Posts Tagged NGEBLOG
kontinuitas update blog
hmm lama gak ngupdate blog, sehingga wajahnya ini-ini saja. memang blog ini update isinya adalah sesempatnya dan sesukanya tergantung pengelola blog ketika tidak sibuk dan bergairah untuk menulis dan meletakkannya di blog. memang banyak blogger yang juga mengalami hal yang sama yaitu kontinuitas dalam mengupdate blog, tapi beginilah karakter blog yang memang menggambarkan kondisi penulisanya karena blog adalah curahan ide rasa dan karsa dari sang pengelola blog jadi kalau sedang terlantar blognya ya unsur-unsur tadi belum muncul karena pengelola masih bertapa mencari ide dan gagasan untuk dikabarkan pada dunia.
apapun itu mari terus berkarya, berjuang, bermimpi
karena
Indonesia masadepan adalah Indonesia kita, apa yang kita kerjakan saat ini adalah Indonesia di Esok hari
“Ajining diri saka lati, ajining raga saka busana
Sakbeja-bejane wong kang lali, isih luwih beja wong kang eling lan waspada”
puisi dan fiksi 140 karakter
hmm lama nian tidak mengupdate blog, soalnya lg asyik di web sebelah ya itu di twitter. di situs jejaring sosial itu tetep asyik menulis tentang puisi yang saya twitkan pada akun @puisimungil . asyik jg ternyata di twitter dengan keterbatasan karakternya malah membuat kita untuk pintar-pintar memilih kata kata yang tepat dalam menggambarkan ekspresi agar pesan tersampaikan. selain itu juga ada akun @fiksimini akun ini meretweet dari ribuan followernya karya-karya fiksi yang mini yaitu dibawah 140 karakter. buat teman2 yang suka ngegombal pada pasangannya juga ada akun yg menampung gombalan-gombalan jagat pertwitteran yaitu @anjinggombal.
lumayan terhibur hari-hari saya membaca tiap twit dari akun tersebut. berikut beberapa tulisan dibawah 140 karakter saya yang saya twit pada tiga akun tersebut
* Rintik semalam masih takterlalu dingin dibanding hatimu yang masih saja membeku terhadapku #puisimungil @puisimungil
*#puisimungil Tetes tetes air yang mengalir dari genteng sederhana ini sejenak membawaku luruh dalam peraduan hatinya. @puisimungil
@puisimungil @fiksimini masih saja taksanggup adanya, hanya bisa kuukir twit twit kekagumanku akanmu, sbnarnya mau kukatakan, tp akutakmampu
Senyum teduh manja tergoda, sipit simpul malu tersipu, lengkung alis diatas dua bola mata itu sejenak membuatku takberdaya saja @puisimungil
@anjinggombal HAITIku terkena gempa yang dahsyat,luluh lantah sejak kau katakan. “Aku juga sayang kamu mas”. #anjinggombal
AYO TERUS BERKARYA DENGAN MEDIA APAPUN
Daya Saing Bangsa dalam Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni
Hari ini kuklik http://beswandjarum.com/ Huaaaa ada yang baru kayaknya. Yuhuuu ada lomba ngeblog, tuing tuing sejenak langsung kuberpikir ikutan ahhhhh. Waktu mau nulis artikel yang akan diikutin lomba aku bingung mau nulis apa ya? dengan tema seperti judul diatas….ahhh pokoknya nulis!!! perkara menang ataupun kalah yang menentukan kan yang DiAtas serta dewan juri tentunya hehehe.
Ok brow langsung aja kita tancap gas untuk menulisssssssss….wusssssss…idenya masih belum muncul…berpikir dulu satu menit, dua menit…..1 jam sudah…akhirnya taraaaaaaaaaaa ide inipun muncul. Idenya tentang “Daya Saing Bangsa dalam Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni” huaaa dodol bukankah itu temanya dalam lomba ini. Yup betul aku akan menulis tentang itu brow….semoga layak dibaca hehehe…gubrak…aha###
Berbicara mengenai IPTEK dan seni dengan daya saing bangsa sungguh sangat berpengaruh artinya suatu bangsa yang mempunyai budaya seni dan IPTEK yang tinggi pasti mempunyai daya saing yang tinggi pula dihadapan bangsa-bangsa lainnya contohnya Negara-negara yang maju seperti Amerika, Jepang, Inggris, China. Negara-negara tersebut bisa maju karena tingkat pengembangan IPTEK nya tinggi. Selain IPTEK bangsa Jepang juga sangat menghargai karya seni. Jadi pengaruhnya berbanding lurusss semakin tinggi penguasaan dan pengembangan IPTEK&Seni semakin maju pula bangsa tersebut.
