan tinggi. Ketika si anak pulang setelah menyelesaikan kuliahnya, baru ia tahu kalau ibunya sudah meninggal setahun sebelumnya (ayahnya sudah lebih dulu meninggal). Saat itu juga ia diberitahu oleh tetangganya kalau dirinya bukanlah anak kandung orangtua yang mengasuhnya itu. Betapa sedihnya ia….
Satu hal yang menarik, si anak begitu menyayangi kedua orang tua asuhnya itu dan mensyukuri keadaan dirinya apa adanya. Dalam satu bait puisi yang ia persembahkan untuk sang ibu, ia menulis bait yang sangat menyentuh. Berikut penggalannya:
Aku bersyukur ada engkau (ibu)
Yang menemaniku sepanjang hidupku
Hingga membuatku mampu menjadi diri sendiri
Aku bersyukur,
Aku berterima kasih pada keadaanku ini
Dalam duka dan bahagia, aku tetap bersyukur.
Yah.. ketika usai membaca kisah ini, saya menjadi sangat terinspirasi.. Sempat saya terdiam merenungi kisah ini. Sesuai dengan hati sy yang memang memberikan insiprasi bagi saya.. betapa sulitnya orang tua dan keluarga menginginkan putra nya berhasil untuk bisa menyelesaikan kuliah.
Sepenggal yang paling mengimajinsikan pikiranku dari cerita itu:
…. Nak. Ibu juga sangat kehilangan ayahmu. Tetapi kamu tidak boleh berhenti kuliah. BElajarlah yang benar! selesaikan kuliahmu secepatnya dan ibu tunggu kepulanganmu dengan ijazah di tangan… Jika kamu gagal, ibumu ini serta ayahmu di alam sana pasti kecewa karena kerja keras dan pengorbanan kami selama ini sia-sia”.
Hm… senang hatiku kini .. kini aku bisa semangat untuk terus menyelesaikan akhir study ku. Memang belum terlambat. Walau 3.5 thn target ku gagal saat ini., tapi aku masih punya kesempatan untuk mengejar sarjanaku. Terima kasih ibu, papa,saudara-saudara, dan teman-temanku… serta cerita yang begitu menginspirasiku. Semoga ini menjadi awal semangatku hingga aku mendapatkan gelarku. Suhandi,SE.
Dari hatiku yang penuh syukur untuk mu.
Bandar Lampung, 09 Maret 2010




Sipp harus tetap semangatt, ayo ndi kamu pasti bisaaa. bersyukur, berdoa,berusaha… Semoga segera teraih Suhandi, S.E
Salam Beswan
great..
wonderfull.. (inspirasi juga buat saia lho,yang dikejar deadline ujian PKL hahahah)
hmmm…tetap smangat mas suhe
pasti bisa (apa sih yang gak bisa buat mas suhe??hahahaha)
walo lulus lama kan bukan berarti mas tidak menghasilkan apa2 to?so??mari selesaikan kuliah na..
hehehehe betul.betul.betul
cayooooo…semangat!
salam beswan
semangat bro
wah mas semangat ya…biarpun gak bisa 3.5 tahun, mungkin targetnya bisa diganti, naikan IPK misalnya..hehe…
Terkadang apa yg kita prediksikan tak sejalan dengan realitasnya. Itulah tantangan. Yg penting keep spirit terus utk meneruskan sisa perjuangan yg ada sebab di luar sana(setelah kita wisuda) justru akan lebih berat lg tantangan yg harus kita lalui. Sebuah pilihankan tentunya. Tetap semangat, semangat selama jiwa dan raga itu masih ada….hehehe
Salam blogger bro….hehehe
Hendra, RSO Semarang 2007/2008
waw,,, cool story,,semangat kak suhe,
taraf kesuksesan itu bukan dari cepat atau lama anda lulus kuliah,
cuma pengaplikasian anda stelah lulus kuliah nanti,,
semoga tuhan memberikan sesuatu yang terbaik buat umatnya!
salam kenal mas, salam beswan
sdikit merasa punya kesamaan dgnmu mas..sama2 mengejar SE dan target 3,5thn.hehe.. bedanya 3,5thn ku masi ada harapan.
smangadh mas..meskipun ga bs 3,5 thn tp kan udh punya byk pencapaian lain sbg penggantinya.. gudLuck!!
emang kita harus selalu mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita agar kita senantiasa dalam lindungan-Nya dan kita diberi kekuatan untuk menyelsaikan semua itu …
Target harus ada tapi hasil target kita pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa …
Good lUck
sugik
mantap bos… jangan down, kejar target selannjutnya..
hidup makin semangat kalo ditargetin ^^
memang harus diyakini, bahwa apa yang sudah dan akan kita dapatkan saat ini dan nanti, itulah rezeki kita, dan apa yang tidak ditakdirkan untuk kita, tidak akan pernah menimpa kita
whaawa,,senang baca postingan ini,,
jadi bersemangat lagi buat nyelesain kuliah,,
yup! ga papa ga 3,5 tahun,,(ku sendiri kadang2 ngerasa masih banyak privilege selama jadi mhswa,,sayang mo nglepas status ini cepet2),,:)
hahh,,mari kita semangat!
*thanx 4 visiting my blog,,
btw,ikut kompetisi blog study ke holland bukan?rasa2 nya liat nama nya di participant,,
he…:)
okeh,keep positive n keep spirit,, ^^
salam bestone!