Ahh lama sudah tak mengacak acak rangkai kata yang berserak.
Hingga malam ini kerinduan untuk merangkai satu persatunya menjadi juntaian yang indah.
Karenamulah
Hujanpun menulis lagi
Pipit lesungmu
Lesung pipitmu
*bersambung
Ahh lama sudah tak mengacak acak rangkai kata yang berserak.
Hingga malam ini kerinduan untuk merangkai satu persatunya menjadi juntaian yang indah.
Karenamulah
Hujanpun menulis lagi
Pipit lesungmu
Lesung pipitmu
*bersambung
This entry was posted on February 8, 2010, 11:24 and is filed under puisi. You can follow any responses to this entry through RSS 2.0. You can leave a response, or trackback from your own site.
You must be logged in to post a comment.
Fusion theme by digitalnature | powered by WordPress
Entries (RSS) and Comments (RSS) ^
Recent Comments