Hujanpun Menulis Lagi
Ahh lama sudah tak mengacak acak rangkai kata yang berserak.
Hingga malam ini kerinduan untuk merangkai satu persatunya menjadi juntaian yang indah.
Karenamulah
Hujanpun menulis lagi
Pipit lesungmu
Lesung pipitmu
*bersambung
#arepturu
Mengukir pelan-pelan wajahmu untuk bekal sesuatu yang akan termimpikan sebentar lagi. #arepturu
haiku musim hujan
Awan syahdu melintang,
bergumul gumpalan air dan sejenak lagi kan turun membasahi bumi
yang sesiang tadi lumayan panas untuk hati yang dingin
HAIKU LEBAYMADU
jingga merona disela senyum pipi cuby itu,
lengkap sudah setelah selesai hujan
yang satu2 airnya mendamaikan bumi
#lebaymadu
HAIku GERIMIS 2
Mendaki peluh peluh merahmudamu,
rendamkan diri ini di telaga yg merindu
Sejuk lembut gemulai airnya.
Membilas sepi kemarin.
HAI gerimis
Telaga berpayung merahmuda
di gerimisnya yang telah ditentukan malam ini,
lentik manja alunan yg tertetes di tiap satu satu airnya..
GJ MODE ON 2
mengintip sejuk berandamu
terukir sedekah pada hati yang memujanya
riuh rendah sorak periang
yang telah lama mendefinisikanmu dalam beberapa tulisan lebya ini
bergerak pula disepanjang lingkar pesonanya
senyum teduh terbawa
sudahlah memang tak tersembahkan bagi kita
bukan kita
karena memang
untuk dia
senyumnya
(GJ mode ON)
menyuguhkan lagi catatan
bagi yang belum tercatat
karena memang belum terucap
apalagi tertulis
berandanya itu saja
yang selalu terlihat…
(GJ mode ON)
mencoba HAIKU
Berjalan cepat
Namun tak terburu
Karena itu lugu senyummu
gelak bahak
merengkuh apa yang akan terengkuh
menggapai apa yang belum tergapai
inginku, inginmu
jadi satu
membelai dalam aroma letih yang tercipta
tergelak,,
terbahak
INDAH
aku, kamu, dan dia
bersenda di maya kita















Recent Comments