Yiihaaaaaaaa… terus dilihat dari dari tema diatas “Daya Saing Bangsa dalam Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni” dimanakah posisi Bangsa kita Indonesia yang kita cintai ini? Menurut buku-buku dan artikel-artikel di internet Negara kita ini merupakan Negara berkembang. Mengapa kok masih berkembang? Mari kita urai satu persatu dari dari tiga unsur tema tersebut yaitu berdasarkan a. Ilmu pengetahuan, b. Teknologi, c. Seni
mengenai ilmu pengetahuan tentunya berkaitan erat dengan pendidikan. Sungguh sangat memprihatinkan menurut data UNESCO (2000) tentang peringkat indeks pembangunan manusia (human defelopment index), yaitu komposisi dari tingkat pencapaian pendidikan, kesehatan dan penghasilan per kepala Negara kita Indonesia menempati urutan ke-109(1999). Kualitas pendidikan Indonesia yang rendah tersebut juga disebutkan oleh data Balitbang (2003) dari 146.052 SD di Indonesia ternyata hanya 8 sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia sebagai The Primary Years Preogram(PYP). Dari data-data tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah hal ini disebabkan oleh sistem pendidikan kita yang belum tertata dengan rapi antara lain sarana-prasana yang masih kurang, pemerataan pendidikan yang belum menjangkau seluruh wilayah NKRI, kualitas tenaga pendidikan yang masih rendah, biaya pendidikan yang mahal, sistem manajemen sekolah yang masih amburadul serta sIstem pendidikan yang cepat berubah-ubah.
Mengenai Teknologi Negara kita juga masih rendah hal ini dapat kita lihat mayoritas produk teknologi dipasar adalah buatan Negara lain. Hal ini disebabkan karena rendahnya inovasi dari masyarakat serta kurangya perhatian pemerintah terhadap pengembangan teknologi, selain itu juga ada kaitannya dengan sistem pendidikan kita yang masih mengutamakan penguasaan teori dan hafalan bukan penciptaan karya dan produk
Selanjutnya adalah bidang seni. Negara kita sungguh sangat kaya akan seni dan budaya dari sabang sampai merauke hampir setiap daerah mempunyai seni dan budaya yang khas dan hal itu merupakan bukti betapa kayanya seni dan budaya kita, namun sayang seiring derasnya arus globalisasi masyarakat kita terutama generasi muda jaman sekarang mulai kurang peduli terhadap seni dan budaya asli bangsa sendiri.
Hahahaha…kok jadi serius gini…ya iyalah…namanya aja nulis artikel…
Ok coy mari kita lanjut. Dari beberapa permasalahan diatas kita dapat memperbaiki kualitas daya saing bangsa ini. Pertama melalui peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan yaitu dengan memperbaiki mutu pendidikan kita, yaitu dengan meningkatkan sarana-prasana pendidikan, meningkatkan pemerataan pendidikan, meningkatkan kualitas tenaga pendidikan, menciptakan pendidikan yang murah, serta meningkatkan kualitas sistem pendidikan kita yang bermutu. Melihat kinerja pemerintah kurun waktu terakir ini sebenarnya hal ini mulai dilakukan dengan dicanangkannya pendidikan gratis, peningkatan kesejahteraan guru melalui sertifikasi guru, disetujuinya 20% APBN untuk pendidikan, standarisasi mutu pendidikan melalui UN serta mewajbkan semua tenaga pendidikan minimal harus berijazah sarjana, serta masih banyak program-program lain yang dicanangkan oleh pemerintah demi meningkatkan kualitas pendidikan kita. Semoga kinerja pemerintah terus meningkat dan mutu pendidikan rakyatnya juga meningkat pula…amin. Perbaikan Kualitas daya saing bangsa selanjutnya yaitu melalui peningkatan penguasaan dan penciptaan teknologi hal ini bisa dilakukan dengan semakin aktifnya pemerintah untuk mendorong masyarakatnya agar semakin inovatif dalam bidang teknologi misalnya dengan memberikan penghargaan terhadap hasil penemuan anak bangsa. Kinerja pemerintah kurun waktu terakir yang berkaitan dengan teknologi sebenarnya juga sudah mulai membaik seperti medorong tumbuhnya industri-industri kreatif, munculnya penemuan-penemuan baru oleh LIPI, serta memperbanyak Sekolah-sekolah kejuruan yang berbasis teknologi. Semoga hal ini dapat meningkatkan daya saing bangsa ini dalam hal teknologi. Selanjutnya dalam bidang seni perlu ditanamkan sikap mencintai seni dan budaya bangsa ini kepada setiap masyarakat Indonesia terutama bagi generasi muda hal ini tidak hanya memasukkan seni budaya di kurikulum sekolah tetapi juga mendorong agar generasi muda ikut aktif dalam kegiatan berkesenian jadi tidak hanya menghafal asal tari dan lagu daerah tapi generasi muda/siswa juga diajarkan untuk berkarya.
Dibalik itu semua bagaimanapun kondisi bangsa ini….INI ADALAH INDONESIA KITA…dari beberapa permasalahan diatas juga ada hal-hal yang bisa kita banggakan misalnya dalam bidang ilmu pengetahuan sudah banyak anak-anak negeri ini yang menjuarai olimpiade fisika, kimia, matematika dll. Dari segi teknologi putra-putri bangsa ini juga telah menghasilkan karya yang diakui dunia. Dalam hal seni Negara kita sangat dikenal oleh bangsa lain sampai-sampai ada yang berusaha mengklaim…hehehehehe
SIAPAPUN KITA APAPUN PERAN KITA MARI BERSAMA MEMAJUKAN INDONESIA…..JAYALAH NEGERIKU…BANGKITLAH INDONESIAKU….MERDEKAAAAAAAAA….yihaaaaaaaaaaaaaa
cantik itu sesuai jamannya
1.apa?
2.iya
1.ah bohong
2.sumpah bener kok!
1.apa buktinya?
2.kamu
1.haha ngrayu..
2.nggak ih.sumpeh beneran
1.masak aku cantik
2.yup dimataku kaulah cantik itu
1.hehe jadi malu
2.cantiknya hatimulah yg taklekang oleh jaman.walau kau dah keriput.cantiknya hatimu masih saja cuantikkk
1.bimbinglah aku agar terus cantik
2.ok mari bersama sama
1.kau juga ya jagalah ketampananmu.kutitipkan ribuan harapan untk anak anakmu.
“TERIMAKASIH” MALAYSIA
Membaca judul diatas pasti para pembaca kurang setuju…upssss jangan salah paham dulu dengan menilai saya sebagai pendukung negara tetangga tersebut tetapi judul diatas saya ambil dengan pertimbangan mengambil segi positif atas beberapa permasalahan negara kita dengan negara semenanjung itu dalam bidang seni budaya yang akhir-akhir ini sedang menjadi isu di masyarakat kita.
Kita ketahui bahwa kurun waktu terakhir ini beberapa budaya milik Indonesia telah “diklaim” oleh Malaysia yang paling “uptodate” adalah dimasukkanya tari pendet dalam iklan pariwisata Malaysia yang ditayangkan oleh salah satu televisi dunia. Dalam sekejap banyak masyarakat Indonesia yang merasa berang atas ulah Negara tetangga tersebut sampai-sampai Pemerintah Indonesia melalui MENBUDPAR mengirimkan nota protes terhadap Negara Malaysia.
Dalam pernyataannya di salah satu televisi swasta pembuat iklan pariwisata Malaysia yang didalamnya ada tarian pendet tersebut menyatakan bahwa tidak ada niat untuk mengklaim tari pendet sebagai milik Malaysia dia mengatakan bahwa tari tersebut dimasukkan kedalam iklan itu untuk menjelaskan asal-usul batik yang berasal dari Indonesia. Namun masyarakat Indonesia sudah terlanjur marah karena tayangan dokumenter tersebut jelas-jelas iklan yang mempromosikan pariwisata Malaysia.
Beberapa hari media kita baik cetak maupun elektronik menjadikan isu “klaim” Malaysia tersebut sebagai salah satu beritanya bahkan ada beberapa media cetak kita yang menjadikannya sebagai topik utama dan beberapa stasiun tv swasta mengadakan program khusus membahas permasalahan itu. Mendapatkan informasi yang begitu deras tersebut masyarakat kita banyak yang berang, kesal, marah atas “klaim” Malaysia terhadap seni budaya kita. Menyikapi hal tersebut seolah-olah bangsa ini benar-benar memiliki energi ke-Indonesiaannya yang bersatu padu serta menandakan bahwa bangsa ini masih memiliki nasionalisme. Setelah sekian lama rasa nasionalisme itu sendiri hampir terlupakan oleh sebagain masyarakat kita yang sibuk mencari urusan perut untuk bertahan hidup di negeri yang kaya raya ini.
Hikmah lain dibalik “klaim” Malaysia tersebut sekarang pemerintah semakin peduli terhadap seni budaya milik bangsa ini dengan mendaftarkan paten beberapa karya bangsa ini untuk diakui dunia sebagai milik asli bangsa Indonesia bukan bangsa lain. Tidak hanya pemerintah saja yang semakin peduli kalangan rakyat biasa yang sebelumnya apatis terhadap seni budaya dengan adanya “klaim” tersebut masyarakat awampun ikut peduli setidak-tidaknya rasa memiliki sudah tertanam lagi dihati mereka. Semoga energi positif ini akan terus ada sampai kapanpun untuk membentuk Negara ini yang mampu bersaing dengan bangsa lain dan menemukan kesejahteraanya yang benar-benar sejahtera bagi siapapun yang tercatat sebagai rakyat Indonesia.
“Trimakasih” Malaysia
untuk merah putih
tulisan ini saya buat sebagai rangkuman atas dua tulisan/artikel yang saya ikutkan di ‘Kompetisi Blog Beswan Djarum 2009 ini yaitu dua artikel saya yang berjudul “Daya Saing Bangsa dalam Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni” dan “terimakasih Malaysia”.
dalam artikel yang berjudul “Daya Saing Bangsa dalam Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni” saya mengkaji Indonesia dilihat dari IPTEK dan seni serta posisinya kaitannya terhadap daya saing bangsa ini terhadap bangsa-bangsa lain di dunia serta mengkaji permasalahan-permasalahan dan solusinya agar daya saing Indonesia semakin diperhitungkan. sampai saat ini negara kita terus mengembangkan bidang-bidang tersebut yaitu IPTEK dan seni namun juga masih ada beberapa kekurangan yang perlu perbaikan. tanggungjawab pengembangan ini bukan hanya beban pemerintah saja namun kita sebagai masyarakat harus aktif berpartisipasi dalam pengembangan IPTEK dan seni bagi bangsa ini. hal ini bisa kita lakukan dengan bertindak kreatif, berfikir inovatif dalam pengembangan IPTEK dan peduli serta menjaga budaya kita.
Artikel kedua yang saya daftarkan dalam kompetisi blog beswan Djarum ini adalah artikel yang berjudul “terimakasih Malaysia”. dalam artikel ini saya membahas klaim negara tetangga kita yang beberapa waktu yang lalu sempat menghebohkan masyarakat dan media. di artikel tersebut saya melihat dari segi positif atas klaim tersebut yaitu meningkatnya rasa nasionalisme bangsa kita dan meningkatnya rasa peduli terhadap budaya bangsa kita sendiri karena dua hal ini sempat memprihatinkan di tengah derasnya arus globalisasi yang deras menghantam setiap kebudayaan bangsa dan rakyat Indonesia. Terimakasih Malaysia karena dengan klaimmu rakyat bersatu dan peduli. semoga ini adalah awal dari kebakitan budaya dan seni Indonesia….
Dalam dua artikel yang saya sertakan di lomba ini tentunya masih terdapat banyak kekurangan. untuk itu saya harapkan kritik dan saran dari pembaca semua. tiada gading yang tak retak…lain lubuk lain ikannya hehehehe (gak nyambung mode on)
Sebagai penutup perkenankan saya memposting sebuah puisi untuk negheri ini… JAYALAH NEGERIKU MAJULAH INDONESIAKU….
UNTUK MERAH PUTIH
untuk merah putih
tiap detak hiruk pikuk ini
mendamba sucimu
berteriak semangat dengan beranimu
untuk merah putih
gerak kaki dan jemari ini
mencumbumu dengan karya yang tak seberapa
mencintaimu lewat pengabdian yang masih begini saja
untuk merah putih
penghormatan itu
dari tiap rakyat tanpa derita
esok,semua,bahagia
di bumi merah putih ini
MERAH..PUTIH
MERAH..
PUTIH..
PUTIH..
setahun lalu di tangkuban perahu
setahun yang lalu kami sempat mengunjunginya
hari ini, sejenak ku berusaha mengingat beberapa sudut indahnya
masih terasa jelas dinginnya legenda sangkuriang
serta aroma khas zat yang dimuntahkannya
Sejenak pula….
masih terasa indah kebersamaaan kami
hangatnya tiap senyum dan tawa itu
walau dah berlalu setahun yang lalu…
mencoba update blog dari ponsel
tulisan ini saya update melalui ponsel.
ponsel yang saya gunakan bukan ponsel mahal yg berfitur lengkap yaitu SE K700i.ini saya coba mengupdate blog dengan browser opera mini yang bisa jalan di ponsel saya ini karena ada java MIDP nya.
tes..nyoba..moga berhasil

















Recent Comments